TERKUMPUL RP 200 JUTA LEBIH; Hasil Bulan Dana PMI Lebihi Target

YOGYA (KR) - Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta tahun 2007 berhasil mengumpulkan dana dari masyarakat sebesar Rp 204.561.140. Jumlah tersebut melebihi yang ditargetkan sebesar Rp 200 juta. "Awalnya kami sempat ragu, apakah bisa mengumpulkan dana sebesar itu. Apalagi waktu penggalangan dana cukup mepet. Tapi ternyata, hasilnya justru melebihi target," ujar Ketua Panitia Bulan Dana 2007 PMI Cabang Kota Yogya, yang juga Ketua DPRD Kota, Arif Noor Hartanto pada penutupan Bulan Dana PMI 2007 di Ruang Utama Atas Kompleks Balaikota, Selasa (18/3). Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Haryadi Suyuti yang secara resmi menutup Bulan Dana PMI. Juga Ketua PMI Cabang Kota Yogya Prof Dr Adi Heru Husodo serta para pendukung bulan dana.
Arif memaparkan, kepanitiaan Bulan Dana 2007 agak sedikit unik. Karena dari segi waktu, dari mulai mengurus SK yang dilakukan Oktober dilanjutkan dengan mencetak kupon di awal November dan pertengahan November sampai 31 Desember 2007 panitia baru mulai melakukan pekerjaan berdasarkan izin walikota. Jadi hanya ada waktu sekitar 6 pekan untuk mengumpulkan dana.

Menurutnya, perolehan dana yang agak fantastis berasal dari para pengusaha. Ini belum seluruh pengusaha bisa dijaring, namun tahun 2007 ini sekitar Rp 70 juta lebih atau 3,5 kali lipat dibanding tahun 2006 yang hanya menjaring sekitar Rp 20 juta.
Keberhasilan dalam menjaring lebih banyak penyumbang, ujar Arif, dikarenakan penerapan metode koordinator lapangan di masing-masing kecamatan. "Ke depan kami juga ingin mengkampanyekan donor darah ke generasi muda terutama siswa sekolah yang belum menjadi pendonor. Karena pada kenyataannya problem PMI adalah kurangnya stok darah," ucapnya.
Ketua PMI Cabang Kota Yogya Prof Dr Adi Heru Husodo mengakui kebutuhan darah di Yogya rata-rata 4.500 kantong darah, sementara stok darah hanya 2.500 saja. "Kesadaran masyarakat untuk menyumbangkan darahnya masih kurang. Untuk itu kami mohonkan kesadarannya, mengingat PMI masih kekurangan stok darah," ujarnya.
Mengenai dana yang dihimpun dari masyarakat, akan digunakan untuk kegiatan PMI Cabang Kota Yogya seperti usaha kesehatan, transfusi darah, program penggalangan pendonor darah muda, pengadaan unit ambulans dan obat-obatan, penanggulangan bencana, pelayanan sosial kesehatan masyarakat serta pendidikan dan pelatihan PPPK, dapur umum, kepalangmerahan, KSR dan PMR. (Ret/R-3)-f

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Super Murah "Back To School" Matahari Godean Toserba & Swalayan

Kasus Corona DIY Tambah 10 Jadi 169, Ada dari Klaster Gereja dan Indogrosir

Bebas 2 Pekan, Napi Asimilasi di Yogya Diciduk Gegara Nyolong Motor