BI-BPD DIY SOSIALISASIKAN CIRI UANG ASLI ; Antisipasi Maraknya Peredaran Uang Palsu

BANTUL (KR) - Untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat maupun perbankan tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah, Bank Indonesia (BI) dan Bank BPD DIY Cabang Bantul menggelar sosialisasi. Sosialisasi yang dilakukan untuk yang ke 8 kalinya ini dimaksudkan sebagai langkah antisipasi maraknya peredaran uang palsu. Dengan demikian masyarakat benar-benar faham ciri-ciri keaslian uang rupiah serta ikut mengamankan uang rupiah dari pemalsuan sejak dini.

Sosialisasi dihadiri Deputi BI Pranoto yang diwakili Nyoman Darmasusila, Wakil Bupati Bantul Drs H Sumarno PRS, Pimpinan BPD DIY cabang Bantul Drs Widjayanto MM, dan kalangan pengusaha di wilayah Bantul, Rabu (14/10) di parasamya. Hingga kini, sosialisasi yang sama telah dilakukan BI sebanyak 8 kali baik kepada anggota polisi, perbankan, sekolahan dan masyarakat.

Untuk mengantisipasi ancaman tindakan pidana pemalsuan uang rupiah, BI menurut Nyoman telah melakukan hal-hal yang bersifat preventif dan represif. Preventif, antara lain dengan memasyarakatkan ciri-ciri keaslian uang rupiah yang beredar. Juga dengan meningkatkan tanda-tanda pengaman pada uang serta meningkatkan dan koordinasi dengan instansi terkait serta meningkatkan kerja sama internasional.

Terkait dengan letentuan baru besarnya penggantian uang rusak, diungkapkan pula bahwa penggantian dilakukan jika fisik uang lebih besar dari 2/3 ukuran asli dan dikenali ciri-ciri keasliannya. “BI berwenang menetapkan macam, harga, ciri uang yang akan dikeluarkan. Juga bahan yang digunakan dan tanggal mulai berlakunya sebagai alat pembayaran yang sah,” uangkapnya. (Can)-n

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Super Murah "Back To School" Matahari Godean Toserba & Swalayan

Kasus Corona DIY Tambah 10 Jadi 169, Ada dari Klaster Gereja dan Indogrosir

Bebas 2 Pekan, Napi Asimilasi di Yogya Diciduk Gegara Nyolong Motor