|

DI PEMPROP DIY, SEHARI 100-150 ORANG ; Banyak Pelamar CPNS Belum Pahami Persyaratan

YOGYA (KR) - Kepala Biro Kepegawaian Pemprop DIY Sudibyo SH mengingatkan kepada para pelamar lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemprop DIY untuk benar-benar memperhatikan berbagai persyaratan yang diperlukan. Sebab, sampai saat ini masih cukup banyak pelamar yang dalam menyerahkan berkas-berkasnya belum lengkap, sehingga mereka harus bolak-balik ke tempat pendaftaran untuk melengkapi berkasnya.

“Lebih baik para calon pelamar tanya langsung saja sejelas-jelasnya kepada para petugas informasi yang ada di tempat pendaftaran, sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga. Lebih baik tanya dulu sampai jelas, daripada nanti mindhon gaweni,” pesan Sudibyo kepada KR di kantornya, Rabu (19/11).
Menurut Sudibyo berdasarkan informasi para petugas pendaftaran, kebanyakan kurang lengkapnya persyaratan karena para pendaftar belum paham benar apa yang dimaksudkan dalam persyaratan tersebut. Misalnya menyangkut soal legalisasi syarat, permasalahan akreditasi perguruan tinggi, dan sebagainya.

Sementara itu mengenai animo masyarakat terhadap lowongan CPNS ini, khusus di lingkungan Pemprop DIY diperkirakan setiap harinya sekitar 100-150 orang yang mendaftarkan diri. Namun jumlah itu masih campuran, baik yang sudah mengembalikan berkas secara lengkap maupun yang belum lengkap.
“Selama tiga hari saja, Sabtu, Senin dan Selasa, jumlah pendaftar sebanyak 377 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 292 pendaftar sudah lengkap berkas-berkasnya dan sebanyak 85 pendaftar lainnya masih harus diperbaiki lagi. Sedang untuk pendaftaran hari ini masih direkap,” ujar Sudibyo.
Sudibyo juga kembali mengingatkan akan rawannya praktik percaloan dalam penerimaan CPNS ini. Untuk itu, ia pun minta kepada para calon pelamar CPNS agar jika mengetahui ada hal-hal yang mencurigakan segera melaporkannya kepada Biro Kepegawaian Pemprop DIY. “Keterbukaan ini perlu agar jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” tandas Sudibyo.

Ketua Komisi I DPRD Kota Yogyakarta Iriantoko Cahyo Dumadi mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Yogyakarta. Pemanggilan tersebut untuk mengetahui sejauh mana proses perekrutan CPNS di wilayah Kota Yogyakarta. “Kami memang belum melakukan pengawasan secara langsung ke lapangan. Tapi kami pasti akan melihat apakah penerimaan CPNS sudah berlangsung transparan atau belum,” kata Iriantoko.
Lebih lanjut Iriantoko mengatakan, sejauh ini DPRD Kota Yogyakarta juga belum menerima keluhan-keluhan dari masyarakat dalam hal penerimaan CPNS di Pemkot Yogyakarta. Di sisi lain, kata Iriantoko, masyarakat juga perlu memahami bahwa persyaratan bagi pelamar yang hanya boleh memilih satu lowongan merupakan proses untuk mendapatkan CPNS yang benar-benar profesional.
“Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) yang ada daerah memang tidak boleh lagi menerima tenaga honorer. Tes CPNS yang dilaksanakan serentak di wilayah DIY dan Jateng merupakan cara untuk mendapatkan CPNS sesuai dengan kompetensinya,” kata Iriantoko.
(San/Apw)-f

Posted by Wawan Kurniawan on 15.25. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented