|

Peserta Tes CPNS Bisa Complain

HARIAN JOGJA - JETIS: Seperti yang sudah-sudah, panitia penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Provinsi DIY hanya akan mencantumkan nama-nama yang diterima. Namun jika ingin tahu skore yang didapat dalam ujian peserta bisa bertanya ke Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (PPSDM-UGM) yang ditunjuk untuk menyeleksi hasil ujian tertulis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sudibyo kemarin mengatakan, pengumuman yang direncanakan pada 17 Desember mendatang hanya akan memampangkan nama peserta tes lolos seleksi. Sedangkan skor hasil tes tertulis para peserta tidak akan dibeberkan. “Kalau dipampangkan semua, banyak sekali nantinya. Kalau mau tahu hasil skor, bisa tanya ke PPSDM,” kata dia.

Sudibyo menambahkan, BKD DIY menyerahkan sepenuhnya proses seleksi PPSDM-UGM untuk menyeleksi hasil ujian tertulis. Dia menekankan, bagi masyarakat yang ragu dengan hasil seleksi yang dilakukan oleh panitia penerimaan CPNS, dipersilahkan mengajukan komplain ke PPSDM UGM. “Kalau dari peserta ada yang merasa hasil tes ganjil, silahkan komplain ke PPSDM yang menyelenggarakan [tes],” tambahnya..

Semua seleksi mulai dari pembuatan soal, penentuan skor dan pembuatan rating, dilakukan sepenuhnya oleh PPSDM. Panitia, tambah dia, hanya mengesahkan hasil yang diajukan PPSDM. “Panitia tinggal bertugas mengesahkan dan menerbitkan SK [Surat Keputusan] dari hasil yang diserahkan PPSDM,” terangnya.

Menurutnya, dengan melibatkan pihak ketiga seperti PPSDM, kebocoran bisa terminimalisir dan transparansi rekrutmen CPNS lebih terjamin.

Anggota Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY Anik Setyawati mempersilahkan masyarakat mengadukan jika merasa ada kecurangan dalam penerimaan CPNS. Saat ini, lembaganya tidak bisa melangkah proaktif tanpa adanya laporan masyarakat. Pihaknya baru bisa melakukan pemanggilan jika memang ada indikasi pelanggaran pelayanan oleh lembaga pemerintah. “Untuk itu masyarakat sebaiknya lebih aktif melapor agar bisa segera kami tangani,” lanjutnya.

Anik menambahkan setelah adanya laporan, pihaknya akan segera melakukan klarifikasi kepada terlapor yang biasanya pejabat. Beberapa pejabat di DIY, lanjutnya, cukup kooperatif dengan lembaga ini.

314 Mundur
Panitia penerimaan CPNS Pemprov DIY pada 2008 ini membuka lowongan sebanyak 129 dengan formasi yang tersebar untuk tenaga tenaga kesehatan, tenaga teknis dan pelatih olahraga. Rinciannya, 101 tenaga kesehatan dan tenaga teknis bagi lulusan S1 dan D3, dan 8 orang pelatih olahraga bagi lulusan SLTA dan sederajat.

Dari 6.061 pendaftar yang lolos tes administratif, terdapat 314 peserta ujian yang tidak hadir pada hari H tes tertulis dan langsung dinyatakan gugur, sebanyak 441 tidak mengambil kartu ujian. Sehingga total peserta hadir saat ujian tersisa 5.306 peserta. “Mungkin mereka berubah pikiran menjelang hari H tes tertulis karena sudah ada tawaran lain yang lebih menjanjikan,” pungkas Sudibyo.

Oleh Nugroho Nurcahyo

Posted by Wawan Kurniawan on 15.51. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels