|

PPPI DIY PAMIT IKUTI KONGRES ; Bawa Misi Sosialisasikan Pinasthika 2009

YOGYA (KR) - Selama ini Pengurus Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) Pusat terkesan menutup mata dengan keberadaan PPPI di daerah. Kepengurusan PPPI Pusat yang didominasi oleh orang-orang Jakarta dinilai kurang memberikan benefit atau manfaat bagi anggotanya di daerah. Perlu perubahan dengan adanya keterwakilan pengurus PPPI Pusat dari unsur daerah, sehingga PPPI lebih membumi.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia Pengda DIY drg Eddy Purjanto saat bersilaturahmi dengan Direktur Utama PT BP Kedaulatan Rakyat H Budi Setyawan SH, Rabu (3/12). Ikut menyertai Drs H RM Wahyoe Widiyatmo (Ketua Dewan Pertimbangan PPPI DIY), Djarot Soediro Prono (Anggota Dewan Pertimbangan PPPI DIY), Rifqi Fauzi SE MM (Ketua Pinasthika), Affi Aditya Khresna ST (Humas dan Organisasi), Andri Hervian (Kompartemen EO) dan Titin (Bendahara). Ikut menerima Direktur Pemasaran PT BP Kedaulatan Rakyat Fajar Kusumawardhani SE.

Silaturahmi tersebut dalam rangka keikutsertaan PPPI Pengda DIY yang akan berangkat dalam Kongres XIV PPPI 4-6 Desember di Hotel Savoy Homann & Grand Preanger, Bandung. Keikutsertaan PPPI DIY dalam Kongres XIV sekaligus untuk sosialisasi event Pinasthika Festival Iklan 2009 yang merupakan kegiatan rutin tahunan PPPI Pengda DIY dan PT BP Kedaulatan Rakyat.

Eddy Purjanto menandaskan jika PPPI Pusat mengusung tema ‘Re-engineering’ maka PPPI Pengda dalam mengikuti Kongres XIV mengusung tema ‘Apa Bisa Tahan’. Hal ini didasari kondisi PPPI Pusat kurang memperhatikan keberadaan PPPI di daerah.
“Kami merasa PPPI Pusat selama ini kurang membumi, tidak memperhatikan Pengda di daerah, kalau Pengda DIY cukup beruntung karena mampu secara swadaya membangun diri sehingga oleh PPPI Pusat diakui sebagai Pengda PPPI terbaik,” kata Eddy Purjanto yang tak lupa mengucapkan terima kasih atas peran serta Kedaulatan Rakyat yang selama ini mendukung penuh PPPI Pengda DIY. Termasuk kali ini memberikan dukungan yang tidak sedikit kepada PPPI Pengda untuk mengikuti Kongres XIV PPPI Pusat di Bandung.

Ketua Pinasthika Rifqi Fauzi mengatakan, Kongres XIV PPPI Pusat menjadi awal dari sosialisasi Pinas- thika 2009 yang rencananya akan digelar awal Agustus 2009. Perkembangan event Pinasthika yang bisa dikatakan saat ini menjadi barometer bagi agency lokal di Indonesia memberikan kepercayaan kepada panitia untuk membawa Pinasthika go Asia pada tahun 2009. “Pinasthika akan menjadi ajang kompetisi agency lokal di Asia, bahkan di Asia Pasifik, kompetisi periklanan belum ada,” kata Rifqi Fauzi.

Lewat perencanaan yang matang, kata Rifqi, pihaknya yakin Pinasthika 2009 yang di-launching Januari 2009 akan menjadi event yang bukan hanya ditunggu-tunggu insan periklanan, namun juga mahasiswa. “
Respons dunia pendidikan terutama mahasiswa sangat luar biasa terhadap Pinasthika, jika pada event nasional, entry yang masuk dari mahasiswa sekitar 33 karya, Pinasthika 2008 mampu menjaring 261 karya mahasiswa. Ini salah satu bukti, Pinasthika sangat diminati,” kata Rifqi Fauzi.
(Apw)-z

Posted by Wawan Kurniawan on 14.45. Filed under , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels