Selasa, 27 Januari 2009

Sekolah Dilarang Tarik Iuran
RADAR JOGJA - BANTUL - Angka Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahun 2009 mengalami kenaikan sekitar 50 persen. Masing-masing siswa sekolah dasar akan mendapatkan bantuan senilai Rp 397 ribu, SMP/MTS Rp 570 ribu per siswa per tahun.
Jumlah tersebut lebih besar penerimaan BOS 2008. Tahun lalu, siswa SD menerima Rp 254 ribu, SMP Rp 354 ribu. Hanya, Kepala Dinas Pendidikan Dasar Disdik Bantul Sahari belum dapat memastikan pembagian tersebut.

"Kita belum tahu. Tunggu saja," katanya kemarin.

Karena itu, ia meminta masing-masing sekolah segera melaporkan rancangan anggaran (RAPBS). Rancangan tersebut untuk menentukan penerima berdasarkan jumlah murid.

Mengantisipasi munculnya persoalan dalam penyaluran dana, Disdik menyiapkan tim manajemen. Tim ini mengawasi pencairan dana BOS. Di Bantul saat ini tercatat sebanyak 72.362 siswa SD, Madrasah Ibtidaiyah (MI) 2.200, dan SMP 29.307 orang.

Terkait kucuran BOS, sekolah dilarang memungut iuran sekolah. Tarikan hanya boleh dilakukan jika muncul kesepakatan antara sekolah dan komite sekolah.

Kepala Bidang Evaluasi dan Standarisasi Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bambang Iriantoko menjamin BOS, Februari mendatang.

Terpisah, Kepala Sekolah SMP Patria Bantul Waluya memimta Pemkab Bantul ikut memikirkan tambahan anggaran untuk sekolah. Karena kenaikan BOS 50 persen belum memenuhi kebutuhan pembiayaan sekolah. (din)


EmoticonEmoticon