Senin, 02 Februari 2009

YOGYA (KR) - Tim relawan Indonesia menyerahkan bantuan langsung senilai Rp 425 juta untuk korban perang di Palestina. Bantuan diterima Latjnah Al Iqhotsa Wa Thawari, sayap sosial Hamas yang membawahi sejumlah lembaga sosial di Gaza. Bantuan tersebut sempat tertahan di Rafah, Mesir karena masalah perizinan. Bantuan dalam bentuk tunai diserahkan Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa (DD) Rabu (28/1) pukul 05.00 pagi atau 10.00 WIB. Dalam siaran pers yang diterima KR Ketua Tim Kemanusiaan DD Naryo Adhiat mengatakan bantuan tahap pertama dari masyarakat Indonesia sudah diterima langsung. Penyerahan dilakukan di kantor mereka di pusat Gaza City.

“Mereka menyampaikan terima kasih dan menitip salam kepada masyarakat Indonesia. Mereka juga memohon doa,” katanya. Dikatakan bersama Tim Kemanusiaan DD juga bergabung relawan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) dan Tim Kedua Mer-C. Menurut rencana seluruh tim akan mendistribusikan bantuan personel dan medis. Setelah penyerahan bantuan tersebut pihaknya masih akan memberikan bantuan susulan senilai Rp 2 miliar. Saat ini masih belum ditentukan apakah bantuan akan diwujudkan logistik atau diberikan tunai. Beberapa alternatif bantuan seperti kursi roda, peralatan medis dan dukungan pembangunan fasilitas sosial juga akan diberikan untuk warga Gaza.

Sebelum pemberian bantuan itu menurut Naryo, Hamas mengundang tim kemanusiaan DD sejumlah 2 orang untuk bermalam di salah satu base camp pejuang Hamas. Di tempat itu masih terdengar beberapa kali ledakan bom yang bersumber dari pesawat tempur Israel. Mereka berjanji akan menjaga relawan-relawan Indonesia selama berada di Gaza. Sementara itu Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika) UNY, Sabtu (1/2) malam, menyelenggarakan aksi penggalangan dana kemanusiaan bagi warga Palestina di Puluhdadi, Seturan, Yogya.

Dana yang terkumpul mencapai Rp 476 ribu. “Aksi penggalangan dana kemanusiaan bagi warga Palestina disemarakkan dengan penampilan musik nasyid dan doa bersama demi keselamatan-perdamaian di bumi Palestina. Harapannya, dana yang terkumpul bisa meringankan beban penderitaan warga Palestina,” kata Eka Septiana dari Himatika UNY, Minggu (1/2). (Nik/M-1/Mus)-f


EmoticonEmoticon