|

Kepala Dinas Pendidikan Janji Minggu Depan Cair: DIY Lamban Salurkan BOS

(KR) - Pemerintah pusat, dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) memberikan teguran keras kepada beberapa pemerintah daerah, di antaranya DIY dan DKI Jakarta, karena lamban dalam penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke unit satuan pendidikan. Surat teguran ke beberapa propinsi sudah terkirim awal Februari 2009.

”Sampai akhir Februari 2009 ini, baru 11 propinsi yang sudah mulai menyalurkan dana BOS ke sekolah-sekolah, yaitu Sumbar, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Gorontalo, Jateng, Jatim, Bali, Kalbar, Kaltim dan Bangka Belitung. Sedang propinsi lain masih dalam proses,” kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ditjen Mendikdasmen Depdiknas, Didik Suhardi kepada wartawan di kantornya Jakarta Jumat (27/2).

Karena masih banyak Pemda yang tidak responsif, rencananya Depdiknas akan segera mengirimkan surat teguran berikutnya. Tujuannya agar dana BOS segera disalurkan ke sekolah-sekolah, mengingat dana BOS sangat dibutuhkan sekolah untuk kelanjutan proses belajar mengajar.

Menurut Didik, pemerintah pusat sudah menyalurkan dana BOS sejak awal Januari 2009 begitu DIPA (daftar isian program anggaran) ditandatangani. ”Uang saat ini sudah di tingkat propinsi, namun hingga kini sekolah masih belum bisa menggunakan dana BOS tersebut. Di enam propinsi yaitu DKI Jakarta, NTT, Banten, DIY, Sulut dan Jambi malah masih menghadapi kendala birokrasi,” tambahnya. Proses Administrasi Menanggapi teguran Depdiknas, Kepala Dinas Pendidikan DIY Prof Suwarsih Madya PhD mengatakan, pihaknya sama sekali tidak bermaksud sengaja memperlambat penyaluran dana BOS.

Keterlambatan pencairan disebabkan proses administrasi yang molor dari jadwal yang ditentukan. ”Proses administrasi pencairan sudah kami laksanakan, namun terhambat karena penataan staf menyusul perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) tidak bisa secepatnya selesai. Kepala bidang yang menangani BOS juga tengah bertugas ke luar kota dan itu dalam rangka tugas yang diberikan Depdiknas sendiri,” kata Prof Suwarsih. Menurutnya, proses administrasi akan dikebut dalam beberapa hari ini, dan ia memastikan pencairan dana BOS sudah bisa dilaksanakan Minggu depan. Terkait teguran Depdiknas, Suwarsih menyatakan siap dipanggil dan akan memberikan penjelasan.

”Jika (Depdiknas) pusat menegur silakan saja, saya siap menjelaskan duduk perkaranya, bahwa bukan kami sengaja mengulur waktu, namun terkendala penyelesaian proses administrasi. Kami memonitor terus proses tersebut dan minggu depan akan selesai sehingga dana BOS bisa cair,” jelas Suwarsih. (Ati/*-4)-b

Posted by Wawan Kurniawan on 16.07. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels