Rabu, 11 Februari 2009

YOGYA (KR) - Meskipun belum secara resmi diserahkan ke Pemkot Yogyakarta sebanyak 39 pedagang onderdil sepeda Ngabean sudah menempati kios baru. Kios lama sudah dibongkar untuk pembuatan taman. Diharapkan penataan pedagang Ngabean ini bisa menimbulkan multiplayer efek bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Camat Ngampilan Yunianto Dwi S kepada KR Selasa (10/2) mengungkapkan 39 orang pedagang menempati 48 kios baru di sebelah barat areal parkir sub terminal Ngabean. Ada pedagang yang memiliki lebih dari satu kios. Kios baru ini sudah mengkaver semua pedagang.

“Sebenarnya kios baru tersebut secara formal dari Kimpraswil Propinsi belum diserahkan Pemkot. Karena bangunan lama sudah dibongkar sebagai solusinya untuk sementara pedagang pindah di lokasi baru. Setelah selesai pembongkaran akan diserahkan,” katanya.
Mereka yang menempati kios baru adalah pedagang yang mempunyai legitimasi kekancingan dari Kraton. Nantinya para pedagang kaki lima di sebelah utaranya yang sekarang masih menggunakan lapak juga akan ditata. Sehingga keberadaan mereka lebih tertata rapi.
Kepindahan mereka di lokasi baru menurut Yunianto sudah dimulai sejak Minggu (8/2) kemarin sejak listrik menyala. Sambil menunggu kelengkapan sarana prasarana pedagang sudah bisa berjualan di kios baru. Nantinya selain taman dan pergola ada 2 kamar mandi umum yang bisa dikelola oleh warga masyarakat sekitar. “Nantinya jika sub terminal Ngabean ini difungsikan lagi kami berharap bisa menimbulkan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Terlebih kawasan itu menjadi lebih rapi dan menarik,” kata Yunianto.(Nik)-f


EmoticonEmoticon