|

Sleman Kekurangan 33 Dokter

BERNAS - SLEMAN-- Hingga tahun 2010 mendatang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman masih kekurangan tenaga medis, khususnya dokter. Dari kebutuhan 128 dokter, saat dinas kesehatan Sleman baru memiliki dokter 95 dokter sehingga masih kekurangan 33 dokter.
"Jumlah itupun sudah termasuk 24 dokter yang ditugaskan di Sleman bekerjasama dengan pihak UGM. Kami memang masih kekurangan tenaga medis, khususnya dokter," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman drg Intriati Yudatiningsih M. Kes kepada Bernas Jogja di kantornya, Selasa (24/3) kemarin.

Dia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan di Puskemas‑Puskesmas yang ada di Sleman pihaknya saat ini masih harus mengandalkan kerjasama dengan pihak UGM. Namun ke depan, ia berharap akan ada penambahan personil tenaga medis khususnya dokter melalui rekruitmen pegawai baru.
Dijelaskan, kurangnya tenaga medis khususnya dokter ini dipengaruhi oleh tingginya jumlah tenaga medis yan mutasi keluar daerah dengan berbagai alasan. Selain itu, tidak sedikit pula dokter yang belum bisa bertugas karena masih menempuh pendidikan lanjut.

"Otomatis selama melanjutkan pendidikan, mereka terpaksa cuti padahal penggantinya tidak bisa langsung bisa kami dapatkan. Selain itu tigginya angka mutasi atau karena alasan keluarga," ujar Intri.
Mengenai jumlah kebutuhan tenaga medis tersebut, Intri mengatakan hal itu menyesuaikan dengan angka pertumbuhan jumlah penduduk dan pertumbuhan pasien. "Dari data statistik jumlah pasien yang ada dalam beberapa tahun terakhir kami berkesimpulan, masih dibutuhkan penambahan tenaga dokter," ujarnya.
Dikatakan, idealnya setiap puskesmas diisi 2‑3 dokter. Karena itu, pihaknya mengharapkan kebutuhan tersebut akan terpenuhi melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan digelar April mendatang. (aro)

Posted by Wawan Kurniawan on 21.43. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented