|

Tanwir Takkan Bahas Capimnas

HARIAN JOGJA: Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan Sidang Tanwir Muhammadiyah yang akan digelar 5 hingga 8 Maret di Bandar Lampung tidak akan membahas masalah calon pimpinan nasional. Walaupun, ketua umum saat ini, Dien Syamsudin, masuk dalam bursa calon presiden, dan dalam salah satu sidang plenonya nanti, Muhammadiyah juga akan membahas mengenai visi dan karakter kepemimpinan nasional. Selain itu, dengan tema “ Muhammadiyah Membangun Visi dan Karakter Bangsa”, bahasan kepemimpinan nasional memang terkait erat dengan Tanwir kedua kepengurusan PP Muhammadiyah periode 2005-2010 ini.

“ Sesuai dengan posisi Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat, kami tidak ingin melancangi partai politik, mengingat banyak juga partai politik yang belum mengajukan dan menawarkan calon pemimpin nasional.

Dan itu porsi mereka, masa Muhammadiyah malah mau mendahului dengan membahas kepemimpinan nasional,” katanya dalam konferensi pers di Gedung PP Muhammadiyah Kantor Yogyakarta, kemarin.

Menurut dia, kalaupun ada bahasan mengenai visi dan karakter pemimpin nasional, itu lebih dilatarbelakangi pada kondisi bangsa saat ini. Salah satu contoh, imbuh Haedar, fenomena mengenai Ponari si dukun cilik.

“ Ketika seorang anak kecil dianggap memiliki kekuatan lebih untuk menyembuhkan orang sakit, dan ribuan orang dengan percayanya langsung menjejali rumahnya untuk mengantri agar bisa disembuhkan, mau dibawa kemana bangsa ini? Parahnya, pemimpin-pemimpin nasional tidak ada yang menanggapi fenomena itu,” kata Haedar.

Karenanya, dengan menggelar topik bahasan mengenai visi dan karakter pemimpin nasional, lewat Tanwir, Muhammadiyah akan menyampaikan kriteria-kriteria kepemimpinan yang perlu dimiliki bangsa ini ke depan. “ Jadi, posisi kami dalam membahas kepemimpinan nasional hanya sebatas itu,” ungkapnya.

Dibuka Presiden
Dan sesuai jadwal yang diagendakan, Tanwir di Bandar Lampung ini akan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (5/3), dan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla, Minggu (8/3).

Selain menggelar sembilan sidang pleno, Tanwir 2009 juga akan menggelar Sidang Komisi, yang nantinya membahas tentang organisasi dan umum, termasuk tata tertib dan panitia pemilihan PP Muhammadiyah 2010-2015.

“ Dan lewat Komisi III, sidang komisi akan menghasilkan tiga rekomendasi bagi bangsa ini, a.l pokok-pokok pikiran tentang visi anggota legislatif ataupun presiden dan persoalan-persoalan strategis umat Islam,” kata Haedar.(Galih Kurniawan/Harian Jogja)

Posted by Wawan Kurniawan on 23.07. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented