|

Dewan Provinsi Jadi Tujuh Fraksi

Suryanto Disebut Layak Jadi Ketua Dewan
JOGJA - Hasil Pemilu 2009 bakal mengubah komposisi fraksi-fraksi di lingkungan DPRD Provinsi DIJ. Saat ini, jumlah fraksi yang hanya enam diperkirakan berubah menjadi tujuh fraksi menyusul perolehan hasil Pemilu 2009.
Tujuh fraksi itu meliputi FPDIP dengan 11 kursi, Fraksi Demokrat (10), Fraksi PAN (8), Fraksi Partai Golkar (7), FPKS (7), dan FKB (5). Satu fraksi tambahan kemungkinan merupakan fraksi gabungan dari empat partai. Yakni Partai Gerindra dengan 3 kursi, PPP (2), dan Partai Hanura serta PKPB masing-masing satu kursi. Bila bergabung empat partai ini bakal punya tujuh kursi.
Perubahan itu sebagai dampak perolehan suara Partai Demokrat yang signifikan. Dengan mengantongi kemenangan sebanyak 20 persen membuat partai milik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan sepuluh kursi. Ini mengalami peningkatan 500 persen dibandingkan Pemilu 2004 yang hanya memperoleh dua kursi. Lantaran hanya punya dua wakil, kader Partai Demokrat bergabung bersama fraksi gabungan dengan PPP, PBB dan PKPB dengan nama Fraksi Persatuan Bintang Demokrat dan Peduli Bangsa (FPBD dan PB).

Tapi tahun ini, dipastikan partai tersebut membentuk fraksi sendiri. ''Kami memang akan membentuk fraksi sendiri,'' ungkap Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat DIJ Putut Wiryawan kemarin (26/4).

Mantan wartawan ini dipastikan bakal memperkuat barisan Fraksi Demokrat. Putut masuk di antara sepuluh calon anggota fraksi bergambang bintang segitiga tersebut. Ia mewakili daerah pemilihan Sleman dengan mendapatkan 4.324 suara. Putut meraup suara terbesar kedua di partainya di bawah Ketua DPC Partai Demokrat Sleman Wahyono yang mendapatkan 13.533 suara.

''Fraksi Demokrat juga akan dibuat di semua Dewan Kota dan Kabupaten se-DIJ. Kursi kami mencukupi untuk membentuk fraksi sendiri,'' lanjut Putut.

Tak hanya membuat fraksi sendiri, untuk kali pertama Partai Demokrat juga bakal menempatkan kadernya menjadi pimpinan Dewan Provinsi. Bila tak ada perubahan tata tertib dewan, bersama PAN dan Partai Golkar, wakil dari Partai Demokrat berhak menjadi wakil ketua DPRD. Sedangkan kursi ketua dewan tetap menjadi jatah PDIP karena memiliki kursi terbanyak di dewan.

Sampai saat ini ada tiga nama kader PDIP yang disebut-sebut berpeluang menjadi ketua Dewan Provinsi 2009-2014 menggantikan H Akhmad Djuwarto. Tiga nama itu adalah Joko B Purnomo dari Dapil Bantul, Nuryadi dari Dapil Kota Jogja, dan Ignatius Suryanto dari Dapil Gunungkidul.

Joko Purnomo selain masih menjabat ketua DPRD Bantul juga menjadi ketua DPC PDIP Bantul. Sedangkan Nuryadi menjadi ketua Komisi A DPRD DIJ dan di internal PDIP menduduki posisi salah satu wakil ketua DPD PDIP DIJ.

Suryanto merupakan satu-satunya caleg dari partai moncong putih itu yang tak memegang jabatan publik. Posisi sehari-harinya sekretaris DPD PDIP DIJ. Tapi justru karena posisinya itu, Djuwarto sebagai ketua DPD cenderung lebih srek memilih Suryanto.

''Kalau pilihan ketua dewan diserahkan ke internal partai, Mas Suryanto saya kira tepat menjadi ketua dewan,'' ungkap Djuwarto.

Caleg terpilih DPR RI ini tak bersedia melanjutkan alasannya. Ia yakin dengan pengalaman karir politik di partai, Suryanto cukup punya kemampuan bila dipercaya memimpin 55 anggota DPRD DIJ 2009-2014. (kus)

Posted by Wawan Kurniawan on 03.00. Filed under , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels