|

SD Negeri 2 Pandowan, Kulonprogo Peringkat Dua Hasil Unas SD Terbaik

Intensifkan Pembelajaran Siswa Dengan Privat
Sederhana, itulah kesan pertama ketika melihat SD N 2 Pandowan, Galur, Kulonprogo. Namun dari kesederhanaan itulah tercetak anak-anak pintar yang mengantarkan sekolah ini meraih peringkat dua hasil Unas SD terbaik se-DIJ.

Suasana lenggang terasa ketika memasuki bangunan SD N 2 Pandowan, Galur, Kulonprogo ini. Tidak ada satu orang siswa pun yang terlihat diruang kelas maupun di kantin sekolah. Hanya sebagian guru yang terlihat berlalu lalang di halaman sekolah."Hari ini kita mengadakan rapat para guru, jadi siswa kami pulangkan lebih pagi,"ujar guru kelas 6 L. Sutrisno.

Sekolah yang terletak di tengah-tengah perkampungan warga ini memang sedang disibukkan dengan persiapan pembagian rapor bagi siswa-siswanya. Kendati demikian, kewajiban mengumumkan kelulusan siswa sudah dilakukan oleh pihak sekolah. Rata-rata nilai unas siswa berjumlah 13 orang ini adalah 28,35. Sedangkan untuk nilai tiga mata pelajaran yang diujikan, Bahasa Indonesia nilai tertinggi 9,46 dan terendah 8,20. Untuk Matematika nilai tertinggi 10,00 dan nilai terendahnya 9,00. Sedangkan mata pelajaran IPA tertinggi 9,75 dan terendah 9,00.

"Sangat bangga dengan anak didik kami, kendati sekolah ini terletak jauh dari perkotaan namun bisa meraih nilai yang bagus. Kedepannya akan kita pertahankan prestasi ini,"imbuh Sutrisno.

Menurut Sutrisno dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak ada yang khusus. Semua berjalan normal dan biasa saja, hanya saja untuk meningkatkan kemampuan siswanya di sekolah diadakan les setiap hari. Dari mulai jam 14.00 WIB sampai 17.00 WIB. Bagi anak yang kurang mampu menyerap pelajaran yang diberikan baik dalam kegiatan belajar di sekolah pada pagi hari maupun saat mengikuti les, mereka diberikan privat. Sehingga siswa bisa berkonsentrasi lebih baik saat diberikan materi maupun mengerjakan soal yang disodorkan..

Untuk menambah semangat siswa, materi pelajaran sering diselingi dengan pemutaran CD pembelajaran melalui komputer yang dimiliki oleh sekolah. Kendati hanya memiliki satu komputer, dan siswa harus bergantian saat melihatnya namun cara ini cukup ampuh untuk menambah semangat belajar para siswa.

"Berbagai upaya kita lakukan agar siswa tertarik untuk belajar. Banyak juga siswa kelas enam yang meninggalkan buku-buku yang dimilikinya di sekolah, alasannya agar dapat dipergunakan untuk adik kelasnya. Kesadaran mereka menambah rasa bangga kami para guru,"ucap Sutrisno panjang.

Kepala Sekolah SD N 2 Pandowan Nur Hidayat mengungkapkan bahwa sekolah justru belum mengetahui jika sekolahnya meraih peringkat dua se-DIJ. Sebab saat diinformasikan oleh UPTD hanya diberikan peringkat di tingkat kabupaten saja. Nur Hidayat mengaku senang jika kenyataannya sekolahnya bisa mengalahkan sekolah lain yang ada di kota. Sekolah yang selalu menjuarai pertandingan sepak takraw ditingkat kabupaten dan provinsi ini juga berharap ditahun-tahun yang akan datang bisa kembali meraih prestasi.

"Kami hanya tahu bahwa kami peringkat dua di Kabupaten sedangkan untuk tingkat p

Posted by Wawan Kurniawan on 19.04. Filed under , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels