|

Sebanyak 1.177 Pelamar CPNS Dicoret

Satu Formasi Kosong Pelamar
BANTUL - Sedikitnya 1.177 orang pelamar CPNS di lingkungan Pemkab Bantul dicoret, karena tak lengkap dalam persyaratan administrasinya. Sedangkan yang dinyatakan lolos administrasi sebanyak 8.383 pelamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Bantul Maman Permana mengatakan, animo masyarakat untuk mengikuti seleksi penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab Bantul lumayan tinggi.

Dari 495 formasi yang diperebutkan, jumlah pendaftar CPNS melalui jalur online/internet mencapai sebanyak 14.024 orang. Dari 14.024 orang yang mendaftar, hanya 9.560 orang yang mengikuti pemberkasan administrasi, sedangnya sisanya memilih mundur. "Sementara itu, dari 9.560 orang yang mengikuti pemberkasan, hanya 8.383 orang yang lolos seleksi administrasi/lolos verifikasi, sisanya sebanyak 1.177 orang tidak lolos," jelasnya, kemarin (12/11).

Para pelamar CPNS yang tidak lolos seleksi administrasi karena berkas yang mereka diajukan tidak lengkap atau jenjang pendidikan pelamar tidak sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. "Palamar yang tidak lolos seleksi administrasi kebanyakan karena melampirkan foto copy kartu kuning atau SKCK. Padahal, yang diwajibkan adalah kartu kuning atau SKCK yang asli. Selain itu, akta kelahiran juga banyak yang tidak dilegalisir," tambah Maman.

Bagi 8.383 pelamar yang lolos administrasi, disarankan mengikuti ujian seleksi yang akan digelar 22 November mendatang. Nama-nama yang lolos adminstrasi akan diumumkan melalui website Pemkab Bantul pada 14 November (Besok). "Pelamar harus mengambil kartu ujian sendiri, tidak boleh diwakilkan orang lain. Aturan ini dibuat untuk menghindari calo atau orang tidak bertanggungjawab," tegas Maman.

Ujian seleksi tertulis akan dilakukan di 40 sekolah, meliputi sekolah SD, SMP maupun SMA. Sisa waktu sepuluh hari jelang ujian tulis ini dimanfaatkan betul oleh panitia untuk mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari kesiapan ruangan, pengawas, petugas keamana hingga soal ujian yang akan diujikan. "Kami terus menggelar rapat koordinasi dengan panitia penerimaan CPNS yang ada di Kota Jogja dan kabupaten yang lain," tutur Maman.

Dari 495 formasi, ada satu formasi yang sama sekali tidak ada pelamarnya yakni formasi kemitraan dengan kategori pendidikan D3 Sosiologi. Sedangkan satu formasi lain yang membutuhkan D3 Sosiologi hanya ada satu pelamar. Selain formasi D3 Sosiologi, formasi yang minim peminat adalah formasi guru komputer untuk SMA.

"Dari enam formasi yang melamar hanya tiga orang. Sebaliknya, formasi yang peminatnya paling banyak adalah formasi untuk S1 dan D3 manajeman dan akuntasi," ungkap Maman.

Menurut Maman, formasi tenaga pendidikan paling kecil persaingannya, dari 175 formasi yang dibutuhkan hanya 754 orang yang lolos administrasi. Sementara tenaga kesehatan dari 156 formasi yang dibutuhkan, sebanyak 1.908 pelamar yang lolos administrasi dan formasi tenaga teknis 164, hanya 5.721 pelamar yang lolos administrasi.

Ketua Komisi A DPRD Bantul, Eko Julianto Nugroho mengingatkan supaya penerimaan seleksi CPNS dilakukan dengan transparan. Karena itu, ia berharap kepada panitia supaya mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan penerimaan CPNS dengan baik, terutama ruangan ujian dan soal ujian dijaga dengan ketat supaya tidak bocor. (mar)

Posted by Wawan Kurniawan on 17.55. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented