|

Sosialisasi KTP Digital Disambut Baik

YOGYA (KRjogja.com) - Sejumlah 26 ribu wajib KTP di kecamatan Gondokusuman Yogyakarta terpilih menjadi lokasi uji petik KTP digital bersama dengan 3 kota dan 2 kabupaten lain di Indonesia, masing-masing Makasar, padang, Denpasar, Cirebon dan Jembrana. KTP digital dengan biaya pembuatan sebuahnya Rp30ribu dari APBN dilengkapai dengan smart chip yang berfungsi untuk menyimpan data pribadi termasuk data biometric yang dapat dibaca menggunakan reader dimanapun serta dilenglapi dengan pengaman data.

Dikemudian hari dapat digunakan sebagai ID Card, kartu ATM dan lain-lain yang mudah diintegrasikan dengan sistem lain. KTP digital tersebut tanpa dibubuhi tanda tangan maupun cap.

Hal itu diungkapkan Kasubit Pendaftaran Perngungsi dan Penduduk Rentan Ditjen Administrasi dan Kependudukan, DinasKependudukan dan Catatan Sipil Propinsi DIY, Tri Yatmanta dalam seminar "Sosialisasi Kebijakan dan Peraturan Administrasi Kependudukan Kepada Masyarakat" di Hotel Cakra Kembang, Jalan Kaliurang, Yogyakarta, Selasa (24/11).

"Yang paling penting bahwa masyarakat supaya mengecek betul apakah dia mempunyai data base yang sudah benar itu yang paling pokok karena kalau dia belum benar maka nantinya untuk memberlakukan KTP NIK ini akan sedikit bermasalah," ujar Tri Yatmana.

Lebih lanjut Tri Yatmana mengatakan intinya para pembuat KTP digital harus mengecek kembali ke Dinas Kependudukan bahwa data yang telah dimasukkan sudah benar atau belum, kemudian yang kedua masyarakat harus sadar betul bahwa segala peristiwa kependudukan yang penting dan segala sesuatunya harusdilaporkan secara berjenjang sesuai dengan Peraturan Presiden No. 25 Tahun 2008.

"Hal ini merupakan regulasi baru yang tidak henti-henti mensosialisasikan dan merubah mindset penduduk supaya masyarakat selalu memutahirkan data karena dengan metodologi registrasi ini yang dikelola dengan sistem informasi kependudukan oleh Dinas Pencatatan Sipil," tambah Tri Yatmana.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi KTP NIK akan terbangun data base dengan baik dan benar serta data base kependudukan tersebut akan dimanfaatkan oleh seluruh instansi yang berkepentingan. (Fir)

Posted by Wawan Kurniawan on 15.01. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented