UGM luluskan Dokter Termuda Usia 19 tahun

HARIAN JOGJA: Fakultas Kedokteran (FK) UGM, Kamis (30/12), melantik 142 dokter baru periode III tahun ajaran 2010/2011 bertempat di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM. Dari semua yang dilantik, satu diantaranya, Riana Helmi, tercatat sebagai dokter termuda di Indonesia dengan usia 19 tahun 9 bulan.

Ia pun mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Piagam penghargaan MURI diserahkan oleh, Sri Widayanti, mewakili Ketua MURI, Jaya Suprana.

Menurut Widayanti, sebelum tercatat menjadi dokter termuda, Riana Helmi juga pernah mendapatkan piagam penghargaan sebagai Sarjana Kedokteran termuda di usia 17 tahun 9 bulan.

16.34 | Posted in , , , , , | Read More »

Lahar Dingin Intai Yogya Sampai Februari

Curah hujan yang tinggi membuat lahar dingin yang terpendam di sungai-sungai bisa terbawa

VIVAnews - Pada musim hujan khususnya Desember ini, curah hujan di wilayah Yogyakarta cukup tinggi yaitu mencapai 500 milimeter. Padahal ukuran normalnya hanya 20 centimeter hingga 30 centimeter per bulan. Tingginya curah hujan itu karena gejala La Nina, suhu permukaan laut di Indonesia lebih panas dari di Lautan Pasifik, sehingga air hujan menuju wilayah Indonesia.

“Dengan kondisi seperti itu maka bahaya banjir lahar dingin masih tetap akan mengancam wilayah yang berada di aliran sungai yang berhulu di Merapi,” kata Budi Waluyo, Kepala Stasiun Geofisika, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Selasa, 28 Desember 2010

18.37 | Posted in , , , | Read More »

Kondusif, Status Merapi akan Diturunkan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Berangsur semakin kondusifnya kondisi pascaerupsi besar sepanjang Oktober-November 2010, pihak berwenang membuka kemungkinan kembali menurunkan status kebahayaan Gunung Merapi yang sejak 3 Desember 2010 lalu berada di level Siaga (level 3 dari 4).

"Saat ini kami sedang mengevaluasi aktivitas Merapi. Kita akan lihat dalam beberapa hari mendatang untuk meninjau penurunan statusnya," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta Subandriyo, di Yogyakarta, Selasa (28/12/2010).

19.55 | Posted in , , , | Read More »

Warga Lereng Merapi Minta Pemerintah Ganti Kambing

SLEMAN (KRjogja.com) - Warga di lereng Gunung Merapi yang menjadi korban erupsi menagih janji pemerintah untuk mengganti hewan ternak selain sapi seperti ayam dan kambing.

Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto menjelaskan, dalam pertemuan warga lereng Merapi dengan Menteri Pertanian Suswono beberapa waktu lalu, pemerintah berjanji akan mengganti kambing dan ayam yang mati.? "Dulu sudah dijanjikan begitu. Namun, sampai sekarang tidak ada verifikasi," jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (28/12).

Heri mengaku, sebagian besar warganya yang memiliki kambing dan ayam kaum janda. Sehingga sehingga sangat dibutuhkan. Untuk jumlahnya, ayam mencapai ribuan dan kambing 500 ekor.

18.45 | Posted in , , , , | Read More »

Puluhan Penambang Berlarian Panik, Jalur Semarang-Yogya Buka-Tutup

DetikNews | Banjir lahar dingin dari Gunung Merapi kembali menerjang Kali Pabelan dan Kali Putih, Magelang, Jawa Tengah. Akibatnya, puluhan penambang di sepanjang Kali Pabelan panik dan sempat berlarian.

Bahkan, akibat luapan lahar dingin dengan ketinggian sepertiga jembatan Kali Putih dan Pasar Jumoyo, Jl Raya Magelang-Yogyakarta di Km 23 diterapkan sistem buka tutup.

Menurut Tukino (45), warga Desa Blangkunan, Kecamatan Mungkid, Magelang banjir lahar dingin terjadi Minggu, 26/12/2010 sekitar pukul 17.45 WIB. Banjir mulai membesar sekitar pukul 18.00 WIB.

15.37 | Posted in , , , , , | Read More »

Mudik Natal 2.000 Penumpang Per Hari

GUNUNGKIDUL: Arus mudik angkutan Natal sejak tiga hari lalu mengalami peningkatan. Sebanyak 40 armada angkutan kota antar provinsi (AKAP) per hari membawa pemudik dari kota perantauan Jabodetabek. Rata-rata, 2.000 pemudik singgah ke Gunungkidul sejak Kamis (23/12) lalu.

Ketua Paguyuban Bis Malam (Bisma) Gunungkidul, Budi Rahman mengatakan, belum ada penambahan armada dari masing-masing perusahaan otobus untuk melayani angkutan mudik Natal tahun ini meskipun peningkatan penumpang cukup terasa.

“Kenaikan penumpang arus balik sekitar 20 persen dari hari biasa. Diprediksi ada sekitar 2.000 per hari pemudik Natal tahun ini hingga hari kemarin (Jumat),” kata Budi Rahman kepada Harian Jogja, Sabtu (25/12).

16.48 | Posted in , , , | Read More »

37 Napi di Yogyakarta Diberi Remisi Natal

Ada satu orang narapidana yang bisa menghirup udara bebas pada Natal kali ini.
VIVAnews - Sebanyak 37 narapidana di wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperoleh remisi khusus (RK) 1 atau pemotongan masa penahan pada Hari Raya Natal 2010.

Dari jumlah tersebut hanya satu narpidana yang mendapatkan remisi khusus bebas.

Toto Swasono, Kasubid Registrasi dan Statistik Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM DIY mengatakan, remisi khusus Hari Raya Natal ini diberikan kepada narapidana yang beragama Nasrani. Pemberian remisi tersebut berdasarkan perilaku para narapidana selama menjalani masa pidana di penjara

16.02 | Posted in , , , | Read More »

Sultan Resmikan Segoro Amarto

YOGYA (KRjogja.com) - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X resmi meresmikan Segoro Amarto atau Semangat Gotong Royong Agawe Majune Ngayojokarto, di RW 13 kelurahan Kricak, Yogyakarta, Jumat (24/12). Segoro Amarto ini merupakan gerakan bersama seluruh masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan.

Dalam amanatnya, Sultan menyampaikan disiplin diri yang menjadi bagian dari prinsip Segoro Amarto merupakan hal penting dalam upaya membangun dan membentuk karakter bangsa. Dimana sebuah prestasi bisa dicapai karena sikap disiplin yang kuat.

"Disiplin diyakini sebagai kunci penting bangsa bisa bangkit dari keterpurukan. Dalam setiap perilaku hendaknya bisa memegang teguh disiplin dengan dasar kearifan lokal yang dimotori oleh kreativitas, perencanaan matang dan didukung oleh ketekunan," ujar Sultan.

18.04 | Posted in , , , , , | Read More »

SBY - Sri Sultan Bertemu Dua Kali

Sindo | Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X diam-diam telah melakukan pertemuan dua kali.

Hal itu diakui Sri Sultan saat menghadiri puncak peringatan Hari Ibu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, kemarin. Menurut Sultan, pertemuan pertama hanya terjadi antara dirinya dengan Presiden SBY. Adapun pertemuan kedua terjadi pada Selasa (21/12) dan didampingi oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Meski demikian, Sultan menolak membeberkan isi pertemuan itu, termasuk kemungkinan pembahasan soal status Gubernur DIY dalam Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) DIY. “Betul (ada pertemuan). Jangan (ditanya) kalau yang dibahas, saya tidak mau menyebutkan. Jangan sampai mendahului dialog. Saat ini (DPR) sedang reses.Antara pemerintah dengan DPR, janganlah,” tegasnya. Sultan juga mengaku pertemuan kedua ini terjadi karena dijembatani Aburizal Bakrie. Dia sebelumnya sempat melontarkan gagasan pertemuan ini saat mengunjungi Yogyakarta pada Sabtu (18/12).“

16.20 | Posted in , , , , | Read More »

Libur Natal, Adi Sutjipto Buka Posko

HARIAN JOGJA: Jelang Natal dan Tahun Baru, Bandara Adisutjipto akan membuka posko pelayanan penumpang pada 22 Desember 2010 hingga 4 Januari 2011.

“Seperti sebelumnya, posko tersebut untuk memberikan informasi yang dibutuhkan para penumpang,” terang Asisten Manager SIM, Tapor dan Humas PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Isye Yuviana.

Isye mengaku pihak Angkasa Pura I sudah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur Natal dan tahun baru, baik dari segi pelayanan maupun pengamannnya nanti.

Hingga saat ini, jumlah penumpang di Bandara Adisutjipto masih normal mencapai 9.000 orang baik penumpang di kedatangan maupun keberangkatan. Jumlah penumpang baik yang datang maupun pergi tiap akhir pekan memang berkisar 4.200-4.500 penumpang dengan 76 penerbangan.

15.03 | Posted in , , , , | Read More »

Warga Yogya Berhamburan Akibat Gempa 5,8 SR

DetikNews | Gempa 5,8 skala richter (SR) mengguncang Yogyakarta. Gempa membuat warga yang tinggal di dekat perbatasan Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta panik. Mereka berhamburan keluar rumah.

"Tadi semua pada panik keluar rumah semua," kata Fajar, salah satu warga Karangkajen, Yogyakarta saat berbincang dengan detikcom, Selasa (21/12/2010). Menurut Fajar, goncangan terjadi sekitar pukul 11.10 WIB.

Goncangan juga dirasakan oleh warga yang tinggal di Sorosutan, Yogyakarta. Warga yang tinggal di perumahan Pemprov DIY berhamburan keluar. Sejumlah ibu-ibu dan pengasuh membawa bayinya keluar rumah.

19.19 | Posted in , , , | Read More »

UGM Beri Penghargaan Kepala BNPB dan Mbah Rono


REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA—Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Ma’arif, mendapatkan penghargaan kehormatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Penghargaan diberikan lantaran Syamsul dinilai berhasil mengaplikasikan manajemen bencana saat menangani bencana erupsi Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Rektor UGM, Soedjarwadi, mengatakan, keputusan memberi penghargaan kehormatan kepada Syamsul dilakukan secara mufakat dengan suara bulat. “Tanpa voting,” kata Soedjarwadi, Senin (20/12).

17.44 | Posted in , , , | Read More »

Ratusan Penumpang KA Terancam Tak Terangkut

Diperkirakan 190 ribu penumpang akan menggunakan jasa kereta api pada saat Natal.
VIVAnews - Ratusan penumpang kereta api yang diberangkatan dari stasiun kereta api di wilayah Daops VI Yogyakarta dipastikan tidak terangkut saat libur Natal dan Tahun Baru 2011.

Sebabnya, PT KA Daops VI Yogyakarta tidak lagi mengoperasikan kereta api ektra. Hal ini karena sejumlah rangkaian kereta baik kelas bisnis dan eksekutif dalam proses perbaikan rutin.

"Kita memperkirakan sekitar 500 penumpang kereta kelas komersial (kelas bisnis dan kereta) tidak terangkut dari berbagai stasiun kereta api yang berada di wilayah Daops VI Yogyakarta," kata Eko Budianto, Kepala Humas, PT KA Daops VI Yogyakarta, Jumat, 17 Desember 2010.

02.58 | Posted in , , , , , , | Read More »

Mulai 1 April 2011, DIY Resmi Berlakukan Pergub PRT

YOGYA (KRjogja.com) - Propinsi DIY merupakan wilayah pertama di Indonesia yang akan memberlakukan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pekerja rumah tangga (PRT). Pergub PRT nomor 31 Tahun 2010 ini telah diundangkan sejak 1 Oktober 2010 dan mulai berlaku enam bulan sejak tanggal diundangkan.

Kepala Bagian Humas Biro Umum, Hukum dan Protokol Setda Propinsi DIY, Biwara Yuswantana mengungkapkan, Pergub PRT tersebut merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia. Isi dalam Pergub tersebut semangatnya adalah kekeluargaan, seperti halnya yang tercantum dalam BAB III tentang Hubungan Kerja.

''Jadi Pergub tersebut mulai berlaku 1 April 2011. Dimana disana disebutkan hubungan kerja antara pekerja rumah tangga dan pemberi kerja berupa kesepakatan yang diwujudkan dalam Perjanjian kerja dengan mengedepankan hubungan yang bersifat kekeluargaan,'' ujarnya di Yogyakarta, Minggu (19/12).

19.16 | Posted in , , , | Read More »

Seniman Tampilkan Keistimewaan Budaya

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Seniman DI Yogyakarta mempertontonkan pertunjukan budaya sebagai bagian dari keistimewaan DIY. Tanpa orasi politik, para seniman dari beragam bidang seni unjuk kebolehan di hadapan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X. Keistimewaan Yogyakarta tidak memulu hanya aspek politik, tetapi juga merambah ke aspek lain seperti budaya.

Kamis (15/12/2010), puluhan seniman yang terdiri dari seniman tari, seni rupa, ketoprak, wayang, hingga teater tampil di Taman Budaya Yogyakarta. Seniman dari beberapa daerah seperti Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur juga turut memeriahkan suasana pementasan. "Keistimewaan Jogja tidak hanya aspek politik, tapi juga peradaban dan budaya," kata Sultan.

15.37 | Posted in , , , | Read More »

Sultan Siap Bertemu SBY

SLEMAN: Gubernur DIY Sri Sultan HB X menegaskan siap untuk menyamakan filosofi dan pandangan dengan SBY terkait keistimewaan DIY. Pihak UGM yang sebelumnya akan memfasilitasi dipersilahkan untuk mempertemukan kedua tokoh nasional tersebut.

Bahkan menurut Sultan, tiak hanya UGM saja yang boleh melakukan mediasi tetapi semua pihak dipersilahkan. “Kalau saya silahkan saja siapapun boleh,” katanya seusai meresmikan kantor cabang Pembantu Bank BPD DIY di Pakem, Kamis (16/12).

Sebelumnya rektor UGM Sudjarwadi mengatakan bahwa UGM siap Mensinergikan filosofi dan pandangan SBY dan SULtan terkait pengisian jabatan Gubernur DIY. Menurutnya SBY dan Sultan memiliki pandangan yang sama tentang keistimewaan DIY sehingga membutuhkan kombinasi pemikiran keduanya.

23.02 | Posted in , , , | Read More »

SBY-Sultan Harus Redakan Konflik

(SINDO) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sri Sultan Hamengku Buwono X harus melakukan dialog untuk mencari solusi atas polemik pengangkatan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dialog diperlukan untuk menurunkan ketegangan politik, khususnya yang terjadi di masyarakat Yogyakarta.”Keduanya harus bertemu empat mata, khusus membicarakan eskalasi politik di Yogya. Apa pun hasilnya, Presiden dan Sultan harus tampil di depan publik dengan suasana keakraban agar suasana menjadi cooling down,” ujar pengamat politik Universitas Paramadina Burhanudin Muhtadi kepada Seputar Indonesia (SINDO) di Jakarta tadi malam. Guru besar ilmu politik Universitas Gadjah Mada Ichlasul Amal mengingatkan situasi panas bisa bertambah panas jika masingmasing tetap ngotot pada prinsipnya. Dia sependapat bahwa yang dibutuhkan sekarang adalah bertemunya Presiden SBY dan Sultan untuk membicarakan masa depan DIY.

18.21 | Posted in , , , , , | Read More »

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya.

Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi.

"Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya.

12.39 | Posted in , , , , , , | Read More »

Ketua DPRD DIY: Kita Berpegang pada Keputusan Dewan

Yogyakarta - Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi menyatakan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY akan dipilih oleh DPRD. Namun Ketua DPRD DIY Youke Indra Samawi mengaku justru belum mengetahui apa pernyataan itu.

Saat ini, pihaknya hanya berpegang pada keputusan sidang pleno DPRD DIY yang baru saja ditetapkan. "Kalau soal itu, kami belum menderang, kami hanya berpegang pada keputusan kami saat ini," kata Youke.

Hal itu disampaikan Youke usai memimpin sidang pleno di kantornya, Jalan Malioboro, Yogyakarta, Senin (13/12/2010).

16.06 | Posted in , , , , , , | Read More »

Ribuan Rakyat DIY Tunggu Sikap DPRD Hari Ini

Belasan ribu orang akan berkumpul di depan Gedung DPRD DIY, menunggu sidang DPRD
VIVAnews - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DIY akan menggelar sidang paripurna istimewa dengan agenda utama mendengarkan mendengarkan pendapat fraksi-fraksi terkait dengan keistimewaan Yogyakarta hari ini, Senin 13 Desember 2010. Ribuan rakyat Yogyakarta akan menyimak sidang ini dari luar gedung melalui layar lebar.

"Kami siap menggelar sidang paripurna istimewa terbuka dengan agenda pokok mendengarkan pandangan fraksi tentang keistimewaan DIY," kata Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana, Minggu, 12 Desember 2010, kemarin.

Menurut Yoeke, pihaknya akan menyiapkan tempat bagi warga yang akan menyaksikan sidang terbuka beserta layar lebar yang dapat ditonton oleh ribuan warga yang akan memadati Gedung DPRD Provinsi DIY. "Secara teknis, kami sudah siap untuk menggelar sidang paripurna yang akan dihadiri oleh ribuan warga Yogyakarta."

15.41 | Posted in , , , , | Read More »

Gempa Bantul : PMI Bantul Sisir Cari Korban

BANTUL, KOMPAS.com- Petugas PMI Bantul, Yogyakarta, Sabtu (11/12/2010) malam ini, melakukan penyisiran di kawasan yang berpotensi terkena efek guncangan gempa bumi. Mereka melakukan patroli untuk mencari tahu kemungkinan adanya korban yang jatuh dan kerusakan bangunan.

"Saat ini kita masih menunggu laporan dari tim yang sedang melakukan penyisiran di lapangan, untuk mencari tahu apa ada korban dan kerusakan atau tidak," ujar Petugas PMI Bantul, Adi saat dikonfirmasi melalui telepon.

Menurut Adi, wilayah yang menjadi sasaran para petugas PMI adalah kawasan Imogiri, Plered, Sewon. Sementara untuk kawasan Parangtritis tidak menjadi titik konsentrasi patroli tim PMI.

"Meski dekat dengan titik gempa wilayah Parangtritis tidak menjadi konsentrasi kita, karena biasanya getaran efeknya ke utara dan timur, sementara Parangtritis lebih ke barat," tandasnya.

16.02 | Posted in , , , , | Read More »

Kemiskinan Bukan Takdir Allah yang tak Dapat Diubah

Republika.co.id | "Allah telah menganugerahkan kepadamu segala apa yang kamu minta (butuhkan dan inginkan). Jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya manusia sangat aniaya lagi sangat kufur." (QS Ibrahim [14]: 13).

Kemiskinan senantiasa menjadi isu sentral di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Negara-negara lain pun, termasuk negara adidaya, tak luput dari kemiskinan. Pun begitu dengan Indonesia. Negara kita setelah kemerdekaan hingga sekarang memiliki problem kemiskinan. Sebagai salah satu negara dengan jumlah Muslim terbesar, hendaknya kita berpikir untuk menyelesaikan kemiskinan dengan landasan nilai-nilai luhur keislaman.

Secara hakikat, seluruh manusia tak berada pada kemiskinan. Ayat yang dikutip di atas mengindikasikan semiskin dan sefakir apa pun seseorang, ia masih diberikan nikmat tak terhingga oleh Allah. Kendati mendapatkan kesulitan dalam memperoleh keamanan finansial, kita masih diberi nikmat-nikmat dalam bentuk lain. Kenikmatan tersebut dapat berupa kesehatan, umur panjang, dan memperoleh tempat teduh meskipun seadanya.

15.50 | Posted in , , , | Read More »

Jika Mau Bantu Belanda : HB IX Sudah Jadi Raja Mataram Raya

Krjogja.com | Bila ingin tahu seberapa besar jasa Sinuwun Sri Sultan HB IX terhadap NKRI, baca buku Perubahan Sosial di Yogyakarta. Buku yang diangkat dari disertasi almarhum Prof Dr Selo Sumardjan saat mengambil gelar doktor sosiologi di Cornell University limapuluh tahun lalu mengungkap banyak fakta tentang sikap dan tindakan HB IX saat menghadapi pemerintah kolonial Belanda, Jepang dan Pemerintah NKRI pada awal-awal kemerdekaan.

Sejarah yang sangat menarik adalah pada masa-masa menjelang dan awal kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Saat menakutkan bagi para raja di bumi Nusantara karena akan kehilangan kekuasaannya. Namun tidak demikian bagi Sri Sultan HB IX dan Sri Paduka Pakualam VII. Ketika raja-raja yang lain memilih menutup diri terhadap para pejuang revolusi, Raja dan Adipati di Yogyakarta justru langsung mengapresiasi keinginan para pemuda untuk merdeka. Bukan tahta dan kekuasaan yang menjadi dasar sikap Sultan Yogya dan Adipati Purapakualaman, namun kehendak rakyat yang mendambakan menjadi bangsa merdeka, terbebas dari penjajahan bangsa asing.

15.36 | Posted in , , , , | Read More »

Adik Sultan Resmi Mundur dari Partai Demokrat

Yogyakarta - Adik Sri Sultan Hamengkubowuno X, Gusti Prabukusumo resmi mundur dari Partai Demokrat. Gusti akan menyerahkan kartu tanda anggota sekaligus jabatan sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat DI Yogyakarta.

"Saya mundur sebagai ketua DPP PD DIY dan sebagai anggota Partai Demokrat. Saya tetap memegang teguh dan membela harga diri serta martabat ayah saya dan almarhum Pakulam VIII," ujar Gusti saat berpamitan dengan rekan-rekannya di Hotel Bifa, Jl Perintis Kemerdekaan, Yogyakarta, Rabu (08/12/2010).

Menurut Gusti, iming-iming jabatan gubernur utama yang ditawarkan pada Sultan hanya omong kosong. Posisi itu ibarat macan ompong.
Gusti mengaku lega dengan keputusan mundur ini. Dia merasa keputusan ini adalah yang paling tepat.

17.35 | Posted in , , , , , | Read More »

DPR Tunggu Draf RUU Keistimewaan Yogya

Sebelum runyam karena memperdebatkan yang belum jelas, DPR minta segera dikirimi draf RUU.

VIVAnews - Kementerian Dalam Negeri telah menyelesaikan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Keistimewaan Yogyakarta. Namun, draf tersebut belum bisa diajukan kepada DPR karena masih harus diserahkan kepada Sekretariat Negara untuk ditandatangani oleh presiden.

Meskipun demikian, Mendagri Gamawan Fauzi memberikan bocoran terkait isi RUU tersebut, di antaranya soal diadakannya posisi gubernur dan wakil gubernur utama yang terpisah dari gubernur dan wakil gubernur.

"Semakin runyam dan membingungkan. Sebaiknya pemerintah jangan banyak bicara, tapi segera kirimkan RUU tersebut kepada DPR agar bisa dibahas bersama," kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Ganjar Pranowo, kepada VIVAnews.com, di Jakarta, Selasa 7 Desember 2010.

17.16 | Posted in , , , , , | Read More »

Pelaku Wisata Jogja Harapkan Libur Akhir Tahun Ramai

HARIAN JOGJA: Kalangan perhotelan dan restoran di Jogja mengharapkan tetap bisa menjaring tamu dan menikmati panen turis pada liburan akhir tahun.

"Paskaerupsi Merapi dan penutupan bandara Adi Sutjipto kunjungan wisatawan nusantara [wisnus] maupun manca negara turun 50%. Tingkat hunian hotel juga anjlok dari 70% tinggal 20%," kata Djulkarnain, Ketua Jogja Tourism Forum, hari ini.

Menurut dia, tiga bulan sebelum akhir tahun, industri wisata biasanya sudah mengalami peningkatan okupansi hotel maupun tamu restoran.

Namun kini semua industri termasuk jasa bus wisata, rental mobil hingga pedagang kecil cukup menderita karena anjloknya kunjungan.

Syahrial Lubis, Director of Sales Hotel Hyatt Regency Jogja, mengatakan selama penutupan bandara praktis tamu hotelnya hanya dari kalangan LSM/NGO dari dalam dan luar negri.

07.18 | Posted in , , , , | Read More »

Bandara Adisutjipto Beroperasi Lagi Hingga Malam

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Setelah pengurangan jam operasi akibat letusan Gunung Merapi, Bandara kota Yogyakarta, Adisutjipto, akan beroperasi hingga malam hari seperti sebelumnya. Berdasarkan NOTAM Nomor B2162/10 Bandara Adisutjipto dinyatakan beroperasi normal setelah sempat hanya dari pukul 06.00-18.00 WIB pada 21 November hingga 3 Desember.

"Sejak dibuka kembali untuk melayani penerbangan setelah ditutup pascaerupsi besar Gunung Merapi, Bandara Adisutjipto hanya melayani penerbangan pada pukul 06.00-18.00 WIB, tetapi kini setelah status gunung tersebut diturunkan, maka bandara akan beroperasi secara normal," kata Manajer Operasi PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Halendra W di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengumumkan penurunan status Gunung Merapi dari "awas" menjadi "siaga" pada 3 Desember pukul 09.00 WIB, seluruh pihak yang berkepentingan di bandara melakukan rapat koordinasi.

17.20 | Posted in , , , | Read More »

Ribuan Warga Jogja Padati Kenduri Jogja

YOGYA (KRjogja.com) - Ribuan warga Yogyakarta, pagi ini (5/12) berkumpul di kawasan Titik Nol Yogyakarta. Mereka meramaikan perhelatan Kenduri Jogja untuk mengangkat pariwisata Yogyakarta yang sempat terpuruk akibat dampak erupsi Merapi.

Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto saat membacakan pernyataan warga Yogyakarta mengajak seluruh elemen tanah air dan dunia untuk kembali mengunjungi Yogyakarta. "Kini saatnya kita bangkit dari keterpurukan. Mari kita tunjukkan bahwa Kota Yogya layak untuk dikunjungi, kota yang nyaman dan aman bagi kita semua," tandasnya.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X yang datang bersama keluarganya juga menyampaikan hal yang sama. Yogyakarta sudah aman dari ancaman bencana, dan layak untuk dikunjungi kembali.

17.55 | Posted in , , , | Read More »

Keistimewaan Yogya : 71 Persen Rakyat Yogya Dukung Pilkada??

KOMPAS.com — Dirjen Otonomi Daerah Kemdagri Djohermansyah Djohan mengatakan, pemerintah memiliki dasar untuk keukeuh menentukan bahwa pengangkatan Gubernur DI Yogyakarta harus melalui pemilihan langsung karena rakyat Yogyakarta sendiri mendukung.

Djohermansyah mengatakan, survei tahun 2010 ini menunjukkan bahwa 71 persen rakyat Yogyakarta mendukung penyelenggaraan pemilihan langsung kepala daerah. "Oh ya, kalau survei, kita punya data survei, 71 persen rakyat Yogyakarta menghendaki pemilihan langsung. Itu contohnya," ungkapnya di sela diskusi mingguan Polemik di Warung Daun Cikini, Sabtu (4/12/2010).

Djohermansyah awalnya mengisyaratkan survei tersebut sebagai survei internal pemerintah. Namun, ketika didalami lagi, dia kembali meralat pernyataannya. Survei tersebut bukan survei internal pemerintah, tetapi sebuah hasil survei yang pernah dibacanya.

03.29 | Posted in , , , | Read More »

Status Merapi Turun Jadi Siaga

Yogyakarta - Status 'Awas' Merapi yang ditetapkan sejak 25 Oktober lalu pada pagi ini diturunkan. Level bahaya salah satu gunung paling aktif di dunia tersebut saat ini menjadi Siaga.

"Sudah Siaga pukul 09.00 WIB pagi," kata Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian ESDM, Surono, dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Jumat (3/12/2010).

Status bahaya level I atau aktif normal artinya berdasarkan pengamatan visual, kegempaan dan gejala vulkanik lainnya tidak memperlihatkan adanya kelainan. Level II atau waspada berarti ada peningkatan kegiatan berupa kelainan yang tampak secara visual atau hasil pemeriksaan kawah, kegempaan dan gejala vulkanik lainnya.

Di level III atau Siaga, terjadi peningkatan pengamatan kawah secara visual, kegempaan dan metode lain yang saling mendukung. Sedangkan level 4 atau Awas, letusan awal mulai terjadi berupa abu/asap. Hal ini akan diikuti letusan utama.

18.02 | Posted in , , , , | Read More »

Pemerintah Ngotot Pemilihan Gubernur DIY

Pemerintah kukuh pada opsi pemilihan untuk menentukan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) DIY, sesuai amanah UUD. Sementara, Presiden SBY mengisyaratan Sri Sultan HB X merupakan Gubernur DIY yang paling tepat untuk lima tahun mendatang.

Pilihan pemerintah terhadap mekanisme suksesi kepala pemerintahan DIY diputuskan melalui rapat kabinet paripurna tentang draf Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) DIY di Kantor Presiden, Kamis (2/12). Rapat itu memutuskan Sultan dan Paku Alam tidak lagi terlibat dalam pemerintahan DIY. Pasangan Gubernur dan Wagub DIY juga akan dipilih secara langsung oleh rakyat sesuai dengan amanah UUD.

Meski demikian, pemerintah menginginkan posisi Sultan tetap lebih tinggi daripada Gubernur. Menko Polkam Djoko Suyanto mengatakan Sultan dan Paku Alam tetap akan diposisikan sebagai tokoh sentral DIY walaupun kelak keduanya tidak akan lagi menjabat sebagai pasangan Gubernur dan Wagub.

17.07 | Posted in | Read More »

Waspadai Penyakit Pasca Erupsi Merapi

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kesehatan DIY menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai penyebaran penyakit pasca terjadinya erupsi Merapi. Pasalnya, permasalahan kesehatan seringkali tidak dihiraukan oleh mereka yang menjadi korban, karena lebih memprioritaskan hal lain.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinas Kesehatan Propinsi DIY, drg Daryanto Chadori M.Kes mengungkapkan, apabila masalah kesehatan tersebut tidak menjadi prioritas, maka dikawatirkan banyak penyebaran bibit penyakit yang mungkin terjadi karena penyebab utama lingkungan yang kurang sehat.

07.28 | Posted in , , , | Read More »

Kemendiknas Siapkan Rp 500 M untuk Bangun Sekolah di Lereng Merapi

| Erupsi Merapi telah menimbulkan banyak dampak bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat, tak terkecuali pendidikan. Untuk itu, Kementerian Pendidikan Nasional telah mempersiapkan dana setengah triliun rupiah untuk membangun kembali sarana dan prasarana sekolah, terutama di sekitar lereng Merapi.

“Sampai saat ini, Kemendiknas sudah merencanakan anggaran sekitar lima ratus miliar demi mengembalikan kegiatan belajar mengajar di wilayah Merapi,” ujar Harmanto selaku perwakilan dari Kemendiknas saat jumpa pers dengan wartawan di Media Center, Jl Kenari, Yogyakarta, Jumat (26/11/2010).

Hingga saat ini, kata Harmanto, Kemendiknas masih melakukan pendataan terkait sekolah-sekolah mana yang akan menjadi alokasi dana tersebut, baik di wilayah Yogyakarta maupun Jawa Tengah.

16.12 | Posted in , , , , , , | Read More »

Kemensos Minta Pendataan Penduduk Korban Merapi Dipercepat

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan jaminan hidup (jadup) bagi para pengungsi lutusan Gunung Merapi disesuaikan berdasarkan data dan fakta dari pemerintah daerah. Kemensos meminta pendataan dipercepat karena masa anggaran hampir mendekati tenggat.

“Kementerian Sosial tidak melakukan pendataan, yang melakukan pendataan adalah pemerintah daerah. Kemudian data tersebut kami verifikasi, barulah kami berikan jadup. Makin cepat data, makin baik,” ujar Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, Andi Haningdito, pada paparannya kepada Kepala BNPB dan dinas terkait lainnya di Kantor Pemda Klaten, Jateng, Kamis malam (25/11).

17.24 | Posted in , , , , | Read More »

Eks Pengungsi Merapi : Setengah Hidup Pascaerupsi...

KOMPAS.com — Aktivitas Merapi boleh mereda, sebagian pengungsi juga bisa pulang ke dusunnya, tetapi kegundahan masih bersama tiga ribuan siswa-siswi SD, SMP, hingga SMA di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Arya Rangga Yudha Rizki Pratama (11) salah satunya. Pengungsi Merapi di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu harus pindah sekolah lagi. Sepekan terakhir, pelajar kelas VI SD Negeri I Pakem, Sleman, itu menumpang belajar di SD Negeri Deresan di Kecamatan Depok.

Belum cukup kenal teman baru dan adaptasi, mulai Rabu (24/11/2010) ia harus pindah lagi ke SD Negeri Pojok yang lebih dekat dengan Stadion Maguwoharjo. ”Pusing sekali pindah-pindah sekolah begini,” kata Arya.

Kepindahannya seiring kepindahan sekitar 150 pengungsi GOR UNY ke Stadion Maguwoharjo, Depok. Sementara sekitar 600 pengungsi sudah dapat pulang ke rumah masing-masing karena telah dinyatakan aman.

Sejak erupsi Merapi 5 November, nasib sejumlah murid sekolah di Kabupaten Sleman terombang-ambing. Baru sepekan menumpang di satu sekolah, mereka harus pindah lagi.

21.22 | Posted in , , , | Read More »

Ujicoba UAN di Sekolah Lebih Sedikit

HARIAN JOGJA: Pelaksanaan uji coba ujian akhir nasional (UAN) di sekolah lebih sedikit dibanding lembaga bimbingan belajar. Uji coba ujian di sekolah hanya 7 kali sedangkan bimbingan belajar bisa menggelar uji coba sampai 12 kali.

Intensitas latihan itu menyebabkan kesiapan ujian siswa yang mengikuti bimbingan belajar lebih baik. Pandangan serupa mendorong animo siswa mengikuti bimbingan belajar terus mengalami peningkatan, terutama di masa mendekati ujian akhir.

Timbul Mulyono, Kepala Sekolah SMA 10 mengaku total uji coba UAN di sekolah mencapai 7 kali. Sekolah menggelar 1 ujian, musyarawah kerja kepala sekolah menggelar 3 ujian, dinas pendidikan Kota Jogja menggelar 2 ujian dan dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Dikpora) Provinsi DIY menggelar 1 ujian.

16.03 | Posted in , , , , | Read More »

Pemkab Sleman Kembangkan Lava Tour

YOGYA (KRjogja.com) - Pemerintah Kabupaten Sleman akan mengembangkan wisata lava atau lava tour untuk menggerakkan perekonomian setempat bila status Gunung Merapi kembali normal.

Komandan Tanggap Darurat Merapi Kabupaten Sleman, Widi Sutikno mengungkapkan kehidupan perekonomian masyarakt di lereng Merapi mengandalkan sektor pertanian dan peternakan. Namun, akibat erupsi kedua sektor itu tak bisa diandalkan sehingga harus mencari alternatifnya.

"Dibukanya akses bandara, diharapkan ekonomi warga Sleman segera Bangkit. Kami mengimbau warga untuk dapat membuka usaha. Dalam jangka kedepan, kami berfikir untuk mengembangkan potensi pariwisata pasca erupsi, yakni lava tour. Tentu saja ini setelah status waspada Merapi telas dicabut," ujarnya di Media Center BNPB, Minggu (21/11).

16.08 | Posted in , , , , | Read More »

Baru 3 Maskapai Beroperasi di Adi Sutjipto

Masyarakat masih menunggu kepastian kapan bandara beroperasi secara normal.
VIVAnews - Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, sudah mulai beroperasi, setelah hampir tiga pekan ditutup. Namun, baru sedikit maskapai penerbangan yang beroperasi di Adi Sutjipto ini.

"Resmi dibuka kemarin siang, tapi tidak serta merta bisa beroperasi," kata General Manager Bandara Adisutjipto, Agus Adrianto, ketika dihubungi VIVAnews, Minggu 21 November 2010.

Untuk hari ini, kata Agus, baru tiga maskapai yang secara resmi beroperasi di Adi sutjipto. "Ini sudah datang dan berangkat Garuda dari Denpasar dan sudah kembali ke Denpasar," kata Agus.

Selain Garuda, maskapai penerbangan AirAsia juga sudah beroperasi di Adi Sutjipto. Untuk AirAsia, lanjut Agus, tujuan Jakarta-Jogjakarta-Singapura.

18.37 | Posted in , , , , | Read More »

Merapi Stabil, Hujan Abu Turun dengan Intensitas Sedang

Yogyakarta - Radius aman dari puncak Gunung Merapi di beberapa kabupaten untuk saat ini sudah diturunkan. Tapi hingga kini, abu vulkanik yang menyelimuti rumah dan pepohonan di sekitar Merapi masih turun dengan intensitas sedang.

Dari data yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Sabtu (20/11/2010), pukul 19.00 WIB, abu awan panas turun dengan intensitas sedang di Manisrenggo pada pukul 14:50 WIB.

Gempa vulkanik mengalami sedikit peningkatan dari 19 kali pada Jumat kemarin menjadi 23 kali sepanjang hari ini. Peningkatan juga terjadi pada gempa multiphase. Terjadi tiga kali gempa multiphase setelah dalam dua hari ini 'absen' dari Merapi.

13.15 | Posted in , , , , , | Read More »

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas".

"Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 kilometer.

18.11 | Posted in , , , | Read More »

Yogyakarta Aman Dikunjungi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Yogyakarta aman dikunjungi. Aktivitas Gunung Merapi selama ini dinilai tidak berpengaruh terhadap kondisi Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Keamanan Yogyakarta dari aktivitas Gunung Merapi itu ditegaskan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Surono. "Yogyakarta aman-aman saja. Kalau tidak aman, kenapa saya tinggal di Jogja," ujarnya saat hadir dalam pertemuan Keluarga Public Relations (Kapurel) Jogja, Jumat (19/11).

Terkait dengan keamanan Yogyakarta , pada Jumat siang, radius bahaya letusan Gunung Merapi telah diturunkan. Di wilayah Kabupaten Sleman, misalnya, radius bahaya diturunkan dar i 20 kilometer menjadi 15 kilometer untuk wilayah sisi timur Sungai Boyong, dan 10 kilometer untuk wilayah di sisi barat Sungai Boyong.

Surono mengusulkan, untuk menghidupkan kembali perekonomian pascaerupsi Merapi, pemerintah pusat bisa mengalihkan semua kegiatan rapat ke DIY. Dengan begitu, hotel, rumah makan, pedagang hingga perajin bisa mendapat pemasukan.

04.40 | Posted in , , , , | Read More »

Pelayanan Kartu Kuning di Sleman per Hari 100 Lembar

| SLEMAN: Bencana letusan Gunung Merapi tidak berpengaruh pada permintaan Kartu Tanda Pencari Kerja atau Kartu Kuning di Kabupaten Sleman. Sampai saat ini pelayanan Kartu Kuning baik penerbitan baru maupun perpanjangan mencapai 100 lembar per hari.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Sleman, Kriswanto mengatakan peningkatan tersebut karena adanya penerimaan CPNS (calon pegawai negeri sipil) baru di DIY di akhir 2010 ini.

"Meski ada bencana merapi tapi permintaan masih tinggi sekitar 100 lembar per hari sehingga sampai saat ini mencapai 10.140 kartu kuning,” katanya dalam siaran pers yang diterima Harian Jogja, Selasa (16/11).

18.39 | Posted in , , , | Read More »

Tiga Hari Terakhir, Merapi Tak Keluarkan Awan Panas

YOGYA (KRjogja.com) - Kondisi Merapi yang terpantau sejak 15 November lalu hingga pagi ini relatif stabil. Bahkan, tercatat Merapi tak mengeluarkan awan panas. Meskipun demikian, status awas gunung Merapi belum dicabut karena kemungkinan erupsi masih bisa terjadi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandrio menyampaikan, secara umum intensitas letusan di gunung Merapi memang telah menurun dan tergolong stabil. Namun erupsi hingga kini belum terhenti yang ditandai dengan masih adanya gempa vulkanik, guguran maupun aktivitas tremor yang beruntun.

"Merapi memang sudah lewat menurun dibandingkan beberapa waktu lalu. Bahkan sampai pukul 06.00 pagi tadi belum tercatat adanya luncuran awan panas. Sementara gempa vulkanik telah terjadi 4 kali dan gempa tektonik sebanyak 2 kali. Tremor terpantau terjadi secara beruntun," ujarnya di Yogyakarta, Rabu (17/11).

02.25 | Posted in , , , | Read More »

Sultan Salat Ied Bersama Pengungsi di Maguwo

Jumlah hewan kurban yang akan dipotong sebanyak 22 ekor sapi dan 32 ekor kambing.
VIVAnews - Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, melaksanakan Salat Ied bersama sekitar 2.000 pengungsi di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu 17 November 2010.

Salat Ied di Stadion Maguwoharjo ini rencananya juga akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono. Namun hingga saat ini Agung belum tampak hadir.

Tidak berbeda dengan Salat Ied kemarin, hari ini, ribuan pengungsi dan masyarakat sekitar juga antusias mendatangi Stadion Maguwo. Bertindak sebagai imam dan khatib adalah mantan Rektor UIN Yogyakarta, Muhammad Amin Abdullah.

16.00 | Posted in , , , , , | Read More »

Mbah Rono: Menurunkan Status Merapi Tak Semudah Menaikkannya

DetikNews | Meski beberapa hari ini aktivitasnya stabil, Gunung Merapi masih dikenakan status awas. Penurunan status jadi lebih ringan, jauh lebih berat perhitungan dan tanggung jawabnya dibanding saat meningkatkan status.

"Kalau saya memutuskan menaikkan (status -red) dan ternyata tidak meletus atau tidak terjadi apa-apa, paling-paling risikonya dipecat. Tapi untuk menurunkan itu perkara lain," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG), Surono, di Yogyakarta, Selasa (16/11/2010).

Menurut pria yang belakangan akrab dipanggil Mbah Rono ini, penurunan status dari awas ke siaga akan sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis masyarakat. Padahal jika kondisi belum benar-benar aman dan ternyata terjadi mendadak maka jumlah korban dan kerugian akan jauh lebih besar.

06.28 | Posted in , , , , | Read More »

Pengungsi Merapi di Gunung Kidul Laksanakan Shalat Idul Adha

REPUBLIKA.CO.ID,GUNUNG KIDUL--Pengungsi letusan Gunung Merapi melaksanakan Shalat Idul Adha 1431 Hijriyah di posko Rest Area Bunder Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan penuh keterbatasan, Selasa. "Pengungsi di posko pengungsian Rest Area Bunder melaksanakan Shalat Idul Adha 1431 Hijriyah pada Selasa," kata Koordinator Lapangan Posko Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Bambang Isbandi, di Pasko Rest Area Bunder, Playen.

Shalat Idul Adha dilaksanakan dengan penuh keterbatasan yang dilakukan di sela-sela bangunan tenda di halaman joglo Rest Area Bunder yang digunakan untuk menampung bantuan logistik dan tenda pengungsi.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha tampak berlangsung secara khusuk dan khidmat serta diwarnai isak tangis dari pengungsi. Shalat Idul Adha dipimpin oleh imam dan khotib dari kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunung Kidul, Untung Santoso.

21.54 | Posted in , , , | Read More »

Desember, Pariwisata Di Recovery

Harian Jogja | Selain menghancurkan sejumlah desa, erupsi Gunung Merapi kali ini juga mengganggu kelangsungan sektor pariwisata DIY. Dua asosiasi yang berhubungan langsung dengan dunia pariwisata di DIY, PHRI dan Asita, menyiapkan program recovery untuk dilakukan Desember 2010.

Program tersebut sangat beragam, seperti kampanye Jogja aman, pemberian diskon hingga mendirikan Media Center Insan Pariwisata Jogja.

Namun, hasil dari program ini belum bisa diprediksi hasilnya, begitupun dana yang digulirkan. Semua masih dalam proses rembukan. Hanya saja, sejumlah pihak, termasuk Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY dan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) sudah menyiapkan langkah strategis untuk menyelamatkan pariwisata DIY.

Ketua PHRI DIY, Istidjab M Danunagoro, menjelaskan dampak erupsi Merapi sejak 26 Oktober lalu, memukul bisnis perhotelan. Tingkat okupansi turun hingga 50%, dibandingkan November tahun lalu. “November tahun lalu, tingkat kunjungan rata-rata 70-80 persen. Tahun ini hanya sekitar 40 persen saja atau minus 50 persen,” jelasnya kepada Harian Jogja, Jum'at (12/11).

15.23 | Posted in , , , , | Read More »

Hewan Kurban Bagi Pengungsi Merapi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian masyarakat Yogyakarta menyumbangkan hewan kurban mereka kepada para pengungsi korban letusan Gunung Merapi.

"Hingga hari ini ada delapan ekor kambing dan satu ekor sapi yang disumbangkan kepada pengungsi korban letusan Gunung Merapi," kata Ketua Pusat Pengadaan Hewan Qurban Angkatan Muda Muhammadiyah Kotagede Sigit Budiharjo di Yogyakarta, Senin (15/11/2010).

Ia mengatakan delapan ekor kambing tersebut merupakan sumbangan warga masyarakat sedangkan seekor sapi merupakan sumbangan salah satu partai politik.

"Mungkin mereka menganggap saat ini para pengungsi merupakan pihak yang paling membutuhkan bantuan. Terlebih lagi juga ada seruan dari pemerintah untuk memberikan kurban kepada para pengungsi yang tertimpa bencana alam," katanya.

06.36 | Posted in , , , , | Read More »

Penutupan Bandara Adi Sucipto Diperpanjang

“Dikhawatirkan abu bisa membuat mesin pesawat rusak dan jarak pandang (pilot) terbatas.”

VIVAnews – Penutupan Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, yang sebelumnya hanya sampai besok, Selasa, 16 November 2010, diperpanjang hingga Sabtu, 20 November 2010.

Perubahan ini dilakukan karena status Gunung Merapi masih awas sehingga potensi gangguan abu tetap ada.

“Dikhawatirkan abu bisa membuat mesin pesawat rusak dan jarak pandang (pilot) terbatas,” kata Manajer Operasional Angkasa Pura I, Halendra Woworuntu, saat dihubungi VIVAnews.com, Senin, 15 November 2010.

Halendra menambahkan, kewenangan perubahan kebijakan bandara ini bukan ada pada pengelola Adi Sucipto, melainkan langsung oleh Kementerian Perhubungan.

04.57 | Posted in , , , , | Read More »

Titik Api Diam Terus Tampak di Merapi

SLEMAN (KRjogja.com) - Titik api masih tampak di puncak Gunung Merapi dan sering terekam oleh kamera pengintai di pos pengawasan dalam dua hari terakhir terutama ketika cuaca cerah.

Berdasarkan laporan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, titik api diam terekam dari dua kamera CCTV yang dipasang di Pos Pengawasan Deles, Klaten dan Museum Gunung Merapi Sleman.

Titik api diam tersebut dilaporkan dapat diamati saat cuaca di puncak Gunung Merapi cerah dan tampak selama sekitar satu jam pada pukul 03.19 hingga 04.28 WIB Senin.

Pada Minggu (14/11), titik api diam dapat teramati sepanjang dini hari serta pukul 17.55 hingga 18.00 WIB, dan kamera CCTV dari Deles Klaten kembali merekam adanya titik api diam pada pukul 18.50 WIB.

18.24 | Posted in , , , | Read More »

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented