|

MUI DIY Tolak Peredaran Film Suster Keramas

YOGYA (KRjogja.com) – Dunia perfilman Indonesia kembali menuai sorotan dari masyarakat luas. Setelah MUI Samarinda, kini giliran MUI DIY yang mendukung langkah MUI Pusat untuk melarang film Suster Keramas besutan Maxima Pictures.

Meski belum mengetahui secara detail mengenai seluruh sekuel film horor-komedi ini, pihak MUI DIY tetap melarang jika terbukti berbau porno. “Kalau film tersebut mengumbar aurat, kami jelas keberatan. Apalagi kalau kasusnya sama seperti Miyabi yang akan main film di Indonesia beberapa waktu lalu,” ujar Sekretaris Umum MUI DIY Ahmad Mukhsin Kamaludiningrat saat dihubungi KRjogja.com, Minggu (3/1).

Lebih lanjut Akhmad Muhsin menjelaskan, kasus yang dimaksud serupa dengan Miyabi adalah, apabila Rin Sakuragi itu mengunjungi Indonesia, seperti rencana Miyabi waktu itu. Hal ini jelas sangat merusak image Indonesia, meski bintangnya datang dengan pakaian yang sopan.

Terkait kontroversi ini, hingga kemarin MUI DIY mengaku belum menerima rekomendasi maupun pemberitahuan dari MUI Pusat. Namun pihaknya tetap konsisten dalam melarang terbitnya film berbau porno. "Apapun yang berbau pornografi, tentunya akan memberi efek negatif terutama bagi kehidupan dan moral generasi muda. Dan jelas, adanya gambar porno adalah melanggar secara agama,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Ahmad Muhsin juga mengakui bahwa MUI sebenarnya tak memiliki kewenangan banyak dalam melarang penayangan sebuah film seperti itu. Sebab, hal tersebut sudah menjadi kewenangan pemerintah dengan menggunakan dasar kebijakan yang ada, yakni UU Pornografi yang sudah terbit tahun lalu. Dirinya juga menjelaskan, jika saat ini film tersebut bisa tayang di masyarakat, itu berarti sudah melalui uji sensor dari Lembaga Sensor Film (LSF). Dan dalam LSF tersebut, MUI sebenarnya juga harus dilibatkan.

“Intinya, kalau soal tayangannya yang mengandung unsur pornografi jelas MUI sangat keberatan jika hal tersebut ditayangkan. Dan yang lebih keberatan lagi, kalau sampai yang main dalam film tersebut (Rin Sakuragi) memang bintang porno dan datang ke Indonesia, apalagi ke Yogya,” tegasnya.

Film Suster Keramas ini dibintangi oleh salah satu pornostar asal Jepang, Rin Sakuragi. Dalam salah satu sekuel film karya Maxima Picture ini, Rin Sakuragi memperlihatkan kemolekan tubuhnya tanpa satu lembar kain yang menempel di badannya. Itulah Maxima, tak ada rotan, akar pun jadi. Gagal mendatangkan Miyabi, masih ada Rin Sakuragi. Bahkan, disebut-sebut, bintang porno Jepang ini sudah mengalahkan Miyabi dalam hal popularitas. Film ini telah dilaunching dan ditayangkan di seluruh bioskop di Indonesia sejak 31 Desember 2009 lalu, termasuk di Yogyakarta. (Dhi)

Posted by Wawan Kurniawan on 02.25. Filed under , , , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented