|

Bisnis Kos-kosan Makin Menggeliat

DEPOK: Bisnis kos-kosan kini semakin menjamur. Tingginya permintaan dari pelanggan membuat pemilik kos-kosan semakin berinovasi memberikan layanan. Bagi pencari kos-kosan yang memiliki budget pas-pasan mereka bisa mencari yang murah. Sementara bagi mereka yang berkantong tebal, kos-kosan mewah dengan fasilitas wah pun banyak bertebaran.

Kos-kosan Tectona House misalnya, memberikan layanan kepada para penghuni kos layaknya hotel berbintang. Tentu saja, para penghuni kos pun harus membayar mahal unuk mendapatkan aneka fasilitas yang disediakan. Menurut penuturan Udin, penjaga kos-kosan yang beralamat di Jl Wahid Hasyim, Pringgolayan, Condongcatur ini, ada 6 tipe kamar yang disediakan oleh pemilik kos dengan harga yang paling murah Rp600.000 hingga Rp1 juta per bulan.

“Fasilitasnya antara lain adalah lemari pakaian, kaca rias, meja dan kursi belajar, meja, TV, spring bed, dan kamar mandi di dalam. Beberapa tipe kamar juga dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan dan air panas,” ujar dia.

Tidak mengherankan kiranya jika kos-kosan ini dihuni oleh orang yang berada. Saat Harian Jogja memasuki komplek kos-kosan ini, ada belasan mobil mewah yang tengah parkir di depan halaman kos-kosan yang cukup luas tersebut. Menurut penuturan penjaga kos, mobil-mobil mewah itu adalah milik penghuni kos. “Yang kos di sini memang tidak semuanya kuliah di dekat sini. Ada juga yang kuliah di tempat yang cukup jauh seperti UGM,” ungkap dia.

Fasilitas hotspot
Kos-kosan yang memiliki 38 kamar ini juga dilengkapi dengan fasilitas hot spot. Namun untuk layanan yang satu ini penghuni kos masih dibebankan biaya sebesar Rp25.000/bulan. Begitu juga bagi penghuni kos yang ingin membawa barang-barang elektronik tambahan seperti dispenser, alat pemanas, komputer, ataupun kulkas, mereka juga diwajibkan untuk membayar biaya tambahan untuk beban tambahan arus listrik.

Berbeda dengan kos-kosan Tectona House, kos-kosan Kemuning yang beralamat di Jalan Seturan, tepatnya di belakang Kampus UPN Condongcatur memberikan layanan cukup unik. Selain fasilitas kamar, penghuni kos juga mendapatkan layanan laundry gratis. “Penghuni kos berhak mendapatkan fasilitas cuci baju gratis sebanyak dua stel per hari,” ujar Sugi, penjaga kos-kosan tersebut.

Kos-kosan ini sebulannya memiliki tarif Rp550.000 sampai Rp850.000. Yang membedakan tarif kamar adalah ketersediaan pendingin ruangan. Sementara mekanisme pembayaran kos dilakukan dua bulan sekali yakni bayar di depan.

Meski bergelimang rupiah, namun tak jarang pemilik kos berbuat curang tertuma dalam hal yang berbau retribusi dan pajak. Sebuah kos-kosan di Jalan Seturan II misalnya, dalam surat izinnya tertera bahwa jumlah kamar yang dikoskan hanya sebanyak 8, namun faktanya kos-kosan ini memiliki 38 kamar.
LOKASI KOS DI SLEMAN

Kawasan Tarif per bulan
Bulaksumur Rp200.000-Rp300.000
Samirono Rp200.000-Rp300.000
Pogung Rp200.000-Rp300.000
Karangmalang Rp200.000-Rp300.000
Seturan Rp200.000-Rp1,5 juta
Babarsari Rp200.000-Rp1,5 juta

Sumber: diolah

Oleh Esdras Idialfero Ginting
HARIAN JOGJA

Posted by Wawan Kurniawan on 15.42. Filed under , , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented