|

Jumlah Penumpang Adisutjipto Turun 4,17 Persen

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dibandingkan bulan Januari, jumlah penumpang di Bandara Adisutjipto Yogyakarta turun sekitar 4,17 persen. Penurunan diduga karena tidak banyak liburan selama bulan Februari. berdasarkan data pihak bandara, jumlah penumpang yang datang secara keseluruhan sebanyak 135.005 orang yang terdiri dari 127.140 penumpang domestik dan 7.865 penumpang internasional. Sedangkan penumpang yang berangkat berjumlah 128.390 orang terdiri dari 121.027 pen umpang domestik dan 7.363 penumpang internasional.

Penumpang datang turun sebesar 11,69 persen atau dari 8.906 penumpang di bulan Januari 2010 menjadi 7.865 penumpang pada bulan Februari 2010. Penumpang yang berangkat mengalami penurunan sebesar 19,22 persen, atau dari 9.115 penumpang di bulan Januari 2010 menjadi 7.363 penumpang di bulan Februari.

Saat ini Terminal Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta tengah diperluas dari sebelumnya 8.000 meter persegi menjadi 18.000 meter persegi dengan dukungan dana Rp 162 miliar. "Tujuan utama pengembangan dan perluasan kawasan terminal Bandara Adisutjipto tersebut untuk memenuhi kebutuhan karena meningkatnya aktivitas penerbangan, baik domestik maupun internasional," kata Manajer Operasional PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Halendra.



8.175 Petugas Siap Sensus Penduduk se-DIY

BANTUL, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik Provinsi DIY menyiapkan 8.175 tenaga untuk melakukan kegiatan sensus penduduk selama bulan Mei nanti. Mereka akan mendatangi rumah-rumah warga untuk menanyakan sejumlah informasi terkait data kependudukan.

Tenaga tersebut adalah tenaga kontrak dengan upah sekitar Rp 2-2,5 juta per bulan. Mereka hanya bekerja untuk mendata lapangan, sementara kompilasi data dikerjakan oleh karyawan BPS. "Kami terpaksa menggunakan tenaga kontrak karena SDM BPS sangat terbatas," kata Kepala BPS DIY, Suharno, Kamis (1/4/2010).

Ia menghimbau masyarakat untuk aktif mencari informasi soal sensus 2010. Jika masih ada yang belum tercacah, silakan segera menghubungi posko terdekat. Masyarakat juga diminta tidak memberikan imbalan apa pun kepada petugas. "Pastikan semuanya terhitung karena hasil sensus akan menjadi acuan dalam menyusun program-program pembangunan," katanya.


Posted by Wawan Kurniawan on 05.53. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels