|

Laga Persik-Persebaya Akhirnya di Yogyakarta

VIVAnews - Laga Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya akhirnya diputuskan akan digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Kamis 29 April 2010. Keputusan tersebut diterima kubu tim Macan Putih, Senin 26 April 2010 malam.

Meski mengaku dirugikan, kubu Persik tetap menerima keputusan tersebut. Rombongan Persik, kata Pelatih Agus Yuwono, sudah meninggalkan kota kretek tersebut sejak Selasa 27 April 2010.

“Jelas, keputusan ini merugikan kami karena seharusnya jadi tuan rumah. Dengan predikat tuan rumah, peluang untuk mendulang nilai sempurna sangat besar. Sekarang, kami harus melakoni partai hukuman, padahal kami sendiri tidak melakukan kesalahan. Ini bukan partai hukuman atau usiran, tapi pihak kepolisian setempat telah membuat keputusan yang tidak populer dengan asalan pengamanan pilkada,” sungut Agus pada GOSport.

Menurutnya, banyak jalan untuk tetap mementaskan pertandingan Persik dengan Persebaya di Kediri. Pertama, melarang pendukung Persebaya datang ke Kediri. Kedua, pertandingan tanpa penonton.

Sebab, menurut Agus, tak ada jaminan pertandingan di Yogyakarta berjalan aman karena tetap mudah dijangkau oleh kedua suporter. Bahkan, dalam analisa mantan pemain Persema Malang dan Arema Indonesia ini, persoalan baru bisa terjadi karena pendukung Persebaya selama ini bergesekan dengan Pasoepati, kelompok suporter Persis Solo.

Benahi Psikologis

Untuk meraih nilai penuh, pihaknya lebih banyak melakukan pendekatan pribadi kepada pemain. Ia mengaku pendekatan psikologis lebih tepat mengangkat untuk performa pemain karena motivasi tinggi bisa menghilangkan rasa lelah.

Di kubu Persebaya, Agus menunjuk John Tarkpor sebagai pemain paling berbahaya. Tarkpor yang menjadi pemain sentral lini tengah Persebaya, sama sekali tidak dimainkan saat babak penyisihan Piala Indonesia, pekan lalu.

Sementara itu, Pelatih Persebaya, Rudy Keeltjes mengaku sudah menyiapkan taktik dan strategi guna meredam permainan Persik. Pada laga ke-30 ini, kekuatan Persebaya dipastikan tidak utuh karena absennya Patricio Morales dan Djayusman Triasdi yang terkena akumulasi kartu kuning.

Pemain tengah Wijay juga masih dibekap cedera. Lalu, Taufiq masih ragu-ragu untuk kembali bermain setelah mengalami cedera engkel.

Laporan: Daniel Siahaan/GOSport

Posted by Wawan Kurniawan on 04.30. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels