|

Pemkot Razia Toko Alat Bantu Seks

YOGYAKARTA(SI) – Sembilan toko alat bantu seks di Kota Yogyakarta terancam ditutup karena tidak memiliki izin gangguan usaha (HO). Barang-barang yang dijual pun disita karena diketahui tidak memiliki izin edar.

Toko alat bantu seks yang terancam ditutup tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Di antaranya Giwangan, Kotagede, Gedongkuning, dan Kusumanegara.Toko-toko itu terjaring dalam operasi tematik yang dilakukan petugas Dinas Ketertiban (Dintib) Kota Yogyakarta selama Maret 2010. “Toko-toko itu tidak memiliki izin gangguan,” kata Kepala Bidang Pengendalian Operasi Dintib Kota Yogyakarta Nurwidi Hartana kepada wartawan kemarin. Dalam razia yang dilakukan selama Maret lalu, petugas ketertiban menyita puluhan alat bantu seks berupa obat-obatan dan dildo. Hal itu dilakukan karena barang-barang yang kebanyakan merupakan produk impor dari China itu tidak memiliki surat izin edar.

Saat ini alat bantu seks tersebut disimpan di Dintib dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Yogyakarta untuk dijadikan barang bukti. Menurut Nurwidi, toko alat bantu seks cukup vulgar dalam menjalankan usahanya. Sebagian besar nama toko dalam bahasa China. Cara kerja usahanya adalah pembeli harus memesan dulu baru kemudian dikirim. Barang-barang yang ada di toko hanya sebagian. Selain toko alat bantu seks, dalam operasi tematik selama Maret 2010, petugas merazia 19 salon kecantikan liar yang juga tidak mengantongi izin gangguan usaha.Pemiliknya telah melanggar Perda 2/2005 tentang Izin Usaha. “Saat ini tengah dilakukan penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dintib.

Pemilik dikenai ancaman denda sebesar Rp50 juta dan hukuman tiga bulan kurungan,”tandasnya. Penyidikan dilakukan dengan memanggil para pemilik usaha ilegal tersebut. Nurwidi meminta pemilik usaha itu memenuhi panggilan. Jika tidak datang pada pemanggilan pertama maka akan dilakukan pemanggilan kedua.Jika tetap tidak datang, pemanggilan ketiga dengan paksa akan dilakukan.

Kepala Seksi Operasional Dintib Kota Yogyakarta Bayu Laksono menambahkan,operasi tematik selanjutnya adalah merazia warnet, gameonline,dan playstation yang tidak memiliki izin gangguan. (abdul malik mubarak)

Posted by Wawan Kurniawan on 03.41. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels