|

Pilkada Sleman 2010 : Pemilih Pemula Buta Pilkada

Harian Jogja |SLEMAN: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman memiliki tugas yang berat untuk mendongkrak partisipasi pemilih pemula dalam Pilkada 23 Mei mendatang. Pasalnya sebagian besar pemilih pemula tersebut masih buta dengan urusan coblos-mencoblos tersebut.

Jumlah pemilih pemula pada pilkada mendatang juga tidak bisa dibilang sedikit. Dari total 780.000 nama yang tercantum di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), lebih dari 17.000 di antaranya merupakan pemilih pemula. Irwan Pamungkas, siswa SMAN 1 Cangkringan mengatakan, dirinya mengaku bahwa pilkada itu penting.

Namun sayangnya informasi mengenai pilkada, seperti siapa saja calon yang akan berkompetisi sama sekali belum diketahuinya. “Saya tahu pilkada itu memang penting, tapi saya belum tahu akan nyoblos calon yang mana. Saya juga tidak tahu calonnya siapa saja,” ujar warga Karangpakis, Wukirsari, Cangkringan ini, Selasa (27/4).

Selain masih buta dengan para calon, pemilih pemula seumuran Irwan juga rawan tindak kecurangan oleh tim sukses. Dari penuturan Irwan, beberapa hari yang lalu, dirinya sempat diundang oleh salah satu pasangan calon tertentu.

“Saya diundang tim sukses, tapi saya tidak tahu persis, itu pasangan yang mana. Pulang dari acara tersebut, saya disangoni Rp40.000,” ungkap siswa yang mengaku namanya sudah terdaftar di DPT ini. Lain halnya dengan Eri Tri Utomo, siswa SMAN 1 Prambanan.

Dituturkan, hingga saat ini dirinya belum mengetahui apakah sudah masuk dalam DPT atau belum. Padahal jika dilihat dari umur, dia sudah mencukupi karena sudah berumur 17 tahun. “Pilkada itu sendiri saya belum tahu secara pasti, apalagi kalau ditanya soal calon-calonnya, saya belum mengerti sama sekali,” ungkapnya polos.

Anggota KPU Sleman Hazwan Iskandar Jaya membenarkan bahwa para pemilih pemula cenderung masih buta soal pilkada. Karena itu pihaknya merasa perlu untuk menggelar sosialisasi bagi siswa-siswa SMA yang baru akan ikut memilih pada 23 Mei mendatang.

“Sosialisasi perlu dilakukan untuk memberikan pengetahuan pada pemilih pemula mengenai pilkada. Melalui sosialisasi tersebut mereka bisa mendapat pengetahuan mengenai demokrasi, teknis pemilihan dan dalam segmen terakhir ada simulasi,” kata dia.

Hazwan mengatakan, KPU rencananya akan menggelar sosialisasi kepada para pemilih pemula di tiga wilayah yang berbeda yang di Sleman Timur, Tengah dan Barat.

Sosialisasi tersebut melibatkan perwakilan dari sekolah-sekolah yang ada di Sleman Seperti diketahui, Pilkada Sleman 23 Mei mendatang akan diikuti oleh tujuh pasangan calon yakni Bugiakso-Kabul Mudji Basuki, Mimbar Wiyono-Cahyo Wening, Sukamto-Suhardono, Sri Purnomo-Yuni Satia Rahayu, Zaelani-Heru Irianto Dirjaya, Hafidh Asrom-Sri Muslimatun, dan Ahmad Yulianto- Nuki Wakhinadatun.(sig)

Posted by Wawan Kurniawan on 17.54. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels