|

16 Desa di Sleman Masih Tertinggal

SLEMAN: Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI menemukan terdapat 24 desa tertinggal di Sleman. Jumlah itu yang terbesar dibandingkan Bantul (13 desa), Gunungkidul (21 desa), Kulonprogo (9 desa), dan Kota Jogja. Ironisnya, desa tertinggal itu banyak letaknya di wilayah yang berbatasan dengan perkotaan.

Hasil perhitungan dari Kementrian PDT itu berdasar atas pertimbangan kriteria perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, infrastruktur dan aksesibilitas.

Hasil tersebut dinilai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman tidak sesuai dengan realitas. Dengan argumentasi, wilayah Sleman banyak yang sudah mengalami tingkat kemajuan mulai dari sarana dan prasarana, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan keadaan sosial ekonomi penduduk.

Kepala Bidang Perdesaan Bappeda Sleman Dwi Anta Sudibya mengatakan melihat hasil penelitian yang dilakukan Kementerian PDT yang menyatakan Sleman tertinggi dibanding Gunungkidul, Kulon Progo dan Bantul, tentu saja mempermalukan Sleman. Padahal jika dilihat secara kasat mata, wilayah Sleman sudah mengalami kemajuan yang signifikan.

“Atas hasil temuan itu kami melakukan verifikasi data, dengan hasil jumlah desa tertinggal hanya 16 desa dan bukan 24 desa,” ungkap dia kepada wartawan ketika ditemui di kantornya, Jumat (30/4).(Harian Jogja/Theresia Tuti Andayani)

Posted by Wawan Kurniawan on 15.00. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels