|

Gameloft International Pilih Jogjakarta sebagai Kantor Perwakilan di Indonesia

Banyak SDM Kreatif, Siap Rekrut 250 Orang

Sebutan Jogjakarta sebagai gudangnya orang kreatif, tampaknya tak salah. Ini terbukti dengan keputusan Gameloft International, sebuah perusahaan mobile game, membuka perwakilan di Indonesia, dengan Jogjakarta sebagai kantor cabangnya.

Gameloft adalah sebuah perusahaan pembuat mobile game atau game khusus untuk handphone yang berdiri sejak 1999. Perusahaan asing ini berpusat di Perancis. Mulai bulan depan, Gameloft Indonesia sudah mulai berdiri dengan kantor pusatnya di Jogjakarta.

General Director Group Studio Manager Gameloft (Asia-Pasifik) Sebastian Auligny mengatakan, Gameloft tertarik masuk Indonesia, khususnya Jogjakarta karena melihat sumber daya manusia (SDM) yang cukup banyak.

''Setelah melakukan survey, di Jogjakarta banyak sekali SDM untuk bidang game. Selain itu, pangsa pasar juga cukup banyak, khususnya di kalangan mahasiswa,'' kata Sebastian saat presentasi di Jogjakarta kemarin (22/9).

Sebastian menambahkan, saat ini sudah ada 10 studio produksi milik Gameloft di seluruh dunia. Dengan penambahan satu lagi di Jogjakarta, akan menambah jaringan product studio. Hingga tahun ini, Gameloft telah menghasilkan 200 produk game mobile dan support 1.200 handset (ponsel).

Gameloft mempunyai target membidik 4 miliar handset untuk menggunakan game produksinya pada 2012. Perusahaan ini telah memekerjakan 4.000 orang dan saat ini bisa menjual tiga macam game setiap detiknya secara online.

Permainan digital bikinan Gameloft tidak hanya diaplikasikan pada ponsel. Beberapa game kini juga merambah komputer, game station, dan beberapa waktu lalu sudah masuk ke jejaring sosial seperti Facebook. ''Game yang telah kami produksi di antaranya Gangstar, Hero of Sparta, Terminator Salvation, Shrek, dan lain-lain,'' katanya.

General Manager Gameloft Indonesia Juan Pablo menambahkan, perusahaan Gameloft juga mengajak penggemar game berkreasi dan menjadikan industri game sebagai karier. Gameloft yang akan membuka studio game di Jogjakarta berencana merekrut 250 orang dalam setahun mendatang secara bertahap.

''Ada beberapa lowongan kerja bagi mahasiswa yang sudah lulus dan masyarakat luas untuk mengajukan lamaran. Rencananya, tanggal 24 dan 25 September ini kami membuka lowongan untuk game programmer, game tester, 2D graphic artist, game designer, dan video game producer. Acara Carrier Fair akan dilakukan di Gedung Wanitatama dan yang melewati tes akan menjadi karyawan Gameloft,'' kata Juan.

Juan menegaskan, pihaknya telah berkeliling ke beberapa kampus. Pihaknya tertarik untuk merekrut alumnus dari berbagai universitas di Jogjakarta karena lulusannya berkualitas dan cocok bagi perusahaan ini. Nantinya studio Gameloft di Indonesia akan berada di Pasifik Building di Jalan Laksda Adisutjipto Jogjakarta.

Ketua International Game Development Asosiation (IGDA) Samuel Henry mengatakan, di Jogjakarta sudah ada belasan produser game. Mereka biasa menjual karyanya ke luar negeri dan biasanya untuk produk online.

''Gamer (penggemar game) di Jogjakarta tergolong tinggi. Di kota ini, game center-nya juga paling tinggi di seluruh Indonesia. Lebih dari 100 game center (kriteria di atas 40 PC) berada di kota ini. Ini belum dihitung game center yang kurang dari 40 PC,'' kata Samuel.

Artinya, lanjut Samuel, kehadiran Gameloft Indonesia menjadi sesuatu yang positif yaitu terbukanya lapangan pekerjaan dan industri ini akan dilirik banyak orang. Selain itu, game yang kerap dicitrakan sebagai sesuatu yang negatif bisa menjadi sesuatu yang menguntungkan.

''Bagi studio atau pembuat game Jogjakarta bukanlah sesuatu yang akan menyaingi mereka. Tapi justru akan menjadi mitra mengembangkan industri game di Indonesia,'' katanya. ***

HERU SETIYAKA, Jogja



Posted by Wawan Kurniawan on 19.39. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels