|

Awas, Magma di Perut Merapi Perlu Dicermati

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Letusan Gunung Merapi yang terus menerus sulit diprediksi. Namun, yang perlu dilakukan adalah mencermati magma yang terkandung di dalam perut gunung ini."Langkah yang perlu dilakukan saat ini adalah memperkirakan magma yang masih terkandung di perut bumi, khususnya di dalam perut Gunung Merapi," kata ahli vulkanologi dari Universitas Kyoto, Jepang Masato Iguchi, di Yogyakarta.

Menurut dia, masalah seperti ini sering ditemui di berbagai letusan gunung berapi lainnya, bukan hanya Gunung Merapi. "Oleh karena itu, ke depan yang juga perlu dicermati adalah kondisi magma di perut Merapi," kata Iguchi di kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta.

Meski demikian, ia memuji langkah yang diambil Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), karena mampu melakukan prediksi cukup tepat sebelum terjadi letusan pada 26 Oktober 2010, dimana sehari sebelumnya PVMBG memutuskan menaikkan status aktivitas Merapi dari "siaga" menjadi "awas".

"Merupakan langkah tepat dari PVMBG yang menaikkan status menjadi 'awas'," kata dia yang berencana membantu memantau letusan gunung di perbatasan wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini.

Red: Krisman Purwoko
Sumber: ant



Posted by Wawan Kurniawan on 17.10. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels