Selasa, 21 Desember 2010

Diperkirakan 190 ribu penumpang akan menggunakan jasa kereta api pada saat Natal.
VIVAnews - Ratusan penumpang kereta api yang diberangkatan dari stasiun kereta api di wilayah Daops VI Yogyakarta dipastikan tidak terangkut saat libur Natal dan Tahun Baru 2011.

Sebabnya, PT KA Daops VI Yogyakarta tidak lagi mengoperasikan kereta api ektra. Hal ini karena sejumlah rangkaian kereta baik kelas bisnis dan eksekutif dalam proses perbaikan rutin.

"Kita memperkirakan sekitar 500 penumpang kereta kelas komersial (kelas bisnis dan kereta) tidak terangkut dari berbagai stasiun kereta api yang berada di wilayah Daops VI Yogyakarta," kata Eko Budianto, Kepala Humas, PT KA Daops VI Yogyakarta, Jumat, 17 Desember 2010.

Eko memperkirakan jumlah penumpang pada saat liburan Natal dan Tahun Baru 2011 akan mengalami peningkatan hingga 3 persen. Atau dari 188 ribu penumpang menjadi 190 ribu penumpang. "Kita berharap para pengguna jasa kereta api agar memesan tiket jauh-jauh hari agar masih mendapatkan tiket. Tiket dapat dipesan 1 bulan sebelum hari keberangkatan," jelasnya.

Pihaknya, kata Eko hanya akan memaksimalkan rangkaian kereta yang ada agar penumpang masih dapat terangkut meski tidak dalam jumlah yang banyak. Satu rangkaian kereta yang biasanya hanya 8 hingga 9 gerbong akan dimaksimalkan hingga 12 gerbong. "Kita berharap masyarakat yang akan merayakan natal dan tahun baru dapat terangku semua," ujarnya.

Lebih lanjut Eko menyatakan menjelang libur Natal dan Tahun Baru pihaknya telah melakukan pengecekan sarana dan prasarana agar tidak gangguan baik teknis maupun non teknis. "Untuk kenaikan tarif kereta hanya untuk kereta kelas komersil hingga batas atas, sedangkan untuk kelas ekonomi tidak ada kenaikan harga tiket kereta," ujarnya.

Laporan: Juna Sanbawa | Yogyakarta

1 komentar:

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.


EmoticonEmoticon