Pemukiman Baru Warga Kinahrejo Mulai Dibangun

YOGYAKARTA, KOMPAS.com -- Sebanyak 81 hunian tetap bagi 81 keluarga korban erupsi Gunung Merapi dari Dusun Kinahrejo atau Pelemsari, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, mulai dibangun Desember ini di Dusun Karangkendal, Desa Umbulharjo, yang berada di luar kawasan rawan bencana erupsi Gunung Merapi. Pascaerupsi Gunung Merapi tahun lalu, sebanyak 81 keluarga di Dusun Kinahrejo atau Pelemsari, tempat tinggal almarhum juru kunci Merapi Mbah Maridjan memutuskan untuk membeli lahan relokasi secara swadaya.

Proses relokasi mandiri warga Kinahrejo di Dusun Karangkendal, Desa Umbulharjo, secara khusus diamati Tim Ekspedisi Cincin Api dari Kompas akhir Desember ini. Sebelum pemerintah membangun hunian tetap bagi warga korban erupsi Merapi, warga Kinahrejo membeli tanah secara swadaya di Dusun Karangkendal.

Untuk membeli tanah, setiap keluarga mengumpulkan uang sekitar Rp 2,5 juta. Uang tersebut kemudian ditambah dengan dana kas dusun sebelum akhirnya dibelikan sebidang tanah. Setiap keluarga mendapat jatah 100 meter persegi yang kemudian dibangun dengan pembiayaan dari sejumlah donatur. Sumber Berita & Gambar : Kompas Online

20.25 | Posted in , , | Read More »

Polisi Bantul Buru Dua Tahanan Kabur

Bantul - Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Rabu (28/12) malam masih mengejar dua tahanan polres yang kabur pada Selasa pagi. 

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Bantul Kompol Aap SinwanYasin di Bantul, Rabu, mengatakan informasi terakhir yang diperolehnya, sejumlah anggota Polres Bantul telah mengejar dua tahanan itu hingga ke wilayah Kabupaten Klaten (Jawa Tengah), dan Surabaya (Jawa Timur).

"Kami juga berkoordinasi dengan Polres Kuningan (Jawa Barat) tempat asal tersangka Dahuri, dan beberapa Polres lainnya. Kami sudah menyebarkan daftar pencarian orang (DPO) ke jajaran Polsek dan sekitarnya," katanya.

Menurut dia, selain mencari informasi ke luar wilayah Bantul, pihaknya juga telah menghampiri keluarga kedua tahanan yang kabur itu, teman-teman mereka, maupun yang berhubungan dengan kedua tahanan tersebut.

Ia mengatakan dalam pemeriksaan terakhir, pihaknya memperkirakan yang mengajak untuk kabur adalah Dahuri. Perkiraan itu muncuk, karena saat ditahan selama seminggu di Polsek Kretek, Bantul, tersangka juga pernah berusaha kabur sekali.

"Tingkat stresnya juga tinggi, berulangkali tersangka frustasi ingin sekali keluar. Jadi ini memang kelengahan kami, seharusnya ketika menjadi tahanan Polres, penjagaan harus lebih ketat," katanya.

Menurut dia, selain melakukan pengejaran terhadap kedua tahanan itu, pihaknya juga sedang memproses dua petugas jaga, yang masing-masing berpangkat briptu dan bripka. Jika selesai pemeriksaan dan pemberkasan, pihaknya akan segera menggelar sidang disiplin.

Meski begitu, kata dia, pihaknya belum tahu apa sanksinya. Sedangkan bentuk-bentuk hukuman antara lain penundaan kenaikan pangkat, penundaan pendidikan, dan penahanan di sel khusus. "Nanti saya yang akan pimpin sendiri sidangnya," katanya.

Dua tahanan dari 17 tahanan Polres Bantul kabur dengan cara merusak atap teralis besi ruang olahraga di kompleks sel Mapolres setempat. "Kaburnya dua tahanan itu murni akibat keteledoran petugas jaga ruang tahanan, sebab tahanan di sel bisa bebas mengakses ruang olahraga dan ruang mandi cuci kakus (MCK) di kompleks sel Polres," katanya.

Selain itu, kata dia, selama di ruang tahanan Polres Bantul, tahanan juga tidak diwajibkan mengenakan baju seragam, sehingga warga sekitar tidak mengenali tahanan yang kabur karena mereka keluar dengan pakaian biasa.

Menurut dia, dua tahanan tersebut yakni Budi Santoso alias Darso warga Karangsemut, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, yang dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal hingga selama 12 tahun penjara.

Kemudian Dahuri warga Kuningan, Jawa Barat, yang dijerat dengan Pasal 372 KUHP dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan yang ancaman pidananya maksimal empat tahun penjara. (Ant/OL-2)

Sumber : Media Indonesia

19.07 | Posted in , , | Read More »

Mahasiswa Ditangkap Gara-gara Beli Ganja Patungan

SLEMAN - Enam mahasiswa Perguruan Tinggi dan Swasta di Yogyakarta ditangkap anggota Ditreskrim Polda DIY. Mereka kedapatan patungan membeli ganja dari seorang pengedar di daerah Jalan Kaliurang.

Mereka antara lain; Mereka masing-masing Tito (22) warga Sendangadi, Mlati, Mierlan (21) warga Maguwoharjo, Anugrah (23) warga Maguwoharjo, Holan (21) Riky (21), Apriadi (22) ketiganya kos di daerah Kasihan Bantul.Dari pemeriksaan kepada tersangka diketahui, mereka sudah membeli sebanyak 81,62 gram ganja untuk dikonsumsi.

"Penangkapan dilakukan di Jl.Kaliurang Km 6, Kolombo, Condongcatur, Depok. Satu dari mereka ditangkap saat berhenti di pom bensin,"kata Direskrim Narkoba Polda DIY Kombes Pol Widjanarko, Rabu (28/12/2011). Pengakuan tersangka uang tertangkap ganja akan digunakan bersama di kost milik Mierlan di Maguwoharjo Depok. selanjutnya, polisi berhasil menangkap kelima tersangka lain. (*)

Sumber : Tribun Jogja
Sumber Gambar : Google Image Search

09.42 | Posted in , , | Read More »

Sri Sultan Buka Sekaten Tahun Wawu 1945

YOGYA (KRjogja.com) - Pasar Malam Perayaan Sekaten Tahun Wawu 1945 (2011-2012) sore ini dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Acara yang digelar di Alun-Alun Utara Yogyakarta ini akan berlangsung hingga tanggal 5 Februari mendatang.

Dalam sambutannya gubernur berharap ajang sekaten yang kedua di tahun 2011 ini dapat menciptakan harmoni antar beberapa sektor, diantaranya ekonomi, budaya, dan religi. Dalam kehidupan sehari-hari, ketiga hal ini sebenarnya telah terwujud dan tergambar lewat keberadaan Masjid Gedhe sebagai pusat religi, kraton sebagai pusat budaya, dan Pasar Beringharjo sebagai pusat ekonomi.

"Ketiganya bertemu di ruang publik Alun-Alun Utara, tempat diselenggarakannya sekaten. Karena itu, tema Harmoni Ekonomi Budaya dan Religi diangkat, untuk mengingatkan kita terhadap akar dan jati diri bangsa," ujarnya, Rabu (28/12).

Sultan juga mengimbau warga Yogya untuk dapat bersama-sama membangun nilai, dengan menegakkan aturan. Selain itu, warga Yogya juga harus dapat melestarikan nilai budaya yang masih relevan, yang bisa terus digunakan.

"Yang telah usang cukup dimasukkan ke museum, tetapi harus tetap dikenang sebagai budaya bangsa," imbuhnya.

Sementara Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menerangkan, sejarah sekaten adalah sejarah syiar dan penyebaran agama islam oleh Sunan Kalijogo. Proses penyebaran Islam dilakukan secara damai dan harmonis dalam balutan kebudayaan bangsa yang sudah ada.

"Masyarakat tidak merasa tercabut dari akar budaya, tapi menyatu dalam harmoni dan budaya. Saat ini sekaten sebagai bentuk kegiatan masal, diharapkan tetap bisa menjadi event promosi wisata dan penguatan ekonomi rakyat yang senantiasa diperingati tiap tahun," ujarnya.

PMPS kali ini diisi oleh berbagai pertunjukan, diantaranya pentas musik religi, keroncong, wayang, ketoprak, hingga pengajian umum di Masjid Gede tiap Jumat malam. Guna lebih mengairahkan transaksi ekonomi, kali ini pengunjung tidak dipungut biaya tiket masuk area PMPS. (Den)

Sumber Berita : Krjogja.com
Sumber Foto : http://ringankokoh.wordpress.com

20.16 | Posted in , , | Read More »

Demo Tragedi Bima, Malioboro Macet

Ratusan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi longmarch di sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta. Aksi massa yang tergabung dalam Front Rakyat Anti Tambang (FRAT) itu sempat memblokade jalan di depan Mal Malioboro. AKibatnya, jalan utama lokasi wisata itu macet. Pantauan VIVAnews.com, di sepanjang aksi longmarch di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Selasa 27 Desember 2011, mereka melakukan aksi teaterikal. Demonstran memeragakan teaterikalaksi pemukulan dan penembakan aparat dalam pembubaran demo di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat. Dalam orasinya massa menuntut mereka yang terlibat agar dicopot dari jabatannya dan diadili di pengadilan. "Pembubaran paksa dan penembakan warga yang unjuk rasa di Bima adalah pelanggaran HAM berat, maka dari itu aparat Kepolisian harus bertanggung jawab," kata salah satu demonstran dalam orasinya. Massa juga mendesak agar Bupati Bima mencabut izin yang diberikan kepada PT SMN dan PT IMCP untuk penambangan emas di Kecamatan Lambu dan Kecamatan Sape, Bima, NTT. Menurut Demonstran, izin pertambangan itu disinyalir penyebab konflik yang terjadi dalam bentrokan yang menewaskan dua demonstran pada Sabtu 24 Desember kemarin. Dalam pembubaran demonstrasi itu, polisi menetapkan 47 demonstran sebagai tersangka. "Kami menuntut kepada Bupati Bima untuk segera mencabut SK Bupati no 188/45/357/004/2010 tentang eksplorasi pertambangan emas di kecamatan Lambu dan kecamatan Sape," kata Munazar, Koordinator Umum Front Rakyat Anti Tambang di lokasi. Sumber berita & Foto : Vivanews

19.05 | Posted in , | Read More »

Libur Natal, Yogyakarta Dibanjiri Wisatawan

YOGYAKARTA– Memasuki liburan Natal dan Tahun Baru Wisatawan sudah mulai terlihat berdatangan ke Yogyakarta,kemarin. Banyaknya kendaraan dari luar kota yang datang menjadikan arus lalulintas di Kota Gudeg menjadi bertambah padat.


Wisatawan yang datang,dari pantauan di lapangan terlihat memusat di wilayah Jalan Malioboro dan juga alun-alun Utara Yogyakarta, tempat berlangsungnya Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS). Kepadatan arus lalu lintas mulai terlihat di sejumlah titik di antaranya di Jalan Suryotomo,Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Ahmad Dahlan, dan Jalan Senopati.

Kasatlantas Polresta Yogyakarta Kompol Bambang Sukmo Wibowo menilai meski di beberapa titik terlihat padat,arus lalu lintas tetap berjalan lancar.Selain pengamanan di seputaran jalan menuju lokasi wisata, diakui pengamanan sejauh yang dilakukan kemarin masih difokuskan di lokasi dekat gereja. “Pengalihan arus sejauh ini dilakukan di dekat gereja Kota Baru,” paparnya.

Untuk pengaturan lalu lintas Polresta Yogyakarta menggunakan sistem pembagian tiga zona masing-masing zona poros utama atau jalanan dalam kota, poros penyangga yakni jalanan menuju dalam kota dan dan poros pendudukung yakni jalan menuju poros pendukung.Satuan lalu lintas yang yang ada disiagakan disetiap titik dalam poros itu.

“Solusi jika terjadi kepadatan dilakukan dengan pemecahan arus, tapi dengan adanya Jembatan Kleringan yang baru kita akui dapat mengurangi kepadatan menuju Malioboro, ”ulasnya. Banyaknya wisatawan luar kota yang datang dengan mobil pribadi maupun bus juga terlihat dari kondisi area parkir di sekitar kawasan Maliboro seperti parkir Abu Bakar Ali dan parkir Senopati.

Sejumlah bus dan kendaraan pribadi hamper memenuhi area parkir.“Mulai hari ini sudah terasa banyak wisatawan yang adatang, dan didominasi dari luar kota,”kata Edi Susanto, pengelola parkir Abu Bakar Ali. Menurut Edi, untuk musim liburan Natal dan Tahun Baru untuk bus bisa mencapai 30 armada di hari biasa dan 40 armada di hari Sabtu.

Diprediksi wisatawan terus meningkat dan mengalami puncak di antara tanggal 1 januari 2012. “Kita ambil solusi jika sudah penuh, parkir kita alihkan ke lokasi lain,”paparnya. muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

20.39 | Posted in , , | Read More »

Masya Allah : Sumpeno Bunuh Dua Anaknya Lantas Gantung Diri

SLEMAN -  Diduga akibat masalah keluarga, Sumpeno (34), warga RT 1, RW 30, Dusun Biru, Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, tega membunuh dua anaknya yang masih kecil.  Setelah itu, Sumpeno gantung diri,  Jumat (23/12/2011).

Kejadian ini memperoleh perhatian serius dari aparat kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Sleman. Bahkan Bupati Sleman, Sri Purnomo, dan Kapolres Sleman, AKBP Irwan Ramaeni, pun langsung meninjau lokasi kejadian.

Irwan membenarkan dugaan kejadian tersebut dipicu oleh masalah keluarga. Ketika ditemukan, jenazah dua anak terbaring di atas dipan tanpa kasur. Bg (6), anak pertama, ditemukan dengan lidah menjulur keluar, sedangkan adiknya Az (4), ditemukan tak bernyawa dengan luka pada bagian kepala.

"Diduga kuat yang lelaki dicekik, sedangkan adiknya dibunuh menggunakan linggis yang dipukulkan ke kepala,"

Menurut kesaksian para tetangganya, malam sebelum kejadian, Sumpeno dan istri terlibat pertengkaran hebat. Bahkan para tetangganya sampai heran lantaran hingga pukul 23.00 WIB  masih terdengar suara barang-barang yang dilemparkan.

"Sudah sering bertengkar, tapi kami gak nyangka bisa sampai senekat itu. Kami curiga sudah jam delapan pagi tapi tak ada aktivitas apapun di rumahnya. Setelah dicek, ternyata sudah ditemukan tak bernyawa," ungkap seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya. (*)

18.40 | Posted in , | Read More »

Draf RUUK Yogyakarta Dinilai Bisa Puaskan Masyarakat

DetikNews - Pembahasan Rancangan Undang-undang Keistemewaan (RUUK) Yogyakarta hampir selesai. Namun masih ada dua masalah yang harus diselesaikan yakni, status pertanahan dan pengisian jabatan.

"Masalah pertanahan tinggal menyelesaikan tentang istilah, subyek hak atau badan hukum. Satu masalah lagi yaitu tentang pengisian jabatan gubernur yang akan datang," kata Pakar Hukum Tata Negara Satya Arinanto menjelaskan kemajuan draft RUUK DIY dalam diskusi 'Mau Dibawa Ke mana RUUK DIY?' di Press Room 2 DPR RI, Kamis (22/12/2011).

Satya menilai arah penyelesaian RUUK ini akan berdampak positif bagi masyarakat Yogya. Dari draft pembahasan yang sudah dibacanya, khususnya terkait pertanahan, Satya menilai RUUK ini akan memuaskan masyarakat Yogya.

"Mengenai masalah pertanahan sebenarnya sudah ada di peraturan sebelumnya, malah akan diperkuat di undang-undang ini. Jadi nanti akan diperjelas status pertanahan daerah istimewa Yogyakarta," jelas Satya.

RUUK Yogyakarta sudah tertunda selama hampir 10 tahun. Kemajuan pembahasan ini tentu menjadi kabar yang ditunggu-tunggu masyarakat Yogyakarta. Sumber : detiknews

19.13 | Posted in , | Read More »

2 ATM Dilempar Bom Molotov-Seorang Nasabah Luka Bakar

SLEMAN – Bom molotov dengan sasaran anjungan tunai mandiri (ATM) kembali mengguncang Sleman. Kemarin, dua ATM BRI dan BNI di Jalan Magelang Km 7 menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh dua orang tak dikenal. Pelaku diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha RX King. Selain menghanguskan tembok dan jaringan listrik ATM, bom molotov tersebut juga melukai Tuti Alfiah, seorang nasabah yang baru selesai mengambil uang di salah satu ATM itu. Korban yang mengalami luka robek dan pada bagian kaki akibat terkena ledakan kemudian dibawa ke RS Panti Rapih. Peristiwa pelemparan bom molotov di ATM ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di Sleman. Sebelumnya, peristiwa serupa menimpa ATM BRI Jalan Affandi, Gejayan, Condong Catur,Depok, Sleman,(7/10) dini hari. Kasatreskrim Polsek Mlati AKP Danang Kuntadi menerangkan, berdasarkan keterangan para saksi, bom molotov tersebut dilemparkan dua pelaku dengan sasaran showroom mobil. Bom kemudian mengenai kap mobil yang berada di depan showroom.Bom terpental dan baru meledak di depan ATM BRI. “Bom molotov tersebut dilemparkan oleh pelaku ke arah showroom tapi mengenai kap mobil dan terpental di depan ATM BRI yang berada di samping showroom,”papar Danang Kuntadi. Pelaku pelemparan bom yang diduga mempunyai dendam dengan pemilik mobil kini masih dalam pengejaran petugas. Pihaknya kini masih mendalami motif pelemparan bom molotov. Saksi di lokasi kejadian, Agung Prakoso menuturkan, setelah melempar bom molotov, pelaku langsung kabur sehingga dia tidak sempat melihat wajah pelaku. Bom molotov yang meledak itu ada seseorang yang keluar dari ATM dan terkena ledakan bom tersebut. “Korban sudah berobat ke RS Panti Rapih dan sudah pulang saat ini,”ujarnya. Agung menjelaskan, setelah bom meledak,muncul kobaran api yang mengenai tembok depan bangunan ATM dan merusak jaringan listrik. Dia dibantu sejumlah karyawan showroom kemudian berusaha memadamkan api. ratih keswara - Seputar Indonesia Online

20.35 | Posted in , | Read More »

Sriwijaya Air Tergelincir di Adisutjipto

Belum diketahui ada korban jiwa.

VIVAnews - Pesawat Sriwijaya Air jurusan 234 dari Surabaya tujuan Yogyakarta tergelincir saat mendarat di Bandara Adisutjipto. Akibatnya, kini bandara harus ditutup hingga proses evakuasi selesai.

"Pesawat tergelincir sekitar pukul 17.13, masuk ke sawah yang berada di timur bandara," kata Juru Bicara Bandara Angkasa Pura I, Isye, saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa 20 Desember 2011.

Menurutnya, saat ini petugas sedang menangani pesawat yang tergelincir tersebut. Selama proses evakuasi ini, menurut Iste, bandara untuk sementara ditutup. "Hingga evakuasi selesai," ujarnya.

Saat ditanya apakah ada korban dalam peristiwa ini, Isye, mengaku belum tahu.

Laporan: Erick Tanjung | Yogyakarta

19.13 | Posted in , | Read More »

Sleman Tambah 41 Alat e-KTP

SLEMAN (KRjogja.com) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman menambah 41 alat pembuat e-KTP untuk mencapai target 250 ribu e-KTP pada tahun 2011. Hingga saat ini, pembuat e-KTP baru berjumlah 210 ribu jiwa. Pengoperasionalan alat baru tersebut akan dimulai minggu depan setelah didistribusikan ke kecamatan. Penambahan alat ini akan melengkapi 34 alat sebelumnya yang sudah ada.

Kepala Disdukcapil Supardi mengatakan permintaan bantuan pinjaman alat ke pemerintah pusat terpaksan
dilakukan karena masih ada kecamatan yang kekurangan alat, terutama yang berpenduduk lebih dari 30 ribu jiwa. “Permohonan bantuan tersebut sudah disetujui dan minggu depan sudah bisa digunakan,” terangnya, Jumat (16/12).

Dengan adanya penambahan alat tersebut, dipastikan target pembuat e-KTP di Kabupaten Sleman dapat terpenuhi. Alat tersebut berstatus pinjaman dan akan ada di Sleman selama empat bulan.

Ditambahkan, selain alat yang didistribusikan di kecamatan, saat ini juga telah tersedia satu alat mobile
pembuat e-KTP. Alat ini akan digunakan untuk wajib KTP yang tidak bisa datang ke kantor kecamatan. Diutamakan untuk orang lanjut usia dan kaum difabel. Namun selama ini, lanjutnya, kaum difabel sangat antusias untuk datang sendiri ke kecamatan.

“Untuk yang didatangi, nantinya tetap harus sesuai ketentuan termasuk latar belakang saat foto,” kata Supardi.

Karenanya, petugas akan menata tempat pembuatan e-KTP tersebut sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan. Untuk setting tempat, diperkirakan tidak akan lebih dari 15 menit sehingga pelayanan juga bisa berjalan cepat.

Sementara untuk warga yang belum mendapat kesempatan di tahun ini, proses pembuatan e-KTP akan dilanjutkan tahun 2012. “Warga tidak perlu khawatir, karena semua pasti akan mendapatkan undangan,” terangnya. Dia pun meminta agar warga yang telah mendapat undangan dapat menghadiri pada kesempatan pertama. (*-7)

11.37 | Posted in , , | Read More »

Isu Disisir, Mahasiswa Papua Pulang Kampung

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Hari-hari terakhir menjelang 1  Desember lalu, di Yogyakarta beredar isu penyisiran terhadap mahasiswa Papua. Akibat isu itu, sejak sebulan lalu sebagian mahasiswa Papua memutuskan pulang ke kampung halaman mereka.

"Dari sekitar 7.000 mahasiswa Papua yang belajar di Yogyakarta, sekitar 60 persen pulang ke Papua karena beredarnya pesan singkat berisi ancaman sweeping," kata Martinus, fungsionaris Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Indonesia di Yogyakarta.

Menurut Martinus, kepulangan mahasiswa Papua berlangsung sejak sebulan lalu. Namun, gelombang kepulangan paling ramai terjadi dua pekan terakhir.

"Dua minggu lalu enam kelompok mahasiswa pulang menggunakan kapal dan sebagian naik pesawat. Belum pasti kapan mereka akan kembali. Yang jelas menunggu situasi kondusif lagi," paparnya.

Martinus mengungkapkan, setiap menjelang tanggal 1 Desember banyak beredar ancaman serta teror kepada mereka. Adapun, tanggal 1 Desember merupakan peringatan "hari kemerdekaan Papua".

Kegelisahan juga disampaikan mahasiswa Papua asal Kabupaten Mappi, Luis. Menurut dia, secara psikologis banyak mahasiswa Papua yang terintimidasi dengan beredarnya isu dan pesan singkat yang berisi ancaman. "Kami minta pemerintah memfasilitasi kami kembali ke Papua sampai kondisi aman," kata Luis.

Menyikapi keluhan para mahasiswa Papua, Pemprov DIY kemudian menggelar pertemuan dengan Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, Kepolisian Resor Kota Yogyakarta dan Kepolisian Daerah Yogyakarta.

Sebelumnya, para mahasiswa juga sempat menghadap Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk menyampaikan hal ini dan Sultan menyatakan bahwa siapapun yang tinggal di Yogyakarta berhak mendapatkan perlindungan dan rasa kenyamanan.

Siap lindungi

Menanggapi keluhan para mahasiswa Papua itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Yogyakarta Ajun Komisaris Besar (Pol) Mustaqim memastikan tidak akan ada penyisiran terhadap mahasiswa Papua. "Saya janji untuk melindungi teman-teman dari Papua," ujarnya.

Senada dengan Mustaqim, Komandan Tim Intelijen Korem 072/Pamungkas Kapten (Infanteri) Wardiyo mengatakan, pihaknya siap menjamin keamanan mahasiswa Papua di Yogyakarta. Apabila mahasiswa Papua mendapat teror atau ancaman, mereka diminta langsung lapor ke Korem 072/Pamungkas.

Direktur Intel Kepoisian Daerah Yogyakarta Komisaris Besar (Pol) Sunarto mengungkapkan, menjelang peringatan kemerdekaan Papua tanggal 1 Desember beredar ajakan pengibaran bendera bintang kejora secara serentak. "Kami meminta rekan-rekan mahasiswa Papua tidak ikut-ikutan atau tidak terpengaruh dengan ajakan-ajakan tersebut," ucapnya.

Sumber : Kompas Online

08.26 | Posted in , | Read More »

Nasional Hakim Cabul Dipecat, PN Yogya Tunggu Bukti

Majelis Kehormatan Hakim memecat hakim DD asal Pengadilan Negeri Yogyakarta karena terbukti meminta penari telanjang dan tiket pesawat saat menangani perkara di PN Nusa Tenggara Timur. Eksekusi pun belum bisa dilakukan lantaran PN Yogyakarta belum menerima surat resmi.

"Seandainya betul terbukti (surat resmi dari MKH), otomatis akan diganti," kata Ketua PN Yogyakarta Mohammad Lutfi, Rabu 23 November 2011. Sebelum ada surat MKH, Lutfi tidak bisa mengambil sikap apapun atas anak buahnya itu. Meski demikian, pengadilan menunda semua perkara yang ditangani DD.

Lutfi mengaku tahu putusan MKH dari media massa. Dia sendiri mengaku tidak tahu persis kasus yang melilit anak buahnya itu hingga diberhentikan secara tidak hormat oleh MKH.

Pada 19 November lalu, Lutfi baru menerima surat MKH tertanggal 6 November 2011 yang berisi agenda sidang MKH untuk mendengar pembelaan DD.  Sebelum itu, DD pun pernah dipanggil Komisi Yudisial untuk satu kasus. "Saya tidak tahu kasusnya karena bukan kasus di Yogyakarta. Kalau kasusnya di Yogya, saya pasti tahu."

DD pindah dari PN Kupang ke PN Yogyakarta pada 8 Oktober 2011. "Yang jelas apapun keputusan MKH akan saya laksanakan."

Sumber : Vivanews

08.48 | Posted in , , | Read More »

Pelayanan KA Perlu Diperbaiki

YOGYAKARTA– Rencana keputusan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menghapus kartu trayek bulanan (KTB) membuat para penumpang setia kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) kecewa.

Mereka yang tergabung dalam komunitas penumpang Prameks (Pramekers) mendesak PT KAI Daop 6 untuk memberikan penjelasan secara detail ke masyarakat karena selama ini wacana penghapusan baru melalui media. “Sesuai hasil pertemuan, kita akan surati dulu Kadaops untuk memberikan penjelasan,” jelas Ketua Pramekers Jogja- Solo,Hendri Setyawan.

Menurutnya, pramekers tidak pernah menganggap PT KA adalah musuh.Namun justru mereka adalah mitra kerja yang menghasilkan hubungan mutualisme. Apalagi warga Yogyakarta, cukup mengedepankan sikap tepa seliro dan saling menghormati. Surat tersebut akan dikirim dalam pekan ini. Pramekers juga akan menghormati keputusan PT KAI yang berlaku secara nasional.

Namun standar pelayanan minimum kereta harus dilakukan.Mulai dari pelayanan tiket, kenyamanan, keamanan dan fasilitas yang lain.“Kita akan lihat dan evaluasi, seperti apa mereka memberikan layanan,” ujar Hendri. Kepala Humas Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengatakan, penghapusan KTB merupakan keputusan dari pusat. Ini berlaku nasional, dan tidak hanya di Yogyakarta. Sebab KTB untuk KRL ekonomi di Jakarta juga sudah dihapus. kuntadi Sumber : Seputar Indonesia

09.55 | Posted in , , | Read More »

UMP DIY 2012 Belum Ditetapkan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Hingga pertengahan November ini, upah minimum provinsi DIY belum juga ditetapkan. Padahal, UMP semestinya ditetapkan 60 hari sebelum diberlakukan pada awal tahun 2012 mendatang.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, rencananya UMP DIY 2012 akan ditetapkan, Kamis kemarin. Namun, beberapa kepala daerah tidak berada di Yogyakarta, sehingga kesepakatan UMP belum bisa ditandatangani.

"Hari Senin (21/11) nanti kemungkinan UMP baru bisa diputuskan setelah para bupati bisa hadir semuanya," kata Sultan," di Kepatihan, Yogyakarta.

UMP DIY 2012 yang diajukan Dewan Pengupahan Provinsi kepada gubernur DIY sebesar Rp 873.845 per bulan atau naik sekitar 8 persen dari UMP 2011 sebesar Rp 808.000 per bulan. Namun, Aliansi Buruh Yogyakarta menilai kenaikan UMP  sebesar 8 persen  terlalu rendah dan tidak sesuai dengan kebutuhan hidup layak buruh di Yogyakarta. Apalagi, kenaikan upah ini hanya diukur berdasarkan kebutuhan hidup buruh lajang dan tidak memperhitungkan kebutuhan hidup buruh berkeluarga.

Berdasarkan survei yang dilakukan ABY, kebutuhan hidup layak buruh DIY mencapai Rp 1.157.572 per bulan. Nilai ini belum disesuaikan dengan perkiraan inflasi tahun 2011 sebesar 4,5 persen.

Sumber : Kompas Online

19.17 | Posted in , , | Read More »

Sultan: Upah Minimum Provinsi Perhitungkan Inflasi

YOGYAKARTA--MICOM: Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan upah minimum provinsi memperhitungkan inflasi tahun 2012.

"Itu yang harus diperhitungkan karena inflasi juga akan dirasakan buruh," terangnya.

Menurutnya, jika inflasi tidak dihitung, buruh tidak menikmati 100 persen dari upah yang diterimanya, tetapi kurang dari itu. Selain inflasi, upah minimum provinsi juga harus memperhitungkan kemampuan daerah dalam menerapkan UMP tersebut.

Sultan mengungkapkan dirinya dalam menentukan UMP tidak memihak buruh ataupun pengusaha. "Saya maunya yang proporsional saja," ucapnya.

Oleh sebab itu, Sultan akan membicarakannya dulu dengan bupati dan wali kota. Rencananya, pembicaraan tersebut dilakukan hari ini, Kamis (17/11), tetapi gagal karena Bupati Sleman dan Bantul tidak sedang berada di tempat.

"Pembicaraan tersebut harus segera dilakukan karena sudah mendesak," paparnya. Untuk itu, pembicaraan tentang penentuan upah minimum provinsi rencananya akan dilaksanakan pada 21 atau 22 November mendatang.

Sebelumnya, Dewan Pengupahan Provinsi Yogyakarta telah mengajukan UMP sebesar Rp873.845 pada 2012. Jumlah tersebut lebih tinggi dari UMP 2011, yakni Rp808.000. (AT/OL-10) Sumber : Media Indonesia

22.25 | Posted in , , | Read More »

Yogya Segera Miliki Monorel

YOGYAKARTA – Yogyakarta berencana membuat terobosan di bidang transportasi di wilayahnya. Salah satunya dengan membangun monorel yang menghubungkan pusat kota dengan Taman Wisata Candi Borobudur di Magelang.

Penasehat Pembangunan Ekonomi Provinsi DIY Erman Suparno mengatakan, monorel merupakan solusi untuk mengantisipasi masalah infrastrukur transportasi di Yogyakarta.“ Monorel ini simpul-simpulnya akan dibangun untuk akses ke kawasan pariwisata termasuk Yogyakarta- Borobudur,” kata Erman Suparno usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, di kompleks Kepatihan, kemarin.

Pembangunan monorel ini akan dilakukan sepanjang 40 kilometer dengan rute utama Yogyakarta- Candi Borobudur. Di Yogyakarta,dibuat beberapa simpul di sejumlah kampus dan kawasan pariwisata. Nantinya monorel ini akan dibangun di bantaran Sungai Code dan Winongo.Kolom jembatan ini akan dibangun di aliran kali agar ada korelasi dengan penataan kawasan sungai. Dengan konsep ini transportasi akan lebih mudah dijangkau dan murah. “Monorel ini berkaitan dengan penataan kawasan Sungai Code dan Winongo,” ujarnya.

Menurut Erman, dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan monorel sepanjang itu sebesar Rp1,8 triliun, termasuk untuk penataan kawasan. Namun sebelumnya, perlu ada perencanaan yang matang dan penentuan jalur. Saat ini, sudah ada investor dari Panghegar Group yang bersedia menanamkan investasi untuk membangun monorel tersebut. Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan, ide pembangunan monorel itu diharapkan dapat untuk menyediakan trasnportasi yang murah.

Monorel ini akan diutamakan dulu untuk pengembangan infrastruktur antara Yogyakarta-Borobudur.Sedangkan perkembangan internal (wilayah Yogyakarta) tergantung hasil studi kelayakan. Monorel ini sangat cocok untuk mendukung pariwisata yang ada di Yogyakarta. Sebab di kawasan utara memiliki view Merapi yang cukup indah. Ini akan banyak disukai,dari pada model terowongan bawah tanah. “Kalau transportasi bawah tanah yang dilihat hanya hitam,kecuali kalau di dinding ada gambarnya. Sedangkan di utara view Merapi cukup indah,” tandas Sultan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Tavip Agus Rayanto mengakui untuk transportasi jangka panjang Pemprov sudah merencanakan penataan sistem transportasi Yogyakarta dengan monorel.Ongkos sosial pembangunan juga sangat murah karena menggunakan bantaran sungai.“Tetap akan ada feasibility studydulu,”ujarnya. Terpisah,Kepala Pusat Studi Trasportasi dan Lingkungan (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM) Heru Sutomo mengatakan, kawasan di Yogyakarta dan akses menuju ke Magelang saat ini memang cukup padat.

Keberadaan monorel akan sangat cocok untuk mengatasi permasalahan yang ada. Apalagi kondisi jalan, dengan banyaknya proyek dan ancaman Merapi kerap mengganggu roda transportasi. Permasalahan yang ada adalah lebih kepada permasalahan anggaran. Di sinilah peran dari pihak ketiga atau investor sangat diperlukan. Sebab kalau sampai ada sharing atau subsidi dengan daerah akan memberatkan daerah. “Monorel ini akan mendukung pembangunan ekonomi,” jelasnya.

Pembangunan monorel, kata dia, memang lebih menghemat biaya. Sebab ruas jalan yang akan dibangun berada di atas dan tidak akan banyak mengeluarkan biaya sosial. Hal ini sangat cocok dilakukan di Kota Yogyakarta yang suasana transportasinya sudah cukup padat. Selama ini, monorel lebih banyak digunakan untuk jarak pendek. Seperti di Kuala Lumpur dan Sidney,monorel hanya melayani jalur tengah kota. Namun di Tokyo, monorel juga cukup panjang dengan jarak tempuh mencapai 20 kilometer. Sedangkan konsep yang akan dibangun ini mencapai 40 kilometer.

“Monorel selama ini untuk kawasan kota,tidak tahu kalau jarak sejauh ini apa akan efektif atau tidak,”ujarnya. Menurutnya, monorel akan lebih efektif dibangun di pusat kota untuk mendukung program menyejahterakan masyarakat. kuntadi

Sumber : Seputar Indonesia

20.43 | Posted in , , | Read More »

Imaba UGM Bikin Hari Khusus Berbahasa Arab

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Ikatan Mahasiswa Asia Barat Universitas Gadjah Mada (Imaba UGM) Yogyakarta menggelar acara khusus guna memperkenalkan budaya Arab di kalangan mahasiswa.
Sekretaris Jurusan Sastra Asia Barat Fakultas Ilmu Budaya UGM Abdul Jawat Nur mengatakan, acara bertajuk Al-Ayyam Al-Arabiyyah atau Arabic Days tersebut diharapkan mampu menambah semangat belajar Bahasa Arab para mahasiswa.

“Arabic Days ini digelar selama dua hari, hari ini (Rabu, 16 November) dan Sabtu (19/11) besok,” ujar Abdul Jawat saat membuka acara Arabic Days di Kampus UGM Yogyakarta, Rabu (16/11).

Abdul Jawat melanjutkan, Arabic Days yang merupakan agenda tahunan Imaba bakal menyajikan sejumlah mata acara. Di antaranya yaitu lomba pidato bahasa Arab, lomba kaligrafi, bazar, dan juga lomba makan khosali (makanan khas Arab).

Sementara pada Sabtu (19/11) besok akan diadakan kegiatan bertema Lailah fi Iskandariah yang di dalamnya terdapat lomba fashion show dan berbagai penampilan kesenian khas Timur Tengah.

“Sabtu besok puncak acaranya,” kata Abdul Jawat

Kecuali memberikan motivasi belajar Bahasa Arab di kalangan mahasiswa, kata Abdul Jawat, Arabic Days juga diharapkan dapat memberi manfaat bagi para siswa yang terlibat di masing-masing mata acara. Berbagai perlombaan seperti pidato bahasa Arab, kaligrafi, dan fashion show memang melibatkan peserta yang berasal dari para siswa SMA/MA se-DIY.

Kecuali lomba-lomba, Arabic Days dimeriahkan dengan arena bazar dengan berbagai stand, mulai dari stand Henna, stand foto dekorasi khas Timur Tengah, stand makanan Arab, dan stand Sisha.

Lomba makan khosali, makanan dengan rasa sangat pedas, menambah ramai kegiatan dan menyedot perhatian seluruh civitas akademika di Fakultas Ilmu Budaya UGM.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM Ida Rochani yang datang melihat langsung stand-stand pameran memberikan apresiasi atas acara kreatif mahasiswa Sastra Asia Barat tersebut.

“Selain memberi manfaat ke luar, semoga acara Arabic Days ini dapat membuat mahasiswa bangga akan jurusannya,” ujar Ida.

Sementara itu, dua perlombaan yang dipertandingkan hari ini adalah lomba pidato bahasa Arab dan kaligrafi. Para peserta saling menunjukkan kemampuan pidato dan berbagai kreatifitas yang mereka dapatkan selama belajar di bangku sekolah.

Perlombaan memperebutkan hadiah berupa trofi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dan trofi Wali Kota Yogyakarta serta sejumlah uang pembinaan.

Panitia acara merencanakan acara yang lebih besar untuk tahun depan dengan mengikutkan sejumlah partisipan perlombaan dari berbagai SMA/MA se-Jawa dan universitas-universitas di Indonesia.

Sumber : Republika

09.20 | Posted in | Read More »

Tank Terguling Prajurit Tewas

GUNUNGKIDUL – Latihan militer yang dilakukan Batalyon Kavaleri (Yon Kav) 8/2 Kostrad di Dusun Ngrancang, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul, kemarin pagi, memakan korban jiwa.

Seorang prajurit,Praka Lukman Hakim,tewas saat tank Scorpion yang ditumpanginya terguling di dekat hutan kayu putih,tepatnya di pekarangan milik Sueb,warga dusun setempat.Praka Lukman diduga tergencet tank. Sementara dua prajurit lainnya, yakni Serda Sugiyarto dan Pratu Nasbi harus dilarikan ke Rumah Sakit Nurrohmah dan RSUD Wonosari karena mengalami luka di bagian kepala.

Salah seorang warga, Giyo menuturkan,warga semula hanya mendengar suara gemuruh tank yang lewat jalan dusun sekitar pukul 04.00 WIB.Suara tersebut makin lama makin keras dan mendekati permukiman warga.Tiba-tiba terdengar teriakan orang dari salah satu tank. Warga mengira suara itu bagian dari tentara yang sedang latihan. ”Namun,mereka terus berteriak keras dan minta tolong, Allahu Akbar, astaghfirullah, begitu,” ujar Giyo kepada SINDO kemarin.

Warga yang mendengar teriakan itu kemudian berlari menuju lokasi tersebut. Warga melihat ada dua tank yang berada di lokasi itu.Satu tank buatan Inggris ini terlihat dalam posisi terguling ke kanan. Warga dibantu anggota Yonkav 8/2 Kostrad kemudian mengevakuasi korban ke rumah Thoib, warga setempat.

Di tempat tersebut, para prajurit terus berteriak memanggil Lukman Hakim yang hanya diam tidak bersuara. Ternyata prajurit tamtama ini sudah tidak bernyawa. Dari hasil pemeriksaan medis, Praka Lukman Hakim diketahui mengalami patah tulang di kedua tangan dan luka sobek di kepala bagian belakang. Senjata yang dibawa korban juga patah menjadi dua bagian.

Wartawan Diintimidasi

Sementara itu, sejumlah wartawan cetak maupun elektronik yang berusaha meliput kejadian tersebut kesulitan mendekat ke lokasi. Ketika mencoba mendekat garis polisi, seorang anggota provos dengan senjata lengkap langsung menghampiri wartawan. ”Maaf, dilarang mendekat ke lokasi. Ini perintah,”kata anggota yang memiliki nama dada Lalu JH.

Wartawan kemudian mencoba melakukan negosiasi,namun beberapa anggota Kostrad lainnya mulai menyebar dengan senjata lengkap di tangan. Mereka kemudian menggiring para wartawan menjauh dari lokasi.”Kami hanya ingin konfirmasi saja, tolong kami ingin bertemu dengan salah satu komandannya,” ucap Tono,salah satu wartawan media lokal Yogyakarta. Upaya tersebut gagal, wartawan pun digiring ke luar dari areal pekarangan sebuah rumah warga.

Tak hanya itu, saat para wartawan menunggu di pinggir jalan untuk mengambil gambar tank yang dievakuasi, tiba-tiba dua anggota Kostrad dengan menggunakan truk bernomor 8352-01 mengendarai secara ugal-ugalan dan hampir saja mengenai kaki beberapa wartawan yang berdiri di pinggir jalan. Salah satu wartawan bahkan terjerembab dan masuk ke parit.

Perlakuan anggota Kostrad yang bermarkas di Pasuruan, Jawa Timur ini juga terjadi saat para anggota Polres Gunungkidul datang ke lokasi. Tidak selang beberapa saat, anggota Provos Kostrad kembali mendekati dan meminta maaf atas kondisi di lapangan. Kemarin tim dari Den POM IV/ II Yogyakarta juga tiba di lokasi kejadian.

Tim yang dipimpin Pasilitkrim Den Pom IV/II Yogyakarta Kapten Sugeng Budi HJ menyatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan. Informasi yang dihimpun SINDO di lapangan menyebutkan, latihan perang ini digelar sejak 11 November dan direncanakan berakhir pada 24 November. Sebanyak 18 tank dikerahkan dari Pasuruan menuju beberapa titik latihan di Gunungkidul. Salah satunya di Lapangan Udara Gading, Playen yang juga digunakan sebagai tempat upacara pembukaan. suharjono

Rollover Tank Soldiers Killed

Gunungkidul - Military training conducted Cavalry Battalion (Yon Kav) 8 / 2 Ngrancang Kostrad in Hamlet, Village Bleberan, District Playen, Gunungkidul, yesterday morning, casualties.

One soldier, PFC Lukman Hakim, was killed when the host Scorpion tanks rolled near the eucalyptus forest, precisely in the yard belonging Sueb, Lukman setempat.Praka villagers allegedly squashed tanks. While two other soldiers, namely Serda Sugiyarto and Private Nasbi had to be rushed to the Hospital and Hospital Nurrohmah Wonosari because of injuries in the head.

One resident, Giyo said, the residents had been only hear the sound of tanks rumbling through the streets around 04.00 WIB.Suara hamlet is growing louder and louder and closer settlement warga.Tiba suddenly heard someone shout from one of the tanks. Residents thought the sound was part of the soldiers who are training. "However, they continued to shout loudly and ask for help, Allahu Akbar, astaghfirullah, so," said Giyo to SINDO yesterday.

Residents who heard the cry and ran to that location. Residents saw two tanks are located on site itu.Satu British-made tanks are seen in a rolled position to the right. Members assisted residents Yonkav 8 / 2 Kostrad then evacuate to the home Thoib, a local resident.

In these places, the soldiers continued to shout for silence is only Lukman Hakim who did not speak. It turned out that enlisted men have been lifeless. From the results of medical examination, Lukman Hakim PFC known to have broken bones in both hands and tear wounds in the back of the head. Weapons brought the victim is also broken into two parts.

Journalists intimidated

Meanwhile, a number of print and electronic journalists who tried to cover the event closer to the location of trouble. When trying approached the police line, a member of the Provos with armed straight to reporters. "Excuse me, are prohibited from approaching the site. This command, "said a member who has a name Then JH chest.

The journalist then tried to negotiate, but several other members of the Army Strategic Reserve Command began to spread with a full weapons in hand. They then herded the journalists away from the site. "We just want to confirm it, please we want to meet with one of his commanders," said Tono, one of the local media reporters in Yogyakarta. That effort failed, the journalist was escorted out of the yard of a home area residents.

Not only that, when the reporters waiting by the roadside to take pictures of tanks are evacuated, all of a sudden two members Kostrad using numbered 8352-01 truck driving is reckless and almost alone on foot some of the reporters who stood on the roadside. One journalist even fall and into the ditch.

Treatment of members of the Army Strategic Reserve Command headquartered in Pasuruan, East Java, this also happens when the members of the Police Gunungkidul come to the site. Not after a while, members of the Provos Kostrad again approached and apologized for the condition in the field. Yesterday a team of Den POM IV / II Yogyakarta also arrived at the scene.

The team, led by Den Pom Pasilitkrim IV / II Yogyakarta Captain HJ Sugeng Budi said they could not give details. The information collected in the field SINDO mention, these war games held since 11 November and scheduled to finish on 24 November. A total of 18 tanks were deployed from Pasuruan toward some point in Gunungkidul exercises. One of them in Ivory Air Field, Playen which is also used as a place of the opening ceremony. suharjono

18.29 | Posted in | Read More »

PAD dari Stadion Maguwoharjo Hanya Rp350 juta/tahun

 
div> SLEMAN—Pendapatan retribusi Kabupaten Sleman dari Stadion Maguwoharjo dinilai masih minim. Dalam satu tahun, kontribusi dari stadion megah kebanggaan Sleman ini ditargetkan hanya mencapai Rp350 juta. Padahal biaya perawatannya tembus Rp1,3 miliar.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PPP DPRD Sleman, Farchan Hariem, saat penyampaian nota pengantar Raperda APBD 2012, Senin (14/11) di DPRD Sleman. Ia meminta agar Pemkab Sleman meningkatkan kontribusi PAD dari sektor tersebut. Pasalnya, jika biaya perawatan lebih besar dari retribusi yang masuk, ia khawatir hal tersebut akan menjadi beban Pemkab di tahun-tahun ke depan.

Farchan menyarankan pengelolaan bisa dilimpahkan ke pihak swasta jika pemerintah tidak mampu sehingga pemanfaatan stadion senilai Rp80 miliar ini bisa maksimal. Ia juga menyinggung mengenai pemasangan lampu stadion yang tidak kunjung terealisasi.

"Kalau tidak mampu mengelola bisa diswastakan saja agar aset yang dimiliki lebih produktif," imbuh Farchan.

Terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Sleman, Samsidi menjelaskan, perawatan Stadion menjadi tanggung jawab Pemkab. Retribusi berapapun, pemerintah tetap mengeluarkan biaya operasional.

"Dipakai atau tidak tetap dipelihara karena stadion aset pemerintah. Jika dibandingkan perawatan dan retribusi selisihnya jauh tapi ini bukan rugi, biaya pemeliharaan harus dikeluarkan," jelas Samsidi.

Biaya operasional lebih dari satu miliar ini meliputi untuk perawatan rumput. Perawatan fasilitas, perbaikan berbagai kerusakan seperti lantai, atap dan untuk menggaji cleaning service serta petugas keamanan yang berjumlah 38 orang.
(Harian Jogja/Akhirul Anwar)

Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction
PAD of the Stadium Maguwoharjo only Rp350 million / year

SLEMAN-levy Revenue from Stadium Maguwoharjo Sleman still considered minimal. In one year, the contribution of pride Sleman magnificent stadium is targeted only reached Rp350 million. Though the cost of maintenance through Rp1, 3 billion.

It was delivered by PPP faction chairman of Parliament Sleman, Farchan Hariem, when delivering introductory memorandum draft budget 2012, Monday (14/11) in Parliament Sleman. He requested that the increasing contribution of PAD Sleman regency of the sector. Because, if the cost of care is greater than the entry fees, he feared it would be a burden Regency in the years ahead.

Farchan recommend management be delegated to the private sector if the government is not capable of making use of the stadium worth Rp80 billion this can be a maximum. He also mentioned the installation of stadium lights that never realized.

"If you are unable to manage could be privatized in order to more productive assets," added Farchan.

Separately, Head of Finance and Wealth Management Areas (DPKKD) Sleman, Samsidi explained, maintenance becomes the responsibility of Regency Stadium. Any levy, the government issued a fixed operating costs.

"Used or not maintained because the stadium government assets. When compared treatment and charges much difference but this is not a loss, maintenance fees must be paid," explains Samsidi.

Operational costs over a billion is included for lawn care. Maintenance facilities, repair various damages such as floor, roof and to hire a cleaning service and security personnel, amounting to 38 people.

22.20 | Posted in , | Read More »

Serangga Berwarna Hitam Resahkan Warga Gunung Kidul

GUNUNG KIDUL--MICOM: Masyarakat Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, resah dengan munculnya ribuan serangga berwarna hitam.

Salah satu warga Dusun Pakwungu Desa Sumberwungu, Kecamatan Tepus, Ngadi, Minggu (13/11), mengatakan serangga sebesar lalat itu ditemukan di pohon bambu, aren, dan rumah warga.

"Kami tidak tahu pasti asal serangga hitam itu. Tiba-tiba serangga itu berada di pepohonan pekarangan warga," katanya.

 Ia mengatakan serangga hitam itu tidak menimbulkan rasa gatal jika dipegang. "Warga hanya merasa risih melihat ribuan serangga itu," kata dia.

Dia mengatakan warga setempat berupaya membasminya dengan cara menyemprotkan berbagai jenis obat serangga atau racun hama tanaman. "Hama kami semprot dengan berbagai jenis obat serangga, namun gagal karena serangga itu tetap hidup," katanya.

Warga lain Sunoto mengatakan ribuan serangga itu berada di sejumlah sudut rumahnya, seperti atap, jendela, pintu, dinding, dan kamar tidurnya.

"Tempat tidur dengan alas kasur, bagian atas sprei dipenuhi dengan serangga hitam itu. Saya sudah berusaha membersihkan serangga itu dan membunuhnya dengan obat, namun tidak mati," katanya.

"Tubuh serangga yang terkena obat mengeluarkan lendir yang melindungi tubuhnya," katanya.

Warga dari desa yang sama Sunoto mengatakan pada malam hari serangga hitam itu  selalu mencari cahaya atau sinar lampu. Sedangkan, saat siang hari, serangga itu berada di tanah.

"Kami kewalahan mengatasi serangga itu karena sudah melakukan berbagai cara tetapi tidak berhasil," kata dia. (Ant/OL-10)

Sumber : Media Indonesia

Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction
Black Colored Citizens insects Resahkan Gunungkidul
Gunungkidul - MICOM: Public Sub Tepus, Gunungkidul Regency, Yogyakarta Special Region, troubled by the emergence of thousands of black insects.

One of Hamlet Pakwungu Sumberwungu Village, District Tepus, Ngadi, Sunday (13/11), said the insects of flies were found in bamboo, palm, and home residents.

"We do not know for sure the origin of the black insects. Suddenly the insect was in the yard trees citizens," he said.

  He said the black insect that does not cause itching if it is held. "People just feel uncomfortable seeing swarms of insects that," he said.

He said local residents trying to remove it by spraying various kinds of drugs or poisons insect pests of plants. "Our pest spray with various types of insects, but failed because the insect was still alive," he said.

Another resident said thousands of insects Sunoto was in a corner of his house, such as roofs, windows, doors, walls, and his bedroom.

"The bed with mattress, the top sheet is filled with black insects. I've been trying to clean the insect and kill it with drugs, but not dead," he said.

"The body of insects are exposed to drugs mucus that protects the body," he said.

Residents from the same village said Sunoto black insects at night is always looking for a light or lights. Meanwhile, during the day, the insects that are on the ground.

"We were overwhelmed overcome because the insect has done a variety of ways but to no avail," he said.

16.36 | Posted in | Read More »

Angin Kencang dan Hujan Es di Lereng Merapi, 114 Rusak

Angin kencang dan hujan es menerjang empat dusun di Desa Pucanganom, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (12/11/2011) sore. Akibat kejadian itu, 114 rumah warga, satu gedung PAUD, dan satu kandang ayam mengalami kerusakan di bagian atap. Selain itu, angin kencang juga merobohkan lima pohon, yang akhirnya menimpa dan merusak jaringan listrik di desa. 

Kondisi yang gelap gulita, akhirnya juga membuat perbaikan atap rumah tidak bisa tuntas dilaksanakan. "Karena tidak ada penerangan, pembersihan dan perbaikan dampak kerusakan akan kembali dilanjutkan besok pagi," ujar Muslim, salah seorang anggota tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Magelang. Kepala Desa Pucanganom, Sujarwanto, mengatakan, kejadian ini diawali hujan deras pada Sabtu siang. Setelah itu, sekitar pukul 14.45, muncul angin kencang dari arah barat, yang kemudian disusul hujan es selama 25 menit. Butiran-butiran es yang turun sebesar kelereng.

Sumber : Kompas
 
Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction 

Breezy Ice and Rain in the Slope of Merapi, 114 Damaged 

Strong winds and hail hit four hamlets in the village of Pucanganom, Srumbung district, Magelang regency, Central Java, Saturday (11/12/2011) evening. As a result of the incident, 114 homes, a building early childhood, and a chicken coop on the roof were damaged. In addition, strong winds also knocked down five trees, which eventually overwrite and destroy the power grid in the village. 

Conditions of darkness, eventually also make roof repairs can not be fully implemented. "Because there is no lighting, cleaning and repairing the damage will impact resumed tomorrow morning," said Muslim, one team member Search and Rescue (SAR) Magelang regency. Village Chief Pucanganom, Sujarwanto, said heavy rain event begins on Saturday afternoon. After that, at around 14:45, came strong winds from the west, which was followed hail for 25 minutes. Granules of ice that fell by marbles.

15.24 | Posted in , , | Read More »

Perampok Nasabah BCA Yogyakarta Dibekuk

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polresta Yogyakarta Kombes Mustaqim menyatakan, jajarannya telah menangkap pelaku perampokan nasabah Bank Central Asia (BCA), yang terjadi beberapa waktu lalu di Yogyakarta.

Hanya, secara teknis, informasi mengenai penangkapan beserta detailnya akan disampaikan di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY). "Iya, benar, tapi akan dirilis di Polda DIY. Kami masih berkoordinasi dengan Kasat," katanya singkat, Rabu (9/11/2011).

Meski dipastikan bahwa para pelaku perampokan nasabah BCA sudah ditangkap, Polresta Yogyakarta masih mempunyai pekerjaan rumah sejumlah kasus serupa. Kasus-kasus itu antara lain perampokan di Danamon Simpan Pinjam di Lingkar Utara, perampokan di Bank Rakyat Indonesia Timoho, serta perampokan uang dan emas di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta.

10.05 | Posted in , , , | Read More »

Jogja Youth Fest 2011 Digelar di JEC

YOGYAKARTA – Festival akbar bertajuk Jogja Youth Fest (JYF) 2011 segera digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada Jumat–Minggu (11-13/11). Event ini merupakan wadah bertemunya anak-anak muda yang concern dalam gerakan saling menginspirasi satu sama lain.

Festival JYF 2011 digagas oleh Mahamentor dan Effort Creative. Festival untuk anak muda ini akan dihadiri inspirator-inspirator muda. Di antaranya Marzuki Mohammad (Jogja Hip Hop Foundation), Wock The Rock (Yes No Wave-Net Label), Doni Tata (Pembalap MotoGP), Ifa Isfansyah (Director Garuda di Dadaku),Band Nasional, Superman is Dead (SID) serta puluhan komunitas kreatif.

Menurut Pimpinan Mahamentor, Anggit Tut Pinilih,sekitar 100.000-an siswa SMA dan mahasiswa akan ikut ambil bagian dalam festival akbar anak muda tersebut.”Gerakan yang didukung oleh AXIS dan Samsung ini akan di inisiasi secara mandiri oleh kaum pemuda. Gerakan ini juga di inspirasi oleh peringatan Hari Pahlawan,” ujar Anggit.

20.31 | Posted in , , | Read More »

Awas, Penyakit Leptospirosis Ancam Warga Kulon Progo

KULON PROGO--MICOM: Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit leptospirosis saat musim hujan.

"Selain itu, kami menyebarkan surat edaran terkait imbauan kepada 21 puskesmas di seluruh kecamatan di Kabupaten Kulon Progo untuk siap siaga menghadapi musim hujan. Kami meminta setiap puskesmas agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap penyakit menular di masyarakat khususnya leptospirosis," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo Lestaryono di Wates, Selasa (8/11).

Ia mengatakan, langkah itu dilakukan untuk menghindari penyebaran kasus penyakit yang disebabkan oleh air kencing tikus tersebut agar tidak menjadi kejadian luar biasa (KLB) seperti pada musim hujan sebelumnya. Pada musim hujan sebelumnya, Pemkab Kulon Progo menetapkan KLB leptospirosis dengan jumlah 271 kasus , 20 orang di antaranya meninggal dunia dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2011.

08.30 | Posted in , , , | Read More »

Petugas PLN Gadungan Gondol Laptop

GUNUNGKIDUL—Kasno, warga Padukuhan Purwosari Rt 12/4 Desa Baleharjo Wonosari menjadi sasaran pelaku tindak kejahatan yang mengaku sebagai petugas PLN yang hendak memperbaiki jaringan listrik di rumahnya.

Alih-alih jaringan listrik yang diperbaiki, Kasno justru kehilangan laptop yang diduga dicuri oknum tersebut. Akibatnya, korban menderita kerugian jutaan rupiah. Kasus tersebut kini mamsih dalam penelusuran pihak kepolisian.

Peristiwa itu bermula saat keluarga Kasno kedatangan pria yang mengaku bertugas pegawai PLN Wonosari sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (6/11). Tak menaruh curiga, keluarga korban pun memberikan kesempatan kepada pria berpenampilan selayaknya petugas PLN sungguhan itu untuk memperbaiki jaringan listrik di rumahnya. Oknum tersebut meyakinkan Kasno jika telah terjadi gangguan jaringan listrik di rumahnya.

12.55 | Posted in , , | Read More »

Bangunan Mirip Candi atau Piramid Ditemukan di Kediri dan Sleman

Tim studi bencana katastropika purba merekomendasikan lokasi di daerah Jatim dan DIY untuk dijadikan cagar budaya. Di dua lokasi tersebut, diduga terdapat bangunan mirip candi atau piramid yang tertimbun akibat peristiwa bencana.

Erick Ridzky, ketua tim peneliti katastropik purba mengatakan, bangunan tersebut berada di daerah Yogyakarta dan Kediri. Saat itu tim sedang melakukan pengembangan riset Trowulan, kompleks kerajaan Majapahit Jawa Timur.

"Selesai dengan riset di Gunung Putri, Gunung Kaledong, dan Gunung Haruman Jawa Barat, kami melangkah di Trowulan kompleks kerajaan Majapahit Jawa Timur dan menemukan proses penimbunan akibat bencana dalam beberapa periode waktu," ungkap Erick dalam rilis kepada detikcom, Sabtu (5/11/2011). Tim ini diinisiasi oleh staf khusus presiden bidang bencana alam.

Dikatakannya, pertanyaan utama dalam riseti, saat tim melihat berkunjung di Trowulan, adalah bagaimana bangunan bangunan kuno tersebut mengalami penimbunan, kerusakan dan bahkan terpendam. Ada peran alam yang dominan terhadap peninggalan tersebut.

12.00 | Posted in , , | Read More »

Busyro Pimpin Sholat Ied di Alun-Alun Utara

YOGYA (KRjogja.com) - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqadas memimpin Sholat Idul Adha 1432 Hirjiah di Pelataran Alun-Alun Utara Yogyakarta, Minggu (6/11). Turut hadir Gubernur DIY Sri Sultan Hamangkubuwono X bersama menantunya, KPH Yudanegara atau Achmad Ubaidillah.

Usai menjadi imam salat, Busyro menyampaikan khutbah yang mengangkat tema Islam, Ajarkan Qurban dan Pemberantasan Korupsi. Busyro memaparkan, dalam suasana Iedul Qurban tahun ini, bangsa Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah problem besar bangsa yaitu semakin sistemik dan meratanya korupsi dan terancamnya masa depan bangsa. Disini, Islam berperan memberikan ajaran Qurban dan pemberantasan korupsi.

"Islam sebagai agama penyempurna atas semua agama, mengandung ajaran yang menempatkan manusia, keadilan sosial dan kemakmuran pada posisi sentral. Islam adalah agama yang mengajarkan prinsip keseimbangan. Islam mengajarkan berqurban ternak sebagai pendidikan jiwa solidaritas dan keadilan sosial dan melarang pencurian (korupsi) serta perbuatan rusak lain," ujarnya.

10.21 | Posted in , , , , | Read More »

Brigadir Ashari Tertabrak di Depan Mapolres Bantul

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di depan Mapolres Bantul, DIY, Jumat (4/11/2011). Akibatnya, tiga sepeda motor ringsek dan dua orang luka parah. Satu di antaranya, anggota Provos Polres Bantul yang hendak berangkat kerja.

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, Jumat sekitar pukul 10.30 dari arah utara Didit Ashari (27) mengendarai Supra Nopol AB 2386 JS. Warga Sidoarum, Godean, Kabupaten Sleman, DIY, ini melaju dengan kecepatan kencang di Jalan Jenderal Sudirman, Bantul. Dari arah Selatan, anggota Provos Polres Bantul, Brigadir Ashari (34), mengendarai Supra nopol AB 3031 ET, melaju pelan, hendak masuk markasnya, Mapolres Bantul.

Saat itulah, tabrakan terjadi.

Didit dan Ashari langsung terkapar di tengah jalan. Sementara Suwartini yang mengendarai Kawasaki Kaze AB 3189 BG, turut jatuh tapi hanya terluka ringan karena melaju pelan dan menabrak karena tidak sempat mengerem.

19.11 | Posted in , , , | Read More »

Ribuan Buruh di Bantul Mogok Kerja

Liputan6.com, Yogyakarta: Ribuan buruh pabrik pembuat rambut palsu, Dong Young Trees Indonesia di Bantul, Yogyakarta, Rabu (2/11), mogok kerja. Aksi mereka diisi dengan memblokade jalan masuk perusahaan. Tindakan dipicu keputusan manajemen perusahaan secara semena-mena memecat dan memotong gaji pekerja secara sepihak.

Pemecatan terjadi terkait kebijakan manajemen. Yaitu jika buruh protes, maka manajemen memberhentikan pekerja. Karena tak tahan terhadap kebijakan perusahaan itulah, demonstran mogok kerja. Dalam demonstrasi kali ini para buruh menuntut upah yang diterima sesuai Upah Minimum Regional (UMR). Massa juga meminta perusahaan memberlakukan surat kontrak yang jelas.

Unjuk rasa membuat arus lalu lintas tersendat.(AIS)

15.50 | Posted in , , | Read More »

Jembatan Gantung Putus, 60 Orang Tercebur

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 60 orang terjebur di Sungai Progo dan dua sepeda motor hilang saat jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Ngembek, Kelurahan Kramat Selatan, Magelang Utara, Kota Magelang dengan Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, putus, Selasa (1/11/2011) kemarin.

Salah satu korban selamat, Dahri (58), warga Dusun Kedon, Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, menuturkan, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB, ratusan warga seperti biasa melintas jembatan sepanjang sekitar 100 meter dengan lebar 1,5 meter yang terbuat dari bambu. Tinggi jembatan dari dasar sungai sekitar 20 meter.

"Saat sedang melintas, tiba-tiba tali selang sebelah kiri yang dari arah Ngembek putus. Orang-orang pada jatuh ke sungai. Suasana riuh dan banyak yang bertakbir," ujarnya.

Ketika warga terjebur, ujar Dahri, lima menit kemudian sungai tersebut terjadi banjir akibat hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah lereng Gunung Merbabu. Beruntunglah, warga yang terjebur bisa menyelamatkan diri dengan cara berenang ke tepi, dan dibantu oleh warga yang selamat. "Namun dua kendaraan yang terjatuh entah milik siapa, hilang terbawa arus,” katanya.

20.57 | Posted in , , | Read More »

Surono: Magma Merapi Sudah Terisi Lagi

Terisinya magma itu lebih cepat dari gunung-gunung api di Jepang.

VIVAnews - Setahun pasca erupsi pada akhir 2010 lalu, kini kantung magma dalam tubuh gunung Merapi sudah kembali terisi. Proses terisinya kembali kantung magma itu dinilai sangat cepat, lebih cepat dibandingkan pengisian magma sejumlah gunung api di Jepang.

"Magma di dalam Merapi saat ini sudah terisi kembali. Sangat cepat dibandingkan letusan di Jepang," kata Kepala Badan Vulkanologi Mitigasi Klimatologi dan Geologi (BVMKG), Surono, saat ditemui VIVAnews, usai mengisi workshop yang bertema Lesson learned from the 2010 merapi eruption di Hotel Phonic Yogyakarta, 1 November 2011.

Mbah Rono, sapaan Surono, menjelaskan bahwa setahun setelah letusan, dapur magma dalam tubuh Merapi sempat mengempis. "Kini Merapi sudah mulai mengelembung lagi. Artinya dapur magma yang ada dalam (tubuh Merapi) itu sudah mulai terisi lagi," ujarnya.

Menurut Mbah Rono, karakter gunung Merapi sekarang tidak sama kondisinya seperti erupsi tahun 2006 atau letusan-letusan Merapi sebelumnya. Saat itu, sebuah letusan diakhiri oleh pembentukan kubah.

09.37 | Posted in , , | Read More »

Februari-Maret Puncak Lahar Dingin 2012

YOGYAKARTA--MICOM: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tekonolgi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta memperkirakan puncak aliran lahar dingin pada 2012 mendatang akan terjadi pada bulan Februari-Maret.

Kepala BPPTK Yogyakarta Subandrio mengatakan, kawasan puncak Merapi saat ini masih menyimpan material vulkanik sisa erupsi dalam jumlah yang cukup besar. Material itu tersebar di berbagai sektor di antaranya di sektor selatan yang mengarah ke Sungai Woro, Sungai Boyong, Sungai Kuning dan Sungai Gendol. Sedang di sektor barat antara lain mengarah ke Sungai Krasak, Sungai Putih dan Sungai Lamat serta Pabelan.

Ia menyebutkan, material vulkanik itu masih mencapai 90 juta meter kubik.

"Potensi lahar dinginnya masih tinggi, sekarang tergantung curah hujannya. Untuk sekarang memang curah hujan belum tinggi, namun BMKG kan memprediksikan hujan mulai turun pada minggu ketika Oktober. Kalau tahun lalu puncak lahar dingin terjadi di bulan Februari - Maret, maka yang sekarang kira-kira tidak jauh berbeda dengan tahun lalu," ujarnya usai melakukan rapat koordinasi dengan BNPB di Kepatihan, Senin (30/10).

08.20 | Posted in , , | Read More »

Ekspor DIY Anjlok Akibat Krisis Ekonomi

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Bank Indonesia (BI) Yogyakarta mencatat tingkat ekspor DIY anjlok pasca krisis ekonomi yang terjadi di sejumlah negara negara Eropa dan Amerika Serikat. Sektor yang paling terpukul akibat situasi global tersebut adalah ekspor manufaktur pakaian dan perabot rumah tangga.

Ekonomi Muda dan Peneliti Senior BI Yogyakarta, Fadhil Nugroho, mengatakan, komoditas ekspor DIY sebagian besar didominasi trade chanel atau perdagangan. Ironisnya, berbagai produk yang diperdagangkan tersebut sebagian besar terserap di negara-negara yang kini tengah dihantam krisis ekonomi.

"Sebesar 42 hingga 45 persen produk ekspor di DIY selama ini terserap ke Pasar Amerika. Sementara 30 hingga 33 persen masuk ke Pasar Eropa," katanya saat workshop ekonomi dan perbankan di Pantai Indrayanti, Gunungkidul, Minggu (30/10).

15.20 | Posted in , , | Read More »

TNI Ledakkan Bom, 6 Rumah Bolong

BANTUL – Warga Dusun Pelemlor, Baturetno, Banguntapan, Kabupaten Bantul kemarin gempar. Sebuah ledakan keras dari bom berjenis trinitoluena (TNT) TNT tiba-tiba mengagetkan keheningan kampung.

Tak hanya itu, bom yang diledakkan prajurit TNI AU sebagai bagian simulasi pertahanan pangkalandiLanud Adisutjipto Yogyakarta itu juga membuat wilayah ini bergetar hebat.Tercatat enam rumah mengalami rusak ringan. Dusun Pelemlor ini lokasinya berada di sebelah timur Paskhas TNI AU Kebanyakan rumah yang rusak pada bagian genteng.

Bahkan seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA),Vincent, mengalami luka ringan di bagian tangan kanannya. Mahasiswa asal Kupang, NTT ini langsung dilarikan ke rumah Sakit TNI AU Hardjolukito Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan. Ngadiyono,warga setempat mengaku getaran dari ledakan bom yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB tersebut seperti gempa bumi.

14.17 | Posted in , , | Read More »

Bagi Ilmu Perangi Korupsi, Wariskan Taman Pintar

Mengintip Kesibukan Wali Kota Jogja Herry Zudianto Jelang Akhir Masa Jabatannya
Bagi Ilmu Perangi Korupsi, Wariskan Taman Pintar

Wali Kota Herry Zudianto 20 Desember mendatang telah resmi meninggalkan jabatannya. Menjelang hari-hari terakhirnya sebagai kepala pelayan masyarakat tersebut, Kang Herry—pangilan akrabnya, bukannya lakin lengang, tapi malah semakin padat aktivitasnya.

Tak kurang dari dua bulan lagi, kursi wali kota Jogja bakal berganti dari Herry Zudianto kepada wakilnya, Haryadi Suyuti. Menjelang akhir masa tugasnya tersebut, Kang Herry ternyata malah memiliki aktivitas yang sangat padat. Tak hanya soal menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai kepala pemerintahan, Kang Herry juga mendapatkan undangan ke luar kota untuk berbagi ilmu.

Ilmu tersebut adalah soal antikorupsi yang sukses membuat Pemkot Jogja selalu berada di peringkat teratas dalam memerangi korupsi. Herry menjadi salah satu keynote speaker bersama Wali Kota Solo Joko Widodo dalam sebuah seminar antikorupsi di Makassar (Sulawesi Selatan).

19.58 | Posted in , , | Read More »

Taufiq Ismail Sentil Ariel-Luna Lewat Puisi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Budayawan Taufiq Ismail tak henti berkarya dan menebar semangat kebudayaan. Kali ini, ratusan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang beruntung mendapat wejangan budaya langsung dalam sebuah seminar nasional tentang kebudayaan di kampus mereka, Kamis (27/10).

Kecuali memberikan paparan tentang kebudayaan, Taufiq Ismail juga unjuk kebolehan dengan membacakan beberapa buah naskah puisinya. Salah satu puisi yang dibawakan Taufiq menyentil kasus video pornografi artis Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari yang heboh beberapa waktu lalu.

Saat mengucapkan judul puisi tersebut, ratusan mahasiswa yang hadir memenuhi ruang Auditorium UNY bersorak-sorai. Dalam puisinya, Taufiq mengatakan, 'Penampilan kalian di layar kaca takjub luar biasa/ generasi tua dengan segala cara sibuk mengumpulkan harta/ sibuk mengumpulkan harta dengan segala cara// Kalian generasi muda, sibuk dengan gerakan syahwat merdeka...//'

21.40 | Posted in , , , | Read More »

Dinkes DIY akan Musnahkan 7,5 Ton Obat Kedaluarsa

YOGYAKARTA--MICOM: Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, akan memusnahkan 7,5 ton obat-obatan dan alat kesehatan lainnya yang sudah kedaluwarsa. Obat dan alat kesehatan itu kebanyakan merupakan sisa sumbangan ketika DIY dilanda gempa dan erupsi Gunung Merapi.

Kepala Seksi Farmasi, Makanan dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DIY Hardiah Juliani, Senin (24/10) mengatakan rencananya obat-obatan dan alat kesehatan itu akan dimusnahkan di kawasan Cikampek, Jawa Barat dengan cara dibakar.

"Obat dan alat kesehatan ini mayoritas merupakan sisa gempa yang terjadi di Bantul. Sebagian kecil lainnya adalah sisa bencana Merapi di 2010 lalu. Saat gempa, aliran obat baik dari dalam dan luar negeri jumlahnya cukup banyak. Bahkan seluruh obat sudah didistribusikan ke daerah yang membutuhkan. Karena jumlahnya cukup banyak, ada yang tersisa," katanya. (AU/OL-04)

13.45 | Posted in , , | Read More »

Monumen Setahun Gunung Merapi

Liputan6.com, Sleman: Jelang peringatan setahun erupsi Gunung Merapi, beragam cara ditempuh warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengingatkan warga bahaya awan panas. Satu di antaranya dengan memajang bangkai mobil yang pernah digunakan untuk mengevakuasi warga di sekitar kediaman Mbah Maridjan di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Sleman, Ahad (23/10)

Mengenang saat evakuasi, mobil tersebut rusak dan terbakar. Kejadian berlangsung petang hari, 26 Oktober 2010. Petugas PMI Bantul kala itu mencoba mengajak Mbah Maridjan meninggalkan rumah dengan mobil ini. Sayang, niat tak terwujud karena awan panas lebih dulu datang.

Anggota tim evakuasi Tutur Priyanto, Mbah Maridjan, dan jurnalis media online, Vivanews.com Yuniawan Wahyu Nugroho tewas dalam peristiwa itu. Kini almarhum Mbah Maridjan beristirahat dengan tenang di samping pusara kakeknya, Parto Setiko berjarak sekitar lima kilometer dari rumah pemilik nama asli Mas Penewu Suraksohargo ini.

10.35 | Posted in , , , | Read More »

Musim Hujan, Yogya Antisipasi Lahar Dingin

Ada 13 ribu jiwa di 8 kecamatan di Yogyakarta yang terancam banjir lahar dingin Merapi.

VIVAnews - Pada akhir Oktober ini musim penghujan telah berlangsung di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Musim penghujan dimulai dari Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.

Ancaman bahaya banjir lahar dingin pun kembali menghantui masyarakat Kota Yogyakarta yang tinggal di pinggiran bantaran sungai Code. Karena sungai yang membelah kota Yogyakarta tersebut berhulu di lereng Merapi.

Untuk menghadapi bahaya banjir lahar dingin akibat hujan deeras di lereng Merapi, Pemerintah Kota Yogyakarta akan memasang dua alat early warning system (EWS) di sepanjang Kali Code sebanyak 5 unit.

“Tahun lalu kami memasang EWS sebanyak 3 unit. Untuk tahun ini kami tambah lagi 2 EWS sehingga total yang terpasang di sepanjang sungai Code mencapai 5 unit,” kata Kepala Kantor Perlindungan Masyarakat yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Yogyakarta Sudarsono, Senin 24 Oktober 2011.

21.57 | Posted in , , , | Read More »

Terjerat Lintah Darat, Ibu Dua Anak Nekat Maling Motor

BANTUL—Mengaku terjerat utang pada empat lintah darat, membuat Sutilah, 33, berani berbuat nekat. Sejak Juli hingga Jumat (21/10) lalu, ibu dua anak asal Menayu Kulon, Tirtonirmolo, Kasihan itu tercatat telah mencuri empat sepeda motor.

“Terakhir adalah motor Yamaha Mio nopol AB 2427 T milik Suyono, 32, warga Nitiprayan, Kasihan pada Jumat (21/10) lalu,” kata Kapolsek Kasihan, Kompol Beja melalui Kanit Reskrim AKP Ngadianta, Senin (24/10) siang.

Ngadianta mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika pelaku datang ke rumah Tembong, 45, makelar motor yang tinggal di Nitiprayan, Kasihan sekitar pukul 17.00 WIB. Kepada Tembong, pelaku berniat hendak menjual motor Yamaha Vega nopol AB 5267 WB.

Sementara keduanya tawar menawar harga, datanglah Suyono ke rumah Tembong dengan mengendarai motor Yamaha Mio. Sama halnya dengan pelaku, kedatangan Suyono sore itu juga untuk menjual motor.

08.38 | Posted in , | Read More »

Stok Menipis, Harga Cabai Tambah 'Pedas'

YOGYA (KRjogja.com) - Harga komoditas cabai di pasaran terus mengalami kenaikan akibat semakin minimnya pasokan. Namun, kondisi ini masih dinilai wajar dan menguntungkan para petani.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UKM, Sri Hartati, Senin (24/10). Menurutnya, harga cabai merah keriting terus melambung dari Rp 21 ribu menjadi Rp 22 ribu per kilogram, cabai merah besar dari Rp 18.350 menjadi Rp 18.850 per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau masih Rp 18 ribu per kilogram dan cabai merah Rp 10.500 per kilogram.

"Minggu ini komoditas cabai rawit minggu ini naik Rp 500 per kilogram akibat menipisnya pasokan saat musim kemarau. Bahkan di Sleman sebagai sentra pemasok cabai di DIY selama musim kemarau mengalami keterbatasan air sehingga panen juga terbatas," ujarnya, Selasa (24/10).

18.06 | Posted in , , | Read More »

Pameran Teknologi Grafik di JEC

YOGYAKARTA – Jogja Expo Center menyelenggarakan pameran bisnis dan teknologi grafik terkini All Graphic Expo’ 2011 yang berlangsung 21–25 Oktober 2011. Event perdana ini menghadirkan setidaknya 52 peserta dari perusahaan penyedia jasa, bisnis, dan teknologi grafik nasional.

Panitia All Graphic Expo 2011 Aulia mengatakan,pameran diharapkan menjadi jembatan penghubung antara penyedia jasa dan teknologi grafik nasional untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Selama ini, penyelenggaraan pameran grafik hanya diselenggarakan di Jakarta, Surabaya, dan baru-baru ini di Solo.

Padahal, lanjut dia, DIY merupakan daerah strategis dan berpotensi lantaran memiliki banyak penerbit dan percetakan. Provinsi ini juga menjadi jalur penghubung Semarang dan Solo atau Joglosemar. “Pameran ini menghadirkan produk mesin terbaru berteknologi grafik yang langka.

11.46 | Posted in , , , | Read More »

Ada Komodo di Malioboro

JOGJA - Ribuan warga memebanjiri sepanjang jalan di kawasan Malioboro tadi malam (22/10). Mereka antusias menyaksikan karnaval budaya tahunan Jogja Java Carnival edisi ke-8.

Karnaval baru mulai sekitar pukul 19.00, namun puluhan ribu masyarakat sudah memadati tepi jalan antara Taman Parkir Abu Bakar Ali hingga Titik Nol Kilometer sejak beberapa jam sebelumnya. Bahkan, sejak sore sudah terlihat ribuan warga di kanan-kiri ruas jalan yang menjadi rute karnaval.

Sekitar pukul 20.00, kelompok peserta karnaval bergerak. Ada 37 kelompok yang berpartisipasi. Mereka berasal dari berbagai kelompok budaya. Selain itu, ada replika delapan keajaiban dunia. Patung Liberty, Menara Eiffel, Piramid dan Spinx, Kota Terlarang, Sleeping Budha, Taj Mahal, Menara Miring Pisa, serta Akropolis dan Kuda Troya.

13.12 | Posted in , , , | Read More »

Hotel Saphir Diancam Ditutup

Hotel Saphir Diancam Ditutup. Pascasidak, Komisi A Panggil Instansi Terkait

JOGJA - Komisi A DPRD Kota Jogja, bereaksi cepat. Usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Saphir Hotel yang diduga tak mengantongi izin, Rabu (20/10), mereka segera memanggil pihak-pihak terkait dugaan penyalahgunaan Izin Mendirikan Bangun-Bangunan (IMBB) mal untuk hotel. Jika terbukti menyalahgunakan izin, Hotel Saphir yang berada di lantai tiga Saphir Square, ditutup.

"Kalau memang menyalahi aturan, kenapa tidak (penutupan hotel),” kata Ketua Komisi A DPRD Kota Jogja Chang Wendriyanto, kemarin (21/10). Menurutnya, sudah cukup jelas, jika penambahan kamar tak mendapatkan izin, maka usaha mereka selama ini sama dengan illegal.

Chang menambahkan, permasalahan penyalahgunaan peruntukan IMBB hotel di lantai tiga Saphir Square tersebut, merupakan kesalahan yang sangat fatal bagi Dinas Perizinan (Dinzin) Kota Jogja. Apalagi, hal tersebut telah berlangsung lama.

"Sangat tidak wajar, perizinan sampai kecolongan. Karena, usaha membuka kamar di atas Saphir Square sudah lama," tandasnya serius.

10.00 | Posted in , , , | Read More »

Sultan akan Kembalikan Kelebihan Sumbangan Pejabat atas Pernikahan Putrinya

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan akan mengembalikan kelebihan sumbangan yang diberikan para pejabat pada saat pernikahan putri bungsunya Gusti Kanjeng Ratu Bendara dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara.

"Jika nanti hasil penghitungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sumbangan itu terdapat kelebihan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan negara, saya akan mengembalikannya," kata Sultan yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Yogyakarta, Kamis (20/10).

Menurut dia, sejak awal rencana pernikahan putrinya, KPK sudah melakukan pendataan secara administratif. Misalnya, dengan memberikan nomor urut pada setiap sumbangan untuk memudahkan pendataan.

Selanjutnya, KPK akan melakukan pengecekan jenis sumbangan dan ditentukan apakah masih memenuhi ketentuan atau tidak. "Sejak awal sumbangan itu sudah diberi nomor, misalnya terima amplop dinomori, begitu pula dengan barang. Jadi nanti tinggal mengecek nomor tersebut," katanya.

08.06 | Posted in , , , | Read More »

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented