|

Tas Daun Mendong dari Yogya, Tembus Mancanegara

Liputan6.com, Sleman: Mendong atau sejenis pandan laut selama ini hanya dikenal sebagai tanaman gulma. Namun di tangan para perajin di Sleman, Yogyakarta, mendong bisa diolah menjadi produk yang bernilai. Awalnya tanaman ini hanya dimanfaatkan untuk membuat tikar tradisional.


Namun dengan sedikit sentuhan kreativitas, mendong bisa dibuat menjadi berbagai produk kerajinan yang cantik dan bernilai ekonomi tinggi. Perkembangan dan perubahan gaya hidup masyarakat telah mengubah citra barang kerajinan rakyat ini menjadi barang yang eksklusif.

Produk kerajinan anyaman mendong antara lain topi, tikar, tas, boks, dan lain-lain sesuai pesanan konsumen. Kerajinan karya anak bangsa ini juga semakin diminati oleh pasar mencanegara. Kerajinan mendong dapat beromzet hingga jutaan rupiah apabila digarap sungguh-sungguh.


Salah satu perajin daun mendong adalah Verry Yuliana. Perempuan berjilbab ini tertarik dengan kerajinan mendong karena unik. "Saya yakin tas unik dari mendong makin diminati," kata Yuliana. Ia menambahkan, saat ini punya pelanggan tetap dari Jepang dan Amerika Serikat.


Menurut Yuliana, untuk membuat tas berbahan dasar mendong tak terlalu rumit. "Sifatnya yang lentur dan ringan membuat mendong gampang dibentuk sesuai desain," katanya. Selain mendong, agar tas terlihat cantik dan indah, dibutuhkan juga rotan, agel, dan juga kulit.


Proses produksi dimulai dari desain. Selanjutnya aplikasi desain dengan menggunakan hand made sehingga satu produk punya satu ciri tersendiri. Terakhir menempelkan aksesoris. "Selama ini sudah banyak model yang dibikin dan terus akan produksi namun mengikuti tren," ungkapnya.(JUM)





Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction


Leaf Bags Mendong from Jogja, Translucent Worldwide


Liputan6.com, Sleman: Mendong or a type of pandanus sea so far only known as the weed plant. But in the hands of the craftsman in Sleman, Yogyakarta, mendong can be processed into valuable products. Initially the plant is only used to make traditional mats.


But with a little touch of creativity, mendong can be made into a variety of handicraft products are beautiful and high economic value. Development and change people's lifestyles have changed the image of folk handicrafts became an exclusive item.


Mendong woven handicraft products such as hats, mats, bags, boxes, etc. according to customer orders. Craft work this nation's children are also increasingly in demand by the market mencanegara. Crafts mendong can beromzet reaching millions when cultivated in earnest.


One craftsman leaf is Verry Yuliana mendong. Veiled women are interested in the craft mendong as unique. "I believe a unique bag of mendong increasingly in demand," said Juliana. He added, now have regular customers from Japan and the United States.


According to Juliana, to make a bag made ​​of mendong not too complicated. "Its flexible and light weight make mendong easily formed by design," he said. Besides mendong, for bags look beautiful and wonderful, it takes too rattan, agel, and also the skin.


The production process starts from the design. Further design applications using hand made ​​so that one product had one of its own. Last post accessories. "All this has been a lot of models are constrained and will continue production but follow the trend," he said.

Posted by Wawan Kurniawan on 01.38. Filed under , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels