|

Amanat Rakyat Yogyakarta Segera Diserahkan ke Sultan HB X

YOGYAKARTA--MICOM: Ribuan warga Yogyakarta akan menyampaikan dokumen amanat Kawula Ngayogyakarta Hadiningrat (Amanat Rakyat Yogyakarta) kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X di Pagelaran, Keraton Yogyakarta, Senin (5/9).

Penyerahan ini dilakukan bersamaan dengan diselenggarakannya open house Sri Sultan-Sri Paku Alam. Acara open house itu juga akan dimanfaatkan untuk memperingati 66 tahun bergabungnya Negari Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman ke dalam NKRI.

Koordinator Syawalan Akbar Golong Gilig Masyarakat Yogyakarta, Prasetyo Budi, Sabtu (3/9) mengatakan acara open house syawalan itu sendiri akan dimulai pukul 08.30 WIB.

"Masyarakat yang berasal dari Gunungkidul, akan berkumpul di Taman Parkir Panembahan Senopati atau di depan Gedung Bank Indonesia, sedangkan yang dari Sleman akan berkumpul di Taman Parkir Abu Bakar Ali dan yang dari Bantul serta Kulonprogo berkumpul di Taman Parkir Ngabean," katanya.

Menurut dia, warga dari seluruh DIY ini selanjutnya akan berjalan kaki menuju Pagelaran Keraton Yogyakarta. "Bersamaan dengan syawalan ini, kami akan menyerahkan dokumen Amanat Warga Yogyakarta," katanya.

Amanat Rakyat Yogyakarta itu sendiri jelasnya, menjadi bukti mengentalnya sikap politik rakyat Yogyakarta dalam memandang keistimewaan Yogyakarta.

"Dalam sikap politik itu, rakyat Yogyakarta akan kembali menegaskan agar Gubernur dan Wakil Gubernur DIY adalah Sri Sultan dan Sri Paku Alam serta tidak ada pejabat lain dengan sebutan Gubernur Utama, Wakil. Gubernur Utama dan sebagainya," katanya. (AU/OL-04)


Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

People's Mandate to be submitted soon Yogyakarta Sultan HB X

YOGYAKARTA - MICOM: Thousands of people of Yogyakarta will convey the message of the document subject Ngayogyakarta (Amanat Rakyat Yogyakarta) to the Sultan Hamengkubuwono X in Pagelaran, Yogyakarta Palace, on Monday (5 / 9).

The delivery is done in conjunction with the Sultan held an open house-Sri Paku Alam. Open house will also be used to commemorate 66 years of joining Negari Ngayogyakarta and Duchy Pakualaman into the Homeland.

Coordinator of Community gilig Syawalan Akbar golong Yogyakarta, Budi Prasetyo, Saturday (3 / 9) said the open house syawalan itself will begin at 8:30 pm.

"People who come from Gunungkidul, will gather at the Taman Senopati Panembahan parking or in front of the Bank of Indonesia, while that of Sleman will gather in Abu Bakar Ali Parking Park and that of Bantul and Kulonprogo Ngabean Parking Parks gathered," he said.

According to him, citizens from all this DIY will then walk to the performances of Yogyakarta Palace. "Along with this syawalan, we will submit the document Citizens Commission Yogyakarta," he said.

Amanat Rakyat Yogyakarta itself explained, the evidence mengentalnya political attitudes of the people of Yogyakarta in looking at the privilege of Yogyakarta.

"In a political stance, the people of Yogyakarta will be re-emphasized that the Governor and Deputy Governor of Yogyakarta is the Sultan and Sri Paku Alam and no other officials as the Governor, Vice President. Governor Major and so on," he said.

Posted by Wawan Kurniawan on 09.24. Filed under , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented