|

Operasionalisasi Terminal Baru Wonosari Molor

GUNUNGKIDUL – Terminal tipe A Wonosari,Gunungkidul, hingga saat ini belum dioperasikan. Alasannya, masih banyak pekerjaan untuk menyempurnakan bangunan terminal yang menghabiskan anggaran senilai Rp45 miliar ini.

Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Gunungkidul Budiharjo menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus menyempurnakan beberapa pekerjaan sebelum terminal yang didanai APBN,APBD provinsi, sertaAPBD Gunungkidul ini digunakan. ”Kita masih siapkan kursi untuk ruang tunggu dan juga musalanya,” ujarnya kepada wartawan kemarin.

Pembangunan terminal yang diberi nama Dhaksinarga ini telah dimulai sejak 2006.Terminal tipe A ini dibangun di atas lahan seluas 5 hektare.Awalnya, Pemkab Gunungkidul menargetkan pembangunan terminal ini selesai dan bisa digunakan pada 2011.Ternyata target awal tersebut meleset dan dijadwalkan ulang akan mulai digunakan pada awal 2012. ”Prosesnya kan panjang. Kami juga harus sosialisasi terhadap angkutan yang ada. Ini baru akan kita lakukan bulan April,” ujar mantan Kepala Kesbangpolinmas dan PB Gunungkidul ini.

Karena lama tak juga dioperasikan, banyak bagian bangunan inti terminal justru sudah rusak.Pemkab seharusnya melakukan perbaikan. Dari pantauan SINDO,di bangunan induk terminal terdapat beberapa plafon yang sudah jebol. Selain itu, di sekitar lokasi bangunan telah ditumbuhi rumput liar. Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Gunungkidul Heri Nugroho, masih diperlukan banyak persiapan sebelum terminal tersebut digunakan.

Dia melihat penataan pedagang serta pengaturan jalur belum dilakukan oleh Dishubkominfo. ”Kalau tidak ada penataan jalur, bagaimana akan digunakan,”ucapnya. Selain itu,Heri melihat standar bangunan yang justru jauh dari harapan. Posisi kios-kios yang sangat kecil membuat pedagang enggan menggunakan kios tersebut. ”Ini sebenarnya menjadi evaluasi.Kalau ini bagiandari APBN maka perlu juga dikonsultasikan. Jangan sampai bangunan jadi, namun justru mangkrak karena tidak digunakan pedagang,”katanya.

Karena masih banyak pekerjaan yang belum sempurna,Heri mengusulkan pembukaan terminal baru tersebut dilaksanakan menjelang Lebaran. ”Ini lebih efektif dan sedikit meminimalisasi persoalan.Karena jelas ada penumpang dan pedagang yang kemungkinan dagangannya juga laku,”paparnya. suharjono

Sumber Berita : Seputar Indonesia
Sumber Gambar : http://sepeda.wordpress.com

Posted by Wawan Kurniawan on 08.39. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Blog Archive

Labels