Yogyakarta Bersih Aman dan Nyaman Dideklarasikan

YOGYAKARTA - Seratusan pemuda yang mewakili sejumlah organisasi kepemudaan di Kota Yogyakarta mendeklarasikan komitmen untuk menjaga Yogyakarta sebagai kota yang bersih, aman dan nyaman bagi warganya.

"Deklarasi ini sengaja dilakukan bertepatan dengan peringatan 63 tahun peristiwa Yogya Kembali. Kami berharap, melalui deklarasi ini, pemuda di Yogyakarta memiliki satu semangat dan tekad untuk menjaga Yogyakarta agar tetap bersih, aman dan nyaman," kata Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Yogyakarta Bambang Seno Baskoro di Yogyakarta, Jumat (29/6).
  
Menurut dia, Kota Yogyakarta yang menjadi daerah tujuan wisata dan pendidikan harus tetap terjaga kebersihan, keamanan dan kenyamanannya sehingga wisatawan atau pelajar yang menuntut ilmu pun merasa senang tinggal di Yogyakarta.
  
Dalam deklarasi 'Jogjaku Jogja Kita, Kotaku Bersih Aman dan Nyaman' tersebut dinyatakan bahwa Yogyakarta adalah miniatur Indonesia, Kota Pendidikan, Kota Budaya dan Pariwisata. Dengan seluruh predikat tersebut, lanjut dia, maka Yogyakarta bukan hanya milik orang Yogyakarta saja tetapi sudah menjadi milik semua warga.

"Karenanya, kami para pemuda berkomitmen untuk menjaga agar Yogyakarta tetap bersih, aman dan nyaman," katanya.
  
Piagam deklarasi 'Jogjaku Jogja Kita, Kotaku Bersih Aman dan Nyaman' tersebut kemudian diserahkan kepada Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Sementara itu, Haryadi Suyuti mengatakan, deklarasi yang dinyatakan oleh para pemuda tersebut menunjukkan adanya komitmen dari pemuda untuk menjaga Yogyakarta agar selalu bersih, aman dan nyaman.
  
"Saya berharap, komitmen ini tidak hanya terucap pada hari ini, tetapi akan tetap terjaga di masa yang akan datang," katanya.
  
Haryadi mengatakan, apabila para pemuda merasa kondisi Yogyakarta tidak lagi bersih, aman dan nyaman, maka pemuda harus bisa tampil di depan dalam mewujudkan komitmen yang telah disampaikan tersebut. Sebelum menyampaikan deklarasi tersebut, ratusan pemuda tersebut melakukan kerja bakti membersihkan Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Sumber : republika

15.25 | Posted in , , | Read More »

Daop 6 Tambah Rangkaian KA Lebaran

YOGYAKARTA– PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta akan menambah rangkaian KA untuk mengangkut calon penumpang pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Kepala humas PT KAI Daops VI Yogyakarta,Eko Budiyanto mengatakan, penambahan gerbong khusus untuk KA ekonomi regular.Tujuannya meningkatkan kapasitas daya angkut penumpang. Menurut dia,untuk KA ekonomi reguler jarak jauh yang akan diberangkatkan dari Daop 6 Yogyakarta ada tiga,yaitu KA Progo tujuan Lempuyangan- Pasar Senen,KA Bengawan tujuan Solo-Pasar Senen dan KA Sri Tanjung tujuan Lempuyangan-Banyuwangi.

Selain itu, lanjut dia,Daop 6 juga memberangkatkan KA tambahan Lebaran khusus KA non-ekonomi.KA tambahan ini, yaitu untuk KA Argo Lawu,Argo Dwipangga,Sancaka dan Lodaya. Untuk KA tambahan ini,PT KAI Daop 6 akan menjual 2.500 tempat duduk setiap harinya. ”Tiket-tiket tersebut dapat dibeli di reservasi tiket,kantor pos, agen resmi dan minimarket yang bekerja sama dengan PT Kereta Api,atau melalui layanan 121 dan untuk mencegah percaloan,”paparnya.

Terkait tiket KA tambahan untuk kelas ekonomi, Eko menyatakan, pembelian dan pemesanan tiket sudah bisa dilayani mulai1Julipukul00.00 WIBdiseluruh stasiun online yang telah ditunjuk.Khusus untuk Daop 6, pemesanan onlie ini dapat dilayanidilimastasiun, yaituStasiun Lempuyangan,Wates, Klaten, Purwosari,dan Jebres.KA Lebaran tersebut akan diberangkatkan pada H-7 hingga H+7 Lebaran atau 14-26 Agustus.

Salah seorang calon penumpang KA lebaran tujuan Banyuwangi, Elly Sujana,38,mengatakan segera akan memesan tiket KA lebaran tersebut. Sehingga dengan memesan lebih awal, dapat menentukan hari keberangkatnnya. ”Mudah-mudahan untuk tahun ini, bisa mendapatkan tempat duduk, tidak seperti tahun lalu yang sudah tidak mendapatkan tempat duduk,” ujar warga Purwomartani, Kalasan,Sleman ini. priyo setyawan

Sumber : Seputar Indonesia

08.54 | Posted in , , , , | Read More »

Tiga Kampus Rancang Jembatan Selat Sunda

YOGYAKARTA– Tiga universitas besar di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Institut Teknologi Bandung (ITB), memperpanjang kerja sama mereka yang disebut tripartit.

Tak tanggung-tanggung,dalam kerja sama ke depan, ketiga kampus ini fokus pada pengembangan infrastruktur megaproyek jembatan Selat Sunda. Penandatanganan kerja sama ketiga universitas dilakukan di Balai Senat UGM kemarin dan disaksikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Kepala Bidang Peningkatan Mutu Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UGM Harno Dwi Pranowo mengatakan, tim dari ketiga perguruan tinggi telah menyiapkan pelaksanaan jembatan Selat Sunda yang memang sudah dipesan lama oleh pemerintah.

”Dalam perencanaan ini, kami menempatkan diri sebagai akademisi dan tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Rencananya, hasil penelitian dipresentasikan tahun depan sekitar Maret–April,”ujarnya kemarin. Menurut Harno, kajian yang dilakukan UGM, UI, dan ITB tersebut tidak hanya pada masalah kesiapan infrastruktur, tapi secara keseluruhan, termasuk faktor ekonomi dan sosial dengan adanya jembatan Selat Sunda.

Perencanaan proyek ini dimulai dengan seminar yang juga dilakukan tahun depan. ”Seusai penandatanganan ini, kami akan mulai dengan membuat dokumen-dokumen yang kemudian kami berikan dan jelaskan pada Kementerian Perhubungan serta Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). Kami juga memikirkan kesiapan wilayah yang akan mendapat dampak utama dari proses pembangunan, yakni Lampung dan Banten,”tuturnya.

Rektor UGM Pratikno mengatakan, kesepakatan kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka mendorong Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I) dalam bidang infrastruktur yang progresif dan berkeadilan. ”Hal ini menjadi pekerjaan berat bagi perguruan tinggi untuk ikut berkontribusi memikirkan pendidikan dalam bidang infrastruktur. Kerja sama juga dilakukan dalam bidang penelitian manajemen infrastruktur yang progresif dan berkeadilan serta pengabdian masyarakat (KKN),”imbuhnya.

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB Wawan Gunawan A Kadir mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan mampu membangun bangsa Indonesia sesuai dengan citacita. Apalagi setiap perguruan tinggi memang dituntut untuk memiliki konektivitas dan integritas.”Dengan kerja sama akan diperoleh efisiensi pekerjaan, tetapi hasil yang didapat akan jauh lebih maksimal,” imbuhnya. Wakil Rektor Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama Industri UI Sunarji berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.

”Kerja sama ini merupakan perpanjangan dari kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya. Harapannya di masa datang bisa lebih ditingkatkan untuk memberikan masukan ke pemerintah yang bisa memberi manfaat bagi rakyat Indonesia,” terangnya. Diketahui, total panjang jembatan Selat Sunda direncanakan 29 km dengan lebar 60 meter.

Untuk lokasi, 50 km dari Gunung Anak Krakatau dan didesain tahan terhadap gempa serta tsunami. Jembatan Selat Sunda itu juga akan melintasi tiga pulau,yaitu Prajurit, Sanghiyang, dan Ular. Untuk biaya studi dan jasa engineeringRp1,8 triliun, biaya konstruksi Rp90,2 triliun,sertawaktupelaksanaan konstruksi 6–10 tahun. ratih keswara
Sumber : Seputar Indonesia

19.02 | Posted in , , | Read More »

Pengemudi Becak Yogyakarta Dapat Pelatihan Sadar Wisata

Yogyakarta (ANTARA News) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta akan memberikan pelatihan dan motivasi perilaku sadar wisata kepada para pengemudi becak di kota gudeg itu.

"Kegiatan ini rencananya akan dilakukan di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret pada Sabtu (30/6)," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Yulia Rustiyaningsih di Yogyakarta, Kamis.

Ia mengatakan sebagai kota tujuan wisata, Yogyakarta perlu melakukan persiapan untuk menyambut libur panjang sekolah, salah satunya dengan memberikan motivasi dan pelatihan sadar wisata bagi para pengemudi becak.

Menurut dia, pemberian motivasi dan pelatihan itu adalah bagian dari koordinasi yang dilakukan pemerintah daerah. Jumlah pengemudi dan koordinator pengemudi becak yang akan mengikuti kegiatan tersebut diperkirakan sekitar 250 hingga 300 orang.

"Secara umum, libur panjang sekolah akan dimulai pada Sabtu (30/6). Namun, kami sudah melakukan persiapan dengan berkoordinasi dengan pelaku pariwisata yang ada khususnya di kawasan Malioboro," katanya.

Selain itu Yulia mengatakan pihaknya juga telah mendata sejumlah kegiatan kesenian yang akan digelar selama libur panjang sekolah, baik yang dilakukan oleh kelompok masyarakat atau dari pemerintah, diantaranya adalah Pentas Klangenan Jogja tiap Sabtu malam di Plaza Serangan Oemoem 1 Maret, serta festival ketoprak yang digelar 1-5 Juli.

Sejumlah kegiatan lain yang akan digelar selama libur panjang sekolah di antaranya adalah Festival Malioboro yang menampilkan atraksi perkusi pada 6-8 Juli di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, dan Steet Carnival sebagai bagian Jogja Fashion Week di sepanjang Malioboro pada 7 Juli.

Meskipun libur panjang sekolah belum dimulai, namun Yulia mengatakan sudah ada kenaikan kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta mulai Mei, yakni mencapai lebih dari 300.000 orang.

Sumber : Antara

09.33 | Posted in , | Read More »

Di Sleman Sekolah Dilarang Adakan Tes Masuk SD

Sleman (ANTARA News) - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah raga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melarang sekolah mengadakan tes masuk dalam penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2012/2013 tingkat Sekolah Dasar di wilayah setempat.

"Jika ada sekolah yang mengadakan tes untuk seleksi masuk maka kami akan memberikan sanki tegas," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Kabupaten Sleman Arif Haryono, Senin.

Menurut dia, daya tampung atau kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 16.212 siswa.

"Pelaksanaan PPDB SD dimulai 25 hingga 28 Juni 2012 dan pengumumannya 29 Juni 2012. Ada 502 SD yang mengadakan PPDB dengan rincian, SD negeri 379 sekolah dan swasta 123 sekolah," katanya.

Ia mengatakan, untuk seleksi masuk dalam PPDB ini berdasarkan usia, yaitu usia tujuh tahun wajib diterima dan enam tahun bisa diterima jika kuotanya masih ada.

"Sekolah tidak boleh melakukan seleksi masuk menggunakan tes, seperti membaca atau menghitung. Kalau sampai ada yang melanggar, akan kami berikan sanksi tegas kepada sekolah yang mengadakan tes," katanya.

Arif mengatakan, selama pelaksanaan PPDB, sekolah diimbau membuat pengumuman, jadwal, persyaratan, daya tampung dan jumlah kuota, sebagai bentuk transparasi kepada masyarakat selama pelaksanaan PPDB.

"Selain itu pihak-pihak lain seperti komite sekolah tidak boleh ikut campur, dan pendanaan tidak boleh dikaitkan dalam PPDB. Soalnya biaya pendaftaran sudah dimasukkan dalam dana BOS," katanya.

Sumber : Antara

12.07 | Posted in , | Read More »

PPDB SD Non Online masih dibuka s.d. Kamis, 28 Juni 2012

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Dasar Kota Yogyakarta Tahun Pelajaran 2012/2013, dilakukan dengan Sistem Real Time Online dan  Non Online.
PPDB Online dilaksanakan di 12 SD Negeri Kota Yogyakarta, mulai taggal 25 s.d. 27 Juni 2012 (08.00 - 14.00), Pengumuman dan Daftar Ulang tanggal 28 Juni 2012 (08.00 - 14.00)
PPDB Non Online dilaksanakan di 82 SD Negeri Kota Yogyakarta, mulai tanggal 25 s.d. 28 Juni (08.00 -13.00), Pengumuman dan Daftar Ulang tanggal 29 Juni 2012 (08.00 - 13.00)

Dengan demikian bagi calon peserta didik baru yang tidak diterima di 12 sekolah negeri penyelenggara  PPDB Sistem Real Time Online, masih memiliki kesempatan mendaftarkan di 82 sekolah negeri penyelenggara PPDB Non Online pada tanggal 28 Juni 2012 (08.00-1300).

Informasi mengenai jurnal pendaftaran di 82 SD Negeri Kota Yogyakarta Non Online sampai dengan penutupan hari ke-3 dapat diunduh di http://pendidikan.jogjakota.go.id/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=369

Sumber : Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta

08.59 | Posted in , | Read More »

Resep Dokter RS Swasta Dikritik


YOGYAKARTA– Pasien wajib bersikap kritis karena saat ini banyak pelayan kesehatan yang meresepkan obat yang tidak penting, tidak rasional, atau mengabaikan obat esensial.

Hal inilah yang membuat biaya pengobatan bisa tiga atau empat kali lebih mahal dari seharusnya. Kritik tersebut disampaikan Sri Suryawati seusai pidato pengukuhannya sebagai guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) kemarin. Guru besar yang akrab disapa Surya ini menyatakan, sikap kritis yang diharapkan pada pasien tersebut bertujuan meningkatkan mutu penggunaan obat.

“Sikap ini ditujukan kepada pihak swasta yang memang kurang mampu dikendalikan dalam pemberian obat ini,”ujarnya. Surya mengutarakan persentase penggunaan obat esensial di rumah sakit swasta hanya 34–49% dari resep obat yang diberikan. Sisanya ialah obat-obat nonesensial.Namun, dia kembali menegaskan hal tersebut sebagian besar terjadi di sektor swasta.

Sebaliknya, pada sentra pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), menurut dosen Fakultas Kedokteran UGM ini, kesadaran memberikan obat esensial jauh lebih tinggi. Surya mencontohkan dokter pemerintah makin sadar terhadap obat esensial.Buktinya,obat nonesensial yang dulu ditradisikan dokter pemerintah seperti antibiotika, saat ini penggunaannya terus berkurang.

Dari 88% pada 1987 hingga 50% pada 2010. Begitu juga injeksi atau suntik bagi pasien dengan obat yang tidak benar-benar diperlukan telah menurun drastis dari 74% pada 1987 hingga hanya 3% pada 2010. “Tapi menurut saya, banyaknya resep obat nonesensial bukan salah dokter atau manajemen rumah sakit,”ujar Surya. Ada berbagai hal yang memengaruhi penyedia pelayanan kesehatan. Faktor pengetahuan dan keyakinan penyedia pelayanan kesehatan tidak selalu menentukan rasionalisasi pemberian obat.

Sementara itu,Ketua Ikatan DokterIndonesia(IDI) DIYBambang Suryono Suwondo mengatakan salah satu penyebab biaya pengobatan mahal bukan dikarenakan dokter yang menambah- nambahi obat yang tidak dibutuhkan. Tapi lebih dikarenakan pajak produksi obat yang hingga saat ini masih tinggi. Belum lagi masalah bahan baku yang harus impor. “Prasangka seperti ini justru merugikan profesi dokter. Padahal belum tentu itu perbuatan dokter.

Buktinya, bahan baku obat sampai sekarang masih harus impor dari India atau China.Selain itu,dokter juga tidak mungkin sembarangan memberi obat karena risikonya besar.” Bambang menambahkan tiap dokter memiliki kewajiban hanya meresepkan obat yang dibutuhkan pasien.Untuk obat esensial,menurut dia, jumlahnya terbatas dan hanya obat pokok saja. Namun dia menyetujui jika dilakukan pengawasan bagi para dokter dalam meresepkan obat. Ini agar penyelesaian terhadap hal-hal seperti biaya pengobatan yang masih relatif mahal bisa terselesaikan. ratih keswara 

Sumber : Seputar Indonesia

10.52 | Posted in , | Read More »

Kriminalitas-Kenyamanan Malioboro Mulai Terusik


YOGYAKARTA – Kenyamanan kawasan Malioboro sebagai ikon wisata Kota Yogyakarta mulai terusik menyusul maraknya kasus kejahatan jalanan. Selama liburan sekolah awal pekan ini sudah ada 13 kasus kejahatan yang dialami para wisatawan.

Kejahatan jalanan ini berupa penodongan dan pencopetan. Kasus terbaru menimpa Andriyanto, 17,warga Gengklik,BangunrejoLor, Ngawi,Jawa Timur, Sabtu (23/6) malam.Saat itu dia bersama temannya sedang menikmati kawasan Malioboro dibuntuti seseorang.Tepat di depan Pasar Beringharjo,dia merasa dompetnya berisi uang Rp77.000 beserta surat-surat penting lainnya diambil orang.

Dugaan itu benar, dompetnya diambil orang yang berjalan di belakangnya.Belakangan diketahui pelaku bernama Sudar,49, warga Ketenes,RT 01/01,Tungguwulung, Pandaan,Pasuruan, Jawa Timur. Saat digeledah,Sudar tidak bisa mengelak karena ditemukan barang bukti. Pelaku sudah diamankan. ”Pelakunya sudah diamankan untuk diproses lebih lanjut,” ucap Kabid Humas Polresta Yogyakarta Iptu Haryanto.

Kepala Unit Pelaksana teknis (UPT) Malioboro Syarief Teguh Parbowo mengaku ada peningkatan laporan kejahatan yang diterimanya.Hingga akhir bulan ini sudah ada 13 aduan kehilangan barang atau kecopetan. Selain kecopetan, di Malioboro juga sering terjadi anak hilang karena ditinggal orang tuanya yang keasyikan berbelanja.”

Banyak wisatawan yang melaporkan barangnya hilang dan tidak bisa kembali pulang. Kemudian, kami berinisiatif mengumpulkan sedikit uang membelikan tiket untuk pulang.Tetapi kalau laporan kehilangan seperti perhiasan atau barang berharga lain, kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” paparnya kemarin. Selain kawasan Malioboro, lokasi lain seperti Stasiun Tugu, Masjid DPRD DIY,Pasar Beringharjo, juga sering ada warga yang mengadukan kehilangan barang bawaan. ridho hidayat

07.39 | Posted in , , | Read More »

Ngaku Anggota BIN, Ibu Muda Ditangkap


YOGYAKARTA – Mengaku sebagai anggota Badan Integen Negara (BIN) , seorang ibu rumah tangga, Tinaningtyas Kuriasari, 31,warga warga Sentol,Sindoagung, Godean, Sleman ditangkap oleh jajaran Polsek Mantrijeron, Yogyakarta.

Penangkapan tersebut dilakukan karena pelaku berhasil mengelabui dua ibu rumah tangga dengan modus bisa memasukkan korbannya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Denpom Jalan Magelang dan sebuah perkantoran di Gedongkuning. Dua korban tersebut bernama Erni Nolda, 31, warga Panggungharjo, Sewon, Bantul,dan Aprita Suwastiningsih, 28,warga Kadipaten, Kraton, Yogyakarta.

Masingmasing telah menyetorkan uang kepada pelaku sebesar Rp5 juta rupiah pada awal Juni lalu. Modus yang dilakukan oleh pelaku tersebut,dengan mendatangi sebuah tempat fitnes di daerah Gedongkiwo, Mantrijeron. Pelaku awalnya menjadi anggota di gym tersebut pada Mei kemarin. Beberapa ibu rumah tangga sempat tertarik dengan tawaran pelaku tersebut. Kemudian,dua orang temannya akhirnya menerima tawaran itu.

Setelah menerima dokumen dan uang tersebut,kemudian pelaku menjanjikan kepada korbannya bahwa pengumuman proses menjadi PNS yang mereka harapkan dilakukan pada Juli mendatang. Namun, karena pelaku meminta lagi untuk menyiapkan uang sebesar Rp 20juta kepada korbannya,baru kemudian korban mencurigai ada kejanggalan.

Korban mendatangi kantor Denpom Jalan Magelang. Dari pengecekan ini diketahui pelaku ternyata anggota BIN gadungan. ridho hidayat

Sumber : Seputar Indonesia

09.19 | Posted in , , | Read More »

Sleman Gelar Pasar Tani Tiap Jumat


SLEMAN– Guna mengoptimalkan promosi dan pemberdayaan masyarakat petani dan pengolah hasil pertanian, Pemkab Sleman rutin menggelar Pasar Tani setiap Jumat.

Kepala Bagian Humas Pemkab Sleman Endah Sri Widiastuti mengatakan, pasar tani digelar Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Sleman di Lapangan Pemda Sleman. Penyelenggaraannya dimulai hari ini pukul 07.00–12.00 WIB.

“Tujuan diadakan pasar tani ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terutama para PNS untuk menggunakan produk lokal,” ujarnya. Masyarakat yang mengunjungi Pasar Tani tersebut dapat berbelanja kebutuhan dari petani lokal dengan harga murah. (muji barnugroho)

08.41 | Posted in , , | Read More »

UII Juara Dunia Lomba Simulasi Bisnis


YOGYAKARTA – Tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, yaitu Diantika Pharamita, Muhammad Faizal, dan Putri Aini yang tergabung dalam tim SAP Akuntansi berhasil menjadi juara dunia kompetisi internasional ERPSim ke-4 di Montreal,Kanada,kemarin.

Kompetisi ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan SAP berupa game simulasi bisnis dengan menggunakan software ERP (Enterprise Resource Planning) atau sistem perencanaan sumber daya perusahaan. Kompetisi diikuti 50 tim dengan anggota masing-masing tiga mahasiswa yang berasal dari 20 negara lebih. Sebelum menjadi juara,terlebih dulu tim UII harus bersaingan dengan peserta lain untuk maju ke babak final.

Dari 50 tim, hanya 15 tim yang berhak maju ke final. Selain UII, dari Indonesia ada juga tim Universitas Brawijaya, Malang. ”Kabar ini baru saya dapatkan pagi ini (kemarin) melalui SMS dari ketua tim UII yang mengikuti kompetisi,” ungkap Rektor UII Edy Suandi Hamid di sela-sela wisuda mahasiswa program SAP di Kampus UII kemarin. ERPSim merupakan game simulasi yang dikembangkan oleh HEC Montreal dengan basis SAP.

Melalui ERPSim,mahasiswa melakukan simulasi pengambilan keputusan bisnis. Mulai dari pricing, production, marketing,dan sebagainya. Salah seorang anggota tim, Muhammad Faizal menjelaskan, dalam kompetisi ini peserta diharuskan menjalankan bisnis virtual selama 4 kuartal menggunakan software ERP.

Permainan simulasi berjalan secara cepat, setiap kuartal ekuvalen dengan 10 hari transaksi berjalan kira-kira 10 menit.Total permainan ada enam kuartal. priyo setyawan

sumber : Seputar Indonesia

12.22 | Posted in , | Read More »

UPN Target Jadi PTN Tahun Ini


YOGYAKARTA – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menargetkan tahun ini berubah status perguruan tingginya dari swasta menjadi negeri.

Perubahan status dilakukan guna memperjelas status UPN Veteran Yogyakarta yang selama ini berada di zona abu-abu.“Selama ini abu-abu.Karena aset sebagian besar milik negara,juga pegawai dan dosen sebagian berstatus pegawai negeri sipil (PNS).Tapi dibilang negeri juga bukan karena status perguruan tingginya sendiri swasta.Kami berharap mimpi ini bisa tercapai tahun ini,” kata Wakil Rektor I UPN Veteran Yogyakarta Sari B Kusumayudha kemarin.

Ditemui di ruang kerjanya, Sari mengatakan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan apakah pergantian status nanti berbarengan dengan tahun ajaran baru atau tidak.Yang terpenting usaha menuju perubahan status sudah on the right track. Perubahan status juga berlaku di UPN Veteran Jakarta dan Surabaya. “Sampai saat ini perkembangan perubahan status sedang kami persiapkan.Masalah akademik sudah tidak ada lagi,termasuk pencatatan aset.Bisa dikatakan ini sudah masuk tahap finalisasinya saja,” kata dosen Fakultas Teknik Mineral UPN VeteranYogyakarta ini. Pengajuan perubahan status perguruan tinggi oleh UPN Veteran ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu.

Rencana telah disepakati oleh Yayasan Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai pengelola UPN Veteran hingga saat ini dan Kementerian Pertahanan dan Keamanan sebagai penasihat. Sementara itu, Menteri Litbang BEM KM UPN VeteranYogyakarta Oki Wibi Calingga mengatakan status UPN yang akan berubah menjadi negeri tidak memberi dampak signifikan terhadapkeberlangsunganUPN. ratih keswara

Sumber : Seputar Indonesia

09.12 | Posted in , , , | Read More »

Penumpang KA Lebaran Tahun Ini Diperkirakan Menurun


YOGYAKARTA-PT KAI memperkirakan jumlah penumpang arus mudik tahun ini yang menggunakan moda transportasi kereta api akan menurun sekitar 20%.

"Tahun lalu, penumpang yang menggunakan kereta api untuk mudik mencapai 2,1 juta orang. Untuk tahun ini diperkirakan hanya 1,8 juta orang," ungkap Kepala Humas PT KAI, Sugeng Priono, di Kantor PT KAI Daop VI DIY, Jumat (15/6).

Penurunan itu, jelasnya, disebabkan dua hal. Pertama, PT KAI kali ini membuat kebijakan tidak ada tiket berdiri dan PT KAI hanya menjalankan kereta api ekonomi nonkomersial sesuai dengan perjanjian pemerintah.

Sugeng menambahkan jika pun ada tambahan kereta ekonomi nonkomersial Lebaran, rangkaiannya dijalankan sesuai dengan kontrak dengan pemerintah karena itu merupakan KA penugasan.

"Nantinya jangan ditanyakan kepada kami, rangkaiannya kok terlalu pendek," ungkapnya.

Kalau rangkaiannya bisa dijalankan sepuluh, tetapi kelas ekonomi nonkomersial yang dijalankan hanya delapan, terangnya, itu dilakukan berdasarkan kontrak yang sudah disepakati antara Ditjen Perkeretaapian dengan Kementerian Perhubungan.

"Kita menjalankan delapan karena yang dibayarkan pemerintah hanya delapan itu," imbuhnya.

Untuk Lebaran tahun ini, terangnya, PT KAI sudah memastikan menambah kereta api ekstra kelas ekonomi nonkomersal sebanyak 14 buah. Selain itu, PT KAI juga menambah kereta api komersial sebanyak 18.

Sumber : Media Indonesia

09.31 | Posted in , , , | Read More »

Sekap 3 Satpam, Perampok Sikat Brankas Disnaker


SLEMAN – Kawanan perampok bersenjata tajam menyatroni Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Provinsi DIY di Jalan Lingkar Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman,dini hari kemarin.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari 10 orang itu menyekap tiga orang penjaga malam sebelum berhasil merusak tiga brankas tempat penyimpanan uang. Tiga satpam yang disekap, yakni Suwarjo,Tri Sutanto,dan Sunarjo. Saat itu,Suwarjo dan Tri Sutanto sedang berjaga sambil menonton sepak bola di ruang tengah, sedang Sunarjo tidur di ruang Tata Usaha (TU). ”Pelakunya itu lebih sepuluh orang, mereka masuk dengan mendobrak pintu depan.Ada juga yang terlihat dari belakang,” kata Suwarjo.

Menurut dia, pelaku hanya mengenakan pakaian biasa tanpa mengenakan masker. Mereka membawa senjata tajam sejenis parang, pisau dan linggis. Suwarjo dan dua temannya kemudian disekap di ruangan umum dengan mata dan mulut ditutup lakban dan kondisi tangan serta kaki diikat tali. ”Sebelum diikat mereka ada yang membentak dan meminta kami diam.Dari logatnya seperti bukan orang Jawa,” ungkap Suwarjo.

Setelah menyekap ketiga satpam, para pelaku mengobrak- abrik seluruh ruangan mencari harta benda yang bisa diambil. Ada empat ruangan yang diketahui diobrak-abrik, yakni ruang pimpinan, ruang sekretariat, ruang bidang penempatan dan perluasan serta ruang kepala bidang keuangan. Mereka berhasil membobol tiga brankas yang berisi uang tunai senilai Rp19 juta. Kepala Disnakertrans DIY Untung Sukaryadi mengaku, belum mengetahui berapa total kerugian akibat perampokan itu.

Selain mengambil uang, pelaku juga diperkirakan mengambil barang berharga lain. ”Dari lima brankas ada tiga yang dirusak,dari pengecekan setidaknya diketahui uang Rp19 juta dalam brankas yang diambil,”katanya. Menurut Untung,uang yang disimpan di dalam brankas sebagian uang untuk operasional kegiatan masyarakat. ”Sebelumnya itu pernah pencurian, tapi tidak sampai kayak gini, kalau ini sudah rampok,” ujarnya.

Penyelidikan kasus perampokan itu dilakukan secara gabungan antara Polsek Depok Timur, Polres Sleman dan Polda DIY. Kapolsek Depok Timur Kompol Qori Okto Handoko mengatakan polisi masih meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.Qori mengaku belum mengetahui perampokan itu ada keterkaitan orang dalam atau tidak. ”Kita masih selidiki,”tandasnya. muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

18.59 | Posted in , , | Read More »

Kamis Malam : Gempa 4,8 SR Guncang Bantul

YOGYAKARTA-Gempa bumi berkekuatan 4,8 pada skala Richter mengguncang Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Kamis (14/6) pukul 21:54:12 WIB, dengan pusat gempa di Samudra Hindia pada kedalaman 15 kilometer, di posisi 8.93 Lintang Selatan - 110.25 Bujur Timur.

Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Toni A Wijaya, gempa yang episentrumnya berjarak 115 kilometer selatan Bantul itu, tidak berpotensi menimbulkan tsunami. (Ant/wt/X-12)

Sumber : Media Indonesia

08.02 | Posted in , , , | Read More »

Dikira Joki, Peserta SNMPTN di UGM Diperiksa


YOGYAKARTA– Ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) hari kedua di Yogyakarta kemarin sempat diwarnai dugaan praktik perjokian.

Panitia Lokal mencurigai seorang peserta ujian tulis di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM). “Kecurigaan panitia bermula ketika seorang peserta perempuan berjilbab selama menjalani ujian bertingkah mencurigakan,”kata Ketua Panitia Lokal SNMPTN 2012 Yogyakarta Budi Prasetyo Widyobroto di Yogyakarta,kemarin. Kecurigaan muncul karena pengawas mengetahui ada seorang peserta yang tingkahnya tampak tidak wajar. Panitia lantas mencatat identitasnya dan mengawasi ketat. Peserta itu mendaftar pada salah satu program studi kelompok IPA.

“Namun peserta tersebut tetap diberikan kesempatan untuk menjalani ujian. Setelah selesai ujian,peserta tersebut dibawa ke ruang khusus untuk diverifikasi. Seluruh dokumen juga disiapkan untuk mencocokkan data peserta,”katanya. Namun setelah panitia memeriksa peserta tersebut, dugaan praktik perjokian tidak terbukti. “Maaf setelah kami interogasi tidak terbukti,” ungkap Budi.

Selain dugaan adanya praktik perjokian,pihaknya juga menemukan ada seorang peserta ujian tulis di Fakultas Hukum UGM yang gerak-geriknya seperti orang bingung.Peserta tersebut berkali- kali mengganti kode soal secara sengaja,sehingga harus dihampiri panitia. “Panitia juga menemukan seorang peserta asal Papua yang seharusnya mengikuti ujian di daerahnya, tetapi malah datang ke UGM.Namun,panitia tetap memberi kesempatan untuk menjalani ujian tulis di UGM,”katanya.

Ribuan Peserta Mangkir

Masih terkait dengan pelaksanaan SNMPTN jalur ujian tulus, pada wilayah Panitia Lokal (Panlok) Semarang tercatat ada 1.992 peserta tidak mengikuti tes. Di Panlok Semarang jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 27.682 orang. Sekretaris Panlok SNMPTN Semarang Edi Riyanto mengatakan dari rekap yang sudah masuk ke panitia,pada hari pertama peserta yang tidak hadir sebanyak 1.975 orang.

Lalu di hari kedua jumlah peserta yang mangkir bertambah menjadi 1.992.“Jadi pada hari kedua pelaksanaan ada penambahan jumlah peserta yang tidak hadir sebanyak 17 orang,”katanya kemarin. Belum diketahui alasan tidak hadirnya peserta yang cukup besar tersebut. Namun faktor seperti peserta enggan meneruskan ikut ujian disebut menjadi salah satu alasan.

“Bisa jadi pada hari pertama merasa ujiannya sulit dan sudah pesimistis tidak diterima. Lalu, pada hari keduanya memutuskan untuk tidak ikut,”katanya. priyo setyawan/ susilo himawan/ant

Sumber : Seputar Indonesia

08.10 | Posted in , , , | Read More »

Gaji ke-13 PNS Yogyakarta Rp29,415 Miliar


YOGYAKARTA--MICOM:  Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah menyiapkan anggaran sebesar Rp29,415 miliar untuk kebutuhan dana gaji ke-13.

Anggaran tersebut diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2012 untuk menggaji lebih kurang 9.000 PNS di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.

"Waktu pencairannya menunggu surat edaran dari Kementrian Keuangan sebagai petunjuk teknis pemberian gaji," terang Kepala Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan (DPDPK) Yogyakarta, Kadri Renggono, Selasa (12/6).

Ia menjelaskan, peraturan tentang pembayaran gaji, tunjangan, pensiun bulan ke-13 tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2012. "Besarnya gaji ketiga belas yang diterima sama dengan gaji bulan Juni yang sudah diberikan sebelumnya," ujarnya.

Pemberian gaji ketiga belas tersebut, terangnya, tidak membebani APBD. Pasalnya, pemberian gaji ketiga belas sudah dianggarkan sejak awal tahun dan diberikan rutin.

Melengkapi Kadri, Kepala Bidang Perbendaharaan Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan (DPDPK) Kota Yogyakarta, Sri Marmining Djati anggaran menambahkan, penyiapan anggaran gaji ketiga belas tersebut juga telah temasuk penghitungan pajaknya. (AT/OL-2)

Sumber : Media Indonesia

08.34 | Posted in , , | Read More »

Ujian Tulis SNMPTN - Tidak Ada Jaminan Bebas Joki


YOGYAKARTA – Ujian tulis (utul) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan digelar serentak di seluruh Indonesia mulai hari ini.

Di Yogyakarta, panitia lokal (panlok) masih saja mewaspadai praktik perjokian. Kewaspadaan ini beralasan karena praktik kotor tersebut beberapa kali ditemukan di Kota Pelajar ini. “Kami sangat mewaspadai adanya joki atau broker pada SNMPTN tahun ini. Fenomena joki selalu berada di manamana. Kami akan antisipasi termasuk kemungkinan pencurian soal-soal yang sedemikian rupa agar tidak ada kebocoran soal.Joki ini sudah seperti mafia,” ujar Sekretaris Panitia Nasional SNMPTN Rochmat Wahab di ruang kerjanya kemarin.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini juga mengatakan, pengiriman dan pencetakan soal SNMPTN akan dikawal aparat kepolisian dan panitia pengawas.Pihaknya optimistis pelaksanaan SNMPTN tahun ini akan berjalan lebih baik meskipun masih ada kemungkinan ada beberapa kekurangan di beberapa sektor. Jumlah pendaftar utul SNMPTN tahun ini untuk wilayah Yogyakarta mencapai 36.218 orang. Jumlah tersebut terdiri dari IPA 14.647 peserta yang akan melakukan ujian di UGM,IPS 15.493 peserta ujian di UNY dan IPC 6.078 peserta ujian di UIN Sunan Kalijaga.

Ketua Panlok Yogyakarta Budi Prasetyo mengungkapkan, dalam SNMPTN tahun ini akan ada tujuh calon mahasiswa berkebutuhan khusus yang akan mengikuti SNMPTN. ”Rinciannya satu di UGM dari 12 yang mengaku berkebutuhan khusus, empat di UNY dari 22 yang mengaku berkebutuhan khusus dan dua di UIN,”ungkapnya. Di Semarang, sejumlah peserta ujian SNMPTN kemarin sudah terlihat mengecek lokasi- lokasi yang akan menjadi tempat ujian.Lokasi tes antara lain Undip, Unnes maupun sekolah- sekolah di Semarang.

Dari data yang telah masuk, jumlah peserta SNMPTN ujian tulis yang akan memilih Undip, tercatat sebanyak 27.680 peserta. Masing-masing terbagi 9.938 peserta pada program IPA, 11.216 peserta pada program IPS dan 6.526 pada program IPC. ratih keswara/ susilo himawan

Sumber : Seputar Indonesia

15.04 | Posted in , , , , | Read More »

19 Desa di Bantul Gelar Pemilu Kades


BANTUL-Sebanyak 19 desa di Kabupaten Bantul, Minggu (10/6), secara serentak menggelar Pemilihan Umum Kepala Desa (Pemilu Kades).

Bupati Bantul Sri Surya Widati berharap para calon kepala desa yang akan berlaga mencari pendukung terbanyak tidak memanfaatkan waktu dengan melakukan politik uang atau money politics.

"Kepada calon pemilih, saya juga berharap jangan hanya menerima uang kemudian menggadaikan masa depan desa. Kalau ada yang memberi uang, terima saja tetapi pilihan tetap menggunakan hati nurani dan akal sehat. Jangan pilih calon yang menebar uang," kata Sri.

Pada Pemilu Kades kali ini, sebanyak 72 calon akan berebut menjadi Kepala Desa di 19 Desa di Bantul. Dari 19 desa yang menggelar Pemilu Kades, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek dan Desa Bantul, Kecamatan Bantul memiliki calon paling banyak, yakni masing-masing tujuh calon. (AU/OL-12)

Sumber : Media Indonesia

08.38 | Posted in , | Read More »

Jalan Kapas Dijadikan Satu Arah


YOGYAKARTA– Jalur satu arah dari selatan ke utara akan diterapkan di Jalan Kapas Kota Yogyakarta. Selama sepekan, Senin-Minggu (11–17/6) dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, kebijakan ini akan diujicobakan.

Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta Windarto Koeswando menjelaskan, selain menata arus lalu lintas,kebijakan ini juga untuk menertibkan dan mengatur kendaraan bermotor di kawasan tersebut.Selama ini Jalan Kapas sering dimanfaatkan untuk parkir yang membuat kapasitas jalan,terutama di dekat perkantoran dan institusi pendidikan menjadi berkurang.

“Akibatnya, Jalan Kapas menjadi padat dan semrawut. Bahkan di jam-jam tertentu arus lalu lintas sering macet. Dengan penerapan satu arah ini,gangguan kepadatan dapat berkurang dan lalu lintas lebih teratur,”katanya kemarin. Pemberlakuan kebijakan ini juga untuk menekan terjadinya gesekan antarpelajar di kawasan tersebut.Sebab,di sirip Jalan Kapas seperti Jalan Cendana I dan II banyak pelajar yang sering nongkrong, sehingga rentan terjadinya tawuran.

Dengan dibuat searah,selain memudahkan pengamanan lingkungan, juga gampang menjaring pelajar yang tawuran. Penerapan jalan satu arah ini juga akan ikuti dengan perubahan arus lalu lintas di sirip-siripnya, seperti larangan belok kanan atau kiri.Misalnya,jika selama ini dari Jalan Kenari boleh belok ke Jalan Kapas maka mulai Senin (11/6) besok dilarang.

“Rambu lalu lintas juga akan dipasang di sirip-sirip jalan, seperti Jalan Kapas I,Kapas II, Cendana I, Cendana II dan Jalan Sukonandi.Pemasangan rambu akan kami lakukan Sabtu (9/6) dan Minggu (10/5) besok,” paparnya. Denganujicobaselamasepekan, masyarakat diharapkan bisa memahami manajemen lalulintas baru tersebut.

Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Azhar Setiawibawa mengatakan, selain dengan memberlakukan kebijakan skema pengaturan arus lalu lintas,usaha lain yang diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas juga dengan menerapkan kebijakan lain, salah satunya dengan menyediakan layanan angkutan umum “Untuk angkutan umum ini,yaitu dengan menyediakan moda Trans Jogja,”ucapnya. priyo setyawan         

18.37 | Posted in , | Read More »

Usia Harapan Hidup di Yogyakarta Lebih Tinggi


REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Usia harapan hidup masyarakat di Kota Yogyakarta rata-rata lebih tinggi dibanding usia harapan hidup tingkat nasional, yaitu berkisar tiga tahun.

"Di Yogyakarta, usia harapan hidup laki-laki atau perempuan sudah lebih tinggi dibanding rata-rata usia harapan hidup secara nasional," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Tuty Setyowati di sela-sela kegiatan Jambore Lansia Sehat 2012 di Yogyakarta.

Di Yogyakarta, rata-rata usia harapan hidup untuk kaum laki-laki adalah 72 tahun atau lebih tinggi tiga tahun dibanding rata-rata usia harapan hidup laki-laki secara nasional yaitu 69 tahun.

Sedang, rata-rata usia harapan hidup untuk kaum perempuan di Kota Yogyakarta adalah 74 tahun. Angka tersebut juga lebih tinggi tiga tahun dibanding rata-rata nasional, yaitu 71 tahun.

Menurut Tuty, hal tersebut dipengaruhi oleh suasana Yogyakarta sebagai kota yang nyaman huni sehingga cukup banyak dipilih oleh para pensiunan atau kaum lansia sebagai tempat tinggal.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, jumlah lansia di Kota Yogyakarta pada akhir 2010 telah mencapai 9,7 persen dari total penduduk di kota tersebut.

Jumlah lansia tercatat sebanyak 44.425 orang dari jumlah keseluruhan penduduk Kota Yogyakarta sebanyak 457.668 orang.

"Dengan persentase tersebut, maka Yogyakarta masuk dalam era kota berstruktur tua karena jumlah lansia sudah lebih tujuh persen dari total penduduk," kata Tuty.

Namun demikian, Tuty memperkirakan tidak akan terjadi ledakan penduduk lansia karena grafik penduduk yang berusia lebih dari 60 tahun cenderung menurun.

Sejumlah upaya yang telah dilakukan untuk menjaga agar lansia yang berada di Kota Yogyakarta tetap bisa mandiri dan tidak menjadi beban masyarakat adalah membuka posyandu untuk lansia.

Saat ini, jumlah posyandu untuk lansia di Kota Yogyakarta berjumlah 594 unit, atau masing-masing satu posyandu untuk tiap rukun warga (RW).

"Para lansia ini harus dibiasakan untuk selalu menjaga pola hidup sehat dengan makan sayur, buah dan olah raga. Jangan dibiasakan mengonsumsi obat-obatan kimia karena justru akan berdampak pada sistem pembuangan seperti ginjal," katanya.

Sementara itu, dalam kegiatan jambore tersebut, ratusan lansia yang berasal dari seluruh wilayah Kota Yogyakarta diajak untuk melakukan sejumlah permainan, seperti olah kata, teka-teki silang hingga bernyanyi bersama.
Sumber : Republika

08.41 | Posted in , , , | Read More »

Atasi Kemiskinan, Sleman Berdayakan Masyarakat


SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berupaya mengatasi masalah kemiskinan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

"Dalam mengatasi masalah kemiskinan, upaya yang kami lakukan adalah dengan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga," kata staf ahli Bupati Sleman bidang Sumber Daya Manusia Dwi Supriyatno di Sleman, Kamis (7/6).

Menurut dia, untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan mengatasi masalah kemiskinan, upaya yang dilakukan bukan hanya sebatas pada pembatasan jumlah kelahiran, tetapi juga mencakup upaya peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah melaksanakan program Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS)," katanya.

Ia mengatakan, jumlah kelompok UPPKS di Kabupaten Sleman sampai dengan Mei 2012 sebanyak 820 kelompok.

"Pada 2011 Pemkab Sleman telah mengalokasikan dana penguatan modal kepada kelompok UPPKS sebanyak Rp1,21 miliar kepada 225 kelompok. Sedangkan pada 2012 Pemkab Sleman juga telah menganggarkan bantuan penguatan modal bagi kelompok UPPKS sebesar Rp1,2 miliar," katanya.

Dwi Supriyatno mengatakan, melalui bantuan pengutan modal ini, diharapkan akan meningkatkaan kemandirian dan kesejahteraan keluarga, yang pada akhirnya akan terwujud masyarakat Sleman yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

"Penduduk Kabupaten Sleman, berdasarkan hasil sensus sementara mencapai 1.125.369 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk mencapai 1,92%. Kami menyadari bahwa jumlah penduduk yang banyak maka angka kemiskinan juga rentan untuk meningkat," katanya.

Ia mengatakan, untuk membentuk generasi muda Sleman yang berkualitas, Pemkab Sleman menargetkan bahwa setiap anak di Kabupaten Sleman harus mengenyam pendidikan minimal setingkat SMA/SMK.

"Kebijakan ini diambil karena generasi yang berkualitas harus didukung dengan pendidikan yang memadai. Pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas berawal dari sebuah keluarga. Keluarga juga merupakan pilar pendidikan sehingga setiap keluarga di Sleman harus mampu menjadi pondasi yang kuat agar generasi Sleman di masa mendatang semakin berkualitas," katanya. (Ant/Ol-3)

Sumber : Media Indonesia

16.17 | Posted in | Read More »

Fenomena Transit Venus-Warga Yogya Pakai 7 Teropong


YOGYAKARTA – Fenomena alam Transit Venus cukup menyita perhatian sebagian warga Yogyakarta kemarin. Fenomena langka yang baru bisa dijumpai lagi pada 2117 itu dimanfaatkan anggota Jogja Astro Club untuk mengamati langsung kejadian langka tersebut dengan teropong dan kacamata khusus.

Sejak pagi hari sejumlah anggota komunitas pengamat astronomi dengan sejumlah peralatan standar pengamatan astrologi mencoba melakukan pengamatan. Tujuh teropong bintang dimanfaatkan untuk melihat fenomena yang sulit akan ditemui lagi oleh generasi saat ini. ”Fenomena ini baru akan terjadi lagi pada 2117, jadi ini adalah kejadian terakhir yang dapat saya nikmati. Sangat sayang kalau di tinggalkan,”kata Koordinator Jogja Astro Club, Mutoha Arkhanudin.

Transit Venus adalah kejadian di mana planet Venus dan Matahari berada di satu titik yang sama jika dilihat dari Bumi. Posisi Venus yang berada di depan Matahari terlihat seperti titik hitam di tengah-tengah Matahari. Namun karena Venus bentuknya tidak besar, kejadian tersebut tidak memengaruhi pancaran sinar Matahari ke Bumi. FenomenaTransit Venus itu tercatat hanya terjadi dua kali setiap satu abad.

”Ini sama seperti gerhana bulan,hanya saja sangat langka.Abad ini terjadi pada 2004 dan sekarang,” kata Mutoha. Proses terjadinya Transit Venus kemarin mulai terlihat sekitar pukul 07.00 WIB.Titik Venus terlihat meninggalkan Matahari dan tidak terlihat sekitar pukul 11.40 WIB. Selain dengan teropong, setiap orang yang hadir di kawasan Condongcatur, Sleman tersebut dapat mengamati melalui layar proyektor. maha deva

Sumber Berita: Seputar Indonesia
Sumber Gambar : en.wikipedia.org

08.01 | Posted in , , , | Read More »

Cinta Ditolak, Pisau Bertindak


SLEMAN—Suherman Deung, 22, warga Manado, Sulawesi Utara nekat hendak membacok siswi SMA yang justru menjadi pujaan hatinya, Anggi, 17, warga Gedongtengen, Jogja. Penyebabnya, cinta Suherman ditolak Anggi.

Suherman yang kesehariannya mengamen di sekitar Janti dan Maguwoharjo itu pun diringkus Satreskrim Polsek Depok Barat, Senin (4/6) malam.

Kapolsek Depok Barat Kompol Wachyu Tribudi melalui Panit Reskrim Ipda Ngadi memaparkan, tersangka ditangkap di sekitar SPBU Janti, Caturtunggal, Depok, sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelumnya ia dipancing oleh korban dan polisi.

“Saat ditangkap tersangka masih membawa pisau yang digunakan untuk mengancam korban,” paparnya, Selasa (5/6).

Penangkapan tersebut, kata Ngadi, dilakukan atas laporan korban yang merasa terancam dengan tindakan tersangka. Korban diancam akan ditusuk dengan pisau oleh tersangka karena cintanya ditolak. Tersangka sebelumnya mengutarakan isi hatinya kepada korban di area kebun tebu, Selokan Mataram, Seturan, Caturtunggal, Depok, Senin (4/6) sekitar pukul 12.30 WIB.(ali)

Sumber : Harian Jogja

08.52 | Posted in , | Read More »

Warga Tolak Toko Modern Baru


SLEMAN – Warga Dusun Prayan Kulon, Soropadan, Condongcatur, Depok, Sleman menolak pembangunan toko modern di lingkungan mereka.Salah satu warga Untung Suprapto mengatakan, di daerahnya saat ini sudah ada lima toko modern.

Keberadaan toko modern itu dinilai sudah mematikan toko kelontong milik warga setempat.” Sekarang ini ada yang akan membangun meski baru renovasi.Tapi kami takut jika akhirnya toko modern itu akhirnya beroperasi,” katanya kemarin. Lokasi pembangunan toko modern berada hanya 25 meter dari toko sejenis milik warga. Padahal pembangunan toko modern diatur minimal berjarak 500 meter dari toko sejenis.

Ketua Komisi A DPRD Sleman Rendradi Suprihandoko menuturkan, pemanggilan dilakukan untuk melakukan klarifikasi karena selama ini setiap rencana pembangunan toko modern selalu mendapat penolakan. Terlebih saat ini peraturan bupati (perbup) masih dalam pembaharuan. ”Kami hanya menanyakan keluhan warga Prayan Kulon terkait renovasi toko modern tersebut. Kami tidak ingin nanti setelah diresmikan warga marah namun tidak bisa ditindak seperti yang sudah-sudah,”paparnya.

Menurut Rendradi, toko modern yang akan didirikan di wilayah Prayan Kulon itu sudah memiliki izin gangguan (HO). Meskipun begitu,dalam kenyataannya warga masih ada yang menolak pembangunan toko modern itu. Kepala Bidang Penegak Perundang-undangan Satpol PP Sleman Sunarto mengaku akan menyelidiki masalah rencana pendirian toko modern. Bilamana memang ditemukan kesalahan prosedural, maka surat HO toko modern itu akan dicabut. muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

16.40 | Posted in , | Read More »

Pendaftar SNMPTN di Yogyakarta Mencapai 36.490 Orang

YOGYAKARTA - Panitia Lokal SNMPTN 2012 Yogyakarta mencatat jumlah pendaftar tercatat 14.700 pendaftar kelompok IPA, 15.680 pendaftar kelompok IPS, dan 6.110 dari kelompok IPC.

"Total pendaftar di Panlok Yogyakarta berjumlah 36.490 orang atau bertambah sebanyak 298 pendaftar sejak penutupan pembayaran di Bank Mandiri pada tanggal 31 Mei 2012 lalu," ungkap Ketua Panitia Lokal SNMPTN 2012 Yogyakarta Budi Prasetyo Widyobroto, Minggu (3/6).

Ujian tulis SNMPTN akan dilaksanakan pada tanggal 12-13 Juni 2012.Ia mengimbau, sebelum berangkat ke lokasi ujian, peserta wajib membaca dengan teliti perlengkapan yang harus dibawa saat ujian, salah satu yang wajib dbawa adalah Kartu Tanda Bukti Pendaftaran SNMPTN 2012.

Di kartu tersebut tertulis data peserta, pasfoto peserta, perlengkapan yang harus dibawa pada saat ujian tulis, jadwal pelaksanaan ujian, pilihan program studi, serta lokasi ujian.

"Ketelitian ini sangat penting agar pelaksanaan ujian nanti berjalan dengan lancar dan konsentrasi peserta dapat tercurahkan penuh pada pengerjaan soal, tidak terganggu dengan kendala-kendala administrasi," ungkapnya.

Para peserta ujian juga dihimbau meninjau lokasi ujian terlebih dulu hari sebelumnya agar pada saat hari pelaksanaan ujian tidak menghabiskan waktu untuk mencari lokasi.

Untuk pendaftar yang telah diterima di SNMPTN Jalur Undangan, pada tanggal yang sama harus melakukan registrasi di PTN masing-masing tempat mereka diterima. Jika terdapat hal-hal yang ingin ditanyakan pada masa-masa menjelang pelaksanaan ujian ini, dapat menghubungi call center SNMPTN 0804-1-450-450 yang siap melayani 24 jam.

Calon peserta ujian juga dapat menyampaikan pertanyaan melalui http://halo.snmptn.ac.id/ dan pertanyaan khusus bagi panlok Yogyakarta dapat disampaikan melalui email snmptn@ugm.ac.id

Sementara itu, Budi juga menambahkan, pada tanggal 31 Mei 2012 pukul 23.59 WIB pembayaran pendaftaran SNMPTN Jalur Tulis 2012 telah ditutup. Pendaftaran online di laman SNMPTN juga telah usai malam tadi, 2 Juni 2012 pukul 22.00 WIB.

Dari data di Panitia Pusat SNMPTN 2012 hingga penutupan, hingga 2 Juni 2012 pukul 22.00 WIB, jumlah pendaftar sebanyak 618.670 yang terdiri dari 210.778 pendaftar kelompok IPA, 222. 334 pendaftar kelompok IPS, 185.558 pendaftar kelompok IPC. Pendaftar Ujian ketrampilan berjumlah 30.423 orang. Pendaftar dari Bidik Misi sejulah 48.023. Dalam 2 hari tambahan waktu yang diberikan untuk mendaftar di laman SNMPTN tercatat 3.3.23 orang yang memperleh kesempatan mendaftar. (AT/X-13)

Sumber : Media Indonesia

08.37 | Posted in , | Read More »

Pemkab Sleman Perangi Osteoporosis

SLEMAN- Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan promosi untuk terus menerapkan pola hidup sehat harus dilakukan terus-menerus. Hal itu dimaksudkan agar warga menjadi terbiasa dan selalu berperilaku hidup sehat.

Menurut dia, Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pembangunan dalam bidang kesehatan.

"Upaya ini sudah mulai membuahkan hasil. Salah satu indikatornya,  rata-rata usia harapan hidup di Sleman mencapai 75,78 tahun. Ini di atas rata-rata nasional 70,6 tahun atau rata-rata Provinsi DIY yang mencapai 74 tahun," kata Sri.

Sedangkan, angka kematian bayi, di Sleman mencapai 5,25 per 1.000 kelahiran hidup. Angka ini, ujarnya, juga lebih baik ketimbang angka provinsi sebesar 16 per 1.000 kelahiran hidup atau nasional yang masih berada pada angka 34 per 1000 kelahiran hidup.

"Demikian pula persentase gizi buruk balita. Di Sleman sebesar 0,5% yang berarti masih lebih baik dibandingkan dengan tingkat provinsi yang mencapai 0,58% atau nasional  sebesar 4,9%," kata Sri, pada sebuah seminar di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, Sabtu (2/6).

Ia menambahkan keberhasilan pembangunan bidang kesehatan di Sleman itu telah memberikan kontribusi terhadap capaian IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Sleman yang mencapai 78,20 dengan rincian untuk indeks kesehatan 83,43, indeks pendidikan 84,63 dan pendapatan masyarakat 66,32. Pada kesempatan itu, Bupati mengungkapkan, meski capaian-capaian itu relatif tinggi, harus terus diupayakan adanya peningkatan kualitas capaian.

Menurut dia, salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan adalah memerangi berbagai penyakit yang menyerang masyarakat. "Di antaranya adalah osteroporosis," kata Sri.

Ia menjelaskan para penderita osteropororis ini ternyata tidak hanya berasal dari kalangan manula (manusia usia lanjut) tetapi juga kalangan muda atau mereka yang berada pada kelompok usia produktif. Terkena osteroporosis, imbuhnya, dipastikan menghambat aktivitas masyarakat terutama aktivitas ekonomi produktif.

"Akhirnya akan menurunkan derajat kesejahteraannya," katanya.

Data dari 25 Puskesmas yang ada di Sleman, lanjutnya, sampai akhir 2011 tercatat penderita osteroporosis mencapai 141 orang. Jumlah itu terdiri dari 82 perempuan dan 59 laki-laki.

Dijelaskan, timbulnya penyakit itu, salah satunya disebabkan pola hidup yang tidak sehat seperti makanan yang tidak sehat, tidak seimbangnya antara pola konsumsi dan pola gerak tubuh, kebersihan lingkungan dan lainnya. Selain itu, lanjutnya, juga harus disadari selama ini kesadaran pemeriksaan dini yang masih belum tumbuh dengan baik.

Padahal, jelasnya dengan pemeriksaan dini akan memberikan kesempatan penanganan yang lebih awal terhadap suatu penyakit dan memudahkan penyembuhannya. (AU/OL-10)
Sumber : Media Indonesia

09.14 | Posted in , , | Read More »

Coba Bunuh Diri, Pemuda Ngampilan Patah Tulang

YOGYAKARTA – Percobaan bunuh diri dilakukan Ahid Marwanto, 24,warga Ngampilan, Kota Yogyakarta, kemarin.

Dia menerjunkan diri dari lantai dua ke lantai dasar pusat perbelanjaan barang elektronik, Jogja Tronik di Jalan Brigjen Katamso No 75-77,Yogyakarta. Beruntung nyawanya masih tertolong, tapi kaki dan tangan kirinya patah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, percobaan bunuh diri itu terjadi pukul 17.15 WIB. Awalnya, Ahid yang datang sendirian ke Jogja Tronik langsung menuju lantai dua. Setelah sampai di lokasi,dia berdiam diri saja.Entah apa yang dipikirkan, tiba-tiba Ahid melompat ke lantai dasar.

“Dia menimpa seorang ibu pengunjung yang sedang berjalan,” kata Kapolsek Gondomanan Kompol Abdul Rochman kemarin. Perempuan yang tertimpa tubuh Ahid adalah Titik Rahayu, 58,warga Wonogiri. Dia mengalami luka sobek pada bagian bibir dan juga merasa pusing. Sementara Ahid mengalami patah pada kaki dan tangan bagian kiri. Menurut petugas keamanan Jogja Tronik, Sigit Handoyo, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah.

“ Ahid sedikit terganggu kejiwaannya,”katanya. Kapolrestabes Yogyakarta Kombes Pol Mustaqim juga membenarkan pernyataan Sigit. “Dari laporan, orang yang melakukan percobaan bunuh diri itu terganggu kejiwaannya,” ungkapnya. ridho hidayat

Sumber : Seputar Indonesia

08.28 | Posted in , | Read More »

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented