Gara-Gara Internet Mati, Ribuan Guru di DIY Batal Ikut Ujian Kompetensi

YOGYAKARTA - Ribuan guru di Daerah Istimewa Yogyakarta, gagal mengikuti Uji Kompetensi Guru. Kegagalan itu, karena lebih dari satu jam menunggu, koneksi internet tetap juga tidak terjadi. Para guru yang mengikuti Uji Kompetensi Guru gelombang pertama pada hari pertama ini, akhirnya dipulangkan dan akan mengikuti Uji Kompetensi setelah dilakukan penjadwalan ulang.

Salah satu pesreta, Waljiono, Guru SMP Negeri Berbah mengaku kecewa.
Karena sebelum mengikuti Uji Kompetensi ini sudah melakukan berbagai persiapan termasuk mengikuti tutorial. Namun, setelah berada di lokasi Uji Kompetensi Guru ternyata tidak bisa mengikuti karena tiadanya koneksi.

"Kecewa, ya bagaimana. Belum tahu akan dijadwal ulang kapan," ujarnya.

Menurut dia, para guru ini memang tidak pada posisi boleh menolak atau harus menerima adanya Uji Kompetensi. Karena itu,  katanya, mau tidak mau juga harus mengikuti.

Sementara itu Pengawas Uji Kompetensi Guru di SMK Negeri 1 Depok mengatakan, setelah menunggu lebih dari satu jam mulai pukul 08.00 WIB ternyata tidak ada koneksi. Padahal, ujarnya, lama Uji Kompetensi Guru itu adalah dua jam, sehingga jika dipaksakan untuk mengikuti dengan waktu yang terlambat akan menggusur waktu uji peserta pada gelombang berikutnya.

Dalam sehari, ujarnya, diselenggarakan tiga gelombang, rata-rata tiap gelombang diikuti 20 guru pada satu tempat. Di DIY sendiri, jelas, Sutriari, terdapat 110 tempat penyelenggaraan Uji Kompetensi Guru yang tersebar di lima kabupaten/kota se DIY. Uji kompetensi itu sedianya berlangsung selama empat hari dan diikuti 24.382 guru. (AU/OL-8)

Sumber : Media Indonesia

07.39 | Posted in , , | Read More »

Terminal Giwangan Siap Tampung Arus Mudik

YOGYAKARTA--MICOM: Mengantisipasi llonjakan penumpang mudik, Terminal Penumpang Giwangan Yogyakarta mempersiapkan pembukaan satu pintu darurat memudahkan penumpang keluar-masuk terminal.

"Pintu ini juga akan digunakan untuk menghadapi peninjauan mendadak oleh pejabat pemerintah maupun kepentingan darurat lainnya,? kata Kepala UPT Terminal Penumpang Yogyakarta Imanuddin Aziz.

Menurut dia, Terminal Penumpang Yogyakarta yang menjadi terminal Tipe A ini memiliki lima pintu darurat yang siap dibuka, dua masuk untuk bus, dua pintu keluar untuk bus dan satu pintu darurat umum.

Pintu darurat itu sendiri menurut Iman berada di sisi timur terminal.

Dalam menghadapi arus penumpang itu, ujarnya, Terminal Penumpang Yogyakarta juga sudah dilengkapi dengan empat unit kamera pemantau (CCTV) yang dipergunakan untuk memantau lalu lintas dan pergerakan di terminal.

Untuk tahun ini, diprediksi arus penumpang lebaran akan tinggi pada H-7 hingga H+7. Terminal Penumpang Yogyakarta memiliki kemampuan menampung pergerakan 2.500 - 3.000 bus per hari. (OL-11)

Sumber : Media Indonesia

09.08 | Posted in , , , | Read More »

Calo Marak, Tiket KA Tembus Rp1 Juta

YOGYAKARTA– Aturan ketat pemberlakuan sistem by name dalam pembelian tiket kereta api (KA) tak membuat praktik percaloan tiarap. Sebaliknya, jelang musim mudik, mereka menjamur.

Tak tanggung-tanggung, para calo ada yang menjual tiket hingga Rp1 juta per orang.Mereka memanfaatkan tingginya daya tarik masyarakat terhadap moda trasportasi massal itu.Kebutuhan tiket KA yang tinggi dibanding dengan jatah kursi yang ada menjadi kesempatan bagi para calo tiket untuk mereguk keuntungan berlipatlipat. Andang,salah warga Kalasan, Kabupaten Sleman mengungkapkan, awal pekan lalu dia mencari tiket kereta kelas ekonomi tujuan Jakarta untuk keberangkatan pada 28 Agustus mendatang.

Namun, tiket yang dicari tidak didapat, sebab dari informasi petugas stasiun di ruang reservasi,tiket telah habis.“Saya cari untuk istri saya, dia kerja di Jakarta, rencananya nanti untuk balik ke sana,”katanya. Namun,saatdiaakanpulang, tiba-tiba dihampiri beberapa orang dan menawari tiket kereta. Dia kaget karena calo menawarkan beberapa tiket. Harga yang ditawarkan saat itu bervariasi. Untuk kereta kelas ekonomi AC beberapa calo yang menawarkan Rp250.000. Namun sebagian yang lain menawarkan sampai Rp350.000.“Karena mahal banget saya tidak mau,masak harganya sampai segitu,”keluhnya.

Pengakuan Andang ini menunjukkan praktik percaloan tiket kereta belum bisa lenyap meski aturan diperketat maupun razia digalakkan. SINDO juga berhasil menemukan daftar harga tiket dari para calo yang nilainya berlipat ganda dari harga normal. Selengkapnya lihat grafis. B, salah seorang calo yang berhasil ditemui mengaku bisa menyediakan semua jenis tiket KA baik itu ekonomi, ekonomi AC,bisnis maupun eksekutif. Dia mengakui harga tiket yang dia jual jauh di atas harga yang dijual di stasiun.

“Jangan sampai nanti tahu harganya kaget,karena sudah naik,”kata dia meyakinkan kepada SINDO. Dia mencontohkan, harga tiket kelas ekonomi AC yang biasa dijual di stasiun adalah Rp270.000.Namun tiket yang dia jual antara Rp450.000 sampai Rp500.000. Sedang untuk tiket kelas eksekutif yang harganya berkisar Rp600.000, dia ditawarkan hingga Rp1 juta.“ Untuk kelas bisnis, harganya tidak jauh dengan yang ekonomi, selisihnya sekitar Rp10.000,”terangnya.

Menanggapi masih maraknya kasus percaloan itu,Ketua Lembaga Konsumen (LKY) Yogyakarta Widijantoro menilai, praktik ilegal tersebut terbukti belum bisa dihilangkan meski PT Kereta Api memasang memberi imbalan kepada warga yang bisa menemukan. “Yang tahu calo itu justru petugas dari PT KA,tohcalo itu setiap hari hanya berada di sekitar stasiun,”katanya. Dia menilai, kecil kemungkinan petugas tidak tahu karena calo bisa membeli tiket dengan jumlah banyak. Padahal PT KA sudah membuat aturan pembelian tiket dibatasi atau memaki sistem kuota.

“Ini terjadi mungkin ada oknum yang bisa menjual lewat pintu belakang atau karena ada yang tutup mata,”ulasnya. Dia mempertanyakan efektivitas sistem ticketing by name yang menjadi kebijakan PT KA.Seharusnya,bila sistem itu benar berjalan dengan benar, dapat menutup celah percaloan.“ Janji PT KA untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik tampaknya belum bisa dibuktikan, saya juga tidak yakin nanti di kereta ada pengecekan tiket dengan KTP (kartu tanda penduduk),”pungkasnya.

Humas PT KA Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto saat dikonfirmasi menampik adanya praktik percaloan tiket saat Lebaran. Menurut Eko,PT KA sudah melakukan berbagai upaya pencegahan adanya praktik percaloan.Tindakan yang dilakukan di antaranya dengan melakukan pembatasan pembelian tiket. “Satu orang dibatasi membeli sampai empat tiket,” katanya. Kemudian, lanjut Eko, di area peron ditempatkan petugas yang akan melakukan pengecekan untuk mengetahui kesamaan antara identitas dalam tiket dengan orang yang menggunakan.

Ketika ditemukan ada perbedaan antara tiket yang tertera nomor KTP pembeli tiket dengan orang yang menggunakan tiket itu, maka petugas pemeriksa akan menganggap tiket tersebut hangus. “Beberapa waktu sebelumnya sudah banyak tiket yang kita anggap hangus,jadi kita imbau untuk para calon penumpang membeli tiket jangan lewat calo,” ujarnya. Di Daop 6, jumlah penumpang pada saat arus balik,akan jauh lebih banyak dibandingkan arus mudik. Dari yang dia ketahui, hingga kemarin, tiket arus balik untuk tanggal 22 sampai 26 Agustus nanti sudah habis.

“Untuk harga tiket di kereta komersial (eksekutif dan bisnis) menggunakan batas atas dan batas bawah,” terangnya. Harga tiket kelas eksekutif untuk batas atas,dijual dengan harga kisaran Rp600.000. Sementara, untuk tiket komersial batas bawah, eksekutif dan bisnis kisaran Rp200.000. Untuk kereta api kelas ekonomi, dijual kisaran Rp35.000 jenis KA Progo. Untuk jenis KA Bengawan dijual dengan harga Rp37.000.

“Kalau yang kehabisan tiket pada tanggal 22 sampai 26 pada arus balik, lebih baik diundur pada tanggal 27 dan seterusnya karena ditanggal itu masih ada kursi yang kosong,” terang dia. muji barnugroho/ ridho hidayat 

Sumber : Seputar Indonesia

16.52 | Posted in , , | Read More »

Mobil Dinas Provinsi DIY Dilarang untuk Mudik

YOGYAKARTA--MICOM: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melarang kendaraan dinas digunakan untuk perjalanan mudik. Bahkan, Pemprov DIY mengancam dengan sanksi tegas kepada PNS yang melanggar.

"Sudah ada Peraturan Gubernur DIY No 26/2008 yang melarang PNS Provinsi DIY membawa kendaraan dinas untuk mudik," kata Kepala Inspektorat DIY Haryono, Jumat (27/7).

Ia menegaskan, dalam peraturan tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja di Lingkungan Pemprov DIY disebutkan, kendaraan dinas milik Pemprov DIY hanya digunakan untuk kepentingan dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Oleh karena itu, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta memberikan contoh agar ke depan tidak menimbulkan permasalahan.

Pemprov DIY juga akan memantau penggunaan bahan bakar minyak (BBM) non subsidi bagi kendaraan dinas. Menurut Haryono, mulai 1 Agustus mendatang Pemprov DIY melarang kendaraan pelat merah menggunakan bahan bakar subsidi. "Mobil dinas juga akan dipasangi stiker yang menerangkan bahwa kendaraan itu tidak menggunakan BBM bersubsidi," katanya.

Pengawasanya, juga akan dilakukan dengan verifikasi struk pembelian BBM ke SPBU. (AU/OL-01)

Sumber : Media Indonesia

09.43 | Posted in , | Read More »

Hanya 16,5% Warga yang Melek Internet

GUNUNGKIDUL – Menjamurnya warung internet (warnet) di Kabupaten Gunungkidul belum diikuti dengan semangat warga untuk memanfaatkannya. Masih banyak di antara mereka yang belum melek internet.

Hasil kajian Institute Development And Economic Analisyst (Idea) Yogyakarta yang terintegrasi dengan program Strategic Alliance for Poverty Allievation (SAPA) menyebutkan, dari 100 warga,hanya 16 orang yang menggunakan internet. Dengan demikian, hanya 16,51% warga Gunungkidul yang melek teknologi internet tersebut. “Untuk warga yang menggunakan internet, Gunungkidul paling rendah se-Provinsi DIY,” kata koordinator penganggaran partisipasi,Transparan dan Akuntabel Idea Yogyakarta, Hernindya Wisnu Aji di sela pelatihan internet untuk warga di Wonosari,kemarin.

Sesuai dengan indeks kesejahteraan rakyat (Ikrar) yang dikeluarkan Kementerian Kordinator bidang Kesejahteran Rakyat (Kemenko Kesra) dan Badan Pusat Statistik (BPS), kesejahteraan rakyat memiliki tiga variabel utama. Masing-masing adalah kesejahteran sosial, ekonomi, dan demokrasi. ”Nah, salah satu variabel dari kesejahteraan dan demokrasi ini adalah penggunaan internet,”ujarnya.

Pentingnya memberikan kesadaran berinternet bagi warga di Gunungkidul memiliki beberapa alasan. Alasan utamanya, saat ini layanan internet di 18 kecamatan di Gunungkidul sudah tersedia, tapi belum digunakan maksimal. ”Kita mengawali pelatihan internet dengan menyasar kelompok ibu-ibu dulu,” beber dia. Sri Sulistiawati, warga Semin yang ikut pelatihan, mengakui dirinya buta internet dan komputer.

”Ini pengalaman pertama saya,” tuturnya. Perempuan yang sehari-harinya menjadi ibu rumah tangga ini berharap dirinya tidak lagi buta teknologi, sehingga penguasaan internet menjadi modal untuk maju dan mengetahui perkembangan dunia. suharjono

Sumber : Seputar Indonesia

16.47 | Posted in , , | Read More »

Wesel dari Luar Negeri ke Yogyakarta Capai Rp4,062 Miliar

Kiriman wesel
YOGYAKARTA-Pengiriman wesel dari luar negeri untuk tujuan DI Yogyakarta menjelang lebaran mengalami peningkatan. Selama bulan Juli, hingga tanggal 24, jumlah wesel dari luar negeri yang masuk ke DI Yogyakarta mencapai Rp4,062 miliar.

"Wesel dari luar negeri bulan Juli meningkat dibandingkan bulan Juni," terang Agung Satriyono, Wakil Kepala Kantor Pos Unit Pelayanan Teknis Kantor Pos DIY, Kamis (26/7).

Dari data yang dihimpun PT Pos Indonesia Yogyakarta, jumlah wesel dari luar negeri pada Juni hingga tanggal 24 sebanyak 1.256 kiriman, sedangkan pada Juli hingga 24 sudah 1.423 kiriman. Dari sisi nomina, uang yang dikirimkan pun meningkat dari Rp3,307 miliar menjadi Rp4,062 miliar.

Diprediksi, jumlah tersebut akan terus naik hingga pertengahan Agustus nanti. "Peningkatannya bisa mencapai 10-15 persen dari Juli," ungkapnya.

Ia mengungkapkan kiriman tersebut kebanyakan dari Malaysia, Arab, dan Hong Kong. Kiriman tersebut kebanyakan ditujukan untuk wilayah Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. (AT/OL-10)

Sumber : Media Indonesia

08.36 | Posted in , | Read More »

Suhu Malam Hari Yogyakarta 17 Derajat Celcius

Yogyakarta  - Suhu udara di Yogyakarta saat malam hari cukup dingin, bisa 17 derajat celcius pada sekitar pukul 01.00 WIB.

"Suhu udara yang cukup dingin di malam hari ini merupakan kondisi yang normal saat musim kemarau," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Tony Agus Wijaya di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, suhu udara yang cukup dingin di malam hari tersebut juga dipicu oleh angin yang dominan bertiup dari arah tenggara atau dari Benua Australia.

"Di Australia sedang mengalami musim dingin, sehingga angin yang bertiup dari Australia ke Indonesia juga cukup dingin," katanya.

Tony memperkirakan, suhu udara terdingin malam hari di wilayah Yogyakarta akan mencapai puncaknya pada Agustus, yaitu mencapai 16 derajat celcius.

Tony menambahkan, saat ini suhu udara maksimal siang hari di Yogyakarta mencapai 33 derajat celcius yang biasanya terjadi pada pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB.

"Hingga Agustus, suhu udara maksimal siang hari juga akan terus mengalami kenaikan hingga mencapai 35 derajat. Pada saat itu, suhu udara akan terasa sangat panas saat siang hari dan sangat dingin saat malam hari," katanya.

Perbedaan suhu yang cukup signifikan antara siang dan malam hari tersebut, lanjut Tony, bisa berpengaruh pada kondisi kesehatan masyarakat, apalagi saat ini memasuki bulan puasa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Tuty Setyowati mengatakan, masyarakat perlu menjaga pola makanan bergizi agar tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca yang cukup ekstrim antara siang dan malam hari.

"Kuncinya adalah menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit," katanya.

Sejumlah penyakit yang kerap muncul akibat cuaca yang ekstrim di antaranya adalah infeksi saluran pernafasan, mata dan kulit.(E013)

Sumber : Antara News

07.53 | Posted in , , | Read More »

DIY Kekurangan 500 PNS

YOGYAKARTA- Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta kekurangan pegawai negeri sipil sekitar 500 orang, kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah provinsi itu Agus Supriyanto.

"Kekurangan pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak itu paling banyak pada kompetensi tenaga pengajar dan tenaga kesehatan," katanya usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan 128 CPNS menjadi PNS di Yogyakarta, Selasa (24/7).

Namun demikian, menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap konsisiten menjalankan kesepakatan tiga menteri tentang moratorium CPNS.

"Meskipun ada kekurangan PNS dengan kompetensi khusus, Pemprov DIY tahun ini belum membuka pendaftaran CPNS. Pemprov DIY tetap konsisten tidak membuka rekrutmen CPNS," katanya.

Ia mengatakan Pemprov DIY setiap tahun selalu mengajukan permohonan formasi CPNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB).

"Namun, dengan adanya moratorium tersebut kuota tambahan CPNS tidak mungkin dilakukan. Pemprov DIY juga tidak bisa menerima tenaga honorer lagi," katanya.

Menurut dia, Pemprov DIY telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasi kekurangan pegawai tersebut di antaranya dengan meningkatkan kapasitas PNS yang ada.

"Untuk mengisi kekurangan tersebut kami melakukan peningkatan kapasitas pegawai yang ada melalui pendidikan dan pelatihan. Saat ini jumlah PNS di DIY sebanyak 7.259 orang," kata Agus. (Ant/OL-3)

Sumber : Media Indonesia

08.11 | Posted in , | Read More »

Kabupaten Sleman Tuntaskan 177.396 E-KTP

SLEMAN - Kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sudah jadi sampai dengan akhir Juni 2012 sebanyak 177.396 buah dan sudah didistribusikan.

"Pendistribusian e-KTP yang sudah jadi tersebut telah dimulai sejak 25 Juni 2012 untuk seluruh Kabupaten Sleman," kata Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman Sofwan Nugroho, Senin (23/7).

Menurut dia, untuk pendistribusian e-KTP yang sudah jadi, Disdukcapil memberikan surat edaran pada kecamatan-kecamatan untuk membagikan e-KTP yang sudah jadi. "Hanya saja belum semua kecamatan membagikan e-KTP tersebut, karena belum semua kecamatan e-KTP-nya sudah jadi," katanya.

Ia mengatakan, warga yang melakukan perekaman e-KTP lebih dulu, belum tentu akan jadi juga lebih dulu. "Bisa jadi yang melakukan perekaman belakangan justru sudah jadi, karena pencetakan yang dilakukan pusat dengan sistem acak, tidak urut

sesuai pelaksanaan perekaman," katanya.

Nugroho mengatakan, kecamatan yang paling banyak e-KTP yang sudah jadi adalah Depok sebanyak 28.200, tetapi jumlah wajib e-KTP nya juga banyak yaitu 107.688. "Sementara yang paling sedikit e-KTP yang jadi adalah kecamatan Turi, karena yang jadi baru 100 buah dengan jumlah wajib e-KTP sebanyak 25.174 orang," katanya.

Ia mengatakan, untuk tingkat kehadiran dan e-KTP yang sudah jadi yang paling tinggi adalah Kecamatan Cangkringan, karena dari jumlah wajib e-KTP 23.231 yang sudah melakukan perekaman sebanyak 19.076 dan yang sudah jadi sebanyak 15.600 hingga persentase kahadiran dan e-KTP yang jadi paling tinggi.

"Saat ini sebanyak 23.32 persen wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman disebabkan berbagai hal antara lain tingkat kehadiran yang waktu diundang tidak hadir, karena sakit, juga meninggal dunia, meninggal dunia tetapi tidak melaporkan, juga adanya pindah tempat tinggal sebelum melakukan perekaman e-KTP," katanya. (Ant/OL-2)

Sumber : Media Indonesia

08.31 | Posted in , | Read More »

Camat di Yogya Dapat Mobil Dinas Avanza

YOGYAKARTA – Semua mobil dinas (mobdin) camat di Kota Yogyakarta pada tahun ini akan diganti. Selain untuk menunjang kinerja, penggantian mobdin juga karena mobil camat saat ini telah berumur lebih dari 10 tahun.

Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Kota Yogyakarta Hari Setyowacana mengatakan, dalam menjalankan tugasnya saat ini camat memakai minibus Colt T keluaran 2000. Nantinya,mobdin yang baru adalah minibus Avanza tipe E. “Pergantian mobil dinas bagi camat ini memang sudah selayaknya. Sebab mobil dinas saat ini rata-rata sudah berusia lebih dari 10 tahun,” katanya, kemarin.

Pengadaan mobdin camat akan dilakukan bertahap. Untuk tahap awal, dari 14 kecamatan, baru tujuh yang akan diganti. Anggaran telah dialokasikan sebesar Rp1,08 miliar di APBD 2012. Sisanya, akan dianggarkan di APBD Perubahan 2012. Tujuh mobdin baru diberikan untuk Kecamatan Jetis, Gondomanan,Danurejan,Mergangsan, Umbuharjo,Pakualaman, dan Gondokusuman.Dari tujuh kecamatan ini,lima kecamatan sudah menerima mobil dinas baru pada Jumat (20/7) lalu.

Dua kecamatan, yakni Pakualaman dan Gondokusuman belum menerima. Camat Jetis Sisruwadi mengatakan, kendaraan dinas baru tersebut sangat diharapkan, terutama untuk meningkatkan tugas-tugas kewilayahan, terutama memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Dengan adanya kendaraan dinas baru ini, tentu akan mendukung tugas dari kecamatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. priyo setyawan

Sumber : Seputar Indonesia

08.26 | Posted in , , | Read More »

Tiket Prameks Bakal Naik Rp 5.000

YOGYAKARTA – Penumpang kereta api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) siap-siap harus merogoh kantong lebih dalam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VI Yogyakarta bakal menaikkan harga tiket KA Prameks.

Rencana kenaikan harga tiket itu memang ada. Rencananya dalam waktu dekat, mungkin sebelum Lebaran sudah diberlakukan. Kenaikan memang diperlukan karena biaya operasional sudah semakin besar,”kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto kemarin.

Tiket KA komuter Prameks tujuan Yogyakarta–Soloakandinaikkan Rp5.000 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp10.000. Jadi, setiap penumpang harus membayar Rp15.000 untuk sekali jalan.“Kami akan meminta izin dulu ke Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia untuk membahas rencana kenaikan tarif ini,”ujarnya. Eko menambahkan, kenaikan harga tiket tersebut dilakukan untuk meningkatkan sarana kereta api maupun menambah petugas agar penumpang lebih nyaman.

Salah satu pelayanan yang ditingkatkan adalah ketepatan waktu perjalanan. Saat ini tiga set rangkaian kereta rel diesel elektrik yang biasanya dijalankan untuk memberikan pelayanan Prameks sedang diperbaiki di Balai Yasa, Yogyakarta, Yogyakarta. “Ada beberapa kerusakan yang dialami Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Prameks. Di antaranya korsleting listrik sehingga kereta tersebut harus menjalani perawatan,” ungkap Eko.

Dengan perbaikan tiga set KRDE Prameks tersebut, ada empat jadwal perjalanan kereta api yang terpaksa dibatalkan sejak Jumat (20/7).Perbaikan KRDE Prameks tersebut dijadwalkan dapat diselesaikan sebelum masa angkutan Lebaran 2012 dimulai. Keempat jadwal perjalanan Prameks yang terpaksa dibatalkan tersebut adalah KA 202 dari Yogyakarta pukul 05.15 WIB, KA 203 dari Solo pukul 06.30 WIB, KA 218 dari Yogyakarta pukul 17.30 WIB,dan KA 219 dari Solo pukul 19.35 WIB.

Eko menambahkan, saat libur panjang atau libur akhir pekan, jumlah penumpang yang memanfaatkan kereta Prameks bisa mencapai 12.000 orang per hari.Sementara hari biasa ada 8.000–9.000 orang per hari. “Dengan perbaikan ini, diharapkan seluruh kereta Prameks nantinya dapat dijalankan secara optimal untuk mendukung layanan angkutan Lebaran,”tandasnya.

Menurut Komisaris PT KAI Yahya Ombara, kenaikan tarif KA Prameks memang sewajarnya dilakukan. Apalagi, tarif kereta rel listrik (KRL) di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) juga sudah mengalami kenaikan. Dia juga mengusulkan agar kenaikan tarif tersebut tidak diberlakukan sama untuk semua tujuan. “Misalnya, untuk tarif Yogyakarta–Solo memang Rp15.000.Tetapi jika ada penumpang yang turun di Klaten, harga tiket tidak mengalami kenaikan,”ungkapnya.

Ketua Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) Widjiantoro mengusulkan agar PT KAI melakukan pendekatan kepada pemerintah untuk menggerakkan subsidi.Jika alasan kenaikan tarif itu untuk menutup biaya operasional dan kerugian maka harus ada transparansi anggaran.“Kita bisa lihat kalau sedang menggunakan jasa kereta api, masih banyak sarana prasarana maupun kenyamanannya masih kurang. Untuk menutup kerugian, seharusnya itu tidak dibebankan kepada rakyat,”tandasnya.

Kenaikan tarif tersebut dikeluhkan oleh salah satu pelanggan KA Prameks.Dibyo,38, warga Klaten. Rencana kenaikan tarif KA Prameks dinilai memberatkan.Pria yang bekerja di Kota Yogyakarta ini seharihari lebih memilih menggunakan jasa kereta api KA Prameks dibanding naik bus.

Alasannya, menggunakan jasa kereta komuter waktunya bisa ditentukan.“ Kalau tarif Prameks naik, jelas pengeluaran bertambah. Untuk transportasi pulang-balik Rp30.000, itu belum makanminumnya,” keluhnya. ridho hidayat/ant

08.34 | Posted in , , | Read More »

Perampok ancam ledakkan bom di BRI Yogyakarta

Sleman - Seorang perampok membawa kabur uang tunai Rp155 juta setelah mengancam akan meledakkan bom di Bank BRI Kantor Kas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Senin pagi sekitar pukul 08.15 WIB.

"Kemungkinan besar benda yang ditinggalkana pelaku di TKP tersebut adalah bom, perkiraan antara 70 hingga 80 persen benda tersebut bom," kata Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman.

Menurut dia, kejadian tersebut bermula ketika Kantor Kas BRI RSUP Dr Sardjito baru saja buka, kemudian datang pelaku yang kemungkinan melakukan aksinya seorang diri.

"Pelaku yang merupakan seorang lelaki dengan memakai penutup muka tersebut langsung mengancam petugas bank dengan benda yang diduga bom. Pelaku meminta uang dan mengancam benda yang dilengkapi dengan timer itu akan diledakan," katanya.

Ia mengatakan, karena takut, petugas bank langsung menyerahkan uang sebesar Rp155 juta dari tas seorang karyawan bank bernama Siti Sukamti (55) ketika hendak masuk kerja.

Setelah mendapatkan uang, pelaku kemudian meninggalkan bungkusan dan mengatakan akan meledakkan kantor bank itu. Spontan seluruh pegawai berhamburan keluar.

Tim Jihandak Gegana Satbrimobda Daerah Istimewa Yogyakarta yang datang ke lokasi, akhirnya mengevakuasi benda mencurigakan tersebut.

"Setelah kami lakukan pantauan pada bungkusan dengan sinar X, diketahui dalam bungkusan tersebut terdapat timer digital serta rangkaian kabel, namun kami belum bisa memastikan apakah bungkusan tersebut merupakan bom," kata Kasat Brimobda DIY Kombes Pol Gatot Sudibyo.(V001/H008)

Sumber : Antara News

09.17 | Posted in , , | Read More »

Guguran Material di Gunung Merapi Akibatkan Hujan Abu

Sleman - Guguran material vulkanik di puncak Gunung Merapi, pada Minggu sore mengakibatkan sejumlah wilayah di lereng gunung tersebut mengalami hujan abu.

"Guguran material di puncak Merapi terdengar cukup keras di Pos Pantau Babadan pada pukul 18.01 WIB, 18.02 WIB dan 18.04 WIB," kata Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK0 Yogyakarta Sri Sumarti, Minggu malam.

Menurut dia, akibat guguran tersebut sejumlah wilayah terjadi hujan abu seperti di Babadan dan Jurang Jero, Srumbung Magelang.

"Sedangkan dari Pos Selo terpantau tinggi asap guguran ini mencapai 1.000 meter, ke arah barat," katanya.

Ia mengatakan, untuk arah guguran material sampai saat ini belum terpantau karena kejadian sudah cukup sore dan cuaca gelap.

"Meski demikian sampai saat ini status Gunung Merapi masih aktif normal, dan belum ada peningkatan status," katanya.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi di Babadan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Yulianto, mengatakan bahwa guguran material vulkanik terjadi dari satu kubah lava gunung berapi di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dengan Yogyakarta karena pelapukan.

"Secara visual dari Pos Babadan di bagian barat daya puncak Merapi, tidak terlihat guguran itu secara langsung. Kami hanya mendengar terdengar suara guguran," katanya.
(V001/Z003)

Sumber : Antara News

08.59 | Posted in , , , | Read More »

Puluhan Becak Gelar Pawai Simpatik Keliling Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA News) - Puluhan pengemudi becak yang tergabung dalam Persatuan Pengemudi Becak Ahmad Dahlan menggelar pawai simpatik keliling Kota Yogyakarta bersama Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin, Minggu, dimulai dari halaman Dinas Pariwisata DIY.

"Kegiatan pawai simpatik becak ini memiliki makna simbolik, yaitu keberadaan becak harus tetap dipertahankan, sekaligus sebagai keberpihakan kami kepada masyarakat," kata Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin sebelum melepas pawai di Yogyakarta, Minggu.

Menurut Din, keberadaan becak di Kota Yogyakarta juga memiliki arti penting untuk mendukung perkembangan pariwisata di kota tersebut.

Ia pun berpesan agar siapapun kepala daerah yang memimpin Kota Yogyakarta tidak menggusur keberadaan becak, tetapi justru mempertahankannya atau bahkan jika memungkinkan memberikan fasilitasi dan kemudahan bagi becak untuk tetap bisa mendukung sektor wisata.

Dalam kesempatan tersebut, Din yang mengenakan kemeja batik lengan panjang juga mencoba mengayuh becak. Ia mengakui, untuk mengayuh becak dibutuhkan tenaga yang kuat karena sangat berat.

"Sebenarnya, tarif becak itu sangat murah apabila dibanding dengan energi yang harus dikeluarkan pengemudi becak untuk mengantarkan penumpang ke tujuan," katanya.

Namun demikian, ia berharap agar seluruh pengemudi becak bisa tetap bersyukur dengan penghasilan yang diperoleh, meskipun tidak terlalu besar antara Rp30.000 hingga Rp50.000 per hari.

Sementara itu, perwakilan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Ahmad Maruf mengatakan, kegiatan pawai simpatik becak tersebut merupakan bagian untuk mempromosikan pemberdayaan masyarakat sekaligus untuk menekankan bahwa becak merupakan kendaraan yang ramah lingkungan dan humanis.

"Becak ini tetap harus dilestarikan sebagai sarana transportasi. Bagaimanapun juga, keberadaannya tidak terpisahkan dari kenyataan yang ada di Kota Yogyakarta," katanya.

Sedangkan Ketua Persatuan Pengemudi Becak Ahmad Dahlan (Pabelan) Edi mengatakan, berterima kasih atas binaan yang telah dilakukan oleh MPM Muhammadiyah, dan berharap tetap terus didampingi.

Selain diikuti oleh pengurus Muhammadiyah, kegiatan pawai simpatik tersebut juga diikuti Dimas dan Diajeng Kota Yogyakarta yang juga ikut berkeliling naik becak. 

Sumber : Antara News

08.45 | Posted in , , | Read More »

25 Sekolah di DIY Diduga Lakukan Pungutan Liar

YOGYAKARTA - Sekitar 25 sekolah di Provinsi DI Yogyakarta diduga melakukan pungutan liar. Menurut Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DI Yogyakarta dan Jateng, ada beragam cara dilakukan untuk melakukan pungutan liar, mulai dari uang untuk membeli amlop, uang pendaftaran, uang kursi, hingga uang gedung.

Plt Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DIY-Jateng Budhi Masthuri mengungkapkan, jumlah pungutan tersebut bervariasi, dari Rp1000 untuk amplop, Rp200 ribu-Rp300 ribu untuk pendaftaran, Rp750 ribu untuk uang kursi, hingga rata-rata Rp2 juta untuk uang gedung.

Ia mencontohkan, ada satu sekolah ada yang manarik uang bangku sebesar Rp750 ribu. Siswa yang bersangkutan diberi tenggat waktu 1 minggu. Apabila tidak sanggup, ia otomatis tidak diterima.

Temuan-temuan yang ada dihimpun dari berbagai cara, baik melalui laporan, tulisan media massa, hingga fakta yang diperoleh ORI sendiri. "Kami akan menindaklanjutinya dengan pemanggilan kepala sekolah-kepala sekolah yang bersangkutan," ungkapnya, Sabtu (14/7).

Pemanggilan tersebut ditujukan untuk mengklarifikasi kepada sekolah pungutan tersebut sesuai aturan atau tidak. Jika sesuai aturan, tetapi dinilai memberatkan, hal tersebut akan dibicarakan dengan pihak sekolah agar orang tua siswa tidak keberatan.

Namun, apabila ternyata tidak sesuai aturan, pihak sekolah dan dinas pendidikan akan diajak diskusi untuk menyelesaika permasalahan tersebut. Sambil menunggu keputusan, siswa yang bersangkutan akan diberikan dispensasi. Pemanggilan akan dilakukan secara bertahap mulai Rabu (18/7). (AT/X-14)

09.52 | Posted in , , | Read More »

Sindikat Joki Menyusup UGM

YOGYAKARTA – Ujian masuk kelas internasional di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) kemarin diwarnai praktik perjokian. Sebanyak 52 dari 400 peserta ujian terlibat praktik curang ini.
Dari catatan UGM, jumlah peserta yang melakukan praktik kotor ini adalah terbanyak sepanjang sejarah kampus terfavorit di Indonesia tersebut.

Selain terbanyak, modus perjokian juga semakin canggih. Saat ditangkap kemarin, sejumlah alat komunikasi dan kabel yang telah dimodifikasi diketahui terlilit di badan maupun pakaian peserta ujian.Diduga peserta dan sindikat joki juga berkomunikasi dengan gelombang khusus, sebab sinyal handphone sebelumnya telah diacak oleh panitia ujian. Terbongkarnya perjokian ini berawal dari kecurigaan panitia terhadap gerak-gerak sejumlah peserta ujian. Diduga aktivitas tersebut merupakan kode khusus untuk mereka saling berkomunikasi seperti berdehem.

Curiga terjadi perjokian, panitia lantas melakukan penggeledahan.Ternyata benar, dari penggeledahan sejumlah peserta, ditemukan peralatan komunikasi yang sudah dipasang sedemikian rapi. Direktur Administrasi Akademik UGM Prof Budi Prasetyo mengatakan,di antara temuan panitia adalah adanya alat berupa telepon genggam modifikasi yang ditempelkan di pinggang peserta. Antara peserta laki-laki dengan peserta perempuan dibedakan cara pemakaian dan alat tambahannya.

Untuk laki-laki memakai telepon yang dipasang di pinggang dengan dihubungkan ke layar menyerupai jam tangan. Sementara, untuk perempuan juga sama menggunakan telepon genggam yang dipasang di pinggang, namun ditambah menggunakan earphone. Sebagian besar peserta perempuan mengenakan jilbab warna gelap sehingga earphone sulit terdeteksi. Saat peserta kesulitan mendapatkan jawaban, maka joki mengirimkan jawaban yang bisa dilihat di layar yang sudah diubah layaknya jam tangan.

Budi mengaku beberapa saat sebelum ujian Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris kemarin dimulai, pihaknya sudah meminta semua peserta meninggalkan alat komunikasi di luar ruangan.Namun ternyata modus perjokian lebih canggih. Menurut penyelidikan polisi, modus perjokian termasuk baru.Jika biasanya peserta tes digantikan dengan orang baru yang mirip, namun kemarin anggota sindikat joki turut menjadi peserta ujian.

Pelaku yang menyamar menjadi peserta itu lantas mengerjakan soal dan jawabannya lantas dikirimkan ke operator di luar ruangan.Komunikasi selanjutnya adalah antara peserta yang kesulitan mencari jawaban dengan operator. Agar tidak memicu kecurigaan petugas, selain menggunakan telepon modifikasi, komunikasi dengan operator dilakukan dengan kode-kode tertentu seperti berdehem. Dari penyelidikan awal, panitia dan satuan keamanan kampus (SKK) menemukan 52 peserta yang diduga terlibat perjokian ini.Namun saat pemeriksaan, empat peserta melarikan diri.

“Setelah mendapatkan barang bukti yang cukup, kami pun kemudian memanggil polisi,”jelas Budi. Dia menduga, praktik perjokian ini melibatkan sindikat yang besar.Sebab SKK dan panitia ujian menemukan dua macam kasus, baik lewat telepon maupun pesan singkat. Alat komunikasi yang digunakan tersebut juga terkoneksi dengan operator. Soal keterlibatan orang dalam UGM, Ketua Panitia Lokal SNMPTN DIY belum bisa memastikan. Jika ada mahasiswa atau karyawan UGM yang terbukti terlibat dalam kasus ini, pihak rektorat memastikan akan memberikan sanksi tegas.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Widi Saputra meyakini, praktik ini sudah dipersiapkan dengan matang. Hasil pemeriksaan sementara, baru satu pelaku yang ditangkap. Namun pelaku kemungkinan lebih dari satu jumlahnya.Pelaku memiliki peran yang berbeda- beda. Namun Polres Slemankemarinmengakuhanya 43 peserta termasuk satu orang pelaku, bukannya 48 seperti yang disampaikan UGM. Dari keterangan awal, pelaku hanya memberikan jawaban- jawaban soal dari peserta yang merasa kesulitan mengerjakan.

Peserta mengontak seorang pelaku yang juga menyamar sebagai peserta tes, lantas memencet telepon genggam yang terlilit di pinggang atau tangan. Kemudian secara cepat, pelaku mengerjakan soal dan jawabannya diberikan ke operator yang berada di luar ruang ujian.Setelah itu,jawaban baru diberikan melalui pesan singkat kepada peserta yang meminta tolong. Pelaku juga mengaku mematok Rp5 juta kepada tiap calon mahasiswa fakultas elite di UGM ini. Uang itu diberikan jika calon mahasiswa terbukti telah diterima. Namun polisi menduga tarif perjokian lebih dari Rp5 juta.

Pihaknya masih mendalami kasus ini. Jika penyamaran yang dilakukan pelaku ilegal, maka pihaknya bisa menjerat dengan pasal 263 mengenai pemalsuan dokumen. Di sisi lain,42 untuk peserta yang menggunakan jasa tersebut masih sebatas sebagai saksi saja.Namun, kalau dilaporkan oleh pihak universitas mengenai tindakan pencemaran nama baik, peserta juga akan dijerat masalah hukum. Rektor UGM Prof Dr Pratikno mengatakan, terungkapnya indikasi kasus perjokian tersebut karena kesigapan pengawas dan panitia ujian di UGM.

“Kejelian teman-teman di UGM telah berhasil mengungkap upaya peserta untuk mengelabuhi petugas. Dan masalah ini akan kami selesaikan dengan jalur hukum,”ujarnya. Humas UGM Wiwit Wijayanti menuturkan, alat komunikasi yang digunakan kebanyakan berupa handphone. Meski tampak tidak utuh lagi, perangkat itu masih terlihat.

“Ada yg dibuat berupa jam tangan dengan layar besar.Ada yang bahkan ditaruh di balik kemeja dan pakaian dalam,” ujarnya.Menurut Wiwit, praktik perjokian yang melibatkan banyak orang baru terjadi kali ini di UGM. ratih keswara/ ridho hidayat/moch fauzi

Sumber Berita  : Seputar Indonesia
Sumber Gambar : Fak Kedokteran UGM

11.25 | Posted in , , , , , | Read More »

Jalan Kapas Tetap Satu Arah

YOGYAKARTA –Kebijakan satu arah dari selatan ke utara di Jalan Kapas,Kota Yogyakarta, akan tetap diberlakukan.Keputusan itu diambil karena berdasarkan hasil evakuasi terhadap uji coba dan sosialisasi selama satu bulan,dari 11 Juni hingga 11 Juli 2012,berdampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas di kawasan ini.

Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta Windarto mengatakan, hasil evaluasi ini akan digunakan sebagai bahan pembahasan dan menyusun kebijakan terhadap penerapan uji coba satu arah di Jalan Kapas. Untuk penetapannya,akan dibuat keputusan wali kota. “Langkah selanjutnya pasca uji coba ini,segera dibuat keputusan wali kota sebagai payung hukum,”katanya kemarin.

Setelah uji coba selesai, semua rambu-rambu lalu lintas yang ada, baik larangan belok kiri dan kanan serta tidak boleh masuk dari utara atau Jalan Kenari ke Jalan Kapas,juga sudah berlaku. Bagi pengguna kendaraan bermotor yang melanggar rambu akan mendapatkan sanksi sesuai dengan ketentuan berlaku. “Untuk penegakan aturan ini bukan lagi wewenang Dishub, melainkan aparat kepolisian,” ujarnya.

Perubahan arah arus lalu lintas di Jalan Kapas menjadi satu arah, yaitu dari selatan ke utara, salah satunya disebabkan volume kendaraan di ruas jalan tersebut cukup padat, terutama pagi dan sore hari. Dari pantauan SINDO kemarin, di Jalan Kapas masih ada para pengendara kendaraan bermotor yang tetap tidak mengindahkan rambu larangan belok kanan atau belok kiri dan dilarang masuk dari arah utara atau Jalan Kenari.

Bukan hanya kendaraan roda dua namun juga mobil. Salah seorang pengguna Jalan Kapas, Fajar,25 mengaku, selain tidak memperhatikan adanya rambu,juga belum mengetahui Jalan Kapas diterapkan satu arah.

Sehingga dirinya tetap belok kanan dari arah barat Jalan Kenari masuk Jalan Kapas atau menuju ke arah selatan. Apabila melewati lampu merah di simpang empat Stadion Mandala Krida di sisi timur Jalan Kapas, jaraknya cukup jauh dan memutar. priyo setyawan
Sumber : Seputar Indonesia

11.08 | Posted in , | Read More »

PIMNAS Terapkan TI Terpadu

YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai panitia penyelenggaraan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-25 yang berlangsung 9-14 Juli 2012 akan menerapkan sistem teknologi informasi terpadu selama kegiatan adu intelektualitas mahasiswa se- Indonesia berlangsung.

Koordinator Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi PIMNAS Wahyudi ST MT mengatakan, pada penyelenggaraan tahun ini panitia akan menggunakan sejumlah sistem informasi teknologi seperti untuk registrasi online, presensi, dan presentasi. “Sistem tersebut baru pertama kali digunakan dan akan diterapkan digunakan panitia,peserta,maupun dewan juri,”ujarWahyudi kemarin. Dia menjelaskan,seluruhpeserta PIMNAS diberi masingmasing satu akun.

Tiap universitas diwajibkan mengisi data peserta yang diperlukan sehingga secara cepat dapat diketahui jumlah peserta serta dosen pendamping yang akan datang.Berdasarkan catatan,jumlah peserta dan pendamping yang akan hadir sebanyak 2.000 orang.“Ini sangat penting untuk distribusi pembagian hotel, pasti akan lebihtertib. Meskipunadapeserta yang terlambat, yang pasti mereka telah menyelesaikan registrasi,” ungkapnya.

PIMNAS ke-25 tahun ini akan diawali dengan pawai peserta pada Senin (9/7) pukul 16.00 WIB.“Pawai ini bertujuan menautkan hati para peserta PIMNAS dengan khazanah kultural Yogyakarta. Setiap perguruan tinggi diminta mengirimkan wakil untuk ikut pawai,”kata Koordinator Pelaksanaan Pawai PIMNAS ke-25 Endro Dwi Hatmanto. ratih keswara

Sumber : Seputar Indonesia

19.56 | Posted in , , | Read More »

Grup karawitan California meriahkan Festival Apeman di Yogyakarta

Yogyakarta  - Festival Apeman di Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta, yang rutin diselenggarakan menjelang bulan puasa tampil beda kali ini, sebuah kelompok karawitan beranggotakan warga kota Berkeley, California, ikut tampil memeriahkannya.

Kelompok yang menamakan diri Grup Sari Raras itu memainkan lagu-lagu tradisional atau gending sepanjang acara Festival Apeman yang dihadiri ratusan ibu-ibu dari 55 kelompok.

Grup karawitan yang beranggota 20 orang Berkeley itu tak hanya terdiri atas pemain gamelan saja, ada dua pesinden yang fasih menyanyikan lagu-lagu Jawa juga di dalamnya.

"Irama gamelan ini sangat unik, eskotis, dan berbeda dengan instrumen musik lainnya. Ini yang membuat saya tertarik mempelajari gamelan," kata salah seorang pemain gamelan bernama Henry yang mengaku belajar gamelan dari pengajar Indonesia di University of California.

Seksi Acara Festival Apeman Sosromenduran Muhammad Taslim mengatakan, penampilan kelompok Sari Raras memberikan warna tersendiri bagi festival tahunan yang dijadikan sebagai ajang untuk saling meminta maaf dan saling mendoakan itu.

"Dari tahun ke tahun, jumlah peserta Festival Apeman ini selalu meningkat. Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menambah daya tarik wisata di Kota Yogyakarta," katanya.

Selama kegiatan berlangsung, Jalan Sosrowijayan yang menjadi pusat acara ramai oleh warga dan wisatawan yang menyaksikan festival, melihat ratusan ibu-ibu memasak dan menyajikan kue Apem yang dibuat dari tepung beras, santan, gula dan ragi.

Semua yang datang ke festival bisa mencicipi Apem yang sudah matang tanpa harus membayar. Selain apem, disajikan pula sejumlah makanan tradisional lain seperti kolak dan ketan.

"Kegiatan ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung secara turun temurun dan harus dilestarikan. Melestarikan budaya dengan konsep massal seperti ini tentu akan lebih menarik," kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tri Kirana Muslidatun.(E013)

Sumber : Antara News

09.02 | Posted in , , | Read More »

Kominfo Kampanye Internet Sehat di Yogyakarta

Yogyakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika gencar menggelar kampanye penggunaan internet sehat, dan kali ini dilakukan di salah satu pusat perbelanjaan Yogyakarta dengan tajuk "Kominfo Goes To Mall" yang diikuti para pelajar.

"Internet sehat adalah menggunakan internet secara aman dan produktif sehingga tidak menjadi korban pihak-pihak tidak bertanggung jawab, serta tidak menjadi korban dari teknologi itu sendiri," kata Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi dan Media Massa Henry Subiakto saat kampanye Internet Sehat di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, kegiatan kampanye penggunaan internet sehat tersebut perlu terus dilakukan karena jumlah masyarakat pengguna internet semakin bertambah setiap tahun, dan kini tercapat seperlima dari total 247 juta penduduk di Indonesia menggunakan internet.

Penggunaan internet yang paling jamak ditemui adalah dengan mengakses situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter.

"Padahal, dari situs-situs jejaring sosial tersebut kerap ditemui sejumlah kasus yang merugikan masyarakat, misalnya penipuan hingga penculikan," katanya.

Oleh karena itu, pengguna internet seharusnya tetap memperhatikan keamanan saat menggunakan internet, di antaranya adalah tidak memasang profil diri secara lengkap, melakukan pengamanan pada sistem internet yang dimiliki, tidak menyatakan ekspresi yang berlebihan.

"Apabila ada informasi di internet, sebaiknya tidak langsung mempercayainya begitu saja. Tetapi, harus di cek kebenarannya, apalagi akun yang digunakan anonim," katanya.

Penggunaan internet yang sehat, lanjut dia, juga termasuk tidak mengakses situs-situs pornografi serta tidak mengunduh lagu-lagu secara ilegal, atau tanpa membayar.

"Saat ini, kami sedang menggiatkan kampanye agar masyarakat tidak mengunduh lagu-lagu secara ilegal. Ini sebagai upaya menghargai musisi-musisi yang telah bekerja keras menciptakan lagu-lagu," katanya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para pelajar dan masyarakat tidak menggunakan internet untuk tujuan yang dilarang UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Ancaman hukumannya sangat berat, 12 tahun penjara. Selain itu juga melanggar aturan kesusilaan yang dianut masyarakat," katanya.

Pelanggaran UU tersebut di antaranya adalah mengirimkan pornografi melalui telepon selular, email, situs, jejaring sosial, dan perangkat lain.

Upaya untuk memerangi situs pornografi, lanjut dia, dilakukan dengan meminta operator untuk memblokir situs pornografi. "Sudah ada satu juta situs yang diblokir. Jumlah itu sudah cukup banyak, karena situs-situs tersebut terus berganti nama," katanya.

Kesulitan yang dihadapi operator saat memblokir situs porno tersebut adalah jumlahnya yang sangat besar. "Jika situs yang diblokir jumlahnya sangat banyak, sistem dari operator pun bisa terganggu. Inilah yang menjadi kesulitan," katanya.

Kementerian, lanjut dia, akan melakukan pengecekan ke masing-masing operator untuk mengetahui apakah sudah melakukan pemblokiran atau belum.(E013)

Sumber : Antara News

09.18 | Posted in , , , , | Read More »

UGM Terima 3.599 Mahasiswa Baru

Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun ini menerima sebanyak 3.599 mahasiswa baru melalui jalur ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

"Mahasiswa baru sebanyak itu terdiri atas 2.377 orang diterima di program studi IPA dan 1.222 orang diterima di IPS," kata Direktur Administrasi Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) Budi Prasetyo Widyobroto di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, mahasiswa baru yang diterima tersebut merupakan hasil seleksi dari total pendaftar di UGM sebanyak 51.079 orang, terdiri atas bidang IPA 31.968 orang dan IPS 19.111 orang.

"Sebagaimana kebijakan pemerintah, pada tahun ini UGM memberikan kuota tambahan penerimaan mahasiswa baru. Semua fakultas juga memberikan kuota tambahan dengan jumlah bervariasi antara 2-10 persen," katanya.

Ia mengatakan, untuk peserta Bidik Misi yang diterima melalui jalur ujian tulis di UGM berjumlah 313 orang. Dari jumlah tersebut hampir merata diterima di semua program studi termasuk yang favorit seperti kedokteran, kedokteran gigi, psikologi, dan akuntansi.

"Untuk mengakomodasi peserta Bidik Misi itu UGM juga telah meminta tambahan alokasi sebanyak 320 kursi kepada Ditjen Dikti. Hal itu kami lakukan karena 1.000 alokasi Bidik Misi untuk UGM telah terserap habis untuk SNMPTN Undangan dan pendaftar yang diterima di sekolah vokasi," katanya.

Menurut dia, untuk program studi yang menjadi favorit pendaftar di UGM pada tahun ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Program studi favorit bidang IPA antara lain teknologi informatika, kedokteran, farmasi, arsitektur, ilmu komputer, dan kedokteran gigi.

Program studi favorit bidang IPS adalah ilmu komunikasi, ilmu hubungan internasional, manajemen, akuntansi, pariwisata, dan psikologi.

Ia mengatakan, calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di UGM diwajibkan melakukan registrasi pada 9-19 Juli 2012. Registrasi tidak boleh diwakilkan dan calon mahasiswa harus datang sendiri dengan membawa berkas-berkas yang disyaratkan.

Berkas yang harus dibawa dapat dilihat pada "link" pengumuman SNMPTN. Jika sampai 19 Juli 2012 tidak melakukan registrasi, maka calon mahasiswa dianggap melepaskan haknya sebagai mahasiswa UGM.

"Jika benar-benar berhalangan untuk registrasi pada waktu yang telah ditentukan, seperti sakit berat atau sedang bepergian jauh seperti umroh, secepatnya dapat menyampaikan informasi dengan mengirimkan surat ke Direktorat Administrasi Akademik UGM," katanya. (ANT)

Sumber : Antara News

11.10 | Posted in , , | Read More »

Sekolah Dilarang Tarik Pungutan

YOGYAKARTA – Pemkot Yogyakarta melarang seluruh sekolah negeri mulai SD hingga SMA untuk menarik pungutan operasional sekolah kepada siswa baru atau pungutan berkedok biaya investasi.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengatakan, larangan penarikan tersebut sudah diedarkan ke seluruh sekolah negeri di Yogyakarta, pada 19 Juni lalu.Dasar larangan ini, yakni Peraturan Pemerintah (PP) no 47/2008 tentang Wajib Belajar Pendidikan Dasar dan PP No 48/ 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.

”Biaya yang bisa dikenakan bagi siswa baru SD dan SMP hanya biaya pribadi, seperti seragam, transportasi atau study tour,”kata dia,kemarin. Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta Sujanarko mendukung penuh kebijakan pemkot tersebut. Namun, untuk biaya investasi harus benarbenar dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas pendidikan, bukan untuk peningkatan fisik, seperti memelihara atau membangun gedung sekolah. ”Karena itu,agar penggunaan dana tersebut tepat sasaran perlu adanya pengawasan,” tandasnya. priyo setyawan

Sumber : Seputar Indonesia

09.07 | Posted in , | Read More »

Jogja Japan Week - Pererat Kerja Sama Dua Negara melalui Budaya

YOGYAKARTA– Masyarakat Yogyakarta kembali disuguhi kegiatan dua budaya menarik melalui Jogja Japan Week.

Kegiatan yang digelar untuk memperingati 27 tahun Jogja- Kyoto atau lebih dikenal dengan Sister Province Kyoto- RI ini bertujuan mengenalkan ragam budaya Jepang kepada masyarakat Yogyakarta. Kegiatan yang digelar mulai 5-8 Juli ini, resmi dibuka Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Menurut Sultan, kehadiran Jogja Japan Weeksebagai satu upaya mempererat kerja sama dan hubungan yang telah terjalin baik selama ini antara Jepang dan Indonesia melalui berbagai kegiatan seni dan budaya yang masih dipelihara.

“ Dengan adanya Jogja Japan Week semoga kita dapat berbagi informasi, pengetahuan tentang keragaman budaya, seni dan teknologi yang dimiliki Jepang. Begitu juga sebaliknya, Indonesia terutama Kota Yogya dapat mengenalkan budaya lokal dan tradisi yang dimiliki sebagai edukasi dan pengetahuan bagi masyarakat Jepang,” kata Sri Sultan. Salah satu kerja sama nyata yang telah terbina terlihat dari pameran Tecollabo,yakni suatu dekorasi ruangan yang biasa ditemui di rumah-rumah orang Jepang yang terbuat dari rotan. Dekorasi tersebut mampu dibuat oleh perajin Yogya.

Selain itu,kegiatan rencananya dimeriahkan dengan kehadiran 35 booth atau kedai kuliner Negeri Sakura yang dapat dinikmati pengunjung serta 25 merchandise unik lainnya.Ketua Panitia Jogja Japa Week, Fitriani Kuroda menyatakan, pengunjung tidak hanya disuguhi aneka kuliner dan budaya masyarakat Jepang, tapi mereka juga dapat belajar dan mempraktikkan langsung tradisi masyarakat Negeri Matahari Terbit itu. windy anggraina

Sumber : Seputar Indonesia

16.37 | Posted in , , , | Read More »

Yogyakarta Gelar Festival Malioboro

Yogyakarta - Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggelar Festival Malioboro di Kota Yogyakarta, 6-8 Juli 2012, dan rencananya dibuka oleh Gubernur provinsi ini Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Direncanakan Sultan HB X akan membuka secara resmi Festival Malioboro yang berlangsung di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret di Titik Nol Kota Yogyakarta,"kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tazbir, di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, dalam festival itu anti juga akan dimeriahkan dengan penampilan grup Band Letto dan kolaborasi seni Pesinden Sritu Respati oleh Jemek Supardi serta peragaan fashion dari Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY.

"Selama Festival Malioboro berlangsung juga akan ada kolaborasi tari bertajuk "Yogyakarta Kota Republik` yang mengisahkan tantang sejarah Keistimewaan Yogyakarta,"kata Tazbir.

Ia mengatakan dalam Festival Malioboro tersebut juga akan menampilkan seniman - seniman dari luar negeri salah satunya Malaysia.

"Diharapkan Festival Malioboro `Sound of Jogja` pada tahun ini makin mengukuhkan peran Yogyakarta sebagai aset wisata budaya sekaligus Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),"kata Tazbir.

Yang menarik Festival Malioboro, katanya, pada kegiatan itu juga akan menampilkan seni tari seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, termasuki musik tradisional Accapela Mataram.

"Selain itu, digelar berbagai lomba di antaranya lomba perkusi tingkat SD - SMA,mahasiswa dan dan umum," kata Tazbir. Festival tersebut rencananya ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. (ANT)

Sumber : AntaraNews

13.39 | Posted in , , , | Read More »

Puluhan Ternak di Gunungkidul Mati Misterius

Gunungkidul - Puluhan ternak milik warga Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mati diduga karena digigit hewan buas.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Sugiyanto, sepekan terakhir sekurangnya 30 ekor kambing milik warga desa itu mati. Ternak yang mati mengalami luka bekas gigitan, bahkan sebagian tubuh ternak itu hilang dan darahnya berceceran.

Ia mengatakan, warga menduga ternak itu digigit anjing liar yang sering bermunculan di desa mereka. "Kawanan anjing liar yang menyerang itu biasanya dalam jumlah banyak," ujar Sugiyanto.

Anjing liar itu diperkirakan bersembunyi di semak-semak di perbukitan yang jarang didatangi manusia. Kasus itu menggelisahkan warga. Jika serangan hewan buas itu tidak segera ditangani, ujarnya, kerugian peternak akan semakin banyak.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul Krisna Berlian mengatakan turunnya hewan buas ke permukiman akibat musim kemarau, sehingga siklus makanan mereka terganggu. Kemudian anjing-anjing liar itu mencari makan ke desa-desa terdekat. (AU/OL-01)

Sumber : Media Indonesia

08.07 | Posted in | Read More »

Penduduk Miskin DIY Tambah 1,09 Ribu Jiwa

YOGYAKARTA : Penduduk miskin di Provinsi DI Yogyakarta dalam enam bulan, September 2011 hingga Maret 2012, bertambah. Pertambahan jumlah penduduk miskin itu tercatat sebanyak 1,09 ribu jiwa.

Data itu dikemukakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Senin (2/7). Berdasarkan data itu, jumlah penduduk miskin pada Maret 2012 berjumlah 565,32 ribu jiwa. Padahal, pada September 2011 jumlah penduduk miskin masih berada di angka 564,23 ribu.

"Jumlah penduduk miskin DIY naik 1,09 ribu orang dalam kurun enam bulan terakhir," papar Kepala BPS Wien Kusdiatmono, Senin (2/7).

Menurutnya, dalam periode September 2011-Maret 2012, garis kemiskinan di DIY mengalami kenaikan sebesar 0,88%, yaitu dari Rp257.909 per kapita per bulan menjadi Rp260.173 per kapita per bulan. Akibatnya, hasil pendataan BPS terhadap penduduk miskin mengalami kenaikan.

Walau secara jumlah mengalami peningkatan, persentase jumlah penduduk miskin di DIY malah turun. Pada Septembet 2011, persentase penduduk miskin mencapai 16,14% dari total penduduk DIY, adapunn pada Maret 2012 hanya 16,05%, atau turun 0,9%.

Wien mengaku kenaikan jumlah penduduk miskin dipengaruhi oleh laju inflasi, utamanya bahan makanan. Pasalnya, ciri khas penduduk miskin adalah 80% dari total pengeluaran mereka untuk makan.

"Jika inflasi bahan makanan tinggi, garis kemiskinan juga akan semakin
tinggi," ungkapnya.

Wien menambahkan beras untuk warga miskin (raskin) tidak hanya diberikan bagi penduduk miskin saja, tetapi juga penduduk hampir miskin. Menurutnya, penduduk golongan hampir miskin harus tetap dijaga statusnya agar tidak menjadi miskin.

Sementara itu, Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) DIY Darsono Imam Yuwono mengungkapkan jumlah rumah tangga penerima raskin tahun ini sebanyak 341 ribu rumah tangga.

Jika satu rumah tangga diperkirakan ada empat orang, jumlah penduduk miskin diperkirakan mencapai di atas 1,3 juta lebih jiwa. (AT/OL-15)
Sumber : Media Indonesia

21.39 | Posted in , , , | Read More »

DIY Terancam Krisis BBM Bersubsidi

YOGYAKARTA– Sisa kuota bahan bakar minyak( BBM) bersubsidi untuk DIY pada tahun ini hanya sebesar 4%.

Kondisi tersebut diprediksi akan menyebabkan kelangkaan premium pada akhir tahun nanti jika tidak ada perubahan pola konsumsi BBM bersubsidi oleh masyarakat. Pada 2012 ini, DIY mendapatkan jatah premium sebesar 486.000 kilo liter. Dari catatan Bidang ESDM Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY,premium itu sudah terkonsumsi sebesar 462.408 kilo liter hingga Mei lalu.

”Sisanya tidak lebih dari 24.000 kilo liter untuk dikonsumsi hingga akhir tahun nanti,” tutur Kepala Bidang ESDM Dinas PUP ESDM DIY Edy Indrajaya,kemarin. Sementara posisi Yogyakarta sebagai daerah kunjungan wisata tercatat juga memengaruhi tingkat konsumsi premium.Banyaknya kendaraan pribadi dari luar daerah yang berlalu lalang membawa wisatawan di Yogyakarta seperti pada musium libur sekolah saat ini sangat memberikan pengaruh naiknya konsumsi BBM bersubsidi.

Sementara imbauan dari Presiden SBY mengenai pembatasan konsumsi premium kendaraan dinas di daerah baru efektif pada Agustus nanti.Kebijakan tersebut dinilai Edy,sangat membantu penurunan konsumsi premium di masyarakat.”Agustus nanti mau tidak mau kendaraan dinas tidak boleh lagi pakai premium,” tandasnya. Data DPUP-ESDM DIY mencatat,realisasi penyaluran BBM bersubsidi di DIY terus melonjak dari tahun ke tahun. Pada 2008 konsumsi premium mencapai 364.473 kiloliter.

Sementara pada 2009 mengalami kenaikan sekitar 7,64% dengan tingkat pasokan premium mencapai 392.320 kiloliter. Sementara pada 2010 jumlah konsumsi premium menjadi 425.688 kiloliter atau mengalami kenaikan mencapai 8,51%.Pasokan dan konsumsi kembali mengalami kenaikan pada 2011 karena dari catatan Dinas PUP ESDM DIY menghabiskan 458.064 kiloliter premium. Sepeda motor menjadi pengonsumsi terbesar premium dari sektor transportasi. Dinas PUP-ESDM DIY mencatat pemakaian energi 2007, sepeda motor menggunakan 1.015.229,49 SBM.

Disusul mobil penumpang yang hanya menggunakan premium sebesar 726.016,91 SBM. Diprediksikan pada 2014 mendatang kebutuhan energi jenis premium di DIY akan mencapai 2.713.01 ribu SBM. Pengamat Ekonomi Energi UMY Lilies Setiartiti mencatat konsumsi premium di Yogyakarta paling tinggi untuk sepeda motor. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kendaraan roda dua tersebut yag dimanfaatkan masyarakat sebagai penunjang kebutuhan mobilitas.

Dari penghitungannya, rasio jumlah sepeda motor di DIY mencapai dua unit untuk setiap satu keluarga. ”Kalau rasionya satu keluarga ada dua sepeda notor, maka setidaknya dengan 750.000 keluarga di DIY,maka jumlah sepeda motor mencapai 1,5 juta unit. Sementara premium harganya murah hanya Rp4.500 per liter,akhirnya konsumsi premium menjadi tinggi,”beber Lilies.

Berharap Penjualan Meningkat

Di sisi lain PT Pertamina (Persero) berharap dengan turunnya harga pertamax bisa mendongrak penjualan BBM nonsubsidi tersebut. ”Dengan penurunan harga tersebut, diharapkan penjualan semakin meningkat, dan masyarakat luas meningkatkan konsumsi bahan bakar nonsubsidi,” ungkap VP Corporate Communication, Ali Mundakir, di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya,tercatat pertamax mengalami penurunan Rp250 per liter. Harga pertamax, turun ke Rp8.700 per liter dari sebelumnya Rp8.950 per liter.Sementara pertamax plus turun Rp300 per liter, dari Rp9.500 per liter menjadi Rp9.200 per liter. Meski demikian, dia menilai kenaikan penjualan BBM nonsubsidi tidak hanya di sebabkan karena pelaksanaan Peraturan Menteri No 12 Tahun 2012 yang melarang Penggunaan BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas pemerintah. Menurutnya, peningkatan penjualan pertamax disebabkan oleh masyarakat yang mulai sadar menggunakan BBM nonsubsidi.

”Peningkatan penjualan tidak serta merta karena peraturan menteri yang melarang kendaraan mobil dinas menggunakan BBM bersubsidi, tapi juga karena kesadaran masyarakat yang mulai tumbuh untuk menggunakan BBM nonsubsidi,” tambah dia. maha deva/okezone
Sumber : Seputar Indonesia

09.06 | Posted in , , , | Read More »

Warga Huntara Bangun Rumah di Zona Rawan

SLEMAN – Warga Dusun Pangukrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman yang menempati hunian sementara (huntara) Plosokerep sebagian nekat memilih membangun rumah di daerah zona rawan bencana.

Dengan menggunakan dana pribadi, warga membangun kembali bangunan rumah di bekas lokasi rumah mereka yang telah hancur akibat erupsi Merapi 2010 lalu.Salah satu warga, Slamet, 37,mengaku,tetap memilih membangun rumah diatas karena alasan tuntutan ekonomi.“ Kita kerjanya di sini ternak juga dibawa kalau tidak punya rumah di atas juga repot,paling tidak ada tempat untuk berteduh,” katanya,kemarin.

Selain Slamet, setidaknya sudah ada puluhan warga lain yang juga memilih membangun kembali rumah mereka yang rusak meski sudah mendapatkan jatah rumah di lokasi huntara. Setidaknya dengan memiliki rumah di huntara, nanti bila terjadi bencana erupsi,warga tidak kerepotan mencari hunian. “Kita juga tetap gunakan rumah di bawah (huntara),tapi karena kerjanya di atas kita tinggal di atas kalau ada bahaya baru turun,”ujar dia.

Meski membangun rumah dengan biaya pribadi,apa yang dilakukan warga sudah dilarang keras oleh pemerintah.Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X secara tegas meminta kepada warga untuk mengosongkan kawasan yang masuk daerah bahaya dan tinggal di huntap yang sudah dinyatakan aman. “Manfaatkan tanah di atas untuk meningkatkan penghasilan, tapi jangan dibuat rumah,” tandas Sultan.

Guna meningkatkan perekonomian warga yang bersedia tinggal di huntap, pemerintah akan membangunkan kandang ternak dan memberi bantuan sebanyak 600 ekor sapi. Bahkan,bangunan beserta tanah seluas 100 meter persegi akan diserahkan menjadi hak milik penghuni. Namun begitu, bantuan yang direncanakan pemerintah itu dinilai Slamet tidak akan bisa bisa menjamin perekonomian warga.

“Lha,setiap hari kita butuh makan,biaya sekolah anak tapi kalau hanya menggantungkan dari ternak sapi mau sampai mana,”kata Slamet lagi. Kepala Desa Umbulharjo Bejo Mulyo mengatakan, dari sekitar 210 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Pangukrejo, memang dari awal banyak yang mau direlokasi dan menempati lokasi huntara. Hanya, diakui saat ini warga mulai banyak yang memilih kembali ke atas dan mendirikan rumah denagn biaya pribadi. “Kita juga tidak bisa berbuat banyak, karena warga juga menggantungkan hidup di atas,”paparnya. muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

09.57 | Posted in , , | Read More »

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented