Subsidi Transportasi DIY Rp10 Miliar

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi DIY, bakal menerima kucuran subsidi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp10 miliar. Subsidi ini hanya akan diberikan kepada para pelaku usaha jasa transportasi.

Sedangkan subsidi bagi warga miskin melalui bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) akan ditangani oleh pusat. Kepala Dishubkominfo DIY,Tjipto Haribowo mengatakan subsidi transportasi ini akan diambilkan dari dana APBN.Total untuk alokasi nasional mencapai Rp 10 triliun. Nantinya ada beberapa kendaraan transportasi di wilayah DIY yang akan mendapatkan subsidi.Baik itu kendaraan bus kota,angkutan kota dalam provinsi (AKDP), angkudes dan taksi.Namun untuk bus Transjogja, tidak akan mengalami kenaikan.Untuk Angkutan antar kota antar Provinsi (AKAP) akan ditangani oleh pusat.”Itu hasil koordinasi dengan pusat,” tuturnya.

Selain itu,subsidi juga akan diberikan untuk kemudahan dalam hal pajak kendaraan,uji KIR ataupun retribusi masuk ke terminal.Setidaknya ada sekitar 3 ribu kendaraan angkutan umum yang ada di DIY yang akan diberikan. Dasarnya adalah dengan melihat data pada proses KIR kendaraan. Sementara itu Sekda DIY Ichsanuri, memastikan tidak akan adasubsi dibagi kelompok lain di masyarakat.Subsidi hanya diberikan kepada pelaku transportasi.

Sedangkan BLSM kepada warga miskin akan ditangani oleh pusat.Menurut Ichsan,data yang akan dipakai dalam penentuan BLSM ini menggunakan data program jamkesmas. kuntadi

Sumber : Seputar Indonesia

15.50 | Posted in , , , | Read More »

Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Pantai Depok

YOGYAKARTA - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di pinggiran Pantai Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul, Kamis (29/3/2012) kemarin.

Mayat laki-laki dengan ciri, kulit sawo matang, rambut pendek sedikit beruban, gigi ompong dan diperkirakan berumur 60 tahun itu, ditemukan dalam keadaan telanjang.

Menurut informasi di lapangan, mayat pertama kali warga ditemukan warga saat membersihkan pantai sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, warga melihat benda mencurigakan mengapung di pantai dan diduga mayat. Namun belum sempat warga mendapakan kepastian, benda mencurigakan itu lenyap terseret ombak.

Baru sekitar pukul 09.45 WIB, mayat itu kembali terlihat mengapung. Setelah yakin yang mengapung tersebut mayat, warga melaporkannya pada tim SAR. "Mayat itu sempat menghilang terseret ombak, dan baru sekitar dua jam kemudian muncul kembali dipermukaan ," kata Suwarji (50), warga yang turut melihat mayat tersebut.

Sesaat setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR, mayat tersebut lalu diperiksa oleh petugas dari kepolisian dan puskesmas setempat. Kepala Polsek Kretek Kompol Teguh Mulyono mengatakan tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada mayat tersebut. "Dari kondisi mayat kami menduga dia belum lama meninggal, kemungkinan besar Kamis dini hari," kata Kompol Teguh.

Walau petugas belum dapat memastikan identitas korban, Kompol Teguh menduga korban adalah warga Kotagede Yogyakarta. Sebab pada malam sebelumnya, ada warga sekitar Pantai Parangtritis bernama Karjo (35) bertegur sapa dengan korban. "Pak Karjo itu mengatakan tadi malam telah bertegur-sapa dengan korban dan dia mengaku warga Kotagede," lanjut kompol Teguh.

Namun karena belum ada kepastian informasi tentang identitas korban, mayat tersebut lantas dibawa ke RSUP Dr Sardjito. 

Sumber : Kompas

15.23 | Posted in | Read More »

Demo Kenaikan BBM, Mahasiswa Yogya Datangi Kantor Pertamina

Yogyakarta Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendatangi kantor Pertamina Pemasaran Region IV Yogyakarta. Mereka menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM hingga Rp 6 ribu/liter dan menuntut pemerintahan Presiden SBY turun.

Aksi digelar di Kantor Pertamina di Jl Mangkubumi Yogyakarta, Rabu (28/3/2012). Sebelumnya, massa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi itu berkumpul di Bundaran Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur.

Dengan mengendarai sepeda motor, massa menuju kantor Pertamina melewati Jl Sudirman dan Tugu Yogyakarta. Dari Tugu Yogya hingga kantor Pertamina secara simbolis, mereka mendorong sepeda motor sebagai ungkapan protes.

Ketika sampai di Pertamina, pintu gerbang langsung ditutup aparat. Sejak marak aksi demo menolak kenaikan BBM, kantor tersebut sejak pagi hingga sore terus dijaga puluhan aparat kepolisian. Massa pun kemudian menggelar orasi di depan pintu pagar sambil bernegosiasi dengan aparat agar diperbolehkan masuk untuk menyegel kantor.

Koordinator aksi, Aza El Munadiyan, disela-sela aksi menyatakan pihaknya menyerukan 'revolusi hitam', yakni perlunya pengelolaan sumber alam terutama minyak sebagai emas hitam oleh Indonesia sendiri. Sebab selama ini banyak tambang minyak yang dikuasasi perusahaan-perusahaan asing.

Menurut Aza, kenaikan harga BBM telah memicu kenaikan harga sembako sehingga memberatkan rakyat. Pemberian kompensasi atau bantuan juga tidak akan menyelesaikan masalah.

"Kami menolak kenaikan BBM karena akan membebani rakyat dan kami menuntut presiden mengevaluasi Menko Perekonomian dan Menteri ESDM yang tidak becus mengelola kedaulatan energi," tegas dia.

Sementara itu, di tempat yang lain, massa Aliansi Rakyat Yogyakarta (ARY) juga mengelar aksi menolak kenaikan harga BBM di halaman gedung DPRD DIY. Selama aksi berlangsung, ratusan aparat kepolisian berjaga-jaga di tempat-tempat penting di Yogyakarta.(bgs/try)

Sumber Berita & gambar : detiknews

08.15 | Posted in , , | Read More »

Tomcat Dipindahkan dengan Lampu

YOGYAKARTA– Serangga tomcat yang muncul dan meresahkan warga Kampung Tahunan, Umbulharjo,Yogyakarta dalam beberapa pekan ini akan dipindahkan dengan perangkat cahaya oleh tim UGM.

Pemindahan ini merupakan salah satu solusi terbaik karena serangga dengan nama latin Paederus riparius tersebut dibutuhkan oleh petani.Tomcat merupakan predator bagi hama wereng yang selama ini menjadi musuh utama petani. “Kita coba dengan perangkap lampu.Dengan perangkap ini, tomcat tidak akan mati,kemudian kita pindahkan ke lokasi yang jauh dari permukiman agar tidak mengganggu masyarakat,” kata Kepala Bidang Pertanian Disperindagkoptan Kota Yogyakarta Beny Nurhantoro.

Disperindagkoptan juga merekomendasikan penanganan serangga itu dilakukan dengan pendekatan ekologi. Upaya penanganan secara alami tersebut dapat dilakukan dengan memotong siklus rantai makanan yang melibatkan tomcat. Seperti perubahan jenis tanaman dari padi ke tanaman lain, yakni palawija. Dengan adanya pergantian siklus tanam, akan memengaruhi keberadaan wereng dan secara otomatis mengurangi jumlah tomcat secara alami.

“Pendekatan ekologi ini sebenarnya sudah disosialisasikan sejak lama dan sistem ini ampuh untuk mencegah terjadinya wabah hama seperti wereng,” tandas Beny. Secara teknis, tomcat tidak akan mengeluarkan cairan yang mengandung racun dan berbahaya bagi kulit manusia jika tidak merasa terancam.Jika bersinggungan dengan hama tersebut, masyarakat tidak perlu panik. “Jangan malah ditepuk. Kalau ditepuk, dia (tomcat) akan melawan dengan mengeluarkan cairan yang dapat membuat luka karena kandungan racunnya tersebut,” paparnya.

Pakar Hama Fakultas Pertanian UGM Suputa mengaku sudah merancang alat khusus dengan lampu karena tomcat merupakan jenis serangga malam yang senang dengan cahaya. “Jika malam hari akan mendekati lampu penerangan. Sementara kalau siang dia akan pergi karena ada cahaya yang lebih terang yakni matahari,” ungkapnya. Dari analisis yang dilakukan, serangan tomcat di Yogyakarta masih dalam tataran wajar dan berbeda dengan yang terjadi di Jawa Timur.

Rencana memindahkan tomcat dari permukiman merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mencegah agar serangga itu tidak meluas dan menyerang ke perkampungan lain. Selain itu, pemindahan secara ekologi bisa mencegah punahnya serangga itu dari lingkungannya. maha deva

Sumber : Seputar Indonesia

21.30 | Posted in , , | Read More »

DPRD Sleman Tolak Penaikan Harga BBM

SLEMAN - Sejumlah pimpinan DPRD Kabupaten Sleman menandatangani petisi rakyat yang berisi penolakan penaikan harga BBM dan pemberian BLSM.

Di depan massa aksi yang menyatakan menolak kenaikan harga BBM di halaman Gedung DPRD Kabupaten Sleman itu, Ketua DPRD Kabupaten Sleman Koeswanto dengan tegas menyatakan, petisi itu akan dikirim pada Senin siang dan diharapkan pada Selasa pagi sudah bisa diterima oleh kalangan anggota DPR RI.

Menurut Koeswanto, sangat tidak tepat jika saat ini dilakukan pengurangan besaran subsidi per liter BBM maupun menaikkan harga, meski diikuti dengan pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp150.000 per bulan selama delapan bulan.

Selain Koeswanto, tanda tangan penolakan itu juga diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Sleman, Rohman Agus Sukamto (Fraksi PAN), Nurkholis (Ketua Fraksi Partai Golkar), Sukaryana (Gerindra) dan sejumlah pimpinan fraksi lain. (OL-11)

Sumber : Media Indonesia

09.23 | Posted in , , | Read More »

Tak Bermoral : Oknum Guru SD Sodomi Murid

BANTUL – Biadab. Kata itu mungkin tepat untuk menggambarkan perbuatan Tumijo, 48, oknum guru SD N Dodokan II, Jatimulyo, Dlingo, Bantul ini.

Guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) ini tega menyodomi dua muridnya. Kasus memalukan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang pendidik ini terbongkar Jumat (23/3) sore. Salah seorang wali murid mencurigai adanya cupangan di leher anaknya berinisial AS, 11, yang masih duduk di bangku kelas VI SD.

Selain cupangan yang masih membekas, kemaluan korban juga membengkak. Setelah mendapatkan pengakuan bahwa apa yang menimpa korban merupakan ulah dari gurunya,orang tua korban sontak menjadi geram. Pengakuan korban itu kemudian langsung menyebar ke warga Warga yang geram dengan aksi pelaku menghajarnya habis-habisan.Warga juga melampiaskan kemarahannya dengan membakar motor Honda Vario yang menjadi tunggangan guru asal Dusun Klepu,Temuwuh Dlingo itu.

Guna mengantisipasi amukan warga yang lebih banyak, hingga kemarin oknum guru itu masih diamankan di Polsek Dlingo. Ketua Karang Taruna Dusun Loputih,Jatimulyo,Dlingo, Tanggono mengatakan, pada mulanya korban sempat menutupi perbuatan cabul yang pernah dilakukan pelaku, sekaligus wali kelasnya itu. Setelah didesak, korban mau mengatakan apa yang dialaminya. “Mungkin korban itu takut karena mendapatkan ancaman, apakah korban pernah disodomi atau tidak juga belum bisa dipastikan,” katanya kepada wartawan kemarin.

Kabar mengenai perbuatan tak senonoh yang dilakukan oknum guru itu membuat warga emosi.Emosi warga semakin meluap setelah paman korban mendapati pesan singkat bernada mesra dari pelaku di ponsel korban. Dari pengakuan korban dan bukti-bukti yang ditemukan, warga lantas melakukan pertemuan dengan para tokoh desa untuk menyelesaikan persoalan itu. Kepala Dukuh Loputih, Ngaderi menambahkan,dalam pertemuan yang bertempat di rumah mantan Lurah Desa Jatimulyo, Jumat petang,juga turut diundang perwakilan dari SD N Dodogan II serta Dewan Sekolah.

Saat pertemuan dilakukan, pelaku diketahui masih memberikan les untuk menyiapkan ujian nasional kepada seluruh murid kelas VI di sekolah.“ Saat masih memberikan les itu, puluhan massa sudah berkerumun di sekolah untuk menjemput pelaku,”ucapnya. Ngaderi yang saat itu datang ke sekolah dapat meredam emosi warga.Namun, saat dia meninggalkan sekolah karena terus dihubungi warga untuk segera memulai pertemuan, warga yang sudah naik pitam sontak berhamburan menghajar pelaku untuk kemudian dibawa ke lokasi pertemuan.

“Dalam pertemuan itu,pelaku terus mengelak dari tuduhan, tapi setelah didesak serta ditunjukkan bukti foto bekas cupang di leher korban, pelaku akhirnya mengaku telah berbuat tidak senonoh kepada korban selama beberapa bulan,”papar Ngaderi. Didepanwarga,pelaku mengakui telah berbuat serupa kepada salah satu mantan muridnya yang lain berinisial S, 14,warga Dusun Loputih yang kini telah duduk di bangku SMP kelas 1. Kuat dugaan korban aksi bejat pelakutidakhanya duaorangtersebut.

Namun sejauh ini pelaku hanya mengaku korbannya dua orang. Untuk mengantisipasi amukanwargakembaliterulang, kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Dlingo. Kasatreskrim Polres Bantul AKP Alaal Prasetya dikonfirmasi secara terpisah membenarkan adanya laporan kasus sodomi yang dilakukan oleh oknum guru itu. Dia mengatakan oknum guru yang diadukan warga itu, juga telah diamankan di Polsek Dlingo.“Korban yang melapor baru satu, tersangka juga telah diamankan di Polsek, dalam kasus ini kita ikut mem-back-up, nanti petugas dari kita (PPA Polres Bantul) juga akan meminta keterangan dari korban,”katanya.

Dikonfirmasi adanya kasus itu,Inspektur Inspektorat Bantul Subandrio mengatakan inspektorat perlu melakukan pengecekan untuk meminta klarifikasi dengan guru yang bersangkutan dan dari saksisaksi. Karena statusnya sebagai guru, untuk melakukan pengecekan akan dilakukan bersama instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan. “Kita akan lapor dulu ke bupati untuk melakukan pengecekan. Kalau terbukti, yang bersangkutan dapat dihentikan sebagai pegawai,”tandasnya.

Psikolog dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Paulus Eddy Suhartanto berpendapat, perilaku sodomi merupakan tindakan abnormal yang bisa dilakukan karena pelaku merasa memiliki kekurangan yang tidak bisa disalurkan kepada yang normal.Perasan itu kemudian mendorong pelaku mencari pelarian sebagai objek pelampiasan kepada orang yang lebih rendah,dalam hal ini anak-anak yang berada di bawah otoritasnya.

“Anakanak itu kan kemungkinan dirasakan bisa nurut dan bisa dikuasai sehingga dijadikan pelaku sebagai pelampiasan,”paparnya. muji barnugroho/ suharjono

15.12 | Posted in , , | Read More »

Daop 6 Luncurkan Malioboro Ekspres

YOGYAKARTA - PT Kereta Api (Persero) Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta akan meluncurkan KA baru bernama Malioboro Ekspres dengan jurusan Yogyakarta-Malang pada April nanti.

Untuk sementara, akan diterapkan tarif promo atau diskon, kelas eksekutif Rp180.000 dan ekonomi AC Rp110.000. Humas PT KA Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, rencana awal peluncuran Malioboro Ekspres dilakukan mulai 1 April.Namun, karena berbagai pertimbangan akhirnya akan diluncurkan pada 21 April, bertepatan dengan Hari Kartini. “Kita kanBUMN, sebisa mungkin menyinergikan dengan momen nasional.April ada Hari Kartini,sehingga kita memutuskan meluncurkan Malioboro Ekspres pada 21 April,” katanya,kemarin.

Menurutnya, peluncuran Malioboro Ekspres ini bagian dari respons PT KA terhadap keinginan konsumen. Selama ini, jalur Yogyakarta-Malang hanya ada KA Gajayana serta KA Malabar jurusan Malang- Bandung yang melewati Yogyakarta. “Padahal, jalur Yogyakarta- Malang termasuk jalur gemuk (banyak penumpang), namun kereta yang ada hanya dua.Makanya kita menambahnya dengan KA Malioboro Ekspres,” tuturnya. Sesuai jadwal yang ditetapkan, KA Malioboro Ekspres berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta sekitar pukul 20.00-21.00 WIB,sampai di Malang dini hari (03.00 WIB).Sedangkan dari Malang ke Yogyakarta diberangkat pukul 08.00 WIB.

“Kurang lebih Yogyakarta-Malang ditempuh dalam waktu tujuh jam. Kami menjamin kereta yang digunakan berkualitas baik,”ucapnya. Iskandar,45, warga Badran, Kecamatan Gedongtengen,Yogyakarta merespons positif rencana pengoperasian KA Malioboro Ekspres.Selama ini,dia mengaku kesulitan saat akan ke Malang menengok anaknya yang sedang kuliah di Universitas Brawijaya Malang.

“Naik KA ke Malang alternatifnya cuma dua kereta, Gajayana dan Malabar.Kalau naik dari Stasiun Tugu,dua kereta itu sudah penuh penumpang,” katanya.Hanya,dia agak keberatan dengan tarif yang diberlakukan pada Malioboro Ekspres.Seharusnya tarifnya lebih murah. ridwan anshori

18.19 | Posted in , | Read More »

Bantuan Tunai tidak Sebanding dengan Kenaikan Harga Sembako

YOGYAKARTA - Penaikan harga BBM dipastikan akan memicu kenaikan harga bahan kebutuhan pokok hingga mencapai 23,2%. "Itu dengan asumsi penaikan harga BBM Rp1.500 per liter," kata Direktur Mubyarto Institute Universitas Gadjah Mada Dr Fahmy Ridha MBA, Rabu (21/3).

Dalam seminar tentang BBM di kampus setempat, Fahmy mengungkapkan penaikan harga BBM itu secara signifikan akan memberikan dampak negatif terhadap kesejahteraan rakyat, terutama rakyat miskin. Bahkan, mungkin meningkatkan akselerasi pemiskinan rakyat.

Rakyat miskin tidak terkena dampak langsung penaikan harga BBM, karena bukan konsumen utama. Namun, mereka pasti terimbas, penaikan harga BBM Rp1.500 per liter akan memicu kenaikan inflasi 0,9 persen. "Selama 2012 inflasi akan 6,8 persen."

Kontribusi terbesar dari inflasi itu, berasal dari sektor transportasi. Karena itu, akan berimbas pada kenaikan harga kebutuhan pokok. Kenaikan harga kebutuhan pokok sekaligus menurunkan daya beli rakyat. Dampaknya, meningkatkan jumlah orang miskin 4,5 juta jiwa.

"Belum termasuk kelompok rentan miskin, yang dipastikan akan masuk menjadi orang miskin," katanya. (OL-11)

Sumber : Media Indonesia

13.13 | Posted in , , | Read More »

Angin Kencang Pengaruh Badai Lua

YOGYAKARTA– Angin kencang yang melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Senin (19/3) malam merupakan akibat pengaruh badai tropis lua di Australia.

Warga tidak perlu panik karena angin kencang tidak berlangsung lama. Kepala seksi data dan informasi BMKG Yogyakarta Tony Agus Wijaya menerangkan adanya badai tropis lua yang berdampak pada perubahan pola angin. Selain itu, hujan lebat yang terjadi saat ini karena adanya gangguan cuaca akibat awan Cumulonimbus (Cb).“Musim hujan sampai kemarau Mei mendatang.

Di musim hujan ini terdapat gangguan cuaca ekstrem,” katanya kemarin. Menurut Tony, angin kencang dengan kecepatan antara 40–50 km/jam itu terjadi kurang lebih 5–10 menit pada Senin (19/3) malam. Sampai tiga hari ke depan,kecepatan angin diprediksi kecil,tapi hujan masih berpotensi deras karena masih masuk musim penghujan. “Potensi angin kencang ke depannya lebih kecil,”ucapnya. Angin kencang pada Senin (19/3) malam terjadi hampir di seluruh wilayah DIY.Di beberapa daerah,angin kencang membuat pohon tumbang dan genteng- genteng beterbangan. Di Gunungkidul,beberapa rumah rusak parah akibat tertimpa pohon yang tumbang.

Kasi Humas Polsek Patuk Gunungkidul Aiptu Nyoman mengungkapkan, rumah Budiharsono, 56,warga Dusun Patuk RT 4/RW 1 Patuk rusak karena pohon sengon yang berada di sekitar pekarangan rumah tumbang dan menimpa rumahnya. “Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu, hanya kerugian materi akibat bangunan rumah yang rusak,”ungkapnya. Selain itu,rumah milik Tugiyatno, 57 warga Dusun Patuk, Desa Patuk,Kecamatan Patuk juga rusak.Bagian atap rumahnya hancur tertimpa pohon sengon yang berdiri di belakang rumahnya.

”Sekitar pukul 03.00 WIB, tiba-tiba pohon itu ambruk. Saya langsung bangunkan anak istri saya dan keluar rumah dalam keadaan gelap,” kata Tugiyatno. Rumah rusak lain adalah milik Harsoyo yang tertimpa pohon jati. Dia juga merupakan warga Patuk.Di kecamatan Playen, angin kencang disertai hujan deras menumbangkan pohon jati dan menimpa rumah milik Yunianto. Bagian belakang rumah keluarga Manthous ini rusak di bagian atapnya. Hal yang sama pun terjadi di Dusun Kenteng, Desa Mulusan, Paliyan.

Rumah milik Kerto Niti tertimpa pohon jati saat hujan deras kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Di Bantul, puluhan pohon bertumbangan dan merusak rumah warga akibat angin kencang serta hujan deras yang terjadi kemarin. Di Dusun Banyusemurup, RT 4, Girirejo, Imogiri, sebuah pohon kelapa rubuh dan menimpa rumah Paryono,58,warga setempat. Pria yang tengah tiduran di balai-balai ini tak luput terkena buah kelapa yang melukai pelipisnya.“Waktu itu,istri masih di pasar dan saya tiduran. Namun, tiba-tiba suara keras bruk terdengar. Saya kaget namun seketika pohon sudah menimpa rumah saya. Buah kelapa juga mengenai pelipis saya ini,”ungkapnya.

Di Dusun Sompok, Sriharjo, Imogiri, sebuah pohon jati juga dilaporkan rubuh menimpa jaringan kabel listrik. Akibatnya, listrik di sejumlah rumah warga setempat padam hingga sore. “Sudah kami laporkan ke PLN juga agar segera diperbaiki,” kata Maryono, 33, anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kelurahan Girirejo,Imogiri. Staf Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul Purwono Wiwoho mengatakan hujan disertai angin ini menyebabkan banyak pohon bertumbangan.

Kendati demikian, sampai saat ini kondisi masih aman dan belum ada laporan korban jiwa serta kerugian yang sangat besar akibat angin kencang ini. “Memang anginnya sangat kencang. Namun masih aman kok,” ucapnya. muji barnugroho/ suharjono

Sumber : Seputar Indonesia

13.24 | Posted in , , | Read More »

Tiga Profesor Bersaing Jadi Rektor UGM

Kamis depan, UGM akan memilih satu dari tiga profesor ini menjadi rektor baru.

Yogyakarta - Tiga profesor yakni Prof. Dr. Pratikno, M.Sc, Prof. Dr. Marsudi Triatmodjo, S.H., LL.M, dan Prof. Dr. Techn. Danang Parikesit, M.Sc, bersaing menjadi Rektor Universitas Gadjah Mada. Mereka memperoleh suara terbanyak dalam Rapat Pleno Gabungan Senat Akademik dan Majelis Guru Besar UGM pada Senin, 19 Maret 2012.

Pratikno mendapat 172 suara, Marsudi 107 suara, dan Danang 83 suara. Sementara itu, dua calon rektor lain yang tidak lolos ialah Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr dan Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D, masing-masing mendapatkan 53 dan 6 suara.

Ketua Panitia Ad-Hoc Penjaringan Calon Rektor UGM, Dr. Supama, M.Si., mengatakan ketiga calon rektor ini akan mengikuti tahap akhir pemilihan rektor di rapat pleno Majelis Wali Amanat pada Kamis 22 Maret 2012. Sebanyak 23 anggota MWA akan memilih satu dari ketiga calon untuk menjadi Rektor UGM periode 2012-2017.

Dari total 23 anggota MWA, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memiliki hak suara sebesar 35 persen dari total suara anggota MWA atau 11 suara, sedangkan 22 anggota lainnya hanya memiliki satu suara. “Jadi, sisa 65 persen suara untuk 22 orang. Menteri memiliki hak 11 suara,” kata Supama.

Ketua Senat Akademik, Prof. dr. Marsetyawan HNES, M.Sc., Ph.D., sekaligus menjadi pimpinan sidang Rapat Pleno Gabungan SA dan MGB mengatakan salah satu calon rektor, Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D, tidak hadir. Suryo Hapsoro berhalangan hadir karena sakit dengan menyertakan surat keterangan dokter Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.

“Surat keterangan dari dua dokter dari RS Panti Rapih yang menyatakan beliau sakit dan harus istirahat selama dua hari, 19 dan 20 Maret,” kata Marsetyawan dalam rilis yang diterima VIVAnews, Selasa 20 Maret 2012.

Kendati tidak hadir dalam presentasi dan tanya jawab dengan panelis, kata Marsetyawan, tidak serta merta menggugurkan hak Suryo Hapsoro sebagai calon rektor untuk tetap mendapatkan haknya untuk dipilih. Proses pemilihan dimulai sejak pukul 11.10 WIB hingga selesai hingga pukul 14.00 WIB.

Sebanyak 76 dari total 79 anggota SA menggunakan hak suaranya. Sementara itu, sebanyak 194 dari 250 anggota MGB menggunakan hak suaranya. Namun yang membedakan, satu suara anggota SA memiliki bobot 3 suara, sedangkan anggota MGB hanya memiliki satu suara.

Sebelum dilakukan pemungutan suara, keempat calon rektor menyampaikan presentasi terkait visi, misi, dan program kerja masing-masing sebagai calon rektor. Dilanjutkan dengan tanya jawab dengan anggota panelis yang terdiri atas Ketua MWA Prof. Dr. Sofian Effendi, M.P.I.A., Ketua MGB Prof. Dr. Ir. Widyastuti, M.Sc., ketua Senat Akademik Prof. dr. Marsetyawan HNES, M.Sc., Ph.D. dan mantan Rektor Prof. Dr. Ichlasul Amal, M.A. (art)

Sumber : Vivanews

11.44 | Posted in , , | Read More »

Mahasiswa Bentrok dengan Polisi di depan Kampus UIN Sunan Kalijaga

YOGYAKARTA - Hampir sekitar 5 jam Jalan Solo yang melewati Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ditutup, karena demonstrasi mahasiswa yang menolak penaikan harga BBM.

Aksi tersebut pun sempat diwarnai dengan bentrok mahasiswa dengan aparat kepolisian. Bahkan, sebelum mundur, polisi pun terlebih dulu menyisir di kampus UIN guna menangkap beberapa tersangka yang diduga melempari polisi dengan batu.

Semua kejadian tersebut bermula dari unjuk rasa gabungan elemen mahasiswa Yogyakarta, seperti Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta, di simpang tiga Jalan Laksda Adisutjipto, Sleman, di depan Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (19/3).

Unjuk rasa yang dimulai sekitar pukul 09.30 tersebut awalnya sempat berjalan mulus. Para demonstran membakar ban dan replika babi yang bertuliskan si Babiyono (SBY) dan berorasi di tengah-tengah pertigaan UIN Sunan Kalijaga, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Polisi sempat menyita foto presiden.

Karena dinilai mengganggu lalu lintas, api tersebut kemudian dipadamkan oleh mobil penembak air milik kepolisian (water canon). Dari situ, mahasiswa kemudian melempar aparat dengan batu. Saling lempar batu dari kedua belah pihak pun tak terelakkan. Polisi juga sempat menembakkan gas air mata ke arah mahasiswa. (OL-11)

Sumber : Media Indonesia

20.03 | Posted in , , | Read More »

Yogya Akan Semakin Macet-Kenaikan Harga BBM Diprediksi Picu Pembelian Sepeda Motor

YOGYAKARTA– Rencana pemerintah menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) diperkirakan membuat Yogyakarta semakin macet. Mahalnya tarif angkutan umum sebagai dampak ikutan kenaikan BBM diprediksi memicu pembelian sepeda motor.

Ketua Komisi C DPRD DIY Suharwanto mengatakan, saat ini pertumbuhan kendaraan bermotor di DIY cukup tinggi. Setiap bulan ada sekitar 7.000 unit sepeda motor yang terjual. Dengan adanya kenaikan harga jual BBM, pembelian kendaraan roda dua diperkirakan meningkat. Sebab, menggunakan sepeda motor akan lebih murah dibandingkan naik angkutan umum yang tarifnya juga akan melonjak pasca kenaikan BBM.

Jika prediksi ini benar terjadi, maka jalan-jalan arteri di pusat kota akan penuh dengan kendaraanbermotor.“ Penambahan ini akan memacetkan dan menambah keruwetan lalu lintas,” kata Suharwanto,kemarin. Politisi PAN ini mendesak Pemerintah Provinsi DIY dan Pemkot Yogyakarta untuk menyiapkan regulasi dalam menata arus lalu lintas,khususnya di tengah kota.

Apalagi kawasan Malioboro saat ini sudah tidak mampu menampung kendaraan bermotor.Penataan ini mendesak untuk dilakukan agar kota tidak semrawut. Jika tidak dilakukan, maka citra Yogyakarta sebagai Kota Pariwisata dan Budaya akan memudar. “Jangan sampai kemacetan merusak citra Kota Yogyakarta,” katanya. Anggota Komisi C DPRD DIY Toto H Santosa meminta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) DIY membuat regulasi tegas untuk mengantisipasi masalah ini.

Momentum kenaikan harus disikapi dengan kebijakan out of the box.Tidak perlu lagi menggunakan caracaa konvensional.Misalnya dengan melakukan pembatasan kendaraan bermotor.“Pembatasan tampaknya sudah perlu dilakukan,”tuturnya. Kepala Dishubkominfo DIY Tjipto Haribowo mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan berapa kenaikan tarif angkutan umum di wilayahnya.

Semuanya masih menunggu pembahasan kenaikan harga jual BBM di pusat.Namun berkaca kasus sebelumnya, kenaikan harga BBM pasti akan diikuti dengan kenaikan tarif angkutan. “Belum bisa hitung kenaikan ini,tetapi pasti tidak bisa dihindari,” katanya. Dikatakan, pemerintah pusat sudah memanggil seluruh Kepala Dinas Perhubungan se- Indonesia. Semuanya diajak mengkaji rencana kenaikan ini dan dampak tehadap angkutan.

Pemerintah pusat juga sudah memberikan penawaran agar daerah tidak melakukan pungutan dalam pengurusan surat KIR, retribusi terminal dan lain-lainnya.Hanya, perhitungan yang dilakukan belum matang dan belum sebanding dengan realisasi di lapangan. Menurutnya,Dishubkominfo terus melakukan penataan lalu lintas di tengah kota.

Namun, khusus kawasan Malioboro terganjal pada permasalahan parkir. Ke depan lokasi parkir akan dibangun di eks Bioskop Indra. Hanya permasalahan lahan belum juga selesai, termasuk konsep membuat parkir bawah tanah. kuntadi

Sumber Berita : Seputar Indonesia
Sumber Gambar : Antara Foto

09.16 | Posted in , , , | Read More »

Mahasiswa Demo BBM, Lalulintas Macet

SLEMAN - Kericuhan sempat terjadi saat berlangsungnya aksi demonstrasi yang dilaksanakan oleh sekitar 250 mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DIY, Sabtu (17/03/2012) pagi di perempatan UIN Sunan Kalijaga. kejadian itu bermula ketika polisi berupaya menertibkan aksi demo yang sudah memacetkan lalu lintas di kawasan tersebut.

Tak terima di dorong paksa aparat kepolisian, para mahasiswa pun bereaksi dengan mendorong balik sembari melemparkan botol - botol air mineral. Namun, perlahan, kerumunan bisa dikendalikan sehingga kemacetan parah bisa terurai.

Aksi demo menolak kenaikan BBM ini memang telah menciptkan antrian panjang kendaraan di Jalan Laksda Adisucipto, baik itu yang mengarah ke Yogyakarta maupun arah sebaliknya. Sebelumnya, polisi pun berusaha mengurai kemacetan dengan memutar balikan arah yang berasal dari Yogyakarta. Lengkingan klakson baik itu roda dua maupun roda empat terus terdengar bersahutan dengan yel - yel yang diteriakan mahasiswa.

"Saya sendiri tidak sepakat dengan kenaikan harga BBM, tapi saya juga tidak sepakat dengan cara - cara demo seperti ini. Bagaimana coba kalau ada pengguna jalan yang memang sedang terburu-buru," jelas Doni, seorang pengguna jalan.

Sementara itu, Imam S Arizal, selaku ketua umum PC PMII DIY menjelaskan bahwa aksi demo tersebut menitikberatkan pada aspirasi untuk menolak kenaikan harga BBM. "Kebijakan itu merupakan keputusan diskriminatif dan sama sekali tak berpihak kepada rakyat," jelasnya.

Disamping membawa berbagai macam tuntutan, mereka juga melakukan aksi teatrikal sambil membawa keranda jenazah sebagai simbol gagalnya pemerintah.(*)

Sumber Berita dan Gambar: Tribun News

09.35 | Posted in , , | Read More »

Antisipasi Kenaikan BBM-SPBU Tak Boleh Kurangi Pasokan

KULONPROGO – Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kulonprogo diminta tidak menurunkan pasokan saat dan sesudah harga bahan bakar minyak (BBM) naik per 1 April mendatang.

Alasan untuk menghindari kerugian tidak dibenarkan. ”Tujuannya agar tidak terjadi kelangkaan BBM setelah harganaik,”kataKepalaBidang Geologi dan Energi Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kulonprogo Taufiq Prihadi kemarin. Taufiq mewanti-wanti agar 10 SPBU yang ada di Kulonprogo menjelang kenaikan harga BBM per 1 April mendatang tidak menurunkan pasokan seperti saat harga BBM belum naik.

“Aturannya (menurunkan pasokan BBM) tidak boleh. SPBU tidak boleh menurunkan pasokan hanya karena untuk menghindari kerugian,” tandasnya. Jika biasanya SPBU 10.000 liter setiap hari, lalu sehari sebelum BBM naik, mengurangi pembelian sampai 5.000 liter tidak dibenarkan. Pihaknya juga akan mengontrol SPBU agar menaati aturan tersebut. “Jelas,itu tidak boleh.

Pasokan yang disediakan harus sama seperti saat BBM belum atau sesudah naik. Tujuannya, agar stok BBM di SPBU untuk masyarakat tetap terjamin,” kata Taufiq. Sementara itu, sejumlah pengecer di Kulonprogo sudah terlihat antrean membeli BBM dengan wadah jeriken.Sebagian besar mereka membeli dalam jumlah yang relatif besar dibanding hari sebelumnya.

Para pengecer tersebut enggan dibilang menimbun. “Saya memang kulakan lebih banyak dibanding hari biasanya. Ini bukan untuk menimbun. BBM yang saya beli tetap langsung saya jual seperti biasanya karena permintaan masyarakat sudah meningkat,” kata Sarwani, pengecer premium di Bendungan,Kecamatan Wates. Mulai kemarin kulakan BBM di SPBU terdekat sebanyak 40 liter.

Padahal,biasanya hanya 15–20 liter. “Sebelumnya kulakan 15–20 liter untuk diisi dalam botol ukuran 1 literan sebanyak 15–20 botol. Sekarang (kemarin) saya mengisi bensin dalam 40 botol,” ungkapnya. Dia mengaskan harga yang dijual kepada masyarakat tetap Rp5.000 per liter karena kulakan ke SPBU masih tetap.

Setiap 1 liter mendapatkan keuntungan Rp500. Dia akan menaikkan harga jual ke masyarakat setelah harga BBM resmi naik.“Sebelum (harga) BBM resmi naik, saya tetap menjual Rp5.000 per botol. Setelah naik, saya juga menaikkan harga eceran ke masyarakat,” ungkapnya. ● ridwan anshori

Sumber Berita : Seputar Indonesia
Sumber Gambar : Id Wikipedia

07.51 | Posted in , , | Read More »

BBM untuk UMKM Tak Dibatasi

YOGYAKARTA– Pemerintah Kota Yogyakarta akan memberikan rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayahnya.

Langkah itu dilakukan agar pelaku UMKM bisa mendapatkan BBM sesuai dengan kebutuhan usahanya. Rekomendasi tidak berlaku untuk penjual bensin eceran. ”Kalau pelaku UMKM mereka butuh BBM yang lebih banyak. Dan kadang harus beli pakai jerigen. Kami hanya akan memberikan surat rekomendasi bagi mereka,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Yogyakarta Heru Pria Warjaka kemarin.

Surat rekomendasi dapat diperoleh di Disperindagkoptan) setelah para pelaku UMKM mendapatkan surat keterangan dari pengurus wilayah, yakni RT dan RW.Surat keterangan dari wilayah tersebut berisi tentang keterangan mengenai jenis usaha yang dilakukan oleh pengusaha kecil tersebut. Dengan mengantongi rekomendasi dari Disperindagkoptan, pelaku UMKM tidak akan mendapatkan pembatasan BBM meski pembelian dilakukan dengan jeriken.

”Kami tidak batasi jumlah pembeliannya. Jumlah pembelian BBM tergantung kebutuhan mereka untuk menjalankan usahanya,” tandasnya. Hingga kemarin, Disperindagkoptan Kota Yogyakarta baru mengeluarkan satu rekomendasi bagi pelaku UMKM. Surat tersebut hanya berfungsi di masa transisi seperti saat ini. Nanti saat harga baru BBM sudah ditetapkan oleh pemerintah, surat rekomendasi tersebut tidak lagi berfungsi dan proses jual beli berlangsung normal kembali.

Seperti diketahui sebelumnya, kondisi panicbuying menjelang kenaikan harga BBM telah menyebabkan sejumlah pengelola SPBU memberikan pembatasan pembelian dengan jeriken.Pembelian BBM untuk mengisi tangki kendaraan dibatasi maksimal 20 liter. Dari penelusuran SINDO,sejumlah pengecer bensin mengaku belum mengalami kesulitan mendapatkan pasokan BBM.

”Saya masih dapat membeli 30 liter di SPBU,” kata Agus,salah satu pengecer yang menggelar dagangan di wilayah Muja-Muju, Umbulharjo. Harga jual bensin eceran hingga kemari terpantau masih normal. Setiap 1 liter bensin eceran dijual dengan harga Rp5.000. Kapolres Gunungkidul AKBP Ihsan Amin mengatakan untuk mengantisipasi adanya pengecer membeli BBM dalam jumlah besar, pihaknya akan menerjunkan anggota polisi di masing-masing SPBU. maha deva/suharjono

Sumber : Seputar Indonesia

08.56 | Posted in , , | Read More »

Bayi 1 Tahun Dijual Rp250 Ribu

SLEMAN– Nisrina Dewi Nurhidayah, bayi berusia 1 tahun, putri dari pasangan Yogo, 34 dan Kartini, 26, warga Jetisharjo, Jetis, Kota Yogyakarta yang hilang selama sebulan akhirnya ditemukan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (12/3) malam.

Nisrina hilang sejak Kamis (9/2) lalu karena diculik dan dijual pengasuhnya, Suprihatin, 37,warga Rongkop, Gunungkidul. Suprihatin membawa Nisrina ke Jakarta untuk kemudian diserahkan kepada Aris, 45, pedagang kelontong di sekitar kompleks Stasiun TanahAbang dengan imbalan uang sebanyak Rp250 ribu.Kasus penculikan dan penjualan anak itu berhasil dibongkar setelah dilaporkan ke Polda DIY awal Maret lalu.

Kasubdit 4 Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY,AKBP Tri Joko Prihanto mengungkapkan, begitu mendapatkan keterangan dari orangtua korban, polisi langsung melakukan penelusuran keberadaan Suprihatin.Pelacakan dilakukan ke tempat orang tua tersangka di Kranggan,Piyungan, Bantul.Namun,dari hasil penelusuran yang dilakukan, polisi tidak mendapati tersangka di tempat orang tuanya.

Pencarian terus dilakukan sampai di tempat-tempat yang biasa tersangka singgahi. Beruntung, Satgas Khusus Penanggulangan Kejahatan Curat dan Kejahatan Trans Nasional Polda DIY mendapatkan informasi kalau tersangka berada di daerah Pemalang. ”Setelah dilakukan pelacakan sampai ke Pemalang, maka pada Sabtu (10/3) tersangka berhasil kita tangkap. Tetapi ternyata korban (Nisrina) tidak bersama tersangka,” paparnya.

Tersangka Suprihatin lantas dibawa ke Polda DIY untuk menjalani penyidikan.Dari pengakuan Suprihatin, polisi memperoleh keterangan bahwa Nisrina dijual kepada seseorang bernama Aris di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat. ”Dari pengakuan itu kita lakukan pengembangan dan kita telusuri ke Jakarta hingga berhasil menemukan korban penculikan yang masih dalam penguasaan tersangka Aris,” beber Joko.

Begitu ditemukan sekitar pukul 20.30, Nisrina berikut tersangka Aris lantas dibawa Ke Polda DIY. Sesampainya di Yogyakarta kemarin siang, Nisrina diketemukan dengan kedua orang tuanya di Mapolda DIY. Setelah satu bulan berpisah dengan anak bungsunya, tangis Kartini dan Yogo pun langsung tumpah. Kartini yang duduk sambil menggendong Nisrina saat ditemui wartawan mengaku anaknya dibawa kabur Suprihatin saat dititipkan ke tempat mertuanya di daerah Tambakbayan, Caturtunggal, Depok.

”Begitu anak saya tidak dikembalikan, Suprihatin sempat menelepon saya katanya anak saya dibawa ke Berbah ke tempat orang tuanya,dan langsung dimatikan, tapi begitu saya telepon balik sudah tidak aktif,” katanya. Yogo yang duduk disamping Kartini dengan mata masih berkaca-kaca menambahkan, istrinya juga sempat mendapatkan SMS yang isinya mengatakan bahwa anaknya akan dijual ke Sumatera.

Secara terpisah, Suprihatin saat ditemui wartawan menceritakan bahwa setelah satu hari dibawa ke tempat orang tuanya di Kranggan,Piyungan, Nisrina lantas dibawa ke Jakarta. Dia sendiri mengaku ke Jakarta hanya sehari dan tidak memiliki tujuan.Sesampainya di sekitar kompleks Stasiun Tanah Abang dia membeli air mineral ditempat Aris.

Dari pertemuan dengan Aris, diakui Suprihatin, Aris menawarkan untuk mengasuh balita yang dia bawa dengan alasan tidak memiliki anak perempuan. Suprihatin lantas diberi uang Rp150.000 untuk membeli pakaian.”Begitu saya mau kembali ke Yogyakarta, saya diberi uang lagi Rp100 ribu dan anak itu sudah dibawa Aris,”katanya.

Terpisah, Aris selaku orang yang membawa Nisrina selama di Jakarta mengaku dia sama sekali tidak memiliki niat untuk membeli bayi itu. Dia berdalih, saat dia temukan, bayi yang dibawa Suprihatin dalam kondisi sakit dan lemas. Aris pun merasa iba dan muncul niatan untuk membantu. ”Saya hanya kasihan anak itu sakit, saya sendiri punya anak perempuan jadi salah kalau dibilang tidak punya,”kilahnya. muji barnugroho

16.06 | Posted in , , , | Read More »

Bantuan Langsung Tunai Berpeluang Suburkan Korupsi

YOGYAKARTA - Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan Kabupaten Bantul, Suroto, mengaku penaikan bahan bahan bakar minyak bersubsidi semakin memperpuruk kehidupan petani dan nelayan.

"Saya lebih memilih BBM tidak naik daripada BBM naik dan diberi kompensasi lewat BLT," ujarnya, Senin (12/3). Kalaupun ada kompensasi melalui BLT, ia meyakini akan banyak penyelewengan. Bantuan tersebut akan jatuh ke tangan yang tidak tepat.

Selain itu, menurutnya, apabila ada penaikan BBM, sektor-sektor yang lain juga akan naik. Ia memprediksi, paling tidak biaya produksi pertanian juga akan naik 25 persen.

Dengan kondisi tersebut, para petani menjadi semakin sulit dalam menentukan pilihan. Di satu sisi mereka ingin harga produk pertanian naik.

Namun, dengan naiknya harga produksi pertanian dalam negeri tersebut akan semakin memperpuruk produksi pertanian dalam negeri. Produksi pertanian dalam negeri tenggelam serbuan hasil produksi luar negeri, karena kalah kompetitif. (OL-11)

Sumber Berita : Media Indonesia
sumber Gambar : perikanan-diy.info

08.36 | Posted in , , | Read More »

Angka Putus Sekolah Bisa Membengkak

YOGYAKARTA – Angka putus sekolah di Provinsi DIY terancam membengkak seiring rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Potensi tersebut semakin terbuka jika pemerintah tidak memberikan subsidi yang memadai bagi siwa miskin seperti beasiswa. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pemprov DIY Baskara Aji mengatakan, selama ini alokasi beasiswa untuk siswa dari pemerintah pusat sangat kecil. ”Jika ini tidak dibarengi penambahan beasiswa maka siswa miskin jadi tambah banyak yang berpotensi putus sekolah,” kata dia,kemarin.

Baskara mendesak kepada pemerintah pusat agar mengucurkan bantuan yang bisa diakses langusng oleh siswa.Bantuan itu bisa berupa alokasi transportasi umum atau perlengkapan alat tulis. Baskara mengatakan, bantuan beasiswa dari pusat untuk DIY selama ini baru mencapai sekitar 50.000-an siswa miskin untuk jenjang SMA/SMK/MA. Masing-masing siswa mendapatkan Rp120.000 per tahun. Ada juga program Bantuan Khusus Murid (BKM) sebesar Rp65.000 per siswa per tahun.

Baskara mengakui,sebenarnya masih banyak program bantuan lain untuk membantu biaya pendidikan.Namun banyak siswa miskin tidak bisa mengaksesnya karena aturan yang tumpang tindih. ”Aturannya adalah siswa yang sudah mendapatkan bantuan Rp120.000 atau Rp65.000 tidak bisa mengakses (program bantuan) yang lain,”ungkap dia. Selain bantuan dari pemerintah pusat,kata dia,sebenarnya Pemprov DIY juga sudah memberikan bantuan kepada siswa tidak mampu melalui bantuan operasional sekolah daerah (Bosda).

Untuk siswa SMA disubsidi Rp1.050.000 dan siswa SMK sebanyak Rp1.500.000 setiap tahun.”Dengan jumlah itu, siswa yang bisa ditampung hanya 30.000 siswa,”ucap Baskara. Anggota Komisi D DPRD DIY Isti’anah mengakui, jika harga BBM dinaikkan berpengaruh besar terhadap banyak sektor kehidupan, termasuk pendidikan.Agar angka putus sekolah di DIY tidak membengkak perlu dilakukan langkah strategis, salah satunya mengkaji ulang APBD 2012.

Menurut dia, pada APBD 2012 sektor pendikan khususnya untuk bantuan kepada siswa dianggarkan sebesar Rp73 miliar.Karena itu, pada APBD perubahan untuk bantuan kepada siswa harus dinaikkan. ”Kita belum tahu berapa yang akan dinaikkan dalam APBD Perubahan tersebut. Tapi itu (menaikkan anggaran dalam APBD perubahan) sangat penting untuk langkah antisipasi siswa putus sekolah,”katanya.

Politisi PAN ini menambahkan, langkah lain yang dilakukan adalah efisiensi anggaran. Pos anggaran yang dianggap kurang signifikan harus dialihkan kepada sektor yang lebih penting. ridwan anshori 

Sumber : Seputar Indonesia

10.29 | Posted in , | Read More »

Penaikan Harga BBM pun Ditolak Aliansi Buruh Yogyakarta

YOGYAKARTA - Aliansi Buruh Yogyakarta menilai rencana penaikan harga bahan bakar minyak karena adanya ketakutan terhadap defisit APBN semata, tanpa melihat risiko pemiskinan rakyat yang akan semakin meningkat.

"Menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) menunjukkan kemalasan dan ketidakberanian pemerintah mengambil tindakan yang seharusnya dilakukan. Atas dasar ini, Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) menolak penaikan harga BBM," kata Sekjend ABY Kirnadi, Minggu (11/3).

Menurut dia, seharusnya pemerintah dapat meningkatkan pendapatan maupun mengefisienkan pengeluaran di APBN sendiri, yang justru menjadi akar persoalan sesungguhnya, bukan semata naiknya harga minyak dunia.

"Penaikan harga BBM telah menjadi kambing dari masalah di pemerintah sendiri," katanya.

Ia mengatakan, alih-alih mengambil tindakan seperti menaikkan rasio pajak, yang lazim dilakukan di negara lain menjadi 14 persen dari PDB misalnya, yang artinya pendapatan dari pajak bisa mencapai Rp1,036 triliun, atau berjuang keras menaikkan royalti dan pajak di perusahaan tambang, pemerintah malah membebankan tanggung jawabnya kepada sebagian besar rakyat miskin negeri ini.

"Karena tindakan menaikkan rasio pajak bisa diduga hanya akan mengancam kenikmatan kaum kaya negeri ini, yang rupanya lebih diperhatikan dan ditakuti pemerintah, daripada rakyat kebanyakan yang hidupnya sehari-hari sudah sulit," katanya.

Kirnadi mengatakan jika memang hanya ingin menghemat dana APBN sebesar Rp35 triliun atau bahkan Rp57 triliun yang berasal dari pengurangan subsidi BBM, angka tersebut sesungguhnya bisa diambil dari sisa lebih penggunaan APBN 2011 sekitar tiga persen, atau sebesar Rp36 triliun, ditambah Rp22 triliun dari penghematan program di kementerian/lembaga pemerintah.

"Sisa anggaran dan penghematan ini merupakan hasil penelitian Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan sendiri," katanya.

Ia mengatakan asumsi inflasi 6 hingga 7 persen akibat kenaikan harga BBM pada kenyataannya akan cenderung lebih tinggi lagi, karena penaikan harga BBM akan berdampak pada biaya lain seperti tarif dasar listrik (TDL), pangan, transportasi, dan sebagainya.

"Penaikan harga BBM sebesar 28,75 persen pada 2008 sudah mengakibatkan kenaikan inflasi 11,01 persen, padahal rencana penaikan harga BBM saat ini sebesar Rp1.000 berarti naik 22,22 persen, atau kalau naik Rp1.500 berarti naiknya 33,33 persen. Ini berarti inflasi berpotensi bisa lebih tinggi dari 11 persen, yang akan secara langsung menggerus daya beli masyarakat, termasuk buruh, seiring turunnya upah riil buruh," katanya. (Ant/OL-10)

Sumber : Seputar Indonesia

11.24 | Posted in , | Read More »

Angin Kencang Sepekan ke Depan

YOGYAKARTA– Potensi terjadinya angin kencang di wilayah Provinsi DIY diperkirakan masih berlangsung hingga sepekan ke depan dengan kecepatan angin rata-rata 30 kilometer per jam hingga 40 kilometer per jam.

“Dalam dua hari terakhir,di sejumlah wilayah angin bertiup dengan kecepatan 30–40 kilometer (km) per jam.Diperkirakan, kondisi yang sama masih akan terjadi dalam lima hingga tujuh hari mendatang,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Tony Agus Wijaya kemarin. Angin kencang tersebut disebabkan oleh munculnya badai tropis di Samudra Hindia sehingga menimbulkan gangguan cuaca di wilayah Yogyakarta.

“Selain berpotensi menimbulkan angin kencang, badai tropis itu juga berpotensi meningkatkan curah hujan,” ujarnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu mewaspadainya dengan melakukan pemangkasan pohon sehingga tidak mudah tumbang bila angin kencang bertiup. Selain itu, suhu udara di wilayah Yogyakarta juga akan mengalami perubahan, terutama suhu di minimal di malam hari,dari biasanya sekitar 24–25 derajat Celsius menjadi 20–21 derajat Celsius. Rumah milik Jemingan, 50, warga Dukuh Blumbung, Desa Karangsari,Kecamatan Pengasih, Kulonprogo ambruk tertimpa pohon kelapa, Kamis (8/3) petang.

Hujan disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Pengasih menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Tidak ada korban dalam peristiwa itu, namun istri Jemingan, Asilah,45,harus dilarikan ke RSUD Wates akibat tertimpa reruntuhan rumah. Saksi kejadian, Suyoto, 45, tetangga korban, mengatakan hujan deras disertai angin kencang terjadi menjelang magrib. Sejumlah pohon tumbang akibat diterjang angin kencang. Termasuk pohon kelapa milik Wakidi yang menimpa rumah Jemingan.“Pohon kelapa milik Wakidi yang berada di lereng bukit tumbang dan menimpa sebagian rumah milik Jemingan,”paparnya kemarin. Saat itu, Jemingan berada di luar rumah.

Hanya anaknya, Nur Irfan, 19 dan Asilah yang berada di dalam rumah.Beruntung Nur Irfan bisa menyelamatkan diri dengan keluar rumah. Namun, Asilah yang saat itu berada di atas tempat tidur tidak sempat menyelamatkan diri.Saat pohon kelapa menimpang rumahnya, Asilah terjebak di dalam kamar tidur. Warga langsung melarikan Asilah ke RSUD Wates. ridwan anshori/ant

Sumber : Seputar Indonesia

14.22 | Posted in , | Read More »

Pedagang Beringharjo Keluhkan Kalah Bersaing

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Beringharjo, Jogjakarta, mengeluhkan penurunan omzet penjualan mereka, akibat kalah bersaing dengan berbagai mini market dan super market. Di sekitar pasar tradisional itu kini semakin menjamur mini market dan super market.

Subandiono (61), salah seorang pedagang sayuran sejak tahun 1965 di Pasar Beringharjo, menyebutkan, para konsumen sekarang lebih memilih berbelanja sayuran ke mini market, jika jumlah barang yang mereka beli tidak terlalu banyak.

"Sekarang banyak yang berjualan, padahal jumlah pembeli ya segitu saja. Keuntungan semakin sedikit, karena kami juga cuma berani ambil untung sedikit sekali. Padahal kalau soal perbandingan harga, antara super market atau mini market dengan Pasar Beringharjo, terpautnya cuma sedikit," ujar Subandiono.

Keluhan senada juga dilontarkan Sutinem (51), pedagang barang-barang kebutuhan pokok yang telah berjualan sejak dua dekade lalu. Dia mengeluhkan omzetnya juga semakin berkurang, sejak di sekitar Pasar Beringharjo bermunculan sejumlah super market besar.

"Rasanya, kalau dahulu tahun-tahun 1998 atau 2000, lebih mudah cari uangnya. Kalau sekarang malah tambah sepi. Sekitar pasar sini saja ada tiga supermarket besar, jadi tambah pusing cari duitnya sekarang. Omzet makin turun sampai 40 persen," ujar Sutinem.

Akibat semakin kurangnya pembeli, Sutinem terpaksa menutup kiosnya jauh lebih awal. Kalau dahulu dia bisa tutup sampai pukul 19.00 WIB, sekarang dia rata-rata menutup kiosnya pukul 16.00 WIB.

"Padahal kalau dilihat dari bangunan fisik pasarnya, sekarang jauh lebih bagus ketimbang dulu. Pasarnya lebih bersih," ujar Sutinem.

Sumber Berita: Kompas
Sumber Gambar : id wikipedia

18.18 | Posted in , , , | Read More »

Ribuan Orang Masuk Zona Merah Longsor

BANTUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul berharap warga yang berada di wilayah zona merah (berbahaya) longsor untuk berhati- hati dengan bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Saat ini tercatat 1.063 kepala keluarga (KK) berada di dalam zona merah tersebut. Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan, berdasarkan peta rawan longsor yang dimiliki BPBD, keberadaan ribuan warga tersebut masuk dalam peta potensi kerawanan bencana longsor tertinggi. “Mereka berada di empat Desa dengan zona merah tanah longsor,” kata kemarin. Keempat desa tersebut adalah Desa Wukirsari, Imogiri; Desa Srimartani, Piyungan; Desa Selopamioro,Imogiri; dan Desa Wonolelo,Pleret.

Menurut dia,tekstur tanah dibeberapa desa tersebut pada umumnya sangat labil dan mudah bergerak. Bencana tanah longsor terus saja terjadi di Gunungkidul. Kali ini hujan deras yang terus mengguyur selama dua hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah perbukitan Tambakromo, Kecamatan Ponjong ambrol. Sedikitnya tiga rumah dilaporkan mengalami kerusakan karena terkena longsoran tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budi Harjo mengatakan, pihaknya sudah mencacat beberapa titik bencana tanah longsor.Di antaranya jalan cor blok yang menghubungkan Dusun Pijenan dengan Dusun Tukluk, Desa Tambakromo tertimpa ambrolan tebing sepanjang 30 meter.

Ambrolnya tebing hingga merembet pada badan jalan ini mengancam 2 rumah warga Dusun Pijenan RT 03 RW 02 Desa Tambakromo. Masing-masing milik Sagino, 65, dan Pujiyono, 45 yang berada di bawah jalan. suharjono

Sumber : Seputar Indonesia

08.38 | Posted in , | Read More »

Biodiesel dari Buah Nyamplung sudah Lolos Tes di AS

YOGYAKARTA - Biji nyamplung sebagai bahan bakar pengganti solar sudah terbukti.

Dirjen Badan Pengelolaan DAS dan Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan Hary Santoso mengungkapkan, penggunaan Nyamplung untuk biodesel sudah bisa dipastikan sejak 2008. "Sekarang tinggal sosialisasinya," ujarnya di University Club Universitas Gadjah Mada, Rabu (7/4).

Nyamplung untuk biodiesel sudah dibuktikan dengan lolos badan standarisasi nasional dan standarisasi dari Amerika (American Society for Testing and Materials). Selain biodiesel, nyamplung juga bisa digunakan untuk biocerosin.

Awal mulanya, pada 2008 nyamplung sempat digalakkan untuk bahan bakar alternatif pengganti solar karena pada saat itu harga solar makin mahal.

Untuk itu, penanamannya pohon nyamplung paling dekat berada sekitar 100 meter dari bibir pantai. Harapannya, para nelayan bisa memanfaatkannya untuk pengganti bahan bakar solar. Ahli-ahli pun ikut serta dalam mengolah biji nyamplung menjadi minyak dengan bekerja sama dengan kementerian ESDM dalam mengolah biji nyamplung menjadi minyak nyamplung. (OL-11)

Sumber : Media Indonesia

08.36 | Posted in , | Read More »

Belajar Mengajar di SMA 17 Ditunggui Preman

YOGYA - Sejak konflik sengketa lahan di SMA 17 Yogyakarta berlangsung, belasan orang berbadan besar mondar-mandir di kawasan kompleks sekolah. Keberadaan 'preman' ini bergantian selama 24 jam, dan membuat suasana belajar mengajar menjadi tidaknyaman.

"Ini adalah kejadian kedua sejak terjadi 2009 lalu. Secara psikis amat sangat mengganggu, tapi kami berkomitmen proses pendidikan jalan terus. Kita pokoknya mencerdaskan bangsa," tegas Kepala SMA 17, Suyadi.

Ia memperkirakan orang-orang ini adalah suruhan dari orang yang kabarnya sudah membeli tanah sekolah ini. Namun ia tidak tahu persis mengenai masalah ini, karena adalah urusan yayasan.

"Setiap pagi saya juga menyapa mereka. Dan sudah ada komitmen tidak akan melakukan perusakan atau mengganggu masuk ke kawasan kelas," imbuhnya.

Menurutnya kelas 12  tetap giat belajar mengikuti persiapan ujian nasional,  termasuk mengikuti les di sore hari, setelah jam pelajaran usai. Harapannya berbagai pihak bersedia memelihara gedung sekolah yang masuk dalam golongan cagar budaya ini agar tetap bisa digunakan untuk belajar.

"Siang ini kabarnya diadakan rapat yayasan, untuk menyelesaikan sertifikat ganda yayasan, yang menjadi sumber masalah. Kami berharap ini bisa diselesaikan, sehingga siswa tetap bisa belajar dengan tenang," imbuhnya.

Sementara Sri Wigati selaku Kepala Humas SMA 17 menambahkan, pihaknya sudah lakukan pendekatan ke siswa agar mereka tetap belajar seperti biasa. Pintu belakang sekolah ditutup, sehingga para preman tidak bisa masuk kelas. "Anak masuk lewat akses  pintu utama. Kami sudah lama dan tahu situasi seperti ini, tidak masalah. Lama-lama anak-anak sudah cuek, dengan keberadaan orang asing diluar, tidak masalah," ujarnya.

Agustina Feni, siswi kelas 10 SMA ini mengungkapkan, dirinya kaget ketika Senin lalu sekolah ditutup seng. Ia juga merasa takut akan keberadaan para preman yang masih bersliweran hingga saat ini." Tanggal 16 Maret saya ujian, agak terganggu persiapannya. Karena akhirnya guru sibuk mengurusi masalah ini, dan kurang mengurusi siswa," ujarnya.

Semantara Monica Marlyandini siswi kelas 12 IPS juga mengaku dirinya sempat merasa terganggu. Jam tambahan bagi kelas tiga pun menurutnya tidak dilakukan gara-gara ada kasus ini. "Yang menjengkelkan, sering orang-orang ini mengganggu kami, misalnya bilang 'Mau tak anterin pulang ngga?',atau semacamnya. Ini membuat saya dan siswi lainnnya risih," kesalnya.

Meski terdapat belasan preman, tidak ada satupun dari mereka yang bersedia memberikan keterangan. (Den)

Sumber Berita & Gambar : Krjogja.com

13.39 | Posted in , | Read More »

Rampok Berpistol Beraksi di Sleman

SLEMAN – Kasus perampokan masih saja terjadi, meski kegiatan patroli wilayah terus digencarkan instansi kepolisian.

Kawanan perampok bersenjata pistol menyatroni rumah milik pengusaha SPBU yang beralamatkan di Jalan Ori I,No 2A, Papringan, Caturtunggal, Depok. Aksi perampokan itu terjadi di rumah Meibi Rusmansyah, 47, salah seorang pemilik usaha SPBU di daerah Klaten, Jawa Tengah. Dalam menjalankan aksi pelaku yang diduga berjumlah empat orang menyekap dua orang anak korban, Raisya Almira, 12, dan Lavina Malahyati, 27, beserta seorang pembantu, Susi, 27, sebelum mengambil harta benda dalam rumah.

Sementara Meibi beserta istrinya,Ana, 40, saat kejadian tidak berada di rumah karena masih berada di Bali. Susi yang ikut menjadi korban penyekapan menceritakan, saat dia tidur menemani Raisya, anak bungsu majikannya, terdengar pintu kamar dibuka. Dia yang terbangun lantas melihat dua orang pelaku masuk,tanpa banyak bicara pelaku langsung menyekap keduanya.“ Mereka mengikat kedua tangan dan kaki kami dengan kabel,mulut dan mata juga dilakban dan diminta tengkurap sambil mengatakan untuk diam,”paparnya. Lavina yang berada di kamar atas, begitu mendengar suara gaduh dari kamar adiknya langsung turun.

Dua orang pelaku lain yang tengah mengacak- acak kamar Meibi begitu mendengar suara orang turun langsung menyekap Lavina. Dengan tangan terikat, Lavina disatukan dalam satu kamar bersama Susi dan Raisya. “Seingat saya, ada yang membawa pistol ada juga yang membawa senjata seperti keris itu bentuknya,”ujar Susi. Sekitar pukul 02.30 WIB, lanjut Susi,Lavina berhasil melepaskan ikatan di tangannya kemudian menghubungi ayah dan ibunya.Tidak berselang lama, polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP disusul puluhan warga sekitar.

“Jadi setelah Mbak Lavina menelepon, bapak langsung telepon polisi dan Pak RT,”ucapnya. Susi mengaku ada empat orang yang tinggal di rumah. Selain Susi dan juga kedua anak majikannya, juga masih ada Sidik,27,yang bekerja mengantar anak majikannya ke sekolah. Sidik yang tinggal di kamar atas, saat kejadian dalam kondisi tertidur dan tidak mendengar suara kegaduhan di bawah. “Pelaku itu tidak merusak pintu, semua pintu juga sudah dikunci,”ucapnya.

Kapolsek Depok Barat Kompol Wachyu Tri Budi menerangkan, berdasarkan hasil olah TKP sementara dan keterangan dari para saksi di-ketahui pelaku memasuki 3 kamar dan 1 ruang kerja korban dengan cara merusak pintu dalam. Pelaku berhasil membawa kabur 1 unit laptop dari ruang kerja korban dan dompet milik istrinya.“Pelaku juga membawa boks tempat perhiasan, tapi dari keterangan saksi boksnya kosong,”ucapnya.

Untuk proses penyelidikan selanjutnya, kasus perampokan di rumah pengusaha SPBU itu dilimpahkan ke Polres Sleman. Jumlah kerugian akibat perampokan itu juga belum diketahui secara pasti karena masih menunggu laporan resmi dari pemilik rumah. ● muji barnugroho

Sumber : Seputar Indonesia

19.23 | Posted in , , | Read More »

Simpan Ganja 12 Kg, Kakak Beradik Ditangkap Polda DIY

Yogyakarta Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap tiga orang pengedar ganja. Dua dari tiga orang tersangka tersebut di antaranya adalah kakak beradik.

Dari tangan para tersangka, petugas menyita 12 kilogram ganja kering siap edar. Paket ganja seberat masing-masing 1 kg itu disimpan di kamar kos tersangka di wilayah Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

Tiga orang pelaku itu adalah Agung, Aziz, dan seorang ibu rumah tangga, Nuryanti. Agung sebelumnya ditangkap polisi karena mencuri helm. Sedangkan Aziz dan Nuryanti ditangkap karena mengedarkan ganja dan memindahkan paket ganja milik Agung yang disimpan di kamar kos.

"Dari tangan tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 12 paket ganja masing-masing seberat 1 Kg," kata Diresnarkoba Polda DIY, Kombes Wijanarko kepada wartawan di Mapolda di Ringroad Utara, Sleman, Senin (5/3/2012).

Dari pengakuan tersangka, sudah ada sekitar 3 kg paket ganja yang dijual. Sedangkan ganja yang disita petugas, terdiri dari 11 paket satu kilogram, 13 paket hemat masing-masing seberat 50 gram, dan satu paket seberat 500 gram.

"Total paket ganja tersebut senilai lebih dari Rp 30 juta dan dari pengakuan tersangka barang tersebut didapat dari Jakarta," kata Wijanarko.

Wijanarko menambahkan saat ini petugas terus mengembangkan penyelidikan dengan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk mengejar para pemasok ganja di wilayah Yogyakarta. Para pelaku akan dijerat dengan UU Psikotropika tahun 2009, pasal 111 ayat 2 jo pasal 114 ayat 2.

"Minimal hukuman 5 tahun penjara," jelas Wijanarko.
(try/nrl)

Sumber : detikNews

08.46 | Posted in , , | Read More »

Sardjito Jadi Pusat Pelayanan Kanker

YOGYAKARTA – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta segera menjadi pusat pelayanan kanker berstandar Internasional pada 2013.

Rumah sakit pelat merah ini mendapatkan bantuan dari Pemerintah Belanda melalui skema Orio (Ontwikkelingsrelevante Infrastructuurontwikkeling). Orio adalah dana Pemerintah Belanda yang dikelola oleh Kementerian Kerja Sama Pembangunan untuk mendorong pembangunan infrastruktur di negara berkembang. Kepala Humas RSUP dr Sardjito Rini Sunaring  , pendirian pusat pelayanan kanker berstandar internasional merupakan inisiatif Prof I Bing Tan dari RS Antoni van Leeuwenhoek Belanda.

Untuk merealisasikannya dia pun mengajak Prof Hido dari Belanda dan mantan Duta Besar Indonesia di Belanda Fani Habibie. Dan kebetulan saat ini ada program Orio dari Belanda. “Pelayanan yang digunakan menggunakan standar internasional,” katanya. Pada proyek ini, Belanda akan membantu sekitar 35% dari total biaya pendirian International Cancer Center (ICC). Diperkirakan dana yang dibutuhkan mencapai USD15 juta. Saat ini, RS Sardjito memiliki dua alat untuk radioterapi, yakni linux dan kobalt. Linux bisa melayani sekitar 80 pasien per hari dan Kobalt 40 orang per hari.

Selain itu,sudah ada dua paviliun dan satu bangsal khusus penderita kanker. Mantan Dirut RSUP Dr sardjito Budi Mulyono berharap rintisan yang sudah dibuatnya ini bisa segera direalisasikan. Sebab tingkat antrean pasien bisa mencapai 600 orang. Dengan pembangunan ini dipastikan akan ada penambahan peralatan. “Kita berharap antrean lebih cepat dan tidak perlu lebih lama menunggu,”tuturnya. kuntadi

Sumber : Seputar Indonesia

17.31 | Posted in , , | Read More »

PSS Sleman-Elang Jawa Gelontor Persepar Enam Gol

SLEMAN– PSS Sleman menutup paruh pertama Divisi Utama LPIS dengan manis. Elang Jawa berhasil melumat Laskar Isen Mulang,julukan Persepar dengan skor 6-3. Andrid Wibawa mencetak hat-trick pada menit ke-10,28 dan ke-56.

Tiga gol lainnya dicetak Anang Hadi pada menit ke-7 dan Marwan Muhammad pada menit ke-64,serta Charles Orock (82). Trigol tim tamu dicetak Hendra Panembunan menit ke-38 dan 82 dan Ahmad Faisal menit ke69.Sayang kemenangan ini dinodai aksi tawuran antar dua kelompok suporter tuan rumah.

Elang Jawa yang mengejar kemenangan langsung membombardir pertahanan Laskar Isen Mulang.Serangan skuad asuhan Widyantoro membuahkan hasil menit ke-7. Memaksimal kan umpan tarik Andrid Wibawa dari sisi kanan,Anang Hadi menyempur nakannya menjadi gol. Unggul satu gol membuat Elang Jawa semakin bernafsu menaklukkan lawan.

Hasilnya,giliran Andrid Wibawa menambah keunggulan tiga menit berikutnya.Andrid memaksimalkan umpan silang Charles Orock dari sisi kini. Andrid lagi-lagi memperdaya kiper Persepar Effendi Dwi Cahyo pada menit ke- 28.Berawal dari blunder pemain belakang lawan George Oyodepo,eks Real Mataram ini menuntaskannya dengan finishing touch cantik.

Tensi permainan kedua tim meninggi setelahnya.Permainan keras mulai nampak jelas di lapangan.Buntutnya aksi tidak sportif Bruno Casmir dan Roberto Kwateh membuat wasit Heru mengusir keduanya dari lapangan hijau. Kehilangan satu pemain,Persepar justru mampu mencuri satu gol pada menit ke-38. Kemelut di depan gawang Bogi Santoso dituntaskan dengan baik oleh Hendra Panembunan.

Skor 3-1 bertahan hingga jeda. Memasuki babak kedua,Elang Jawa kembali melebarkan jarak kemenangan. Andrid Wibawa mencatat hattrick pertamanya bersama PSS menit ke-56. Marwan Muhammad melambungkan Elang Jawa melalui golnya menit ke-64. Sayang,terlalu asik menyerang Elang Jawa kecolongan.

Ahmad Faisal dengan mudah memperdaya Bogi Santoso menit ke-69.Namun Charles Orock kembali membalas melalui heading menit 82. Hendra Tambunan kembali memperdaya Bogi melalui tendangan bebas menit ke-85. Widyantoro mengatakan, kemenangan ini menjadi hadiah bagi Slemania.  sodik

Sumber : Seputar Indonesia
Sumber Gambar : Kaos PSS Sleman

21.21 | Posted in , | Read More »

Kereta Api Senja Utama Dievakuasi, Jalur Normal Kembali

DetikNews - PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah berhasil mengevakuasi gerbong kereta Senja Utama Yogya yang anjlok dinihari tadi. Jalur lalu lintas kereta api pun kembali lancar.

"Sudah dari tadi berhasil dievakuasi. Sekarang jalur rel sudah berhasil dilalui," terang Kepala Humas Stasiun Bumiayu, Surono, kepada detikcom, Minggu (4/3/2012). Evakuasi dilakukan pukul 02.30 WIB.

Surono menambahkan, dengan telah dievakuasinya Kereta Senja Utama tersebut, perjalanan KA yang sebelumnya terhambat sudah bisa lancar kembali. Namun, dirinya mengingatkan perjalanan kereta tidak bisa serta-merta lancar setelah evakuasi tersebut.

"Setelah kereta dievakuasi kan harus diperbaiki dulu jalurnya. Dan kereta yang tadi mengantre harus bergantian lewat," terangnya.

Saat ini pihaknya masih belum mengetahui penyebab dari peristiwa tersebut. PT KAI sedang menginvestegasi kejadian tesebut.

"Karena faktornya banyak, bisa akibat sarana, prasarana, maupun SDM," terangnya.

Kereta Senja Utama jurusan Yogyakarta-Jakarta anjlok di Bumi Ayu, Jawa Tengah, malam ini sekitar pukul 21.30 WIB. Hingga pukul 01.45 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Tidak ada laporan korban akibat kejadian ini, namun dua kereta lain ada yang tertahan di Stasiun Purwokerto.
(riz/mad)

Sumber : detikNews

16.27 | Posted in , , | Read More »

Santap Gulai Kambing, 40 Warga Keracunan

GUNUNGKIDUL– Kasus keracunan makanan terus terjadi di wilayah Gunungkidul. Sebanyak 40 warga RT 07/RW 10,Dusun Jeruk,Kepek,Wonosari keracunan seusai menyantap gulai kambing hajatan aqiqah salah satu warga kampung tersebut.

Gulai beracun itu membuat 23 korban terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Wonosari karena lemas dan terus muntah-muntah.Menurut penuturan salah satu korban Sumarjiyo, 40, awalnya keluarganya mendapatkan kiriman hajatan selapanan dan aqiqah dari salah satu tetangganya, Tri Setyo Ari Wibowo, Kamis (1/3) malam. Sumarjiyo mendapatkan dua kardus bungkusan berupa roti dan satu dus lagi berisi nasi beserta gulai kambing, acar, serta kerupuk.

”Saya kemudian menyantap gulai bersama anak saya,”katanya saat masih menjalani perawatan di RSUD Wonsoari,kemarin. Dia bersama anaknya memakan kiriman nasi hajatan aqiqah itu pukul 19.30 WIB. ”Sekitar pukul 10 malam, perut saya menjadi mual-mual. Begitu juga dengan anak saya.” Kami terus saja ke belakang hingga pagi. Saya pun tidak bisa tidur,”ungkapnya.Karena rasa ingin buang hajat tidak mampet-mampet dan perut semakin mual, dia terpaksa dibawa oleh istrinya ke RSUD. Warga yang lainnya, Siti, mengaku terpaksa datang ke RSUD karena perutnya mualmual terus.

”Saya makan sosis dan gulai.Kemudian perut saya menjadi mual.Saya tidak tahu, apakah ini karena makanan atau kondisi tubuh saya yang kurang fit,”ujarnya. Di RSUD Wonsoari,suasana di Unit Gawat Darurat (UGD) pun hiruk-pikuk dipenuhi warga Dusun Jeruk,Kepek,Wonosari. Semua tempat tidur perawatan di ruang UGD habis untuk merawat pasien yang mengalami keracunan. ”Tadinya ada 40 yang masuk UGD sini, namun banyak yang sudah diizinkan pulang,”kata Lastri,salah satu keluarga korban yang masih harus menunggui anak serta suaminya.

Kepala Dukuh Jeruk Ari Nurtianto mengatakan kasus keracunan makanan yang menimpa warganya ini sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Gunungkidul. Sampel makanan sudah dikirim untuk diteliti guna mengetahui penyebab keracunan yang menimpa 40 warga di dusunnya tersebut.”Memang infonya dari gulai kambing.Warga yang tidak makan juga tidak mengalami keracunan kok,”katanya.

Salah satu dokter di UGD RSUD Wonosari dr Triani mengatakan, jika melihat kondisi para korban maka bisa dipastikan mengalami keracunan atau yang dikenal dengan intoksikasi. ”Penyebabnya masih diteliti.kami belum bisa menyimpulkan,” ucapnya. suharjono

Sumber : Seputar Indonesia

18.04 | Posted in , | Read More »

Jadikan Yogyakarta Istimewa bagi Pejalan Kaki

YOGYAKARTA — Keberadaan sepeda motor di Kota Yogyakarta semakin tak terbendung dengan jumlah 273.538 unit atau sekitar 83,5 persen dari total jumlah kendaraan bermotor. Sementara itu, ketersediaan angkutan umum hanya 8.266 unit atau sekitar 2,5 persen dari total kendaraan. Situasi ini menyebabkan keberadaan pejalan kaki semakin tersingkir.

Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin mengatakan, kemudahan mendapatkan sepeda motor dengan sistem kredit membuat banyak orang malas berjalan kaki. Sekarang untuk jarak dekat saja orang menggunakan sepeda motor. ”Apalagi, trotoar-trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki justru digunakan untuk parkir atau berjualan,” ujarnya, Jumat (2/3/2012), dalam peluncuran gerakan Jadikan Jogja Istimewa bagi Pejalan Kaki di Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta.

Selain kemudahan mendapatkan sepeda motor, minimnya sarana angkutan umum yang layak juga turut berpengaruh pada minimnya pejalan kaki di Yogyakarta. Di sejumlah negara maju, jumlah pejalan kaki relatif banyak karena mereka memilih jalan kaki ke halte atau stasiun kemudian naik angkutan umum daripada mengendari sepeda motor atau mobil pribadi.

Menurut Ahmad, banyaknya pedagang kaki lima di trotoar juga sangat membatasi hak-hak para pejalan kaki. Padahal, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan secara tegas memperuntukkan trotoar bagi para pejalan kaki.

Masih ada anggapan dari pemerintah daerah bahwa menertibkan para pedagang di trotoar adalah melanggar hak asasi manusia. ”Justru berjualan di trotoar itu melanggar hak-hak asasi para pejalan kaki,” ujarnya.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Yogyakarta Suparlan menambahkan, di seluruh DIY, pertumbuhan jumlah sepeda motor telah mencapai 1,5 juta per tahun. Jika hal ini tidak diantisipasi, pada tahun 2015 mendatang kemacetan akan semakin parah dan hak-hak para pejalan kaki akan semakin terpinggirkan.

Yogyakarta istimewa bagi pejalan kaki

Menyikapi hal ini, mulai tahun ini KPBB bersama Pemkot Yogyakarta, Pemprov DIY, lembaga swadaya masyarakat, dan akademisi menggelar gerakan Jadikan Jogja Istimewa bagi Pejalan Kaki.

Beberapa gerakan yang dilakukan, antara lain, membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jalan kaki untuk pengurangan emisi, mengidentifikasi dan menganalisa fasilitas pejalan kaki, serta memberi rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan hak-hak pejalan kaki.

”Bulan April mendatang, hasil analisisi fasilitas pejalan kaki kami rumuskan untuk kemudian ditindaklanjuti dengan peraturan daerah oleh Pemkot Yogyakarta,” kata Ahmad.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti turut diundang dalam peluncuran gerakan Jadikan Jogja Istimewa bagi Pejalan Kaki. Namun, Haryadi tidak hadir dengan alasan sakit. Dalam dua kali undangan sebelumnya, dia juga tidak hadir. Sejumlah aktivis LSM mengeluhkan hal ini. 

Sumber : Kompas

12.46 | Posted in , | Read More »

Yogyakarta Poles Tujuh Kampung Wisata

YOGYAKARTA - Kota Yogyakarta berencana mengembangkan tujuh kampung wisata pada 2012 sebagai upaya pengembangan industripariwisata di wilayah tersebut.

"Pengembangan tujuh kampung wisata tersebut dilakukan untuk meningkatkan alternatif atraksi wisata di Yogyakarta," kata Kepala Seksi Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Bysry Romley di Yogyakarta, Kamis (1/3).

Menurut dia, pengembangan tujuh kampung wisata pada 2012 tersebut dilakukan untuk melanjutkan program yang sudah dilakukan pada 2011, yaitu dengan mengembangkan lima kampung wisata.

Ketujuh kampung wisata yang akan dikembangkan pada 2012 tersebut adalah, Pandeyan, Notoprajan, Suryatmajan, Brontokusuman, Tamansari, Prenggan, dan Sosromenduran.

Kampung-kampung yang dibidik menjadi kampung wisata tersebut dinilai memiliki ciri khas sendiri-sendiri, sehingga pengembangannya pun akan menyesuaikan karakter dan potensi dari kampung tersebut.

"Saat ini, banyak wisatawan yang mencari alternatif atraksi pariwisata di Yogyakarta, salah satunya adalah ingin melihat secara langsung kehidupan masyarakat sehari-hari," katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk semakin memperkaya tujuan wisata di Kota Yogyakarta, maka salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan pengembangan kampung wisata, sehingga wisatawan tidak terpatok harus mengunjungi beberapa tempat wisata yang sudah menjadi ikon Yogyakarta seperti keraton dan Malioboro. (Ant/OL-2)

Sumber : Media Indonesia

15.14 | Posted in , | Read More »

Daop 6 Luncurkan KA Bogowonto

YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta kemarin mengoperasionalkan KA Bogowonto kelas ekonomi ber-AC (air conditioner) dengan rute Yogyakarta- Pasar Senen.

Pengoperasionalan KA Bogowonto ini merupakan upaya PT KAI (persero) untuk memperpanjang rute perjalanan KA yang semula hanya melayani rute Kutoarjo-Pasar Senen. Kepala Daop 6 Yogyakarta Sinung Tri Nugroho mengatakan penambahan rute KA Bogowonto ini juga bertujuan untuk menambah pasar karena biasanya KA kelas ekonomi berangkat pada sore hari. KA ekonomi ini merupakan kereta yang banyak diminati masyarakat dengan jumlah penumpang bisa mencapai 100%. “Setiap gerbongnya terisi 80 penumpang,”kata Sinung.

KA Bogowonto setiap hari diberangkatkan dari Yogyakarta pada pukul 07.30 WIB dan sampai di Pasar Senen pukul 16.00 WIB. KA ini berangkat dari Pasar Senen pukul 18.40 dan sampai di Yogyakarta pukul 04.06 WIB.Harga tiket reguler KA Bogowonto, yakni Rp150.000.Namun karena baru diluncurkan dan masih promosi selama satu pekan ke depan ini,tiket dijual murah,yakni Rp125.000. Selain KA Bogowonto, PT KAI Daop 6 juga sebelumnya sudah meluncurkan KA ekonomi Gajahwong.

Kepala Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan peluncuran KA Bogowonto dibarengi dengan pemberlakuan kebijakan larangan merokok di dalam kereta.Nanti penumpang yang diketahui nekat merokok dalam kereta akan diberikan sanksi,yakni diturunkan di stasiun berikutnya. “Mulai 1 Maret ini diberlakukan karena sosialisasinya sudah dilakukan sejak bulan lalu,”paparnya. Selain melakukan pelarangan merokok dalam gerbong,Eko mengaskan PT KAI juga melarang penumpang membawa hewan dalam kereta.

Darikejadian yang pernah terjadi masih ditemukan penumpang nekat membawa hewan seperti ular meski sudah dilarang keras.“Kalau dalam kereta membawa hewan apalagi berbahaya, itu kan juga mengkhawatirkan penumpang yang lain juga,”tandasnya. muji barnugroho 

Sumber : Seputar Indonesia

10.08 | Posted in , , | Read More »

PNS Wajib Lapor Kekayaan

YOGYA (KRjogja.com) - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menetapkan aturan lebih luas terkait kewajiban melaporkan harta kekayaan bagi Pegawai Negri Sipil (PNS). Aturan tersebut rencananya tak hanya mengikat bagi PNS eselon satu dan pejabat negara saja, tetapi juga bagi semua golongan.

Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar mengungkapkan, kebijakan perluasan wajib lapor bagi PNS tersebut dilakukan untuk mendukung program percepatan reformasi birokrasi yang digencarkan pemerintah sekaligus sebagai langkah antisipasi rekening gendut PNS.

"Kita akan dibuat aturan, bahwa PNS yang wajib lapor harta kekayaan itu tidak hanya pejabat negara atau yang statusnya eselon satu. Kita harus masukkan dalam UU bahwa semua PNS wajib lapor harta kekayaan. Sudah kalimatnya selesai begitu. Bisa dengan lapor langsung, lewat inspektorat, atau KPK. Sehingga ada ukuran, begitu ada rekening gendut dia akan ketahuan," ujarnya usai penandatanganan pakta integritas di Bangsal Kepatihan, Rabu (29/2).

Menurutnya, secara teknis, ketentuan tersebut akan diatur lebih mendetail dalam peraturan pemerintah. Termasuk periodesasi waktu pelaporannya, apakah satu tahun sekali atau dua tahun sekali. "Teknisnya nanti kita atur mau berapa tahun sekali. Apakah ketika naik pangkat misalnya. Atau minimal 2 atau 4 tahun sekali," jelasnya.

Sementara, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menambahkan, pelaporan harta kekeyaan PNS tersebut menjadi sejalan dengan pakta integritas yang ditandatangani bersama. Termasuk berfungsi untuk mencegah korupsi yang meliputi korupsi administrasi dan waktu serta pengadaan barang dan jasa publik.

"Itu kan ikatan untuk tidak menyalahgunakan wewenang yang ada pada dia. Pengawasan itu tetap jalan, tapi dengan pakta integritas itu kan nurani dia sendiri pada waktu menandatangani, harapannya muncul dari dirinya sendiri," tutur Sultan.

Ditegaskan Sultan, dengan menandatangani pakta integritas, berarti pejabat telah berkomitmen untuk tidak menyalahgunakan wewenang. Sultan juga menekankan agar pejabat publik lebih mengutamakan moral terutama ketika akan bertindak atau mengambil kebijakan tertentu.

"Kalau saya cenderung lebih bicara moral. Pejabat publik yang memberi pelayanan tidak baik, dia berbuat tidak baik dan banyak sesuatu terjadi pada publik yang merugikan ya mundur dulu . Karena kita tidak pernah bicara rule of moral. Janganlah kita berlindung dibawah pertahanan tidak bersalah," tandas Sultan. (Aie)

Sumber : Krjogja

15.43 | Posted in , | Read More »

Penundaan Penerbangan Garuda Imbas Cuaca Buruk

Detiknews - Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 218 jurusan Jakarta-Yogyakarta yang seharusnya terbang pada Rabu (29/2) malam harus ditunda keberangkatannya hingga Kamis (1/3) pagi. Penundaan penerbangan ini karena imbas pesawat sebelumnya yang return to base (RTB) atau kembali ke landasan lantaran cuaca buruk.

"Ada 2 pesawat yang terganggu yakni GA 212 dan GA 218. GA 212 terbang siang tadi tapi tidak bisa mendarat di Yogyakarta karena berkabut dan jarak pandang terbatas. Kami tidak bisa memaksakan mendarat demi keselamatan penerbangan," kata Vice President Corporate Communications PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Pujobroto, kepada detikcom, Kamis (1/3/2012) dinihari.

Pesawat GA 212 itu akhirnya kembali ke landasan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada pukul 16.30 WIB. Akibatnya harus ada pengisian bahan bakar lagi dan sebagainya sehingga dampaknya adalah delay pesawat selanjutnya. Terlebih dalam penerbangan dikenal adanya rotasi pesawat.

"GA 218 terkena imbasnya. Bandara di Yogya close pukul 21.00 WIB. Nah, untuk ke sana butuh waktu sekitar 1 jam, sehingga tidak mungkin terbang pukul 21.00 WIB juga. Kami sudah minta di-extend, tapi hanya diberikan sampai pukul 22.00 WIB. Mereka tidak bisa menunggu sampai pesawat landing," papar Pujo.

Akibatnya, penumpang yang sudah berada di pesawat pun diminta turun lagi. Namun Garuda telah memberikan kompensasi kepada 147 penumpang yang mengalami penundaan penerbangan itu. Penumpang diinapkan di Novotel dan Pullman. Selain itu diberikan kompensasi Rp 300 ribu per penumpang.

"Besok pagi penumpang akan diterbangkan lagi pukul 08.25 WIB. Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Tapi ini terjadi di luar kuasa kami. Karena kami tidak bisa memaksakan pendaratan jika cuaca tidak mendukung," ucap pria berkacamata ini.

Sebelumnya, penumpang pesawat GA 218 kesal karena penerbangan ditunda. Bahkan mereka yang sudah masuk dan menunggu di pesawat diminta turun lagi. Mereka kesal karena merasa tidak mendapat informasi yang memadai.

Sumber : detiknews

08.59 | Posted in , | Read More »

Blog Archive

Labels

Recently Added

Recently Commented