Sabtu, 07 Juli 2018

Sleman - Dua SMP Negeri di Kabupaten Sleman masih kekurangan siswa hingga batas akhir pendaftaran dan pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online hari ini. Dinas Pendidikan setempat memberikan kelonggaran perpanjangan masa pendaftaran siswa baru.

"SMPN 3 Prambanan masih kurang 42 siswa, dan SMPN 4 Prambanan masih kurang 18 siswa dari daya tampung," kata Kabid SMP Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana saat dihubungi detikcom, Sabtu (7/7/2018).

Untuk SMPN 3 Prambanan, dari daya tampung sebanyak 128 siswa, baru terisi 86 siswa. Sedangkan di SMPN 4 Prambanan dari daya tampung 63 siswa, baru terisi 45 siswa.

Menurut Ery, kondisi itu salah satu faktornya karena dua sekolah tersebut berada di wilayah pinggiran berbatasan dengan Klaten. Bahkan dua sekolah itu tiap masa PPDB kerap mengalami permasalahan serupa.

"Kami tetap memberi kelonggaran bagi kedua sekolah itu untuk membuka pendaftaran manual hingga hari pertama masuk sekolah 16 Juli mendatang. Nanti jika pendaftaran manual banyak yang mendaftar, akan memakai sistem ranking. Tapi jika tetap tidak terisi penuh daya tampungnya, tetap diperbolehkan menjalankan kegiatan belajar mengajar," jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sleman, dari total 54 SMP Negeri, hanya SMP N 3 dan 4 Prambanan yang kekurangan siswa dalam PPDB tahun ini. Selebihnya telah terpenuhi daya tampungnya.

Daya tampung terbanyak di SMPN 1 Sleman berjumlah 224 siswa. Untuk siswa dengan nilai tertinggi berada di SMPN 1 Kalasan dengan total nilai 310. Sedangkan untuk rata-rata nilai siswa tertinggi di SMPN 4 Pakem dengan nilai rata-rata sebesar 290,41.

Sumber : DetikNews


EmoticonEmoticon