Selasa, 03 Juli 2018

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Kuota penerimaan peserta didik baru untuk jalur prestasi di sejumlah SMP yang pernah menyandang predikat sebagai sekolah favorit di Kota Yogyakarta langsung terpenuhi, sedangkan di SMP lain masih menyisakan kuota.

Masih banyak masyarakat yang memasukkan pilihan utama di SMP-SMP yang pernah menjadi sekolah favorit saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi. Sedangkan di SMP yang berada di perbatasan, masih menyisakan sejumlah kuota," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Selasa.

Meskipun demikian, Edy belum dapat memastikan total sisa kuota untuk PPDB jalur prestasi karena jumlah tersebut baru diketahui saat calon siswa melakukan daftar ulang pada Rabu (4/7).

Jika kuota siswa baru untuk jalur prestasi masih tersisa, maka sisa kuota tersebut akan langsung masuk untuk menambah kuota pada jalur zonasi jarak.

"Kuota tidak akan hilang tetapi akan langsung ditambahkan pada kuota PPDB jalur zonasi dalam kota. Sesuai aturan, minimal kuota jalur zonasi dalam kota adalah 75 persen dari daya tampung," kata Edy.

Berdasarkan data di laman PPDB daring yogya.siap-ppdb.com, diketahui masih ada tiga sekolah yang menyisakan kuota jalur prestasi, yaitu SMP Negeri 3 Yogyakarta yang memiliki 41 kuota, namun baru terisi 29 siswa.

Begitu pula di SMP Negeri 11 Yogyakarta yang memiliki kuota 27 siswa, namun baru terisi 26 siswa dan SMP Negeri 14 Yogyakarta dengan kuota 27 siswa, tetapi baru terisi 16 siswa.

Edy menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas sekolah yang dituju karena Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta telah melakukan pemerataan kualitas seluruh sekolah di Kota Yogyakarta terbukti dari nilai rerata UNBK.

"Nilai rerata UNBK SMP di Kota Yogyakarta tidak terlalu berbeda antarsekolah. Tidak ada perbedaan nilai yang signifikan," katanya.

Dengan demikian, lanjut Edy, jika pada tahun ini masyarakat masih memilih SMP-SMP yang pernah dianggap favorit, maka hal tersebut dimungkinkan disebabkan masyarakat masih rancu dengan sistem PPDB tahun lalu yang lebih mengutamakan nilai.

Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, lanjut dia, memastikan akan menjaga kualitas seluruh sekolah, salah satunya dengan merotasi guru SMP negeri. Di Kota Yogyakarta terdapat 16 SMP negeri.

Sumber : AntaraNews


EmoticonEmoticon