2.000 ORANG IKUTI PERINGATAN HKN ; Usai Cuci Tangan, Ramai-ramai Makan Nasi Goreng - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, 16 December 2008

2.000 ORANG IKUTI PERINGATAN HKN ; Usai Cuci Tangan, Ramai-ramai Makan Nasi Goreng

YOGYA (KR) - Perilaku masyarakat Indonesia Sehat 2010 yang diharapkan adalah bersifat proaktif untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah risiko terjadinya penyakit, melindungi diri dari ancaman penyakit serta berpartisipasi aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat. Indonesia Sehat 2010 ditujukan untuk mencapai sasaran pembangunan nasional berupa SDM tangguh, mandiri dan berkualitas. Demikian disampaikan Sekda DIY dibacakan Kepala Dinas Kesehatan DIY dr Bondan Agus Suryanto, pada Pencanangan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-44 Tingkat Propinsi DIY ‘Rakyat Sehat Kualitas Bangsa Meningkat’ di Balai Kesehatan Lingkungan Ngadinegaran, Minggu (14/12).

“Penduduk yang sehat bukan saja akan menunjang keberhasilan program pendidikan tapi juga mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan penduduk. Untuk itu dibutuhkan kebijakan pembangunan kesehatan yang dinamis dan proaktif melibatkan semua sektor terkait,” ucapnya.
Peringatan HKN ini dimeriahkan dengan senam bersama diikuti sekitar 2.000 orang dilanjutkan cuci tangan bersama. Setelah itu, peserta dengan antusias menikmati aneka makanan seperti nasi goreng, bakso dan mi ayam dari para pedagang percontohan PKL yang memenuhi syarat higine dan sanitasi makanan. Kemudian, bersama-sama mencuci piring dan mangkok sebagai salah satu upaya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam higine dan sanitasi makanan untuk memutus mata rantai penularan penyakit.
Sementara Public Health and Education Executive Yayasan Unilever Peduli, dr Leo Indarwahono menambahkan program CSR Unilever bekerja sama dengan Pemprop DIY, Sanggar Padmaya, Kedaulatan Rakyat Group, RBTV dan Radio Sonora melalui IHPP telah berjalan sejak Juni 2005. Sampai saat ini berhasil dengan baik dan membawa perubahan di daerah dampingan. Perubahan paling besar adalah menurunnya angka diare, caries gigi, demam berdarah dan peningkatan kebersihan lingkungan dengan pengelolaan sampah terpadu.
“Saat ini Unilever juga melakukan pendampingan program peningkatan PHBS bagi pedagang mie dan bakso di 8 kecamatan se-Kota Yogyakarta dengan jumlah kader 176 orang. Mereka didorong untuk melakukan 3 P yakni Pasti Bersih, Pasti Sehat dan Pasti Enak,” tambahnya.
(Nik)-f Cuci tangan bersama untuk mencegah penyakit menular

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)