8 TAHUN KPPU BERDIRI ; Tangani 74 Kasus Persaingan Usaha Tak Sehat - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Monday, 22 December 2008

8 TAHUN KPPU BERDIRI ; Tangani 74 Kasus Persaingan Usaha Tak Sehat

YOGYA (KR) - Keberadaan hukum persaingan usaha sejak dikeluarkannya Undang-Undang (UU) Anti Monopoli tahun 1999, telah meminimalisasi persaingan usaha tidak sehat dan memberantas praktik monopoli, sehingga persaingan usaha sekarang berjalan cukup seimbang.
Bahkan dengan dibentuknya Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sejak 8 tahun lalu, berhasil menangani 74 kasus persaingan usaha tidak sehat.

“Selama itu KPPU telah menerima laporan 1.000 kasus di bidang persaingan usaha tidak sehat, meski baru 74 kasus yang terselesaikan. Secara keseluruhan, prestasi KPPU cukup signifikan dibanding Thailand yang baru menyelesaikan belasan kasus,” kata Pengelola Program Magister Hukum UGM Paripurna P Sugarda SH LLM saat menyampaikan hasil Seminar ‘Hukum Persaingan Usaha di Indonesia dan Perkembangannya’, Sabtu (20/12).
Dengan adanya KPPU ini, diakui Paripurna Sugarda, setidaknya memberi dampak bagi kondisi persaingan usaha di tanah air yang berjalan dengan sehat dan seimbang, serta tidak ada lagi bentuk praktik monopoli yang pernah terjadi di masa lalu, di mana perdagangan terigu, perbankan dan film dikuasai orang-orang dan kelompok tertentu. Meski demikian, KPPU masih perlu dan harus bekerja lebih keras lagi.
KPPU perlu melibatkan NGO, masyarakat dan akademisi dalam mengawasi persaingan usaha yang tidak sehat dari bentuk praktik monopoli.
Menurut Sugarda, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, dunia dilanda dua kali krisis ekonomi yang terjadi pada 1998 dan 2008 ini.
Perbedaan antara kedua krisis tersebut, krisis pertama dipicu dan terjadi di sebagian besar negara Asia. Sedang krisis kedua dipicu negara-negara donor yang kini berdampak di seluruh negara.
“Masuk akal jika dikatakan krisis kedua ini kesalahan tidak terjadi pada negara-negara Asia, tetapi dampaknya melanda semua negara bahkan bisa jadi lebih buruk dan berlangsung lebih lama,” kata Paripurna P Sugarda. (Asp)-g

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)