PRESIDEN SBY MAMPIR KE GUNUNGKIDUL ; Pawonsarilek Perlu Kerja Sama di Bidang Ketahanan Pangan - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Thursday, 18 December 2008

PRESIDEN SBY MAMPIR KE GUNUNGKIDUL ; Pawonsarilek Perlu Kerja Sama di Bidang Ketahanan Pangan

WONOSARI (KR)- Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kagum melihat keberhasilan konservasi lahan terutama penghijauan di sepanjang perbatasan dengan Kabupaten Wonogiri sampai Patuk. Dengan keberhasilan ini hendaknya terus ditingkatkan agar daerah ini menjadi ijo royo-royo.
Selain itu setelah mendengarkan sekelumit tentang kondisi Kabupaten Gunungkidul dari Bupati H Suharo SH, Presiden SBY berharap agar keberhasilan baik dalam penghijauan, ketahanan pangan, kesehatan dan pendidikan hendaknya terus ditingkatkan untuk menuju masyarakat yang sejahtera.

Bahkan pada kesempatan tersebut Presiden SBY berharap agar terjalin kerja sama antar daerah meliputi Pacitan, Wonogiri, Gunungkidul (Wonosari) ditambah Trenggalek (Pawonsarilek). Kerja sama tersebut meliputi berbagai hal terutama dalam bidang ketahanan pangan.
Demikian dikatakan Bupati Gunungkidul H Suharto SH lewat Ny Hj Martini Suharto usai menerima kunjungan singkat Presiden SBY di Bangsal Sewokoprojo, Selasa (16/12). Presiden SBY didampingi Ibu Nani Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa dan Menteri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi serta Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng, menyempatkan diri mampir ke Gunungkidul meskipun hanya sekitar 15 menit.
Rombongan Presiden RI bertolak dari Pacitan akan menuju ke Yogyakarta. Presiden diterima Bupati H Suharto beserta isteri, Wakil Bupati Hj Badingah, Ketua DPRD Slamet dan anggota Muspida lainnya dan disuguhi kesenian karawitan Madyo Laras.
Ketika akan meninggalkan Bangsal Sewokoprojo, Presiden SBY didampingi Ibu Negara terpesona menyaksikan ukiran pintu dan tembok, juga tertarik dengan gending-gending yang disajikan. ”Menika gending menapa,” tanya Presiden SBY kepada para waranggana yang serentak menjawab: ”Gending palaran.”
Selain disuguhi gending-gending Jawa, rombongan presiden juga disuguhi kudapan dari hasil bumi dan makanan tradisional seperti thiwul, gathot, jadah tempe, pisang godhog dan kacang godhog serta makanan tradisional lainnya. (Awa/Mdk)-n

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)