Salat Tahajud Rutin Tingkatkan Kadar Limfosit - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Thursday, 19 February 2009

Salat Tahajud Rutin Tingkatkan Kadar Limfosit

AKTIVITAS peribadatan bukan hanya berpengaruh pada kesehatan jiwa. Dari penelitian yang ada, aktivitas peribadatan ternyata juga mempengaruhi kesehatan fisik seseorang. Seperti penelitian yang dilakukan Sholeh M pada tahun 2002, salat tahajut ternyata mampu menigkatkan kadar limfosit dan imunoglobin.
”Dari penelitian yang dilakukan seseorang yang menjalankan salat tahajut secara rutin, setelah empat minggu kadar limfosit dan imunoglobin akan meningkat tajam,” ujar Prof Dr dr Mohammad Fanani SpKJ (K).

Meningkatnya kadar limfosit dan imunoglobin, lanjut Fanani, juga menggambarkan makin tingginya daya tahan rubuh secara imunologik. ”Peningkatan ini akan terus terjadi sampai minggu kedelapan,” urainya.
Selain salat tahajut, aktivitas peribadatan yang terbukti mempengaruhi kesehatan fisik adalah puasa. Dari penelitian yang dilakukan Zainullah tahun 2005 lalu, aktivitas puasa terbukti meningkatjan kadar limfosit dalam tubuh.
Fanani mengungkapkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan limfosit terjadi pada hari ke 16 hingga 26 pelaksanaan puasa. ”Hanya, pada awal pelaksanaan puasa menunjukkan adanya gejala stress yang tergambar dengan meningkatnya kadar kortisol. Namun, kondisi ini hilang setelah memasuki minggu kedua,” paparnya.
Dikatakan Fanani, penelitian Zainullah ini dilakukan dengan sample para santri di suatu pondok pesantren. Penelitian dilakukan dilakukan selama tiga mingg sebelum ramadhan sampai dengan hari ke 26 puasa. ”Nah, penilaian subtansi imunologik diambil beberapa tahap. Yakni sebelum pelaksanaan puasa dan pada ibadah puasa dilaksanakan,” urainya.
Hasil peneltian ini, lanjut Fanani, semakin menujukkan adanya korelasi positif antara tuntunan agama dengan kesehatan manusia. ”Jadi telah ada perubahan besar terhadap pandangan pda pakar kesehatan tentang komitmen agama. Saat ini para pakar kesehatan menmpunyai pandangan agama sangat berpengaruh pada kesehatan manusia. Bukan hanya fisik saja, tapi juga rohani serta jiwa,” tandasnya. (sam)

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)