RSUD Senopati Siap Terima Suspect Flu Babi - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Pasang Iklan Banner 790x90
Harga Rp. 100.000,-/Bulan

Breaking

Home Top Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Post Top Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Friday, 17 July 2009

RSUD Senopati Siap Terima Suspect Flu Babi

HARIAN JOGJA - Wakil Direktur Pelayanan RSUD Panembahan Senopati Bantul Gandung Bambang Hermanto menyatakan RSUD siap menerima dan merawat warga yang dinyatakan suspect flu babi. Sebab, prasana yang ada di RSUD sudah bisa difungsikan secara maksimal.

Menurut Gandung, ruangan khusus akan menempati bekas ruang ICU, bangsal khusus yang digunakan untuk proses isolasi pasien yang sebelumnya dalam perbaikan terdapat lima tempat tidur.

“Sesuai dengan SK Menteri Kesehatan, selain RS Sardjito yang menjadi rumah sakit rujukan jika terjadi epidemi penyakit, RS Senopati adalah rujukan kedua di DIY,” jelas Gandung kepada wartawan, Kamis (16/7).

Lebih lanjut Gandung menyatakan, nantinya akan ada 10 dokter dan 40 perawat yang sudah terlatih yang akan menangani pasien. Selain itu, ada 18 item peralatan dan 38 alat pelindung diri (APD) yang sudah dipersiapkan.

Khusus untuk APD ini, Gandung menjelaskan jumlah yang sekarang ini tersedia diprediksi hanya cukup dipergunakan dalam dua hari. Sekarang ini pihakya sedang memesan ribuan APD karena diprediksi epidemi fl u babi akan beredar dalam waktu yang panjang.

“Secara khusus kami akan menjadi rumah sakit rujukan untuk kawasan DIY bagian selatan, yaitu kawasan Wates, Gunungkidul, Purworejo, beberapa daerah yang lain, serta Bantul sendiri,” katanya.

Sebagai gambaran, Gadung menceritakan nantinya pasien tidak akan dikenakan biaya perawatan sepeser pun karena status serangan virus ini sudah ditingkatan menjadi KLB oleh Menteri Kesehatan. Selanjutnya, jika ada pasien masuk, maka ruas jalan utama RS akan ditutup selama dua jam dan dibuka kembali setelah dilakukan sterilisasi oleh petugas.

Mengenai adanya kabar bahwa RS Senopati akan menerima satu pasien suspectdari Kota Jogja, Gandung membenarkan informasi itu. Namun hingga Kamis sore dia menjelaskan pengiriman pasien itu ditunda karena kondisinya yang sudah membaik.(Kukuh Setyono)

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)