SELAMA INI HANYA TAHU TEORI ; ITMSS Canada Tertarik Pelajari DB - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Friday, 10 July 2009

SELAMA INI HANYA TAHU TEORI ; ITMSS Canada Tertarik Pelajari DB

YOGYA (KR) - Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia memiliki berbagai penyakit khas yang tidak dapat dijumpai di negara-negara subtropis. Di negara-negara yang beriklim subtropis, penyakit tropis seperti demam berdarah, malaria, tifus dan TBC hanya dapat ditemui dalam berbagai buku literatur maupun kelas perkuliahan. Koordinator Bidang Kemahasiswaan FK UMY dr M Ardiansyah SpS mengemukakan hal itu di sela welcoming dinner di Lobi FK UMY, Selasa (7/7) malam.

“Selama ini orang asing cuma tahu teorinya. Sementara kita di sini langsung mengalami, bahkan menjadi permasalahan tersendiri di Indonesia,” ungkap Ardiansyah. Fakta khusus penyakit tropis inilah yang menarik 73 mahasiswa kedokteran dari 19 negara Eropa untuk ikut serta dalam program International Tropical Medicine Summer School (ITMSS) yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Medical Student Activities (MMSA) Fakultas Kedokteran UMY. Program tahunan yang telah diadakan lima kali ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mempelajari penyakit-penyakit tropis yang ada di Indonesia. Seperti dikatakan mahasiswa kedokteran University de Montreal Canada yang mengungkap ketertarikan pada penyakit demam berdarah dengue (DBD).

“Di Canada tidak ada penyakit DBD. Saya berharap, setelah ini saya bisa mempunyai pemahaman yang lebih mengenai DBD,” ungkap mahasiswi yang baru pertama kali datang ke Indonesia ini. Hal yang sama juga diungkap teman sefakultas, Andreane Monette Ploure. “Saya ingin mempelajari mengenai DBD di Indonesia , agar tahu bagaimana cara mencegahnya,” ujar Andreane.

Kurang Kesadaran Ardiansyah mengatakan, penyakit tropis di Indonesia memang tergolong susah diberantas. Meskipun penanganan pemerintah atas penyakit tersebut sudah dilakukan secara berkelanjutan. Namun menurutnya kurangnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat membuat kasus-kasus penyakit tropis terus bermunculan. “Sejauh ini pemerintah sudah mengupayakan berbagai pencegahan. Di antaranya dengan imunisasi untuk TBC, pengasapan untuk DB, kampanye menutup, mengubur, menguras (3M), kampanye kebersihan dan hidup sehat dan lain sebagainya,” ungkap Ardiansyah. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat membuat upaya pemberantasan penyakit-penyakit tropis tersebut menjadi tidak maksimal. Bahkan terkadang pasien yang sudah terkena penyakitpun, sulit untuk dinasihati. (Fsy)-g

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)