Siapkan Puluhan DSO Awasi Flu Babi - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Pasang Iklan Banner 790x90
Harga Rp. 100.000,-/Bulan

Breaking

Home Top Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Post Top Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Monday, 13 July 2009

Siapkan Puluhan DSO Awasi Flu Babi

RADAR JOGJA - Pemkot Jogja melakukan langkah strategis untuk ikut menanggulangi penyebaran virus flu babi di wilayahnya. Puluhan anggota tim DSO (district survilance officer) disebar ke semua wilayah untuk memantau lapangan. Ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi di wilayahnya, dan mereka sebelumnya sudah dibekali pengetahuan untuk sejumlah penyakit. Termasuk di dalamnya tentang flu babi.

Setidaknya terdapat 18 survilance yang ditempatkan di 18 Puskesmas dan 56 survilance yang disebar di 45 kelurahan.

"Sebagian dari mereka ini berasal dari anggota masyarakat yang mengerti kondisi wilayahnya, dan sebagian lagi dari tenaga medis," terang Koordinator DSO Kota Jogja Rubangi kemarin (13/7).

Namun, dari sejumlah wilayah di Kota Jogja, saat ini ada tiga wilayah yang diwaspadai lebih. Tiga wilayah itu Umbulharjo, Mantrijeron, dan Gondokusuman. Ini karena tiga pelajar yang terduga kena virus flu babi berasal dari wilayah-wilayah tersebut. "Mereka saat ini dirawat di RSUP Dr Sarjito," tambahnya.

Selain tim gerak cepat itu, masker dan tamiflu saat ini sudah didistribusikan ke masing-masing puskesmas dan rumah sakit di seluruh Kota Jogja. Meskipun tidak menyebut jumlah, pihaknya optimistis berapapun kebutuhannya akan dipenuhi. "Yang jelas, persediaan sangat mencukupi," jamin Wakil Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti.

Usai melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi DIJ, bersama jajaran pemerintah daerah se DIJ, Haryadi meminta kepada masyarakat untuk tidak panik menghadapi penyebaran kasus ini. Ia hanya meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan kebersihan, sera menjaga pola hidup bersih.

''Jika mengalami demam tinggi disertai batuk pilek, sakit tenggorokan, mual, muntah, diare dan diikuti sesak nafas, sebaiknya segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit," harapnya.

Menurut Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jogja Citraningsih seluruh puskesmas di Kota Jogja diintruksikan untuk waspada dalam menangani pasien yang memiliki gejala panas, demam, batuk, pilek. "Kalau dicurigai terjangkit flu babi maka akan dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Sardjito," terangnya.

Ditambahkan Haryadi Suyuti, berdasarkan hasil koordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-DIJ, status kejadian luar biasa (KLB) flu babi di DIJ masih belum dikeluarkan. "Untuk menentukan KLB masih dilakukan pengkajian," tambahnya.

Di bagian lain, lanjut Haryadi, penyebaran virus H1N1 di Kota Jogja ini diharapkan tidak akan memengaruhi sector pariwisata. Karena itulah, sedini mungkin upaya penanggulangannya dilakukan dengan melibatkan semua sector.(din)

No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)