SMP Favorit Aksi Lempar Siswa - Jogja Info [dot] net

“Nderek Tumut Nguri-uri Kabudayan Jawi”


Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Wednesday, 8 July 2009

SMP Favorit Aksi Lempar Siswa

HARIAN JOGJA: Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP dengan sistem Real Time Online, di Kota Jogja, Senin (6/7), diwarnai serbuan pendaftar di beberapa SMP favorit.


Berdasarkan pantauan Harian Jogja, di SMPN 5, pada pukul 10.00 WIB kemarin, antrean pendaftar sudah memenuhi halaman sekolah. Tak sekadar mencari informasi atau membeli formulir, namun pendaftar juga sudah mulai memasukkan data base-nya ke sistem RTO.



Pergerakan nilai di SMP unggulan juga sudah dinamis. Di SMPN 5, nilai terendah mencapai 27,55, tertinggi 30,35, SMPN 8 tertinggi 26,25, terendah 29,40, SMPN 9 terendah 24,50, tertinggi 30,05, dan SMPN 1 terendah 22,70, tertinggi 28,85.


Panitia PPDB SMPN 5, Edy Riyanto mengatakan, hingga pukul 16.00 WIB, pendaftar yang telah memasukkan formulir berjumlah 157 siswa. “Pada hari pertama, pendaftar sudah melebihi daya tampung sekolah yang berjumlah 151 siswa. Dan persaingan nilai yang masuk juga tinggi,” papar Edy.


Memasuki hari pertama pendaftaran, SMN 5 sudah melakukan aksi lemparan siswa ke sekolah lain. Lemparan ini masih akan terjadi di hari kedua, atau hari ini. “Hari ini persaingan nilai dipastikan ketat. Meski daya tampung sudah terpenuhi, komposisi nilai pendaftar masih bisa berubah,” papar Edy.


Seperti yang terjadi di SMPN 5, hari pertama PPDB di SMPN 8 Jogja juga sudah memenuhi daya tampung yaitu sebesar 191 siswa. Sedangkan di SMPN 10, jumlah pendaftar hampir memenuhi kuota. Dari kuota 108 siswa, yang mendaftar sudah mencapai 103 siswa.


Koordinator PPDB Dinas Pendidikan Jogja, Rohmad tak menampik jika hari pertama memang banyak calon siswa menyerbu SMP favorit. Bahkan, di SMP favorit, jumlah pendaftar sudah lebih dari ratusan. “Persaingan nilai di SMP favorit juga sangat ketat,” katanya.


Menurut Rohmad, sekolah nonfavorit akan diserbu pada hari terakhir. Biasanya, SMP yang kurang favorit akan menjadi pilihan kedua bagi pendaftar.


Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Jogja, Sugeng M Subono mengatakan, PPDB hari pertama untuk tingkat SMP berjalan lancar. Pasalnya, waktu pendaftaran dengan pengeluaran Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) juga memiliki waktu yang relatif panjang. “Berbeda dengan PPDB SMA. Untuk SMP, pendataan calon siswa luar DIY tidak terburu-buru. SKHUN mereka menjadi kewenangan provinsi. Maka dari itu, validitas data lebih bisa tertangani.”


Oleh Olivia Lewi Pramesti

HARIAN JOGJA



No comments:

Post a Comment

loading...
Disclaimer: Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Rp. 100.000,-/Bulan

Form Lowongan Kerja (FREE)