Sabtu, 13 Februari 2010

BANTUL, KOMPAS.com - Meski tahapan pilkada sudah dimulai sejak awal Januari lalu, KPU Bantul sampai saat ini belum menerima permohonan lembaga atau instansi untuk menjadi pemantau independen. Padahal, tahapan pilkada sudah berlangsung dan berbagai dinamika juga sudah terjadi. "Kami tidak memberi batasan waktu bagi pemantau independen untuk mendaftar. Kapan pun akan kami terima. Idealnya, mereka mendaftar sebelum tahapan dimulai," kata Nurudin Latif, anggota KPU Bantul, Jumat (12/2/2010).

Menurutnya, keberadaan pemantau independen sangat dibutuhkan untuk kesuksesan pilkada. Saat ini hanya panwas yang memantau jalannya pilkada, padahal personel mereka sangat terbatas. "Tidak mungkin dengan personel sedikit bisa memantau sampai ke tingkat bawah. Kalau ada pemantau independen, pengawasan akan lebih maksimal," katanya.

Secara terpisah, Ketua Panwas Bantul, Harlina mengatakan meski personelnya sedikit, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin mengawasi jalannya pilkada. "Dalam prakteknya kami juga harus siap menerima ancaman atau teror dari pihak-pihak yang disoroti panwas," katanya.


EmoticonEmoticon