Rabu, 17 Februari 2010

JOGJA: Sebanyak 50% dari 22.563 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di DIY yang mengikuti penjajakan Ujian Akhir Nasional (UAN) ternyata tidak lulus. "Hasil pemeriksaan memang belum memuaskan," kata Bambang Purnomo Hadi, staf seksi SMK, dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Dikpora) DIY, Selasa (16/2).

Bambang mengutarakan hasil penjajakan UAN tersebut di depan perwakilan SMK se-DIY siang ini. Berdasar evaluasi penjajakan, sebagian besar siswa tidak bisa menjawab soal yang diujian. "Banyak yang kosong, ada lebih dari 10 hingga 15 soal yang belum diisi," tambahnya. Selain tidak mengisi lembar jawaban, ketidaklulusan disebabkan siswa salah mengisi lembar jawaban, baik di isian nomor ujian, kode soal.

Menghindari kesalahan saat ujian nasional 22 Maret mendatang, Bambang meminta sekolah sosialisasi ke pengawas dan siswa agar mengisi lembar jawaban komputer dengan benar. (Harian Jogja/Miftahul Ulum)


EmoticonEmoticon