Minggu, 07 Maret 2010

“Saat ini jumlah nasabah pasar modal di Yogyakarta mencapai 4.000 nasabah."

VIVAnews - Investasi di pasar modal kini semakin diminati masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Hal ini terbukti dengan meningkatnya investasi di pasar modal dari tahun 2009 yang sebesar 20 persen. Pada tahun 2009 nilai transaksi yang terjadi di bursa pasar modal di Yogyakarta tercatat Rp 200 miliar bulan, sedangkan pada Januari 2010 naik menjadi Rp 250 miliar per bulan

Meningkatnya transaksi di pasar modal Yogyakarta, kata Kepala Cabang Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Yogyakarta, Irfan Noor Reza, Jumat, 5 Maret 2010, ditunjang beberapa faktor. Di antaranya meningkatnya jumlah nasabah dan anggota bursa yang ada di Yogyakarta. Jumlah nasabah baru sendiri mencapai 30 orang setiap bulannya. “Saat ini jumlah nasabah pasar modal di Yogyakarta mencapai 4.000 nasabah,” tuturnya

Pada tahun 2010 ini, kata Irfan, akan ada penambahan satu anggota bursa di Yogyakarta sehingga total anggota bursa di Yogyakarta menjadi 15 AB.

Pada tahun ini juga PIPM bekerjasa dengan perguruan tinggi akan mengoptimalkan fungsi pojok bursa kampus. Pojok bursa itu pun tidak hanya akan dijadikan lembaga edukasi dan praktek pasar modal tetapi juga untuk investasi dan transaksi langsung ke pasar modal.

Pojok bursa kampus dapat ditemukan dibeberapa universitas terkenal di Yogyakarta seperti Universitas Tehnology Yogyakarta, UKDW dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Tahun ini juga akan ada tiga pojok bursa kampus yang akan berfungsi optimal seperti itu yaitu UGM, AA YKPN dan STIE YKPN.

“Dengan penambahan anggota bursa dan optimalisasi pojok kampus yang disertai edukasi dan sosialisasi pada masyarakat PIPM Yogyakarta mentargetkan kenaikan transksi di pasar modal Yogya tahun 2010 ini akan mencapai Rp 400 miliar per bulan,” katanya.

Laporan: KDW | Yogyakarta


EmoticonEmoticon