Selasa, 09 Maret 2010

YOGYA (KRjogja.com) - Outbond pelatihan non fisik berbasis seni dalam waktu dekat akan diterapkan sebagai agenda rutin untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Propinsi (Pemprop) DIY. Hal tersebut dimaksudkan agar para PNS semakin menyadari potensi yang ada dalam dirinya dimana hal tersebut kurang tergarap pada pelaksanaan diklat biasa karena lebih berbasis pada teori saja.

Seniman Yogyakarta yang juga merupakan pencetus outbond dan workshop berbasis seni, Butet Kertaradjasa mengungkapkan, dalam outbond non fisik berbasis seni, orang akan menemukan suatu kegembiraan yang ujungnya menyadari bahwa ada potensi kreatif dalam dirinya.

"Ini pernah dicoba pada guru-guru SD sampai SMA di Bantul sejak tahun 2007. Hasilhya, mereka mempercayai bahwa worksop seni mempunyai kemanfaatan yang cocok untuk menunjang posisinya sebagai pelayan publik," ujar Butet usai menemui Gubernur DIY di komplek Kepatihan Yogyakarta, Senin (8/3).

Atas dasar itu pula, pihaknya mengusulkan agar kedepan dikembangkan menjadi bagian dari pembelajaran pada diklat PNS di propinisi DIY. Sehingga tidak hanya semata-mata pada penggarapan fisik dan teori saja.

"Sultan punya program reformasi birokrasi yang disebut reeventing goverment. Dari sana kami akan mencoba menyelaraskan dalam pelatihan ke depan untuk membuat pengembangan SDM berbasis seni. Harapannya mereka bisa semakin kreatif dalam pembelajaran, mendapatkan suatu pencerahan, tidak memaksakan kehendak, penuh toleransi dan punya keberanian berinisiatif," katanya.

Dijelaskannya, materi pelatihan yang diberikan ada bermacam-macam. Yakni memuat suatu proses bersama yang berkemampuan menyadarkan seseorang bahwa ia punya potensi luar biasa termasuk aspek kreativitas dan kepercayaan diri.

"Keseniannya macam-macam, diantaranya ada unsur semacam latihan dasar dalam kesenian bagaimana seseorang menyadari punya kekuatan imajinasi di birokrat dimana hal ini sering tidak digarap. Seperti kekuatan spontanitas, keberanian berinisiatif, dan sebagainya. Dalam hal ini kami menekankan bahwa mereka tidak harus jadi seniman, tetapi mereka menyadari ada potensi kreatif dalam dirinya untuk kepentingan hidup yang lebih luas. Ini selaras dengan keinginan Sultan untuk melakukan reformasi birokrasi," tuturnya.

Arah outbond berbasis seni untuk PNS ini pada mulanya pernah diterapkan bagi PNS eselon 1 dan 2. Namun kini berlanjut dan bertahap untuk eselon 3 dan 4 dimana waktu yang digunakan untuk setiap kegiatan adalah sekitar 30 menit. (Ran)


EmoticonEmoticon