Senin, 01 Maret 2010

SLEMAN (KRjogja.com) - Kubu pasangan Sri Purnomo (SP) - Yuni Satia Rahayu menilai, Koalisi Sembada yang dulu pernah digalang oleh PAN, sebagai masa lalu. Kini pihaknya sudah menggalang Koalisi Besar PAN, PDIP dan Gerindra.

Ketua DPD PAN Sleman, Aisyah Rais mengatakan, pasca keluarnya Hanura dan PDP dari Koalisi Sembada, otomatis Koalisi Sembada sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Namun, pihaknya justru mampu bergandengan dengan partai dengan suara terbesar di Kabupaten Sleman, PDIP. "Koalisi Sembada itu adalah bagian dari masa lalu kita. Sekarang kita ini adalah Koalisi Besar antara PAN, PDIP dan Gerindra. Dan kita sudah bersatu padu untuk memenangkan Sri Purnomo-Yuni Satia Rahayu," tandasnya usai pendaftaran pasangan SP-Yuni ini di KPUD Sleman, Minggu (28/2) sore.

Sementara Ketua PDIP Sleman, Totok Hedi Santoso menambahkan, pihaknya kini tengah melihat ke depan. Menurutnya, dengan kesatuan Koalisi Besar ini maka tidak ada primordialisme antar partai tertentu. "Kita sudah satu padu membangun Sleman. Diluar kami, komunitas-komunitas yang sejalan dengan kami serta bersimpati, akan kami rangkul bersama," terangnya.

Terkait dengan klaim suara Muhammadiyah yang digaungkan oleh Sri Muslimatun, Sri Purnomo tidak mempermasalahkannya. Dirinya yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman tidak akan membesar-besarkan kemana arah suara warga Muhammadiyah.

"Semua calon berhak untuk mengklaim suara. Yang jelas, secara fakta kami ini didukung oleh ormas-ormas baik keagamaan maupun sosial. Bahkan, ada juga simpatisan dari partai lain yang mendukung. Jadi, nanti biar fakta saja yang menjelaskan. Masyarakat Sleman ini memiliki kecerdasan untuk memberikan suaranya," jelas Sri Purnomo.

Dalam pendaftarannya kali ini, kubu SP-Yuni mengaku telah membereskan seluruh berkas yang disyaratkan. Hanya saja, terkait dengan nama tim sukses, pihaknya baru akan membentuknya 3 hari mendatang.

Hingga hari ini, sehari jelang penutupan pendaftaran pasangan cabup dan cawabup Sleman 2010-2015, terhitung sudah ada 4 pasang calon yang resmi mendaftar. Yakni Bugiakso-Kabul Mudji Basuki, pasangan Jaelani-Heru Irianto Dirjaya, pasangan Hafidh Asrom-Sri Muslimatun dan pasangan Sri Purnomo-Yuni Satia Lestari. (Dhi)


EmoticonEmoticon