Sabtu, 15 Mei 2010

YOGYA (KRjogja.com) - Walikota Yogyakarta Herry Zudianto menggelar audiensi dengan puluhan pelajar berprestasi dari kota Yogyakarta, Jumat (14/5) siang. Kegiatan ini sebagai apresiasi keberhasilan sekaligus memberikan motivasi siswa untuk makin berkembang.

Para siswa berprestasi adalah jawara yang berhasil menjuarai berbagai kompetisi, diantaranya juara Liga Pelajar Indonesia, dan Lomba Penelitian Ilmiah Internasional. Juara I Liga Pendidikan Indonesia 2010 tingkat SMP, yakni kesebelasan SMP N 13 Yogyakarta secara lengkap menghadiri acara ini, didampingi kepala sekolah, pelatih, dan offisial. hadir pula juara III LPI untuk tingkat SMA, yakni SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta.

Sementara dari SMA N 6 Yogyakarta, hadir empat orang siswa kelas 12 anggota tim yang berhasil meraih medali emas dalam International Conference of Young Scientist (ICYS) yang diselenggarakan di Denpasar Bali, April tahun ini. Mereka adalah Dian Sartika Sari, Muhammad Kautsar, Hidayu Permata Hardi, dan Dhicha Putri Maharani, yang meneliti pemanfaatan buah mahoni sebagai bahan bakar alternatif

"Kami merasa bangga, karena dapat meraih emas, melawan 19 negara lain. Awalnya kami sempat grogi, karena harus presentasi dengan bahasa Inggris. Tapi dari Rusia dan Hongaria, ternyata bahasa Ingrisnya lebih hancur, jadi kami akhirnya pede saja. Yang kami sayangkan, prestasi kami ini kurang diakomodir oleh UGM, kami tidak diperhitungkan untuk bisa masuk untuk mahasiswa berprestasi," keluhnya.

Kepala SMP N 13 Yogyakarta, Supraptomo menjelaskan, tanggal 24 hingga 30 Mei mendatang, anak didiknya kembali akan berlaga di dalam ajang seleksi kompetisi pelajar U15, di Jakarta. Pihaknya berharap beberapa dari siswanya akan dapat terpilih mewakili Yogya berlaga dalam ajang Piala Asia U 15 November mendatang.

"kami memang serius sejak dua tahun lalu menjadikan sekolah ini mempunyai kelas olahraga yang berkualitas. Kami mohon dukungannya untuk kejuaraan di Jakarta mei nanti," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Walikota Yogyakarta Herry Zudianto telah menyiapkan SMA N 4 Yogya sebagai sekolah khusus yang memiliki kelas khusus untuk menampung para siswa dari SMP N 13 untuk dididik menjadi calon atlet. Teori dan pembinaan fisik dalam bidang sepakbola akan lebih ditekankan.

Kepada pelajar secara umum, Herry berpesan agar lebih mementingkan ilmu dibanding ijazah. "Yang penting ilmunya, jangan mementingkan ijazah. Cintailah ilmu itu, jangan terpaku ahrus belajar di kampus tertentu. Gelar bukan tujuan. Gelar sejati adalah karya yang kita hasilkan untuk orang lan," tandasnya. (Den)


EmoticonEmoticon