Minggu, 30 Mei 2010


YOGYAKARTA(SI) – Tiket dua kereta api (KA) ekstra liburan Hari Raya Waisak 2010 yang diberangkatkan PT KA Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta pada Minggu (30/5) mendatang sudah habis terjual.

Padahal dua KA ekstra liburan yakni KA Argo Dwipangga dan Senja Utama Ekstra tersebut totalnya berkapasitas 856 tempat duduk. KA Argo Dwipangga ekstra eksekutif berkapasitas 400 tempat duduk, sedangkan KA Senja Utama ekstra berkapasitas 200 tempat duduk kelas eksekutif dan 256 tempat duduk kelas bisnis Kepala Stasiun Tugu Yogyakarta Asdo Artrivianto mengatakan, dua KA ekstra liburan itu diberangkatan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang tiga hari (Jumat- Minggu).

Dua KA tersebut diberangkatkan Minggu (30/5) karena merupakan puncak arus balik dari Yogyakarta ke Jakarta.“Untuk kedatangan dari Jakarta puncaknya Kamis malam.Semua kereta dari Jakarta, Bandung atau Surabaya yang datang ke Yogyakarta penuh penumpang,” katanya kemarin. Asdo menjalaskan, tiket dua KA eksta tersebut kemarin sudah habis terjual. “Tiket dua kereta ekstra sudah habis.Tiket kereta yang reguler juga sudah habis,” imbuhnya.

Menurut Asdo, meski dua tiket KA ekstra sudah habis,PT KA Daop 6 tidak menambah operasional KA lagi. Alasannya, armada KA yang dimiliki PT KA (Persero) Daop 6 terbatas.“Ya,gimana mau nambah lagi.Kita sudah tidak punya armada (kereta) lagi.Tapi yang (armada) kita miliki terbatas,”jelasnya. Sementara itu, penerbangan di bandara Adisutjipto Yogyakarta pada libur panjang ini mengalami peningkatan yang signifikan, baik di terminal kedatangan maupun keberangkatan.

Diperkirakan, jumlah penumpang mencapai 11.000 penumpang. “Banyak penumpang yang datang ingin merayakan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur,” kata Manager Operasional PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Halendra kemarin. Total penerbangan ke Yogyakarta, lanjut dia, ada 84 penerbangan dari sembilan maskapai yang beroperasi.

Kenaikan penumpang lebih banyak dari domestik, seperti dari Jakarta dan Bali. Lonjakan penumpang karena banyak yang ingin berlibur atau berwisata di Yogyakarta.“Sedangkan penumpang yang ingin merayakan Waisak di Borobudur diperkirakan ada peningkatan antara 8-10%,”imbuhnya. Berdasarkan data di Bandara Adisutjipto, jumlah penumpang yang datang Kamis (27/5) sebanyak 5.510 orang, yang berangkat mencapai 4.618 orang.

Sedangkan kemarin, di terminal kedatangan tiket yang terjual diperkirakan 5.900 orang. Namun, keberangkatan diperkirakan hanya 5.100 orang. Dia memprediksi puncak arus balik diprediksi Minggu (30/5). “Diprediksi puncak arus balik Minggu besok,”katanya. Terpisah, Kepala Humas PT KA Daop 4 Semarang Sapto Hartoyo menuturkan, libur panjang ini terjadi kenaikan tingkat okupansi penumpang rata-rata 15- 20% dibanding hari biasa untuk semua kereta.

Daop 4 juga menambah rangkaian KA Sindoro dari 7 gerbong menjadi 10 gerbong untuk mengantisipasi lonjakan. KA Muria dari 7 gerbong menjadi 9 gerbong, Senja dari 8 gerbong menjadi 10 gerbong. Sedangkan gerbong KA Rajawali dan Herina tetap. Untuk harga tiket, lanjut Sapto, diberlakukan tarif batas atas semua untuk semua kereta.

Diantaranya Sindoro dari Rp190.000 menjadi Rp220.000, Muria dari Rp190.000 naik jadi Rp260.000, Rajawali dari Rp140.000 menjadi Rp150.000, Herina Rp120.000 menjadi Rp160.000. Sementara KA Senja dan Fajar Bisnis tarifnya Rp100.000, dan Tawang Jaya ekonomi Rp33.500. ”Untuk keberangkatan 30 Mei seluruh tiket baik eksekutif maupun bisnis telah mencapai 6.500 pemesan. Peningkatannya sekitar 20% dari hari biasa,”jelasnya. (ridwan anshori/m abduh)
internet marketing


EmoticonEmoticon